Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
JAKARTA, KOMPAS.TV Kuasa Hukum Nadiem Makarim, Hotman Paris, buka suara usai sidang lanjutan praperadilan Nadiem Makarim kasus Chromebook di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Jumat (10/10/2025).

"Sudah ditetapkan tersangka bahkan ditahan belum tahu hitung-hitungannya ada, kalau hitung-hitungannya lagi dihitung bisa nol bisa tidak ada," ujar Hotman Paris.

"Kalau ternyata tidak ada kerugian negara kata BPKP, berarti tidak ada korupsi. Jadi ini benar-benar kasus teraneh, kasus teraneh yang pernah saya temukan selama 43 tahun sebagai pengacara," lanjutnya.

Diketahui, putusan sidang praperadilan Nadiem akan dibacakan pada Senin (13/10/2025) mendatang.

Baca Juga Sidang Praperadilan Nadiem Makarim: Hotman Paris Klaim Tak Ada Kerugian Negara di Audit BPKP di https://www.kompas.tv/nasional/622285/sidang-praperadilan-nadiem-makarim-hotman-paris-klaim-tak-ada-kerugian-negara-di-audit-bpkp

#sidangpraperadilan #nadiemmakarim #breakingnews


Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/nasional/622317/hotman-paris-jelang-putusan-praperadilan-nadiem-makarim-di-kasus-chromebook-kasus-teraneh
Transkrip
00:00Putusannya harusnya di tanggal 1 jam 1, tapi sekali lagi kami menekankan kepada hakim,
00:15kan sudah banyak putusan pengadilan yang menyatakan kalau ada kerugian negara,
00:24hitung-hitungannya mana? Belum lagi audit resminya, ini hitung-hitungannya pun tidak ada.
00:33Jaksa mengatakan buktinya diekspos, ada memang berita acara ekspos, tapi hitung-hitungannya tidak ada,
00:42masih ditulis akan dihitung, jadi sudah ditetapkan tersangka, bahkan ditahan, belum tahu hitung-hitungannya ada.
00:50Kalau hitung-hitungannya lagi dihitung, kan bisa nol, bisa tidak ada, bisa ada gitu kan.
00:56Namanya juga mau menghitung, bisa nol, bisa tidak ada.
01:01Dan dalam BAP-nya si Nadim, sama sekali tidak ditanyakan mengenai ini loh angkanya berapa, caranya bagaimana, kerugian itu dari mana,
01:12tidak ada pertanyaan itu.
01:13Tiga BAP-nya si Nadim sebagai calon tersangka sangat umum, general.
01:18Makanya kita mengatakan ini benar-benar melanggar hukum acara tentang dua minimum, dua alat bukti, itu.
01:26Dan yang paling fatal lagi adalah, ini dua audit BPKP, ya.
01:33Saya sudah bilang berkali-kali, ya enggak apa-apa saya jatuhin.
01:37Ini dua audit BPKP, ya.
01:40Sementara, mereka lagi expose dengan BPKP, katanya ada, lagi menghitung kerugian negara.
01:48Wah ini BPKP sudah menghitung.
01:51Dia sudah menghitung untuk tahun 2020, 2021, 2020, tidak ada kerugian negara.
01:56Ini hasil hitungan BPKP.
01:58Jadi yang mana kepastian hukum di negeri ini?
02:01Ya, disini disebutkan, tepat waktu, tepat sasaran, harganya normal.
02:06Ini resmi ada semua kata-kata itu.
02:08Dia terus mau menghitung apa lagi?
02:11Apakah BPKP nanti akan mengeluarkan hitungan yang berbeda dengan hitungannya yang lama?
02:17Dan ini sudah dicek ke lebih dari 20 provinsi.
02:21Berapa persen guru yang terima laptop klubuk itu, berapa persen murid, berapa persen kepala sekolah.
02:27Disini ada analisanya semua, sampai angka-angkanya semua.
02:30Ini bukan sekitar audit biasa, benar-benar diperinci semua nih, berapa persen, banyaknya guru yang telah memakai, dan katanya semuanya memuaskan.
02:41Benar-benar disini oke.
02:43Makanya saya kasih contoh pembunuhan.
02:45Kalau dalam kasus pembunuhan, kalau ternyata korban yang dituduh dibunuh itu hidup, berarti kan nggak ada pembunuhan.
02:57Dalam kerugian negara, kalau ternyata tidak ada kerugian negara, kata BPKP berarti tidak ada korupsi.
03:03Jadi benar-benar ini kasus teraneh.
03:07Kasus teraneh yang pernah saya temukan selama 43 tahun sebagai pengacara, walaupun penampilan saya umur 30. Terima kasih.
03:16Udah ya?
03:19Apa?
03:22Dari segi hukum saya seribu persen pede.
03:24Kan Anda udah lihat disini.
03:26Kan kunci perkara korupsi itu kan ada hitung-hitungan kerugian negara.
03:31Dan itu harus ada sebagai minimum alat bukti.
03:36Kata pengadilan yang contoh jurisprudensi menyatakan harus sudah ada sebelum ditetapkan tersangka.
03:42Ini bukan hanya belum dihitung, sudah dihitung oleh BPKP.
03:46BPKP menyatakan nggak ada kerugian negara.
03:49Harga normal lah menurut BPKP.
03:51Kalau harga normal berarti nggak ada kerugian negara.
03:54Jadi apa lagi dong?
03:55Nanti apakah BPKP akan membuat hitungan baru?
03:59Ya bisa bertentangan dengan ini dong.
04:01Dan laptop itu nantah di mana sekarang kan sudah 2020-2025 sudah 5 tahun.
04:085 tahun ya?
04:09Ya sudah 5 tahun.
04:11Ini adalah hasil audit ke 20 lebih provinsi.
04:15Langsung BPKPnya turun ke lapangan.
04:17Semua namanya ada disini.
04:19Udah bayangkan nih.
04:20Ini bukan audit buat buatan.
04:22Ini semua audit secara terperinci nih ya.
04:24Setiap sekolah diperiksa.
04:26Jadi kita himbau kepada BPK dan BPKP.
04:33Kalau mau membuat perhitungan keuangan negara lagi atas kasus Nadiem ini.
04:40Sekali lagi saya menghimbau kepada pimpinan BPK dan pimpinan BPKP.
04:46Kalau nanti ada permintaan dari kejaksaan untuk membuat hitungan kerugian negara dalam kasus pengadaan laptop Chromebook ini.
04:56Jangan lupa hasil karyamu yang menyatakan disini harga normal semuanya.
05:02Yaitu audit 2020, 2021, 2021 oleh BPKP.
05:07Apakah kamu akan melakukan hal yang bertentangan?
05:10Ya kita lihat nanti.
05:11Itu aja.
Komentar

Dianjurkan