Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
  • 11 bulan yang lalu
MALANG, KOMPAS.TV - Hingga Selasa siang, antrean warga yang akan mencairkan dana bantuan subsidi upah dari pemerintah terlihat di kantor pos Malang. Penerima bantuan ini datang dengan membawa KTP. Setelah diverifikasi dan dinyatakan lolos, uang sebesar 600 ribu bisa langsung didapatkan oleh warga. Uang sebesar 600 ribu ini adalah pencairan selama dua bulan.



Diana, salah satu penerima BSU bilang bahwa dirinya mengetahui informasi pencairan dari kantor tempatnya bekerja. Karena tidak memiliki rekening himpunan bank milik negara atau HIMBARA, pencairan dilakukan di kantor pos. Menurut Diana, BSU ini cukup membantu dalam pemenuhan kebutuhan.



"Karena nggak ada ATM Himbara, dan cairnya di rekening Himbara dan di Kantor Pos. Lumayan pak, seperempat dari gaji." Kata Diana.



Sementara itu, Bambang Sulistyo, wakil kepala kantor pos Malang bilang pencairan BSU di kantor pos dimulai Kamis lalu hingga 15 Juli nanti. Hingga saat ini sudah ada 14 ribu lebih pekerja yang sudah menerima pencairan BSU di kantor pos. Pihak kantor pos juga sudah menyiapkan lokasi khusus dalam pencairan BSU agar saat pencairan tidak terjadi antrean panjang.



"Pembayaran sampai hari ini jam 12 itu sudah 14.848. Hanya datang ke sini bawa KTP asli nanti kita cek datanya ada langsung diverifikasi." Terang Bambang.



BSU berharap bantuan ini bisa berlanjut karena di tengah kondisi ekonomi seperti saat ini, BSU bisa sangat membantu.



Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/regional/603959/warga-antre-ambil-bsu-di-kantor-pos
Transkrip
00:00Hingga selasa siang, antrian warga yang akan mencairkan dana bantuan subsidi upah dari pemerintah terlihat di kantor POS Malang.
00:09Penerima bantuan ini datang dengan membawa KTP.
00:12Setelah diverifikasi dan dinyatakan lolos, uang sebesar Rp600.000 langsung didapat oleh warga.
00:18Uang ini adalah pencairan selama dua bulan.
00:22Diana, salah satu penerima BSU, bilang dirinya mengetahui informasi pencairan dari kantor tempatnya bekerja.
00:27Karena tidak memiliki rekening himpunan bank milik negara atau Himbara, pencairan dilakukan di kantor POS.
00:33Menurutnya, BSU ini cukup membantu dalam pemenuhan kebutuhan.
00:37Tidak ada ATM dari Himbara ya, kan sehariannya di rekening Himbara, selain itu di POS.
00:44Oh, mbaknya ngambilnya di POS?
00:46Iya, lumayan ya pak, seperempat dari gaji ya.
00:50Rencananya mau di barang keberapa?
00:51Buat tambah biaya kuliah.
00:53Sementara itu, Bambang Sulistio, Wakil Kepala Kantor POS Malang bilang,
00:58pencairan BSU di kantor POS dimulai Kamis lalu hingga 15 Juli nanti.
01:02Hingga saat ini sudah ada 14.000 lebih pekerja yang sudah menerima pencairan BSU di kantor POS.
01:08Pihak kantor POS juga sudah menyiapkan lokasi khusus dalam pencairan BSU agar saat pencairan tidak terjadi antrean panjang.
01:14Pencairan sampai hari ini jam 12 itu adalah 14.848 kantor.
01:20Pak, ada syarat-syarat khusus tidak untuk mengambil BSU di kantor POS?
01:24Hanya datang ke sini, bawa KTP asli, nanti kita cek datanya ada, nanti kita bikin denom satuan, langsung dibayar di kasir.
01:32Untuk tahu masyarakat itu menerima BSU apa, itu bisa mencet?
01:36Bisa dicek di POS B, bisa.
01:38POS B?
01:38POS B, atau di webnya BBC STK.
01:40Warga penerima BSU berarah bantuan ini bisa berlanjut karena di tengah kondisi ekonomi seperti saat ini, BSU bisa sangat membantu.
01:49Tim Liputan, Kompas TV Malang, Jawa Timur.
Komentar

Dianjurkan