Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
KOMPAS.TV - Maksud hati ingin mengadu nasib untuk mengais rezeki di ibu kota, namun justru berakhir duka.

Dua asisten rumah tangga berusaha melarikan diri dengan melompat dari lantai empat rumah indekos majikannya.

Dugaan perlakuan tak menyenangkan dari sang majikan membuat mereka memutuskan melarikan diri.

Namun, niat menyelamatkan diri justru berujung kehilangan nyawa.

Salah satu asisten rumah tangga meregang nyawa akibat terjatuh dari ketinggian.

Rentan mengalami kekerasan membuat asisten rumah tangga harus mendapat perhatian dari banyak pihak, termasuk perlindungan hukum.

Meski kerap mendapat upah yang tak seberapa, hasil keringat mereka sangat berharga untuk keluarga.

Jangan sampai kasus serupa kembali terjadi.

Polisi harus mengusut kasus ini hingga tuntas agar pelaku mendapat efek jera.

Baca Juga Soal ART Lompat dari Lantai 5, Kriminolog: Polisi Bisa Tetapkan Majikan Jadi Tersangka di https://www.kompas.tv/video/512232/soal-art-lompat-dari-lantai-5-kriminolog-polisi-bisa-tetapkan-majikan-jadi-tersangka

#art #pembantu #polisi #majikan

Sahabat KompasTV, Mulai 1 Februari 2026 KompasTV pindah channel. Dapatkan selalu berita dan informasi terupdate KompasTV, di televisi anda di Channel 11 pada perangkat TV Digital atau Set Top Box. Satu Langkah lebih dekat, satu Langkah makin terpercaya!

Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/nasional/665261/kisah-pilu-art-di-ibu-kota-dugaan-kekerasan-berakhir-tragis-dengan-lompat-dari-ketinggian
Transkrip
00:00Saudara maksud hati ingin mengadu nasib untuk mengais rejeki di Ibu Kota, namun justru berakhir duka.
00:09Dua asisten rumah tangga berusaha melarikan diri dengan melompat dari lantai 4 rumah indekos majikannya.
00:17Dugaan perlakuan tak menyenangkan dari sang majikan membuat mereka memutuskan melarikan diri.
00:24Namun niat menyelamatkan diri justru berujung kehilangan nyawa.
00:31Salah satu asisten rumah tangga meregang nyawa akibat terjatuh dari ketinggian.
00:41Suara barang jatuh sebanyak tiga kali memecah kesunyian malam di Jalan Bendungan Walahar Buntu, Jakarta Pusat, Rabu 22 April.
00:52Warga yang curiga dengan suara tersebut langsung menelusuri sumber suara.
00:59Ternyata saudara, dua asisten rumah tangga sudah tergeletak.
01:06Mereka ternyata melompat dari lantai 4 rumah majikannya.
01:11Barang bawaan yang sudah mereka persiapkan berserakan di jalan.
01:24Melarikan diri dengan melompat dari lantai 4 mungkin sudah menjadi jalan terakhir bagi kedua korban.
01:32Dugaan perbuatan yang tidak menyenangkan yang dialami korban mungkin sudah tak bisa ditoleransi.
01:39Namun usaha mereka untuk melarikan diri justru berakhir duka.
01:45Satu korban tak sadarkan diri dan satu korban lainnya mengalami luka serius.
01:53Warga sempat berusaha mencari identitas dari kedua korban.
01:58Namun hanya menemukan identitas dari salah satu korban.
02:03Melihat kondisi yang sangat mengkhawatirkan, warga pun langsung memanggil ambulans membawa korban ke rumah sakit.
02:14Saya mendapatkan kabar dari sebelah rumah sama kosan.
02:22Itu dia yang mendengar awal mula pertama kali ada suara gedebuk gitu ada tiga kali atau empat kali gitu ya.
02:35Jadi pertama barangnya kedua orangnya kan dua orang jadi satu-satu.
02:43Kemudian ketangga sebelah melepor bahwa ada orang jatuh.
02:50Saya keluar, saya ke tempat ke TKP, sudah terkapar dua-duanya.
03:02Salah satu korban yang sempat tak sadarkan diri usai melompat dari lantai empat meninggal saat dalam perjalanan ke rumah sakit.
03:13Sementara satu korban lainnya dirawat di rumah sakit Angkatan Laut Mintoharjo karena mengalami luka yang cukup serius.
03:29Di rumah sakit, satu orang korban inisial R itu berumur 30 tahun, patah tulang kaki dan tangan kirinya.
03:42Kemudian korban inisial D berusia 18 tahun meninggal dunia.
03:50Apa yang membuat kedua korban sampai nekat melarikan diri dengan cara melompat dari lantai empat rumah majikannya?
03:59Sejatinya mereka mengadu nasib ke Jakarta agar mendapat pendapatan dan memenuhi kebutuhan keluarga di kampung halaman.
04:08Keduanya disebut belum lama bekerja sebagai asisten rumah tangga di sana.
04:14Namun karena ketakutan mereka nekat melakukan tindakan irasional.
04:24Polisi masih belum menyebut secara rinci apa yang menjadi penyebab kedua korban berusaha melarikan diri dengan melompat dari lantai empat
04:34rumah majikannya.
04:36Dugaan mencuat, kedua korban mengalami perbuatan tidak menyenangkan.
04:43Namun hal itu masih diselidiki polisi.
04:49Polres Metro Jakarta Pusat dan Polsek Tanah Abang masih melakukan pemeriksaan terhadap saksi-saksi yang mengetahui di TKP.
04:58Apakah sebelumnya ada perlakuan yang tidak mengenakan sehingga membuat korban ini lompat atau bagaimana Pak?
05:04Informasi yang kami terima demikian, namun kami membutuhkan pendalaman atau pemeriksaan lebih lanjut terkait apa peristiwa yang membuat kedua orang
05:13tersebut harus keluar melalui lompat dari jendela di lantai empat tersebut.
05:20Identitas majikan kedua ART masih tanda tanya.
05:25Namun polisi menyebut majikan korban merupakan seorang pengacara dan kreator konten.
05:39Informasi yang kami terima, pemilik kosan itu juga berprofesi sebagai lawyer dan konten kreator.
05:47Namun sampai saat ini kami belum dapat mendapatkan pemeriksaan karena belum menemukan daripada yang bersangkutan.
05:55Juga rumah di lantai empat juga masih belum mau membukakan pintu untuk kita introgasi.
06:04Selain menyelidiki penyebab dua ART melarikan diri dengan melompat dari lantai empat rumah majikan,
06:13polisi juga mengusut dugaan memperkerjakan anak di bawah umur.
06:18Lantaran, salah satu korban masih di bawah umur.
06:24Polisi pun mengamankan dua penyalur korban di daerah Cirebon, Jawa Barat dan Brebes, Jawa Tengah.
06:32Penyalur mengungkap korban sempat bercerita tak betah bekerja.
07:05Jawa Barat dan Brebes, Jawa Barat dan Brebes.
07:07Kenapa?
07:08Setahu saya tiba bukannya sudah pulang, Papa tidak mau pakai lagi.
07:11Saya kituin.
07:13Enggak, tiba katanya datang lagi ke sini minta kerja.
07:18Korban yang meninggal dunia, ART yang empat dari lantai empat itu masih berumur 15 tahun.
07:25Nah, berdasarkan dari pemeriksaan dari Sat TPA, di BKP, Sat Treskrim.
07:30Jadi korban ini adalah PRT yang diperkerjakan melalui agen, yang agennya itu berada di Brebes dan Cirebon.
07:42Sebelumnya saudara, upaya melarikan diri dari rumah majikan juga sempat terjadi di Tangerang, Banten.
07:50Mei 2024, seorang asisten rumah tangga nekat melompat dari lantai lima rumah majikannya.
07:58Motifnya tak kuat karena kerap mendapat tekanan dan kekerasan fisik dari sang majikan.
08:12Aksi nekat seorang asisten rumah tangga ini disaksikan warga sekitar.
08:19Warga sempat membujuk agar korban turun dari atas.
08:24Warga langsung membawa korban ke rumah sakit terdekat untuk penanganan medis.
08:33Saya lihat sama saya, nah itu cewek masih duduk di situ.
08:37Kita teriak, jangan dulu turun, jangan dulu turun.
08:39Saya ngomong gitu.
08:42Kemudian dia udah kayak gimana lah gitu, kayak gugup dia.
08:49Kalau untuk berapa jamnya saya kurang tahu, saya pokoknya keselang saya ke depan,
08:55ke depan rumahnya minta tolong dibukain itu, kalau tahu udah jatuh.
09:01Sempat mendapatkan perawatan di salah satu rumah sakit swasta,
09:06lalu dirujuk ke RSU Kabupaten Tangerang, korban pun meninggal.
09:12Tewasnya korban, sodara menjadi duka mendalam bagi keluarga.
09:17Pasalnya, korban bekerja untuk memenuhi kebutuhan keluarga.
09:23Kekerasan fisik dan sikis yang ia dapatkan membuatnya tak kuat dan berusaha melarikan diri.
09:32Dalam kasus ini, polisi menetapkan tiga orang tersangka,
09:36mulai dari penyalur hingga majikan korban.
09:42Dan korban bercerita banyak bahwa kontrak yang harusnya 4 bulan sampai 5 bulan,
09:51namun tidak ada ketergasan dari pihak masikan maupun dari penyalur.
09:55Sehingga korban merasa ada tekanan,
09:59korban mengungkapkan bahwa ada tekanan keterasan,
10:04namun sebenarnya kita perlu buktikan bahwa nanti kita lakukan pisun dulu.
10:10Rentan mengalami kekerasan membuat asisten rumah tangga harus mendapat perhatian dari banyak pihak,
10:18termasuk perlindungan hukum.
10:19Meski kerap mendapat upah yang tak seberapa,
10:23namun hasil keringat mereka sangat berharga untuk keluarga.
10:27Jangan sampai kasus serupa kembali terjadi.
10:30Polisi harus mengusut kasus ini hingga tuntas,
10:35agar pelaku mendapat efek cerah.
Komentar

Dianjurkan