- 11 months ago
Disclaimer :
Konten dalam video ini disajikan sebagai karya fiksi dan hiburan semata. Beberapa cerita mungkin terinspirasi dari peristiwa nyata, mitos, atau legenda urban, namun telah dibumbui atau dikembangkan secara imajinatif.
"Portal Dimensi" tidak mengklaim kebenaran mutlak atas isi cerita dan tidak bermaksud menyinggung pihak mana pun. Penonton diharapkan menyikapi setiap kisah dengan pikiran terbuka dan bijak.
Nikmati cerita, tapi jangan terlalu percaya. 😉
Konten dalam video ini disajikan sebagai karya fiksi dan hiburan semata. Beberapa cerita mungkin terinspirasi dari peristiwa nyata, mitos, atau legenda urban, namun telah dibumbui atau dikembangkan secara imajinatif.
"Portal Dimensi" tidak mengklaim kebenaran mutlak atas isi cerita dan tidak bermaksud menyinggung pihak mana pun. Penonton diharapkan menyikapi setiap kisah dengan pikiran terbuka dan bijak.
Nikmati cerita, tapi jangan terlalu percaya. 😉
Category
🎥
Short filmTranscript
00:00Remik!
00:05Remik!
00:09Remik!
00:13Remik!
00:20Remik!
00:30Gulan, ini biskuit buat jin gunung ya?
00:40Banyak banget
00:41Ya buat kamu juga, biar gak ngeloh kelaparan nanti di atas
00:45Matahari siang, di kampus fakultas ilmu budaya bersinar dengan hangat
00:50Membasai bangku taman, tempat delapan mahasiswa berkumpul
00:54Suasana terlihat penuh semangat liburan dan kelulusan
00:58Nih, dokumentasi awal, delapan calon korban Rinjani
01:01Kalau hilang, ini bisa buat upacara perpisahan
01:04Kulutmu itu, yang perlu di tanam dulu
01:06Para tampak duduk tenang, membaca sebuah buku
01:12Sedangkan Dimas bersandar dengan ransel besar di punggungnya
01:16Sementara Reza, merokok diam-diam di belakang mereka
01:20Aldi seperti biasa, sibuk mengganggu bulan
01:24Dan mencoba mencuri cemilan dari tasnya
01:26Di sisi lain, Niko sudah sibuk dengan kamera GoPro-nya
01:30Ia mengarahkan lensa ke wajah teman-temannya satu persatu
01:34Ayu, satu-satunya yang terlihat gelisah
01:37Menatap mereka satu persatu
01:40Apa kalian yakin kita aman pergi ke sana?
01:42Rinjani, katanya banyak mitos
01:46Tenang aja yuk, kita ada Pak Muli
01:48Di sini Farah menutup bukunya perlahan
01:50Tatapannya kosong, menatap rumputan
01:53Dan perjalanan menuju Lombok pun dimulai malam itu juga
01:58Bus malam mengantarkan mereka meninggalkan Jakarta dengan penuh semangat
02:02Oh God, protect our steps
02:16Hati-hati di jalan ya
02:18Semoga selamat sampai tujuan
02:20Lampu temaram di dalam bus
02:22Menambah suasana tenang
02:24Beberapa dari mereka tidur
02:26Beberapa hanya diam
02:28Sambil menatap jendela
02:29Sedangkan di kursi paling depan
02:31Pak Muli
02:32Duduk tegak dengan mata setengah terpejam
02:35Oke teman-teman
02:40Sepertinya kita udah benar jalurnya
02:42Pelabuhannya di depan
02:44Itu Pulau Jawa apa Gunung Fuji ya?
02:53Dari kejauhan
02:55Itu terlihat indah
02:56Tapi entah kenapa
02:58Aku merasa seperti itu menatap balik
03:01Itu siapa Ran?
03:05Aku gak tau
03:06Tangan ini menggambar sendiri
03:07Kita ke arah mana ini?
03:12Udah
03:13Ikut aku aja
03:14Wah
03:20Udaranya sejuk sekali disini
03:22Iya
03:22Tapi debunya banyak
03:24Pemandangannya bagus buat difoto
03:26Akhirnya sampai juga
03:34Oke everyone ready
03:38Say cheese
03:40Cheese
03:41Pagi itu di base camp Sembalun
03:47Disambut udara segar dan kabut tipis
03:50Jalur Rinjani
03:51Terbentang angkuh
03:53Di depan mata mereka
03:54Jangan pernah tinggalkan kelompok
03:57Jangan pernah tinggalkan kelompok
03:57Kalau kabut turun
03:58Duduk diam
03:59Dan tunggu saya
04:00Kalian delapan
04:04Dengar abah-abah
04:05Jangan terpisah
04:06Jangan iseng
04:06Dan kalau dengar suara dari kabut
04:08Abaikan
04:09Suara dari kabut
04:10Disini bukan cuma kita yang jalan
04:13Hari pertama pendakian penuh tawa dan canda
04:16Mereka bercanda soal pacar
04:18Nilai akhir
04:19Dan rencana hidup setelah lulus
04:21Ini seru banget ya
04:23Akhirnya kita naik gunung bareng
04:24Iya
04:25Pemandangannya indah sekali
04:27Kalau lulus
04:31Gue mau buka warung kopi di kaki gunung
04:33Warungnya jual wifi juga
04:34Biar Niko bisa tetap eksis
04:36Namun saat malam menjelang
04:40Suasana berubah
04:41Langit menjadi gelap dengan cepat
04:44Dan kabut pun turun lebih tebal
04:46Dari yang diperkirakan
04:48Cepet banget ya mendungnya
04:50Farah sering menoleh ke belakang
04:53Seolah merasa ada sesuatu
04:54Yang mengikuti mereka
04:56Kok kayak ada yang ikuti kita dari belakang ya
04:59Ah
05:00Perasaan emang aja kan
05:01Di balik kabut
05:03Sosok perempuan berdiri diam
05:05Tidak bergerak
05:07Kabut menyelimutinya
05:08Tapi matanya
05:09Meski jauh
05:11Terasa menatap langsung ke Farah
05:13Kita harus bikin tenda disini
05:22Cuaca sangat ekstrem
05:24Kalau kita lanjutkan
05:25Kita gak akan bisa lihat jalan
05:27Tempat ini
05:31Agak aneh ya
05:33Tadi aku denger kayak suara
05:35Tapi bukan binatang
05:36Jangan jauh-jauh dari api unggun
05:43Kabutnya semakin tebal
05:44Kalian percaya gak?
05:54Suara dari kabut itu bisa manggil orang
05:55Jangan ngomong sembarangan yuk
05:57Kita butuh istirahat
05:59Besok tanjakan berat
06:00Malam pertama di tenda
06:02Suara ranting patah
06:04Terdengar samar dari luar
06:06Niko pun merekam beberapa footage dengan kameranya
06:11Lalu ikut tidur
06:13Tapi Farah
06:15Terbangun di tengah malam
06:17Telinganya
06:18Menangkap lantunan nyanyi yang lembut dari luar
06:21Ia pun lalu mendekat ke pintu tenda
06:24Serta mengintipnya
06:25Larasati
06:26Waktumu hampir tiba
06:28Larasati
06:34Waktumu hampir tiba
06:36Suara itu pun berbisik entah dari mana
06:39Farah pun lalu mematuk
06:41Jantungnya berdetak dengan kencang
06:44Ia pun kembali tidur tanpa bicara
06:46Pada siapapun
06:48Dan pada keesokan paginya
06:50Mereka panik
06:52Karena Ayu telah menghilang
06:54Ayu
06:55Dia tadi di sebelahku
06:56Ayu
06:57Ayu
06:59Ayu
06:59Ayu
07:00Ayu
07:01Ayu
07:02Dia baru aja di sebelahku
07:03Ayu
07:04Ayu
07:04Ayu
07:05Ayu
07:07Ayu
07:07Ayu
07:08Ayu
07:09Jangan panik
07:11Tetap kumpul
07:12Kita cari bareng
07:13Tapi jangan pisah
07:14Kalian denger itu
07:18Gue ngerasa gak enak
07:19Dia
07:20Dipanggil
07:21Semalam
07:24Aku lihat dia berdiri
07:26Dikabut
07:27Disini
07:28Farah hanya bisa berdiri dengan kaku
07:30Suara tadi malam
07:32Masihlah terngiang
07:34Ia pun tampak menunduk
07:35Lalu berbisik
07:37Dia dipanggil semalam
07:39Aku lihat dia berdiri dikabut
07:41Suasana terasa ganjil
07:44Tak ada jejak Ayu
07:45Tak ada suara
07:47Tak ada teriakan
07:48Hanya kabut yang makin tebal
07:50Seperti menelan jalur pendakian
07:52Niko pun lalu mencoba mencari sinyal
07:54Untuk menghubungi tim Basecamp
07:56Tapi nihil
07:58Sama sekali gak ada sinyal
07:59Telep satelitku juga sama
08:01Gak ada sinyal
08:01Reza pun lalu panik
08:03Meskipun kepanikan itu
08:05Dia sembunyikan dengan bercanda
08:07Seperti biasanya
08:08Dia mungkin turun sendiri
08:09Tidak mungkin
08:10Jalur ini berputar
08:12Kabutnya hidup
08:13Disini Farah merasa bersalah
08:15Dalam mimpinya semalam
08:16Ia melihat Ayu berdiri
08:18Di tengah kabut
08:19Ayu terlihat menangis
08:21Lalu ada suara
08:22Perempuan tua bergemah
08:24Yang pertama sudah kembali
08:26Aku mimpi dia berdiri dikabut
08:28Menangis
08:29Wulan mulai membaca doa lebih sering
08:44Setiap langkahnya diselingi zikir liri
08:47Sementara itu
08:48Rani mulai menggambar sosok-sosok samar
08:50Dalam bukunya
08:52Sosok berjumpa panjang
08:54Berdiri di balik pohon
08:55Atau mengitip dari balik batu
08:57Dimas pun masih memimpin dengan tegas
09:00Kita lanjut ke pos 3
09:02Kalau Ayu tak ditemukan
09:03Kita minta bantuan
09:05Turun lewat radio disana
09:06Kita lanjut ke pos 3
09:08Kalau Ayu tak ditemukan
09:09Kita minta bantuan turun lewat radio disana
09:12Iya
09:12Namun sepanjang perjalanan
09:15Suara-suara aneh mulai terdengar
09:17Suara-suara langkah di belakang
09:20Yang tak ada wujudnya
09:21Tawa kecil dari dalam hutan
09:23Dan sekali waktu
09:25Niko mengaku melihat bayangan Ayu berdiri
09:27Di tengah kabut yang tebal
09:29Tapi setelah didekati
09:31Ayu pun menghilang begitu saja
09:33Pada malam kedua
09:48Suara langkah mendekati tenda mereka
09:50Tapi saat Pak Muli
09:52Membuka resleting tenda
09:53Tak ada siapapun
09:55Hanya jejak kaki
09:56Yang mengarah masuk ke hutan
09:58Ini bukan jejak manusia
10:07Mereka lalu melanjutkan perjalanan
10:15Menuju pelawangan
10:17Jalur mulai menanjak curam
10:19Kabut turun semakin tebal
10:21Dan suara-suara di hutan
10:23Berubah lebih berat
10:25Seperti menyimpan desira nafas
10:27Di tengah perjalanan
10:29Niko terus merekam
10:30Dengan kamera gopronya
10:32Tapi ia pun mulai gelisah
10:34Tidak ada yang mendengarnya
10:49Tapi ekspresi Niko berubah
10:51Ia pun menurunkan kamera
10:52Diam sejenak
10:54Lalu dirinya pun lanjut jalan
10:56Tak ada yang tahu
10:58Bahwa malam harinya
10:59Niko akan mengunci diri di tenda
11:01Serta tidak tidur
11:03Farah pun semakin sering
11:05Merasa dejavu
11:06Jalur yang mereka lalui
11:08Seperti pernah dikenalnya
11:09Padahal ini baru pertama kali
11:11Ia mendaki Rinjani
11:13Dan di salah satu batu
11:15Ia lalu menemukan simbol spiral
11:17Yang entah kenapa
11:19Terasa begitu familiar
11:21Farah pun
11:22Lalu menyentuhnya
11:23Dan seketika
11:26Telinganya berdengung
11:28Dunia pun berputar
11:29Farah
11:34Ada yang punya balsam
11:35Farah
11:36Farah
11:36Bangun
11:37Kalau kalian lihat sesuatu yang tak biasa
11:40Jangan disentuh
11:41Itu penanda
11:42Di sini Pak Muli memperingatkan
11:44Kalau kalian lihat sesuatu yang tak biasa
11:47Jangan disentuh
11:48Itu adalah penanda
11:50Kenapa aku tadi
11:53Kamu pingsan
11:57Kamu pingsan
11:58Seperti pernah kesini
12:01Seperti pernah kesini
12:08Di malam ketiga
12:10Teresa mulai mendengar suara-suara aneh
12:12Wanita yang terdengar
12:14Tertawa dengan pelan
12:15Tangisan-tangisan anak kecil
12:17Hingga suara raungan-raungan
12:19Seperti orang disembeli
12:21Bahkan kadang
12:22Ada suara-suara langkah kaki
12:24Di sekitar tendanya
12:26Lalu saat itu
12:27Ia pun lalu keluar
12:28Memeriksanya
12:29Tak ada siapapun
12:31Hanya kabut
12:32Dan bayangan pohon yang menari
12:34Tapi ketika ia kembali
12:44Ia melihat Niko duduk
12:46Di tengah gelap
12:47Matanya menatap kosong
12:48Ke kamera
12:49Yang menyalah sendiri
12:51Di sini pun Niko bergumam
12:54Satu lagi harus masuk
12:55Kalau tidak
12:56Yang lain tidak bisa lewat
12:58Dia bilang
12:59Satu lagi harus masuk
13:01Kalau tidak
13:02Yang lain tidak bisa lewat
13:04Kabut tidak pernah benar-benar pergi
13:07Semakin mereka menanjak
13:09Maka kabut pun
13:10Tampak semakin pekat
13:11Ia menggulung
13:13Seperti makhluk hidup
13:14Yang mengintai
13:15Dari balik pepohonan
13:17Dan pada hari keempat
13:19Pendakian jalur menuju pelawangan
13:21Tampak begitu sepi
13:23Suara langkah kaki mereka
13:25Teredap oleh tanah lembab
13:26Dan berlumut
13:27Pak Muli
13:28Berjalan paling depan
13:30Sesekali dia pun berhenti
13:32Memeriksa tanah yang mereka lewati
13:34Dengan ujung tongkatnya
13:36Pak Muli pun tampak
13:38Menggeduk-gedukan
13:39Ujung tongkatnya ke tanah
13:41Di sini tak ada yang tahu
13:42Maknanya
13:43Tapi mereka mengikutinya
13:45Diam-diam
13:45Di jalanan menurun seperti ini
13:52Jangan ada yang bersiul
13:53Kenapa Pak?
13:55Karena kalau mengambil sesuatu
13:56Dari dunia yang bukan milikmu
13:57Kadang
13:58Tidak bisa dikembalikan
13:59Dan sore itu
14:03Mereka beristirahat
14:04Di dekat sebuah pati besar
14:06Yang ditutupi banyak lumut
14:07Di sini
14:08Rani duduk sambil
14:10Membuka buku sketchannya
14:11Tapi kali ini
14:13Dia pun seolah
14:14Menggambar tanpa sadar
14:15Tangan kirinya bergerak sendiri
14:17Dan perlahan
14:19Sosok dalam gambar
14:20Benar-benar
14:22Menyerupai Ayu
14:22Ayu
14:23Tampak berdiri
14:24Mematung di antara dua pohon besar
14:26Kenapa aku menggambar ini?
14:35Di sini
14:36Wulan pun tampak mendekati Rani
14:38Dan melihat gambarnya
14:40Di balik pohon dalam gambar Rani itu
14:42Ada sesuatu sosok tinggi
14:44Berjubah kabut
14:46Serta tak berjari
14:47Nik
14:48Nik
14:48Lo gak apa-apa kan?
14:50Ada yang manggil dari sana
14:51Suaranya kayak suara Ayu
14:52Tapi lebih dalam
14:54Kayak bukan dari sini
14:55Dan pada malam keempat
14:58Niko menghilang
15:00Ia terakhir terlihat
15:02Duduk menghadap ke jurang
15:03Memandangi lampu-lampu kecil
15:05Di kejauhan
15:06Dan resalah
15:08Yang terakhir bicara kepadanya
15:10Di sini
15:11Niko hanya menunjuk ke bawah
15:13Niko
15:14Tolong aku
15:16Niko aku di sini
15:18Niko
15:20Tolong aku
15:23Niko aku di sini
15:25Niko
15:27Tolong aku
15:29Niko aku di sini
15:32Niko
15:34Dan di saat mereka terbangun pagi hari
15:37Hanya ada kamera yang tersisa
15:39Kamera itu
15:40Terus menyala
15:42Merekam kabut kosong
15:43Tadi malam
15:49Dia masih bersama aku di sini
15:51Kami
15:51Pagi itu
15:55Tampak begitu sunyi
15:56Mereka semua berkumpul
15:58Mengelilingi kamera GoPro
15:59Milik si Niko
16:01Yang ditemukan
16:02Menyala di atas tanah
16:03Dan tidak jauh dari tepi jurang
16:05Tidak ada jejak
16:07Tidak ada tanda perlawanan
16:09Hanya kabut
16:10Sunyi
16:11Dan sebuah kamera
16:13Yang menyimpan lebih dari
16:14Sekedar sebuah gambar
16:16Resa pun menekan
16:18Tombol putar
16:19Di sini layar
16:20Menampilkan si Niko
16:21Sedang duduk di dekat api unggul
16:24Pada malam sebelumnya
16:25Wajahnya tampak begitu pucat
16:28Tatapan matanya kosong
16:29Seperti menatap sesuatu
16:31Yang tidak tertangkap kamera
16:33Dia datang
16:34Saat aku sendirian
16:37Dia memanggil dari kabut
16:38Suaranya pelan
16:41Dan hampir tak terdengar
16:43Dia datang waktu aku sendiri
16:45Dia manggil dari kabut
16:47Aku kira Ayu
16:48Tapi bukan
16:49Bukan dia
16:51Ternyata bukan dia
16:52Gambar pada kamera GoPro pun
16:54Lalu bergoyang
16:55Niko menolek ke belakang
16:57Gambar pun tiba-tiba berubah
17:00Layar menjadi hitam
17:01Tapi suara tetap berjalan
17:03Suara seorang perempuan
17:06Yang kedua sudah datang
17:08Kini giliranmu Larasati
17:09Yang kedua
17:11Sudah datang
17:13Kini giliranmu
17:16Larasati
17:17Larasati
17:22Siapa itu?
17:23Itu
17:23Nama tengahku
17:25Itu
17:26Nama tengahku
17:27Tapi
17:27Kenapa dia bisa tahu?
17:29Aku gak pernah bilang ke siapapun
17:31Bahkan kalian
17:33Farah pun tampak menutup mulutnya
17:37Matanya mulai berkaca-kaca
17:38Farah berdiri dan berjalan menjauh
17:41Tapi suaranya begitu gemetar
17:43Saat dia bergumam sendiri
17:45Semuanya pun lalu terdiam
17:47Bahkan angin pun seolah berhenti berhembus
17:50Saat ini kita berada di jalur Torean
17:54Kita harus segera sampai di pos 3
17:57Untuk mencari bantuan
17:58Dan pada malam kelima
18:00Seolah datang lebih cepat dari biasanya
18:03Kabut turun sebelum matahari
18:05Benar-benar tenggelam
18:06Tenda mereka berdiri
18:08Di lereng sempit yang menghadap ke jurang
18:10Suara malam seperti tertahan
18:12Tak ada serangga
18:14Tak ada suara burung
18:15Disini pun Rasa mulai gemetaran
18:18Ia tampak berusaha mencari sinyal HP
18:21Yang baterainya juga hampir habis
18:23Tapi sama sekali tak ada sinyal
18:25Aduh
18:27Ini sinyal kemana sih?
18:32Logistik juga udah mau habis lagi
18:33Tangannya pun
18:36Terus menggenggam tas bi kecilnya
18:38Yang tergantung di lehernya
18:40Ia duduk bersandar ke batu besar
18:42Sambil menunduk
18:43Dan tiba-tiba
18:45Suara berat bergema
18:47Dari balik kabut
18:48Yang ketiga belum percaya
18:50Yang ketiga
18:54Belum percaya
18:56Dimas
19:00Lo denger itu kan?
19:03Enggak
19:03Gue gak denger apa-apa
19:05Disini pun Rasa mendonga
19:10Matanya melebar
19:12Rasa lalu berdiri
19:14Ia pun lalu berjalan ke arah jurang
19:16Bulan pun mencoba menahannya
19:18Tapi terlambat
19:20Aku jatuh
19:23Aku jatuh
19:24Rasa
19:27Pegangan yang kuat
19:29Tolong
19:29Tolong
19:31Tolong
19:32Bulan
19:32Aku jatuh
19:34Rasa
19:36Pegangan yang kuat
19:37Tolong
19:38Tolong
19:39Tolong
19:41Rasa
19:47Dan di atas batu tempat dirinya duduk tadi
19:53Tersisa tasbi
19:54Dan kertas kecil yang digambar oleh Rani sebelumnya
19:57Di kertas itu ada bayangan kabut
20:00Memeluk tubuh seseorang
20:02Rani pun tampak mulai murung
20:12Ia jarang bicara
20:14Buku sketsanya penuh gambar wajah-wajah Ayu
20:17Niko
20:18Reza
20:19Semuanya digambar dengan mata kosong
20:21Dan kabut di sekelilingnya
20:23Dan pada malam ke enam
20:26Rani pun mulai mengigo
20:28Bukan aku, bukan mereka
20:29Tapi kamu
20:30Larasati
20:31Kamu terpilih
20:32Bukan aku, bukan mereka
20:34Tapi kamu
20:35Rani
20:36Kamu kenapa?
20:37Ayo tidur
20:38Larasati
20:39Nama saya Farah Larasati
20:43Kenapa?
20:44Kenapa nama saya disebut?
20:47Di sini Farah hanya bisa menatap dari jauh
20:49Ia merasa asing
20:50Dengan tubuhnya sendiri
20:52Pak mul
20:53Lalu duduk dengan kaki bersilang
20:55Membaca sesuatu dari gulungan kain kuning yang lusuh
20:59Pak mul pun menatapnya dengan mata memerah
21:02Ia sudah bangkit
21:03Yang dijaga bertahun-tahun
21:04Siapa pak?
21:05Yang menunggul Larasati
21:06Yang tak bisa mati
21:07Rani
21:12Rani
21:16Rani
21:20Dan pada tengah malam
21:50Dimas pun membangunkan semuanya
21:52Di sini
21:53Rani menghilang
21:55Rani
22:05Rani hilang
22:06Rani hilang
22:07Yang tersisa dari Rani
22:14Hanyalah buku sketsanya yang terbuka
22:17Halaman terakhirnya
22:18Bergambar gunung
22:20Dan gerbang hitam besar di puncaknya
22:22Saat ini tinggal empat orang yang tersisa
22:25Dimas
22:26Wulan
22:27Farah
22:27Dan Pak Muli
22:28Di pagi yang ketujuh
22:30Mereka putuskan untuk segera turun
22:32Tapi jalur berubah
22:34Batu-batu berpindah
22:36Pohon-pohon yang berdiri di tempat kemarin
22:39Seolah menghilang
22:40Kita muter di tempat yang sama
22:42Jalur ini
22:42Tadi kita udah lewatin
22:43Kompasnya muter terus
22:44Kita kayak disedot balik
22:45Karena kita belum diizinkan turun
22:47Tanah ini belum selesai dengan kita
22:48Kita ini muter-muter ke tempat yang sama
22:52Kata Dimas Prustasi
22:53Dan di tengah perjalanan
22:56Dimas terpleset
22:57Di jalur yang sempit
22:59Ulan lalu mencoba menahan
23:11Tapi tak sempat
23:12Suara tubuhnya menghantam bebatuan
23:15Sampai mengemalama
23:16Dimas
23:18Dimas
23:19Di sini Farah berteriak
23:21Tapi tidak ada yang bisa
23:23Ia lakukan
23:24Di tepi dano segoro anak
23:35Mereka lalu bermalam
23:36Farah duduk di ujung dermaga kayu kecil
23:39Ia menatap air hitam pekat
23:41Yang tidak memantulkan apapun
23:43Dulu gunung ini dijaga oleh putri yang dibuang ke alam jin
23:47Dewi Anjani
23:48Ia tidak marah
23:50Tapi menunggu
23:51Pak Mul pun lalu bicara dengan pelan
23:54Dulu gunung ini dijaga oleh putri
23:57Yang dibuang ke alam jin
23:59Yaitu Dewi Anjani
24:01Ia tidak marah
24:03Tapi menunggu
24:04Mereka yang datang dengan nama akan dicoba
24:07Tapi bila mereka datang dengan panggilan
24:09Akan diambil
24:11Di sini
24:12Farah hanya bisa menatap air
24:15Pak Mul pun lalu meletakkan tangannya di bau Farah
24:18Saya tidak pernah tahu
24:27Tapi semuanya terasa akrab
24:29Danau ini seperti
24:30Aku pernah tinggal lama di sini
24:32Apa aku terpilih?
24:34Kau tidak dipilih nak
24:35Tapi kau yang kembali
24:36Malam itu Farah lalu turun ke air
25:03Tanpa suara
25:04Tanpa teriak
25:06Di sini kabut seolah menelanya
25:08Seperti selimut
25:10Mulan yang mengetahui Farah terjun ke air
25:13Lalu berlari
25:14Tapi terlambat
25:16Pak Muli
25:17Hanya bisa menatap dengan tenang
25:19Dia telah pulang
25:21Tiga hari setelah Farah menghilang di tengah danau
25:33Kabut
25:34Tetap menyelimuti jalur
25:35Tidak ada sinyal
25:37Tidak ada suara
25:38Hanya Wulan yang masih bertahan
25:41Pak Muli yang sebelumnya tampak kuat
25:43Pun mulai batuk darah
25:45Malam itu
25:46Ia berkata dengan pelan
25:47Rinjani sudah kenyang
25:49Aku sudah terlalu lama menjaga gerbang ini
25:52Rinjani sudah penuh
25:54Terlalu lama saya menjaga gerbang ini
25:58Pada pagi keempat
26:00Tubuh Pak Muli ditemukan Wulan
26:03Membujur di depan tenda
26:04Mulutnya tersenyum
26:06Di tangannya
26:07Tergenggam tanah basah
26:09Dan batuk kecil dari pinggir danau
26:12Pak Muli pun
26:13Sudah tidak bergerak lagi
26:15Setelah dirabak oleh Wulan
26:17Ternyata dia sudah meninggal
26:18Dan saat ini
26:20Hanya Wulan yang tersisa sendirian
26:22Ia lalu berjalan menyusuri jalur
26:25Yang sama sekali tak dia kenal
26:27Mengikuti suara-suara samar
26:29Yang ada di kepalanya
26:31Kakinya berdarah
26:41Matanya bengkak
26:42Dan tubuhnya melemah
26:44Tapi dia memaksa untuk terus berjalan
26:47Entah karena tekat
26:48Atau karena suara itu yang membimbingnya
26:53Teruslah berjalan
26:54Kamu hampir sampai
26:56Empat hari kemudian
27:01Tim Sar pun lalu menemukan Wulan
27:03Dalam kondisi yang linglung
27:05Serta dehidrasi berat
27:06Wulan ditemukan di sekitar pos 3
27:09Berapa orang dalam rombonganmu?
27:14Delapan
27:14Tapi mereka semua meninggal
27:16Hanya aku yang pulang
27:18Di sini
27:19Wulan hanya bisa menjawab dengan liri
27:21Delapan
27:22Tapi mereka semua sudah dipanggil
27:25Yang pulang cuma aku
27:26Pinggir
27:28Buka jalan
27:32Nama-nama mereka yang tercatat
27:42Sebagai korban pedagian tragis Gunung Rinjani
27:44Adalah Ayu
27:45Niko
27:46Reza
27:47Aldi
27:48Dimas
27:49Rani dan Pak Muli
27:50Di sini hanya Wulan yang selamat
27:53Tapi ia pun tidak benar-benar kembali
27:55Ia jarang bicara
27:57Kadang duduk diam menetap air
27:59Menggambar lingkaran batu
28:01Atau sesekali bicara pada angin
28:03Orang tuanya lalu membawanya ke spikolog
28:06Tapi tak satu pun terapi
28:07Bisa menghapus kabut yang kini menetap di matanya
28:11Dan setiap malam Jumat
28:13Bulan masih terbangun di pukul 2 pagi
28:15Karena suara-suara itu
28:17Kau belum selesai
28:19Dulu kita di sana
28:21Sekarang cuma aku di sini
28:23Kau belum selesai
28:33Gunung Rinjani tetap megah
28:37Tapi jadi tujuan ribuan jiwa setiap tahun
28:40Tapi bagi mereka yang tahu kisah ini
28:43Rinjani bukan sekedar gunung
28:45Ia adalah penjaga batas
28:48Tempat di mana masa lalu
28:49Masa kini
28:50Dan dunia lain saling menyapa
28:53Tempat di mana satu jiwa
28:55Yang bernama Farah
28:57Atau Larasati
28:58Masih menjaga gerbang
29:00Agar kita bisa tetap di dunia ini
29:02Dan jika suatu hari
29:03Kamu merasa kabut terlalu tebal
29:05Dan bisikan terdengar di telingamu
29:08Jangan dijawab
29:09Atau
29:10Kamu akan dipanggil juga
29:20Terima kasih telah menonton!
Comments