00:00Polisi pastikan penyebab tewasnya Farisman di bekas Galian C. Kulim.
00:04Pihak kepolisian dari Polsek Kulim belum dapat memastikan penyebab kematian Farisman laya 46 tahun
00:10yang ditemukan tergeletak di bekas Galian C.
00:13Jalan Simpang Jengkol, Kelurahan Sialang Sakti, Kecamatan Tenayan Raya, Rabu 18 Maret 2026.
00:20Menurut Kapolsek Kulim, Kompol Didi Antoni, pihaknya belum bisa menyebutkan
00:25kalau Farisman tewas akibat terjatuh di Galian C.
00:28Sebelumnya, korban ditemukan dalam kondisi tidak bernyawa dengan posisi telungkum
00:33di ujung jalan sekitar pukul 16.30 waktu Indonesia Barat.
00:37Penemuan jasa tersebut bermula dari upaya pencarian yang dilakukan pihak keluarga
00:41setelah korban dilaporkan tidak pulang selama satu hari.
00:45Salah seorang keluarga korban, Walidiu Leila, mengungkapkan
00:49bahwa pencarian dilakukan dengan menyisir sejumlah lokasi yang biasa didatangi korban.
00:54Hingga akhirnya mereka menemukan tubuh korban tergeletak tanpa pergerakan di area tersebut.
00:59Temuan tersebut kemudian segera dilaporkan kepada keluarga lainnya
01:03dan diteruskan ke pihak kepolisian.
01:05Menindak lanjuti laporan itu, aparat dari Kapolsek Kulim langsung turun ke lokasi
01:09untuk melakukan penanganan awal.
01:12Kapolsek Kulim, Kompol Didi Antoni menyampaikan
01:14bahwa pihaknya segera melakukan olah tempat kejadian perkara atau TKP,
01:18memasang garis polisi, serta mengumpulkan keterangan dari sejumlah saksi di sekitar lokasi.
01:24Selanjutnya, jasad korban dievakuasi ke Rumah Sakit Bayangkara
01:27untuk pemeriksaan lebih lanjut.
01:29Namun, pihak keluarga menolak dilakukan otopsi terhadap korban.
01:33Meski penyebab pasti kematian belum dapat dipastikan secara medis,
01:37lokasi penemuan jasad menjadi sorotan publik.
01:40Area tersebut diketahui merupakan kawasan galian C yang diduga ilegal
01:45dan telah berulang kali dikabarkan menelan korban jiwa.
01:48Terima kasih.
Komentar