Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
Mantan personel Trio Kwek Kwek, Leony Vitria, mengkritik keras persoalan pengelolaan sampah di Tangerang Selatan.
Leony menilai anggaran miliaran rupiah yang digelontorkan pemerintah daerah belum menunjukkan hasil nyata dalam penanganan sampah.
Dalam sebuah diskusi publik, Leony menyebut persoalan sampah di Tangsel terus berulang tanpa solusi konkret.


Link terkait:
https://www.suara.com/news/2026/05/21/215421/leony-vitria-kuliti-borok-sampah-tangsel-anggaran-miliaran-hasilnya-nol-besar



#LeonyVitria #MasalahSampah #TrioKwekKwek #Tangerang Selatan

Creative/Video Editor: Najwa/Yansen
===================================
Homepage: https://www.suara.com
Facebook Fan Page: https://www.facebook.com/suaradotcom
Instagram:https://www.instagram.com/suaradotcom/
Twitter: https://twitter.com/suaradotcom
Transkrip
00:00Leonie Fitria kuliti borok sampah Tangsel, anggaran miliaran hasilnya nol besar.
00:05Mantan personil Trio Quek-Quek, Leonie Fitria mengkritik keras persoalan pengelolaan sampah di Tangerang Selatan.
00:12Leonie menilai anggaran miliaran rupiah yang digelontorkan pemerintah daerah belum menunjukkan hasil nyata dalam penanganan sampah.
00:20Dalam sebuah diskusi publik, Leonie menyebut persoalan sampah di Tangsel terus berulang tanpa solusi konkret.
00:25Ia menyoroti kondisi tempat pembuangan akhir atau TPA Cipecang yang dinilai masih menjadi simbol buruknya pengelolaan sampah di wilayah tersebut.
00:35Menurut Leonie, pemerintah daerah selama ini sudah menghabiskan anggaran besar untuk berbagai program pengelolaan sampah.
00:41Namun hasilnya disebut belum signifikan dan persoalan sampah tetap menjadi keluhan masyarakat.
00:47Ia juga menilai perlu ada transparansi terkait penggunaan anggaran dan evaluasi menyeluruh terhadap program yang telah dijalankan pemerintah kota.
00:56Meski data pengadaan bisa diakses secara daring, Leonie merasa dokumen-dokumen tersebut sangat sulit dipahami oleh warga awam yang tidak
01:04memiliki latar belakang akuntansi atau ekonomi.
01:07Ia merasa transparansi yang ada saat ini seolah-olah hanya formalitas untuk menggugurkan kewajiban.
01:13Terima kasih telah menonton!
Komentar

Dianjurkan