Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
  • 4 menit yang lalu
KOMPAS.TV - Presiden Iran, Masoud Pezeshkian, menegaskan bahwa Teheran tidak akan mengorbankan kehormatan dan harga diri negaranya dalam negosiasi dengan Amerika Serikat untuk mengakhiri konflik yang terus memanas.

Dalam pernyataannya di Teheran, Pezeshkian juga membantah tudingan bahwa Iran berupaya memiliki senjata nuklir, serta menegaskan bahwa negaranya tidak ingin menciptakan kerusuhan di kawasan Timur Tengah.

Di tengah ketegangan yang masih berlangsung, Iran justru menuding Israel sebagai pihak yang aktif mengganggu stabilitas kawasan.

Pezeshkian menyebut Tel Aviv tengah mengejar agenda "Israel Raya" dengan menjaga perang, keresahan, dan perselisihan tetap hidup di kawasan tersebut.

Sementara itu, Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, menyatakan negosiasi dengan Iran berjalan secara tertib dan konstruktif. Namun, Washington tetap mempertahankan blokade angkatan laut di Selat Hormuz hingga tercapai kesepakatan resmi antara kedua negara.

Di sisi lain, Kementerian Luar Negeri Iran mengungkapkan bahwa Teheran telah memasuki tahap akhir penyusunan nota kesepahaman terkait proses perdamaian dengan Washington.

Meski demikian, isu nuklir disebut belum akan dibahas secara rinci pada tahap awal negosiasi, meskipun menjadi salah satu garis merah utama bagi Amerika Serikat.

Situasi di kawasan masih memanas sejak operasi militer gabungan Amerika Serikat dan Israel terhadap Iran pada Februari lalu.

Iran kemudian merespons dengan meluncurkan serangan rudal ke sejumlah target di kawasan, sementara krisis Selat Hormuz terus berlanjut di tengah gencatan senjata yang diumumkan pada April lalu.

Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/video/670865/memanas-iran-tegaskan-tak-akan-kompromi-dengan-as-tuding-israel-dalang-kekacauan
Transkrip
00:28Selamat menikmati
00:30Selamat menikmati
01:23Selamat menikmati
01:41Selamat menikmati
01:59Selamat menikmati
02:02Selamat menikmati
03:17Selamat menikmati
03:40Selamat menikmati
Komentar

Dianjurkan