Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
KOMPAS.TV - Presiden Prabowo Subianto membentuk BUMN khusus ekspor bernama Danantara Sumberdaya Indonesia atau DSI. Dengan demikian, ekspor sumber daya alam nantinya akan dikelola satu pintu melalui BUMN yang telah ditunjuk tersebut.

Langkah ini diumumkan Presiden dalam rapat paripurna di Gedung DPR RI pada Rabu pekan lalu.

Komoditas yang diatur meliputi kelapa sawit, batu bara, hingga paduan besi atau ferro alloy.

Implementasi kebijakan yang diatur melalui peraturan pemerintah ini akan dilakukan secara bertahap guna memberikan waktu penyesuaian terhadap perubahan proses transaksi ekspor antara eksportir dan pembeli luar negeri.

#prabowo #danantara #bumn #ekspor

Baca Juga Jelang Puncak Haji, Pengamanan di Jamarat Mulai Diperketat | SAPA PAGI di https://www.kompas.tv/internasional/670873/jelang-puncak-haji-pengamanan-di-jamarat-mulai-diperketat-sapa-pagi



Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/ekonomi/670875/presiden-prabowo-resmikan-danantara-sumberdaya-indonesia-untuk-kelola-ekspor-sda-efektif
Transkrip
00:26Kompas Bisnis
00:30Kenaikan ini terjadi setelah ada kabar jika aturan soal ekspor sumber daya alam satu pintu melalui danantara sumber daya Indonesia
00:37akan ditunda ke 1 Januari 2027.
00:41Namun Jumat petang, Menko Perekonomian Erlangge Hartarto justru membantahnya dan menegaskan jika kebijakan ekspor satu pintu tetap lanjut pada 1
00:51Juni tahun ini.
00:53Berikut pernyataan lebih lengkap dari Menko Perekonomian Erlangge Hartarto.
00:57Kita laporkan terkait kemarin pertemuan dengan para asosiasi pengusaha baik dalam maupun luar negeri,
01:06sosialisasi dari devisasi ekspor dan sosialisasi daripada ekspor melalui badan usaha milik negara danantara sumber daya industri
01:16dan hampir dari seluruh asosiasi baik dalam maupun luar negeri, mereka mengapresiasi kebijakan yang diambil oleh pemerintah dan mereka siap
01:27untuk pekerjasama dengan badan yang dibentuk oleh pemerintah.
01:31Ini akan berlaku kan mulai 1 Juni.
01:35Langsung, ya implementasi kan ada tahapannya, tapi mulai berlaku 1 Juni.
01:44Fulinnya nanti kita evaluasi 3 bulan.
01:50Sebelumnya Saudara, Presiden Prabowo Subianto membentuk BUMN khusus ekspor bernama Danantara Sumber Daya Indonesia alias DSI.
01:58Dengan demikian, nantinya ekspor sumber daya alam akan dikelola satu pintu melalui BUMN yang sudah ditunjuk ini.
02:09Langkah ini diumumkan oleh Presiden dalam rapat paripurna di gedung DPR RI Rabu pekan lalu,
02:15di mana komoditas yang diatur mulai dari kelapa sawit, batu bara, hingga paduan besi, ataupun ferroaloi.
02:22Implementasi kebijakan yang diatur, peraturan pemerintah ini akan dilakukan secara bertahap
02:26untuk memberikan penyesuaian terhadap perubahan proses transaksi ekspor antara eksportir dan juga pembeli luar negeri.
02:34Tahap transisi ini akan mulai berlaku mulai 1 Juni hingga 31 Agustus 2026.
02:46Untuk itu, untuk mencapai tujuan bernegara kita, hari ini Pemerintah Republik Indonesia yang saya pimpin
02:57menerbitkan peraturan pemerintah tentang tata kelola ekspor komoditas sumber daya alam.
03:07Penerbitan peraturan ini adalah langkah strategis untuk memperkuat tata kelola ekspor komoditas sumber daya alam kita.
03:23Penjualan semua hasil sumber daya alam kita, kita mulai dengan minyak kelapa sawit, batu bara, dan paduan besi, ferroalois.
03:35Kita wajibkan harus dilakukan penjualannya melalui BUMN yang ditunjuk oleh Pemerintah Republik Indonesia sebagai pengekspor tunggal.
03:50Dalam artian hasil dari setiap penjualan ekspor akan diteruskan oleh BUMN yang ditunjuk oleh Pemerintah
03:57kepada pelaku usaha pengelola kegiatan tersebut.
04:02Ini bisa dikatakan sebagai marketing, marketing facility.
04:09Tujuan utama kebijakan ini adalah memperkuat pengawasan dan monitoring
04:13serta memberantas praktek kurang bayar under invoicing,
04:20praktek pemindahan harga transfer pricing,
04:23dan pelarian devisa hasil ekspor.
04:30Jadi sudah jelas ya saudara, kalau kebijakan ini tetap berjalan secara bertahap mulai 1 Juni nanti.
04:37Lalu komoditas apa saja yang jadi fokus kebijakan, kita lihat ke data berikutnya.
04:43Nah ini dia saudara, ada tiga komoditas utama yaitu
04:46minyak kelapa sawit, batu bara, dan paduan besi atau ferroaloi.
04:50Dalam pidatonya di DPR, Presiden bilang ketiga komoditas ini menghasilkan devisa
04:55sebesar 65 miliar dolar Amerika Serikat atau setara 1.100 triliun rupiah.
05:02Dengan rincian, saudara ini ada minyak kelapa sawit
05:05dengan besaran 23 miliar dolar Amerika Serikat
05:11dengan kurs saat ini 17.699 artinya ini senilai 407 triliun rupiah.
05:18Kalau kita lihat juga di batu bara ini 30 miliar dolar Amerika Serikat
05:24atau jika dirupiahkan ini sebesar 530 triliun rupiah.
05:29Sementara paduan besi atau ferroaloi ini di kisaran 12 hingga 16 miliar dolar Amerika Serikat
05:36atau kalau dirupiahkan menjadi 212 hingga 283 triliun rupiah.
05:42Lalu, saudara, seperti apa sih respons pasar setelah Presiden mengumumkan peraturan pemerintah
05:48soal ekspor SDA satu pintu?
05:50Kita lihat ke data berikutnya.
05:54Ini dia kinerja IASG, saudara, kemarin di mana saham respons negatif
05:59di hari yang sama pidato Presiden di DPR yang mengumumkan soal ekspor SDA satu pintu
06:05pada Rabu 20 Mei, IASG langsung melorot ditutup turun 0,82% ke level 6.318 di sini nih, di
06:1520 Mei.
06:16Kesokan harinya, saudara, pasar makin tidak menentu dan ditutup negatif sebesar 3,54% ke level 6.094.
06:26Kemudian pada akhir penutupan perdagangan hari Jumat, IASG berhasil menguat ke angka 6.162.
06:34Di Tenggarai, karena pasar menduga, saudara, kebijakan ekspor satu pintu akan ditunda pada Januari 2027
06:41yang ternyata kabar ini dibantah oleh pemerintah.
06:45Kita tunggu saja ya, nanti jam 9, apakah pasar akan bergerak kemana, apakah akan positif ataupun negatif.
06:51Dan, saudara, kalau kita hitung-hitung per minggu ini ataupun minggu kemarin,
06:55di satu minggu ini berjalan turunnya IASG sebesar 8,33%.
07:01Kita lihat juga saham apa saja sih yang berpotensi terdampak kebijakan ini di data berikutnya, kita lihat.
07:09Nah, ini dia, saudara, ada saham yang berpotensi terdampak ekspor satu pintu,
07:13tentunya emiten-emiten di sektor komoditas batubara dan juga minyak kelapa sawit.
07:18Berikut ini saya tampilkan sejumlah emiten sebagai contoh.
07:21Ada 4 emiten batubara, yaitu ADMR, ADRO, AAD, ITMG, dan 1 emiten kelapa sawit, yaitu AALI.
07:31Kinerja dari semua emiten ini positif, di mana ada ADMR yang naik 9,23% dalam 1 hari pada perdagangan
07:41hari Jumat.
07:42Lalu ADRO sebesar 6,33% naik, begitu kinerjanya ada AAD yang juga naik 5,79%,
07:50dan ada ITMG yang bergerak di bidang batubara juga yang naik 3,81%.
07:56Sementara saham ataupun emiten yang bergerak di sektor minyak kelapa sawit ini naik juga di 1,15%.
08:04Semua saham-saham ini, saudara, ditutup positif pada perdagangan Jumat lalu,
08:08namun nanti kita pantau lagi bagaimana pada perdagangan hari ini.
08:12Lalu seperti apa sikap investor asing di pasar saham Indonesia, apakah inflow atau justru net sell?
08:18Kita lihat ke data berikutnya.
08:19Nah, ini dia, saudara, meskipun saham-saham komoditas berhasil rebound pada penutupan perdagangan Jumat pekan lalu,
08:26namun aksi jual asing masih saja deras keluar dari pasar saham Indonesia.
08:32Dalam satu pekan saja kemarin, saudara, ada 2,03 triliun yang keluar dari pasar saham Indonesia.
08:41Sementara kalau kita tarik lebih jauh lagi selama tahun 2026,
08:45tepatnya dari Januari hingga saat ini, ini tahun berjalan 2026 yang keluar asing sebesar 41,32 triliun rupiah.
08:55Dengan uang asing yang terus keluar ini menandakan kepercayaan investor asing belum pulih betul terhadap pasar modal Indonesia.
09:03Saudara, kebijakan ekspor sumber daya alam satu pintu akankah kembali menekan saham-saham komoditas
09:09seperti batu bara, micah kelapa sawit, dan juga paduan besi.
09:12Dan apakah potensi penurunan IHSG masih terus membayangi?
09:16Kita bahas usaha jeda, tetaplah bersama kami di Kompas Bisnis.
09:29Nyalakan semangat berbagi!
09:32Perjalanan menyusuri jejak kejayaan Islam yang menginspirasi umat muslim di seluruh dunia.
Komentar

Dianjurkan