Skip to playerSkip to main content
  • 1 year ago
Disclaimer :
Konten dalam video ini disajikan sebagai karya fiksi dan hiburan semata. Beberapa cerita mungkin terinspirasi dari peristiwa nyata, mitos, atau legenda urban, namun telah dibumbui atau dikembangkan secara imajinatif.

"Portal Dimensi" tidak mengklaim kebenaran mutlak atas isi cerita dan tidak bermaksud menyinggung pihak mana pun. Penonton diharapkan menyikapi setiap kisah dengan pikiran terbuka dan bijak.

Nikmati cerita, tapi jangan terlalu percaya. 😉
Transcript
00:00Apa jadinya jika sebuah menara megah berubah menjadi tempat berkumpulnya mereka yang tak terlihat?
00:06Dan mengapa lampu tiba-tiba bisa menyala sendiri saat tak ada seorangpun yang ada di dalamnya?
00:13Dan siapa sebenarnya wanita berbaju merah yang berada di lantai tiga itu?
00:20Selamat datang di Portal Dimensi, channel yang tidak hanya mengajakmu menonton sebuah cerita kisah nyata,
00:26tapi juga akan membawamu masuk ke dalamnya.
00:30Bagi warga Jakarta Timur, nama ini memang bukan hal yang asing.
00:38Gedung pencakar langit dengan 28 lantai ini pernah menjadi simbol kemegahan.
00:44Namun kini, menara ini seperti tubuh mati yang ditinggalkan, membusuk, dan diselimuti energi yang aneh.
00:52Secara resmi, gedung ini ditutup pada tahun 2007.
00:56Alasannya, struktur bangunan mengalami kemiringan.
01:00Katanya, bangunan ini tidak aman, tapi masyarakat sekitar punya alasan yang lain kenapa gedung ini ditinggalkan.
01:08Dan alasan itu tidak bisa dijelaskan secara logika manusia.
01:13Konon, semenjak ditinggalkan, menara Saida ini tidak pernah benar-benar kosong.
01:19Berdasarkan cerita warga setempat, dulu ada seorang satpam keamanan, sebut saja Pak Selamet, yang suatu malam turun ke basement sendirian.
01:29Waktu itu, basement menara Saida sangat begitu gelap.
01:33Tidak ada suara selain bunyi langkah kakinya sendiri.
01:37Tapi tiba-tiba, Pak Selamet pun refleks menoleh.
01:45Suara panggilan tersebut begitu jelas, seperti berasal dari ujung lorong yang gelap.
01:50Tapi saat dirinya mendekat, di sana tidak ada siapa-siapa, kosong.
01:56Dan saat dirinya tidak balik arah, ada yang mencolek pundaknya.
02:01Pelan, dingin, begitu ia balik badan, tak ada siapapun.
02:06Dan sejak saat itulah, Pak Selamet pun tidak pernah lagi turun ke basement.
02:11Ada lagi sebuah cerita, tentang seorang karyawan, yang datang ke Saida, yaitu di masa-masa akhir operasionalnya.
02:20Aduh, saya udah terlambat ini.
02:23Karyawan tersebut datang terlambat.
02:25Dia pun lalu buru-buru naik ke lantai 20.
02:28Rampak lift berjalan dengan lambat, bahkan sangat begitu lambat.
02:32Dan anehnya, ia merasa seperti lift itu bergerak lebih dari sekedar vertikal.
02:39Dan begitu sampai, dan pintu terbuka.
02:42Bukan ruang kantor yang dirinya temu, tapi ruangan gelap, hening, berdebu dan dingin.
02:49Ia pun langsung kembali ke lift, menekan tombol dengan panik.
02:52Tapi pintu lift pun seolah tidak mau terbuka.
02:56Akhirnya ia lari lewat tangga darurat.
03:02Setelah berhasil turun, ia kembali ke atas bersama teman-temannya.
03:10Dan lantai yang ia cari, ternyata normal, ramai, dan tanpa ada kegiatan di sana.
03:17Tapi yang jadi pertanyaan, tadi dia masuk ke lantai berapa?
03:20Dan cerita keanehan-keanehan dari gedung Saida ini tidak berhenti sampai di sini.
03:29Ada juga warga yang bercerita, bahwa pada suatu malam, ada dua satpam berjaga.
03:34Dan kalau kedua satpam itu berjaga, seorang wanita datang ke posatpam.
03:39Wajahnya tampak begitu pucat.
03:41Tatapan matanya kosong.
03:43Dan perempuan tersebut, tampak membawa sebuah tas kecil.
03:46Katanya, ingin ke lantai 14, menemui kakaknya.
03:55Permisi, Pak.
03:57Iya, Mbak. Ada yang bisa saya bantu?
03:59Saya mau ketemu kakak saya di lantai 14.
04:02Siap, biar saya antar, Mbak.
04:06Di sini salah satu satpam, lalu akhirnya menemani.
04:11Lantai 14, ya, Mbak?
04:12Lif pun lalu naik perlahan.
04:35Di lantai 11, pintu pun terbuka.
04:38Kosong.
04:40Tapi di sini, satpam tidak curiga.
04:43Karena menurutnya lift ini kadang sering rusak.
04:46Sampai akhirnya mereka tiba di lantai 14.
04:49Dan pintu pun lalu terbuka.
04:52Tapi wanita itu sudah tidak ada.
04:54Loh, mana Mbaknya?
05:02Di sini, sang satpam pun lalu kebingungan.
05:06Padahal dia tidak pernah melihat wanita itu keluar dari dalam lift.
05:10Dan anehnya, setelah diputar rekaman CCTV, tampak satpam itu ternyata sendirian.
05:16Warga di sekitar gedung Saidah, banyak yang percaya bahwa menara Saidah ini dibangun di atas bekas lahan pemakaman.
05:25Maka tak heran, jika di lantai 3 menyimpan cerita paling mengerikan.
05:30Seorang wanita berbaju merah sering terlihat mondar mandir, baik saat gedung masih aktif maupun setelah gedung itu kosong.
05:39Tak pernah berubah.
05:40Selalu berbaju merah dan selalu berada di lantai 3.
05:43Pada suatu malam, sekelombok pemuda lalu iseng masuk.
05:49Mereka pun lalu naik hingga lantai ketiga.
05:52Dan pas saat azan maghrib berkumandang.
05:54Allahu Akbar, Allahu Akbar
05:58Allahu Akbar, Allahu Akbar
06:01Allahu Akbar, Allahu Akbar
06:12Di sana, mereka menemukan sesuatu yang tidak masuk akal.
06:18Yaitu sebuah keranda mayat.
06:20Keranda mayat itu tampak utuh, berwarna coklat tua, seperti baru dipakai.
06:26Kok mencadang keranda mayat?
06:27Para pemuda ini pun lalu lari terdiri-diri.
06:35Bahkan salah satu dari mereka sempat pingsan sebelum bisa keluar dari gedung.
06:39Ayu, eh dia pingsan bro.
06:41Sial, ini gara-gara keranda itu.
06:43Gue udah bilang kan tempat ini gak bener.
06:44Nafas dia masih ada, tapi kita harus cepat keluar.
06:47Dan akhirnya, pemuda yang pingsan itu dipapa oleh teman-temannya.
06:51Yang aneh, pada keesokan harinya, ketika aparat datang mengecek, keranda itu pun sudah tidak ada.
06:59Tak hanya munculnya keranda ajaib, yang bisa menghilang sendiri.
07:03Berdasarkan cerita warga, ada lampu di dalam ruangan itu yang bisa menyala sendiri.
07:08Bagi mereka yang tinggal dekat Menara Saidah, seringkali mereka melihat lampu menyala di lantai yang berbeda.
07:15Ada yang menyala, lalu mati.
07:18Lalu lantai lain menyala.
07:19Seperti membentuk sebuah pola.
07:23Suatu malam, seorang tukang ojek yang sedang manggal, melihat lampu di lantai 10 menyala.
07:28Di balik jendela, ada sosok putih berkelebat.
07:32Lalu kemudian, lampunya pun padam.
07:35Dan beberapa malam kemudian, ia pun kembali lewat di sana.
07:39Dan lampu itu menyala lagi.
07:41Lampu itu selalu menyala.
07:44Saat waktu menunjukkan jam 2.30 pagi.
07:46Di sini pun tak ada yang tahu, apa yang sebenarnya terjadi pada Menara Saidah ini.
07:53Apakah ini bentuk kutukan?
07:55Atau mungkin ini hanya sisa energi masa lalu?
07:58Atau memang ada sesuatu yang mungkin tidak ingin dilupakan?
08:02Saidah tidak hanya menyimpan kenangan, tapi penunggu.
08:08Dan entah kenapa, beberapa dari mereka tidak suka sendirian.
08:12Bahkan sampai hari ini, Menara Saidah pun masih berdiri dengan sunyi, dingin, dan diam-diam mengamati setiap orang yang lewat di bawahnya.
08:22Lampu yang menyala sendiri, sosok perempuan berbaju merah, keranda mayat, dan suara dari dalam basement.
08:30Semuanya hanya bagian kecil dari rahasia yang tidak terungkap.
08:35Gedung ini seolah punya kehendaknya sendiri.
08:39Tak peduli siang atau malam, ia tetap hidup dalam caranya yang tidak bisa dijelaskan.
08:44Dan setiap orang yang pernah masuk ke dalamnya, pasti membawa pulang sesuatu.
08:49Bukan harta, bukan foto, tapi perasaan yang tidak bisa mereka lupakan seumur hidup.
08:57Perasaan sedang diawasi.
08:59Bagi sebagian orang, Menara Saidah ini hanyalah bangunan tua yang ditinggalkan.
09:04Tapi bagi mereka, yang benar-benar merasakannya, Menara Saidah bukan hanya sekedar gedung,
09:11tapi sebuah pintu ke tempat yang tidak semua orang bisa pahami.
09:14Terima kasih telah menonton!
Comments

Recommended