00:00Suasana tenang saat proses belajar mengajar di dalam kelas tiba-tiba berubah saat sirine tanda bahaya berbunyi cukup keras.
00:11Secara refleks para siswa langsung berusaha menyelamatkan diri dengan bersembunyi di bawah meja.
00:18Setelah sirine berhenti, dengan tertib siswa keluar kelas dan menuju tanah lapang, namun dengan tetap melindungi kepala mereka.
00:26Inilah gambaran saat bencana gempa bumi terjadi.
00:30Tak hanya siswa, para guru juga dilibatkan dalam simulasi bencana ini.
00:36Kepala Kantor Sar Surabaya Nanang Sigit mengatakan, simulasi tersebut digelar sebagai bentuk edukasi dan membangun kesadaran mitigasi bencana sejak dini.
00:45Sebenarnya inti-inti dari program kami adalah bagaimana kita membangun budaya safety, budaya keselamatan secara dini kepada anak-anak sekolah.
01:00Intinya bahwa ke depan, 10 tahun ke depan mungkin dia tentunya tidak di sekolah lagi, tapi di dunia kerja.
01:09Saat dia di dunia kerja, tentunya mindset safety, mindset bagaimana kita selalu mengedepankan keselamatan itu sudah terpatri di pikirannya mereka.
01:20Sementara itu, Gresil, salah satu siswi SMP Negeri Tiga Kota Malam mengaku, sangat antusias mengikuti simulasi bencana ini.
01:29Menurutnya, simulasi seperti ini sangat diperlukan saat menghadapi bencana sesungguhnya.
01:33Tadi itu lagi simulasi kempah bumi, terus korbannya ada yang mata tulang, terus ada yang pendarahan.
01:43Penting gak sih?
01:44Penting.
01:45Kenapa?
01:46Karena bisa buat berjaga-jaga kalau ada kempah bumi, gitu.
01:51Program simulasi bencana ini rencananya akan diperluas ke sekolah di Jawa Timur, bekerjasama dengan dinas pendidikan.
01:59Dedy Prasetyo, Kompas TV Malang, Jawa Timur.
02:03Terima kasih telah menonton!
Komentar