00:00Kita ke sorotan lain saudara, lebih dari dua pekan penyebab kematian diplomat muda Arya Daru Pangayunan hingga kini belum terungkap.
00:08Penyidik Polda Metro Jaya mengungkap temuan baru berupa rekaman CCTV saat Arya diduga berada di rooftop gedung Kementerian Luar Negeri Jakarta Pusat sebelum kematiannya.
00:18Sejak ditemukan tewas pada 8 Juli 2025, penyebab kematian diplomat muda Kemrur Arya Daru Pangayunan masih belum terungkap.
00:32Polisi menyebut tengah melakukan otopsi dan penyelidikan dengan scientific crime investigation termasuk memeriksa rekaman dari 20 CCTV untuk melihat aktivitas korban sebelum ditemukan meninggal dunia.
00:48Dan salah satu temuan baru yang disampaikan polisi adalah keberadaan korban di atas rooftop gedung Kemrur pada tanggal 7 Juli 2025 atau malam sebelum ditemukan tewas.
01:01Saat di rooftop Arya disebut membawa tas ransel dan tas belanja. Namun saat turun Arya tidak membawa lagi tas-tas tersebut.
01:11Rekaman CCTV juga menunjukkan Arya berada di rooftop selama 1 jam 26 menit.
01:17Jam 21 lebih 43 sampai jam 23 lebih 09 atau sekitar 1 jam 26 menit.
01:32Diduga korban berada di rooftop lantai 12 gedung Kemrur awalnya korban naik membawa tas gendong dan tas belanja.
01:47Kemudian saat turun korban sudah tidak membawa tas gendong dan tas belanja.
01:55Inilah fakta yang ditemukan.
01:58Ya ini masih dikumpulkan terus.
02:00Kumpulan fakta-fakta, nanti kesesuaian, apa yang dilakukan korban di sana, dan lain sebagainya.
02:09Dalam kasus ini, polisi telah memeriksa 15 orang saksi dari sekitar tempat kejadian, keluarga, rekan kerja, hingga orang-orang yang terakhir berkomunikasi dengan korban.
02:22Polisi juga telah berulang kali mendatangi TKP dan mendapati fakta terkait kunci indekos kamar korban,
02:30yakni kunci yang bisa dibuka dengan akses kartu dan kunci yang hanya bisa dioperasikan dari dalam.
02:37Selain itu, polisi juga mengamati kondisi dalam kamar korban termasuk bagian plafon.
02:44Korban ditemukan dalam kondisi wajah tertutup plastik, kemudian terlilit lakban berwarna kuning.
03:01CCTV ini setidaknya penyelidik telah mengambil rekaman dari 20 titik.
03:0720 titik CCTV dimulai dari sirkel terkecil dari TKP, yaitu lingkungan kos, korban, kemudian beberapa tempat yang pernah dikunjungi korban.
03:24Sementara itu, Kementerian Luar Negeri menyerahkan sepenuhnya proses pemeriksaan terkait kasus kematian Arya Daru Pangayunan kepada polisi.
03:32Sejumlah dukungan diberikan termasuk memberikan rekaman CCTV di lingkungan Kemlu.
03:38Kemlu telah memberikan dukungan dalam proses penyelidikan yang dilakukan oleh polisian dalam segala buduk termasuk juga penyerahan rekaman CCTV sesuai permintaan pihak polisian.
03:51Dan tentunya Kementerian Luar Negeri tidak dalam posisi untuk memberikan interpretasi apapun mengenai hasil penyelidikan ataupun kegiatan penyelidikan yang masih berjalan,
04:03Atau juga memberikan interpretasi terhadap informasi apapun mengingat hal tersebut serbunyi merupakan sepenuhnya kewenangan dari polisian.
04:13Dengan berbagai barang bukti yang telah terkumpul, publik pun menanti terkuaknya fakta dibalik kematian sang diplomat.
Komentar