00:00Bonus PON dibayar penuh dua tahap, KONI dan pelatih Riau lapang dada.
00:05Gubernur Riau, Abdul Wahid akan membayarkan bonus atlet dan pelatih yang berprestasi pada ajam pekan olahraga nasional, PON, 21 Aceh Sumut 2024.
00:14Sebelumnya Abdul Wahid sempat mewacanakan bonus atlet dan pelatih hanya dibayar 45 persen dari yang dijanjikan.
00:21Saat ini Pemprov Riau memutuskan untuk membayar penuh bonus tersebut, namun dilakukan dalam dua tahap.
00:26Tahap pertama akan segera dicairkan sebesar 45 persen dari total bonus, sedangkan sisanya dijadwalkan akan dibayarkan pada tahun 2026 mendatang.
00:36Keputusan ini disambut positif oleh Komite Olahraga Nasional Indonesia, KONI Riau.
00:42Sekretaris Umum KONI Riau, Edy Satria, menyatakan bahwa solusi dua tahap ini telah diterima oleh para atlet dan pelatih.
00:48Dengan solusi pembayaran bonus PON dua tahap ini, akhirnya bisa diterima oleh atlet dan pelatih kita, Ujar Edy Satria, Sabtu 19 Juli 2025.
00:59Untuk tahap awal, Pemprov Riau akan membayarkan sesuai dengan anggaran yang tersedia di APBD 2025 sebesar Rp25 miliar, baik untuk atlet PON, NPC, Paralimpik, dan Prapopnas.
01:11Ia berharap, kepastian ini bisa menjadi semangat baru bagi insan olahraga di Riau untuk terus berkembang dan berprestasi.
01:18Kami ucapkan terima kasih kepada Gubernur Riau yang telah memberikan perhatian kepada atlet dan pelatih berprestasi.
01:25Semoga ini menjadi motivasi untuk PON berikutnya, tambahnya.
01:29Sementara itu, salah satu pelatih PON Riau yang juga pelatih senam Riau, Ahmad Marcos menyampaikan rasa syukurnya atas keputusan Pemprov yang akhirnya memberikan kepastian pembayaran bonus.
01:38Setelah sekian lama menunggu, akhirnya Pemprov Riau sadar untuk membayarkan bonus ini.
01:45Memang sudah terlambat, karena harapan kami sebenarnya sudah dibayarkan sejak tahun 2024, kata Marcos.
01:52Terkait mekanisme pembayaran secara bertahap, Marcos menyatakan pihaknya tidak mempermasalahkan hal tersebut, selama janji tersebut benar-benar ditepati.
02:00Soal dua tahap ini tidak masalah.
02:03Ini kan janji Gubernur, dan kalau sudah janji, harus ditepati.
02:07Jangan sampai ada alasan lain lagi yang muncul.
02:11Kami tidak akan terima, tegasnya.
02:14Ia juga menyampaikan, meski tidak ada perjanjian tertulis, para pelatih telah menyiapkan rekaman pernyataan resmi sebagai bukti jika nantinya janji itu tidak dilaksanakan.
02:23Soal hitam di atas putih, saya rasa tidak perlu.
02:27Rekan-rekan pelatih sudah siap dengan rekaman yang bisa jadi pegangan.
02:31Kalau janji ini tidak ditepati, kami siap menuntut balik, pungkasnya.
Komentar