Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
MAMASA, KOMPAS.TV - Bencana longsor memutus satu-satunya akses jalan Desa Pangandaran, Tabulahan, Kabupaten Mamasa, Sulawesi Barat. Warga harus melewati tebing curam dan sungai berarus deras untuk beraktivitas.

Sudah satu pekan, warga Desa Pangandaran, Tabulahan, Kabupaten Mamasa, terisolasi.

Jembatan gantung yang menjadi satu-satunya akses keluar masuk desa putus akibat diterjang banjir dan longsor.

Tak ada pilihan, warga terpaksa bertaruh nyawa melewati sungai berarus deras untuk menjual hasil kebun dan memenuhi kebutuhan mereka.

Tak sampai di situ, warga juga harus melintasi tebing yang tertutup material longsor. Warga sempat bergotong royong membuka akses jalan, namun tebalnya material longsor membuat mereka kewalahan.

Longsor terjadi setelah hujan deras mengguyur selama 10 jam pekan lalu. Warga berharap pemerintah kabupaten mengerahkan alat berat untuk membuka akses desa.

Baca Juga Terekam CCTV! Pengendara Motor Tertimpa Pohon Tumbang, Korban Alami Luka Ringan di https://www.kompas.tv/regional/628117/terekam-cctv-pengendara-motor-tertimpa-pohon-tumbang-korban-alami-luka-ringan

#longsor #cuacaburuk #bencanaalam #tanahlongsor

Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/regional/628119/akses-desa-pangandaran-mamasa-terputus-akibat-longsor-warga-terisolasi-sepekan-sapa-pagi
Transkrip
00:00Saudara bencana longsor memutus satu-satunya akses jalan desa Pangandaran Tabulahan, Kabupaten Mamasal, Sulawesi Barat.
00:07Warga harus melewati tembing curam dan sungai berarus deras untuk beraktifitas.
00:30Sudah satu pekan warga desa Pangandaran, Tabulahan, Kabupaten Mamasal terisolasi.
00:38Jembatan gantung dan satu-satunya akses keluar masuk desa putus akibat diterjang banjir dan longsor.
00:44Tak ada pilihan, warga terpaksa bertaruh nyawa melewati sungai berarus deras untuk menjual hasil kebun dan memenuhi kebutuhan mereka.
00:53Tak sampai di situ, warga juga harus melintasi tembing tertutup material longsor.
00:58Warga sempat bergotong royong membuka akses jalan.
01:02Namun, tebalnya material longsor membuat warga kewalahan.
01:06Sudah enam hari kami masyarakat setempat melakukan perbaikan jalan dipimpin langsung oleh Kepala Desa Pangandaran Agus Susanto
01:15dengan alat seadanya dan biaya seadanya untuk memulihkan perekonomian kami yang lumpuh.
01:23Namun, sulit sekali untuk kami bisa tentaskan.
01:28Karena itu kami sangat mengharapkan bantuan dari pemerintah.
01:34Longsor terjadi setelah hujan deras menggoyur selama 10 jam pekan lalu.
01:38Warga berharap pemerintah Kabupaten mengerahkan alat berat untuk membuka akses desa.
Komentar

Dianjurkan