Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
Tim Manggala Agni Daops Sumatera VII Rengat dikerahkan untuk memadamkan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang terjadi di Desa Pulau Muda, Kecamatan Teluk Meranti, Kabupaten Pelalawan, Riau, Selasa, 10 Maret 2026.

Tonton juga RiauOnline “
(RiauOnline)

#Riauonline #Riauonlinecoid #manggalaagni #karhutla #sarangharimausumatera

Jangan lupa subscribe, tinggalkan komentar dan share.

Tonton konten lainnya juga di YouTube Channel:
- Sisi Lain https://youtu.be/_TYOe2wDBl8
- Wamoi dan Riau https://youtu.be/roXyLa8aFLU

Jangan lupa subscribe yaa..

Follow Juga akun Sosial Media kami

https://www.facebook.com/RiauOnlin

https://twitter.com/red_riauonline

https://www.instagram.com/riauonline.co.id/?hl=id

https://www.tiktok.com/@riauonline1

https://s.helo-app.com/al/xvYZYpjbvR

https://sck.io/u/j3hlxrGg

Kategori

🗞
Berita
Transkrip
00:00Padamkan karhutlah di Sarang Harimau, Sumatra, tim Manggala Agni ditarik sebelum senja.
00:05Tim Manggala Agni Daob Sumatra ke-7 Rengat dikerahkan untuk memadamkan kebakaran hutan dan lahan
00:11yang terjadi di Desa Pulau Muda, Kecamatan Teluk Meranti, Kabupaten Pelalawan, Riau, selasa 10 Maret 2026.
00:20Kebakaran yang terjadi di kawasan Gambu tersebut tidak hanya menyulitkan petugas karena kondisi medan,
00:25tetapi juga karena lokasi titik api berada di wilayah Jelajah Harimau, Sumatra.
00:31Sejak pagi, tim pemadam berjibaku memadamkan api yang membakar semak belukar
00:35dan terus merambat ke arah kawasan hutan.
00:38Upaya pemadaman dilakukan secara intensif oleh tim gabungan yang terdiri dari Manggala Agni, TNI, Polri,
00:46masyarakat setempat, serta tim pemadam dari perusahaan yang berada di sekitar lokasi.
00:51Kepala Manggala Agni Rengat, Muhammad Ilham Siddiq mengatakan,
00:55lokasi kebakaran cukup berisiko karena berada dekat dengan kawasan habitat Satwa Liar,
01:00khususnya Harimau, Sumatra.
01:02Menurutnya, lahan yang terbakar merupakan semak belukar
01:05yang berbatasan dengan kawasan hutan primer
01:07yang masih menjadi wilayah Jelajah Satwa Dilindungi tersebut.
01:11Bahkan lokasi kebakaran disebut tidak jauh dari kawasan Suwaka Marga Satwa Kerumutan.
01:16Lahan yang terbakar berupa semak belukar
01:19dan mengarah ke hutan yang merupakan Sarang Harimau, Sumatra.
01:21Lokasi ini juga tidak jauh dari Suwaka Marga Satwa Kerumutan,
01:26sehingga memang termasuk wilayah Jelajah Harimau.
01:29Kata Ilham, Rabu 11 Maret 2026.
01:32Kondisi tersebut membuat petugas harus bekerja dengan kuas padaan tinggi
01:36selama melakukan pemadaman.
01:38Selain menghadapi kobaran api dan asap tebal di lahan gambut,
01:42mereka juga harus memperhitungkan potensi kemunculan Satwa Liar
01:45dari kawasan hutan di sekitar titik kebakaran.
01:48Selama proses pemadaman, sejumlah warga setempat bahkan sempat mendatangi petugas
01:53untuk mengingatkan agar tidak terlalu lama berada di lokasi.
01:57Warga khawatir keberadaan petugas hingga malam hari
02:00berpotensi memicu pertemuan dengan Harimau
02:03yang biasanya mulai aktif berburu menjelang gelap.
02:07Menyikapi hal tersebut, Ilham mengaku mengambil langkah antisipatif
02:10dengan menarik seluruh personel keluar dari area kebakaran
02:14sebelum menjelang malam.
02:16Sekitar pukul 16 lewat 30 menit waktu Indonesia Barat,
02:20anggota sudah saya tarik keluar dari lokasi titik api yang mengarah ke hutan.
02:24Selain karena potensi ancaman Harimau,
02:27medan di lokasi juga cukup berat
02:29karena sudah masuk kawasan hutan primer.
02:31Jelasnya, kebakaran hutan dan lahan di desa Pulau Muda sendiri
02:35diketahui telah berlangsung selama dua hari.
02:38Hingga selasa sore, api masih belum sepenuhnya dapat dikendalikan
02:42oleh tim pemadam di lapangan.
02:45Petugas masih terus melakukan berbagai upaya pemadaman
02:48dengan metode pemadaman darat
02:50untuk mencegah api semakin meluas ke kawasan hutan yang lebih dalam.
02:55Berdasarkan estimasi sementara,
02:57luas lahan gambut yang terdampak kebakaran
02:59diperkirakan mencapai sekitar 2 hektare.
03:02Kondisi gambut yang kering juga menjadi tantangan tersendiri
03:05karena api dapat merambat di bawah permukaan tanah
03:08sehingga sulit dipadamkan sepenuhnya.
03:11Tim gabungan masih terus bersiaga di lokasi
03:14untuk melanjutkan proses pemadaman dan pendinginan
03:16sekaligus memastikan api tidak kembali menyala
03:19atau meluas ke kawasan hutan di sekitar suaka marga satwa kerumutan.
03:24Sementara itu, pihak terkait juga mengimbau masyarakat
03:27untuk tidak membuka lahan dengan cara membakar,
03:30mengingat kondisi cuaca dan lahan gambut yang mudah terbakar
03:33dapat memicu kebakaran lebih luas
03:35serta mengancam ekosistem satwa liar yang hidup di kawasan tersebut.
Komentar

Dianjurkan