Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
KALIMANTAN, KOMPAS.TV - Inilah kawasan Taman Nasional Kayan Mentarang atau TNKM di Provinsi Kalimantan Utara.

Memiliki luas hutan 1,2 juta hektare, yang terbagi di dua wilayah kabupaten. Hampir 1 juta hektare hutan nasional ini masuk di Malinau dan 200 hektare sisanya di Kabupaten Nunukan.

Di kawasan hutan ini tercatat ratusan hewan mamalia dan di antaranya merupakan hewan langka endemik yang hanya bisa ditemukan di Pulau Kalimantan.

Sisi lain di TNKM ini adalah para penjaga hutan yang melibatkan masyarakat adat sekitar.

Masyarakat adat justru memiliki peran penting demi melestarikan apa saja yang ada di hutan. Mereka bahkan ikut menelusuri hutan, naik gunung, melewati lembah, bahkan melintasi sungai arus deras.

Hal ini mendapat dukungan penuh dari pemerintah setempat. Selain menjaga hutan, kearifan lokal masyarakat adat dengan hutan tetap harus lestari.

Selain itu, Bakudung Betiung adalah upacara adat Suku Dayak Gaai yang ada di Desa Tumbit Dayak, Berau, Kalimantan Timur. Acara ini merupakan tradisi yang dilakukan setiap tahun dalam menyambut hari jadi desa.

Beragam tarian Suku Dayak Gaai dilakukan saat upacara adat digelar. Tak hanya itu, sebelum menggelar Bakudung Betiung, ritual untuk ungkapan rasa syukur kepada pencipta juga dilakukan.

Makna dari acara ini menggambarkan rasa syukur terhadap hasil panen dan proses pendewasaan pemuda Suku Dayak Gaai dari remaja menuju dewasa, yang kemudian siap menikah.

Baca Juga Budaya dan UMKM Bersatu di Huma Betang Night 2025 Kalimantan Tengah SAPA PAGI di https://www.kompas.tv/regional/603671/budaya-dan-umkm-bersatu-di-huma-betang-night-2025-kalimantan-tengah-sapa-pagi

#kalimantan #tamannasionalkayanmentarang #bakudungbetiung

Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/regional/604850/peran-penting-masyarakat-adat-dalam-menjaga-kawasan-taman-nasional-kayan-mentarang-ks
Transkrip
00:00Saudara saatnya kita simak sejumlah cerita menarik dan inspiratif dalam cerita Nusantara.
00:05Kali ini giliran kawan-kawan kami dari Biro Kompas TV di Samarinda, Kalimantan Timur
00:09sudah bersiap jurnalis Kompas TV, Mercy Oktaveni dan Juru Kamera, Febri Ananda.
00:15Selamat siang Mercy, ada cerita menarik apa dari Biro Kompas TV Samarinda untuk Kompas siang hari ini?
00:23Baik Imran dan juga saudara terdapat dua informasi menarik yang akan kami sampaikan hari ini
00:28dalam cerita Nusantara dari Biro Samarinda, Kalimantan Timur.
00:33Saudara beragam cara dilakukan untuk merawat kawasan hutan di kawasan Taman Nasional Kayan Mentarang, Kalimantan Utara.
00:41Salah satunya dilakukan oleh masyarakat adat yang tak hanya merawat hutan tetapi juga melindungi hewan endemik.
00:49Berikut seliputan yang berkanda.
00:49Inilah kawasan Taman Nasional Kayan Mentarang atau TNKM di Provinsi Kalimantan Utara.
01:01Memiliki luas hutan 1,2 juta hektare yang terbagi di dua wilayah kabupaten.
01:06Hampir 1 juta hektare hutan nasional ini masuk di Malinau dan 200 hektare sisanya di Kabupaten Nunukan.
01:14Di kawasan hutan ini tercatat ratusan hewan mamalia dan diantaranya merupakan hewan langka endemik yang hanya bisa ditemukan di Pulau Kalimantan.
01:24Salah satunya banteng Kalimantan yang keberadaan hewan ini mulai punah.
01:28Selain itu ada juga hewan endemik seperti lutung banggat, hewan yang hanya ditemukan di wilayah Brunei, Malaysia Timur, dan hutan Kalimantan yang habitat alaminya ada di hutan tropis atau subtropis seperti di Taman Nasional Kayan Mentarang ini.
01:45Ya, kalau yang di Taman Nasional Kayan Mentarang ada beberapa satwa yang pernah ditemui ataupun terekam kamera trap kita.
01:53Di antaranya adalah Banteng Kalimantan atau Bos Javani Kuslawi'i, kemudian ada Macan Dahan Kalimantan atau Neofelis Diardi Brunei Insis, kemudian ada Kucing Merah Kalimantan yang saat ini sedang viral ya,
02:09Kata Puma Badia yang 20 tahun jarang ketemu dan kemarin ketangkap lagi kamera.
02:15Sisi lain, TNKM ini adalah para penjaga hutan yang melibatkan masyarakat adat sekitar.
02:21Masyarakat adat justru memiliki peran penting demi melestarikan apa saja yang ada di hutan.
02:27Mereka bahkan ikut menelusuri hutan naik gunung melewati lembah bahkan melintasi sungai arus deras.
02:35Hal ini mendapat dukungan penuh dari pemerintah setempat.
02:38Selain menjaga hutan, kearifan lokal masyarakat adat dengan hutan tetap harus lestari.
02:45Kita menjaga hutan itu karena disitulah pendapatannya sebagai masyarakat adat.
02:51Kebutuhan itu, masyarakat adat itu disitu.
02:55Makanya kita menjaga dan melindunginya sejak sebelum TNKM ada pun kita sudah menjaga dan melindungi hutan itu.
03:01Nah, bagaimana? Seru kan? Ternyata Indonesia memiliki taman nasional yang begitu kaya.
03:09Bagi Anda pecinta hutan, mari terus dukung untuk hutan tetap lestari.
03:14Rijal Mustafa, Jasmin Jafar, Kompas TV, Malinau, Kalimantan Utara
03:19Kita beralih ke informasi selanjutnya.
03:26Di Berau, Kalimantan Timur ada tradisi suku adat Dayak Gaai Bakudung Betiung.
03:32Tradisi ini dilakukan sebagai ungkapan rasa syukur atas hasil panen
03:37dan juga ritual pendewasaan bagi pemuda yang dianggap bisa menikah.
03:41Berikut liputannya untuk Anda.
03:44Bakudung Betiung
03:48Bakudung Betiung adalah upacara adat suku Dayak Gaai yang ada di desa Tumbit, Dayak, Berau, Kalimantan Timur.
03:57Acara ini merupakan tradisi yang dilakukan setiap tahun dalam menyambut hari jadi desa.
04:03Beragam tarian suku Dayak Gaai dilakukan saat upacara adat digelar.
04:08Tak hanya itu, sebelum menggelar Bakudung Betiung,
04:12ritual untuk ungkapan rasa syukur,
04:14rasa syukur kepada pencipta juga dilakukan.
04:17Makna dari acara ini menggambarkan rasa syukur terhadap hasil panen
04:21dan proses pendewasaan pemuda suku Dayak Gaai
04:25dari remaja menuju dewasa yang kemudian siap menikah.
04:29Makna dari betiung itu sendiri yaitu tadi pendewasaan yang dilakukan anak-anak muda kalau dia tidak melakukan betiung, dia tidak boleh menikah.
04:43Oh begitu?
04:44Nah, itu maknanya. Jadi mereka harus melakukan acara betiung atau lemlu yang kami sebut di kampung Tumbit, Dayak yang harus mereka lakukan untuk bisa menikah.
04:54Bagi Anda pengunjung, tak perlu khawatir.
04:59Warga desa menyiapkan makan selama sepekan secara gratis selama tahapan upacara adat berlangsung.
05:06Hmm, menarik bukan?
05:08Kegiatan acara adat semacam ini pun mendapat perhatian penuh dari pemerintah setempat.
05:12Beragam tradisi dilakukan juga menjadi bagian mengedukasi warga untuk tetap menjaga kelestarian budaya lokal.
05:22Jika Anda yang ingin menyaksikan acara Bakudung-Batiung, kami merekomendasikan agar bisa datang di setiap bulan Juni.
05:31Rijal Mustafa, Jasmin Jafar, Kompas TV, Samarinda, Kalimantan Tibur.
05:39Demikian informasi yang dapat kami sampaikan hari ini dalam cerita Nusantara dari Biro Samarinda, Kalimantan Tibur, kembali ke Imron di studio.
05:46Baik.
Komentar

Dianjurkan