Skip to playerSkip to main content
  • 1 year ago
Disclaimer :
Konten dalam video ini disajikan sebagai karya fiksi dan hiburan semata. Beberapa cerita mungkin terinspirasi dari peristiwa nyata, mitos, atau legenda urban, namun telah dibumbui atau dikembangkan secara imajinatif.

"Portal Dimensi" tidak mengklaim kebenaran mutlak atas isi cerita dan tidak bermaksud menyinggung pihak mana pun. Penonton diharapkan menyikapi setiap kisah dengan pikiran terbuka dan bijak.

Nikmati cerita, tapi jangan terlalu percaya. 😉
Transcript
00:00Hei, siapa itu yang berdiri di belakang aktor?
00:02Kita tidak punya figuran kan?
00:05Barusan, rasanya seperti ada yang bernapas di belakangku.
00:13Kalian percaya bahwa kamera bisa menangkap hal yang mata manusia tidak bisa melihat?
00:20Selama datang di Portal Dimensi,
00:22hari ini kalian akan menyimak sebuah kisah yang membuat orang berfikir dua kali sebelum menyalakan kamera.
00:29Karena tidak semua siaran langsung berasal dari dunia yang sama denganmu.
00:34Dan tidak semua penonton adalah manusia.
00:39Kisah ini bermula dari seorang yang bernama Faisal.
00:43Seorang konten kreator horror yang sedang naik daun.
00:47Gaya bicaranya santai, lucu, berani.
00:50Dan ia suka banget ngetes nyali di tempat-tempat angker sendirian.
00:54Oke guys, kita udah live nih. Cek suara dulu ya. Apakah jelas?
00:59Pada suatu malam, Faisal ini memutuskan untuk membuat live streaming
01:06dari sebuah gedung bioskop tua yang sudah ditutup sejak tahun 1997.
01:12Katanya sih bioskop itu dulu pernah terjadi kebakaran,
01:16yaitu saat pemutaran sebuah film horor lokal.
01:20Dan menurut kabar, banyak penonton yang terkunci di dalam dan tak sempat keluar.
01:26Warga sekitar kejadian pun bahkan sering mengatakan
01:37ada bau gosong serta bau daging terbakar yang masih terciup
01:42kalau lewat di depan bioskop tua itu malam-malam.
01:45Nanti kita bahas cerita horor jam 12 malam, siapin mental kalian.
02:09Oke lanjut, siapa nih yang mau aku bacain chatnya duluan?
02:14Di sini lalu Faisal bikin polling pada komunitasnya.
02:19Live sendirian di dalam bioskop tua, berani?
02:22Hasil pollingnya pun 96 persen.
02:26Mereka menjawab, gas!
02:27Jadi malam itu, dengan modal kamera, tripod, dan sebuah lampu kecil di dada,
02:35dirinya pun mulai melakukan siaran live streaming.
02:39Oke guys, ini sudah jam 11.45 malam.
02:43Kita sudah di depan bioskop tua, yang katanya penuh kenangan berdarah.
02:47Dan malam ini, gue bakal coba streaming langsung dari dalam, sendirian.
03:02Kameranya lalu diputer, tunjukin ke dinding cat terkelupas.
03:07Tampak poster film di tahun 90-an, yang sudah pudar.
03:11Dan sebuah pintu geser besi, yang sudah berkarat.
03:14Buat yang penasaran, spam di chat ya.
03:16Masuk! Masuk!
03:18Biar gue makin semangat, oke?
03:22Yang penasaran spam chat ya?
03:24Masuk, masuk. Biar gue semangat, oke?
03:27Para penonton tampak begitu antusias.
03:30Bahkan viewernya langsung naik.
03:33Dari seribu, seribu lima ratus, tiga ribu, hingga tujuh ribu dua ratus orang.
03:39Begitu pula dengan kolom komentarnya.
03:41Semua pun banjir komentar.
03:44Gasmas bikin merinding.
03:46Wih, bikin merinding.
03:48Nonton dari tempat terang.
03:50Mas-mas, ada bayangan dong, di pojok kanan tadi.
03:54Tapi Faisal tampak seolah ketawa,
03:57dan menganggap remeh situasi malam itu.
03:59Jangan suka halu guys, itu bayangan kamera.
04:01Sumpah ini bioskop Fibers-nya ngeri banget.
04:16Faisal pun secara perlahan mulai masuk ke ruang utama bioskop.
04:20Kursi para penonton terlihat masih ada, tapi sangat begitu kotor dan berdebu.
04:26Beberapa kursi tampak hangus terbakar.
04:29Dan tampak di depan, ada satu layar besar yang sobek di tengah.
04:33Suasana terlihat sangat sunyi.
04:35Hanya ada suara nafas dan langkah Faisal yang terdengar.
04:39Lalu, komentar-komentar di chatnya pun makin aneh.
04:42Kok di belakang lo ada penonton?
04:46Bro, lo sendirian kan?
04:48Siapa sih di kursi nomor tiga itu?
04:50Sumpah kanan bro, ada sosok dengan sepasang mata yang tampak merah menyalah.
04:56Melihat tulisan-tulisan di komentar live-nya,
04:58Faisal pun sempat berhenti.
05:01Eh jangan bercanda loh, gue udah cukup parno nih, serius.
05:05Tapi, dirinya tetap lanjut dan bila.
05:08Mungkin delay ya, atau mungkin ini noise kamera.
05:11Eh jangan bercanda loh, gue udah cukup parno nih, serius.
05:16Mungkin delay atau noise kamera.
05:21Tapi disini, penonton pun mulai panik.
05:24Ada yang nge-screen capture, bahkan sampai kirim ke DM.
05:28Ini fotonya bro, di belakang lo ada kepala botak, kayak hangus terbakar.
05:33Faisal pun akhirnya membuka DM.
05:35Wajahnya pun berubah menjadi pucat pasi.
05:38Eh bentar, ini lo edit kan?
05:42Suasana dan hati Faisal pun,
05:44Kian semakin panik.
05:55Arloji di tangannya pun,
05:56menunjukkan pukul 12 lebih 27 menit.
06:00Koneksi internetnya pun sempat nge-lag.
06:02Tapi syukurlah, koneksinya lalu stabil lagi.
06:06Faisal tampak duduk di kursi paling depan.
06:08Dan kameranya pun menghadap ke panggung layar.
06:12Tampak disana, Faisal duduk dengan diam.
06:16Guys, kenapa gue ngerasa kayak ada yang bisik ke kuping gue ya?
06:20Ujar Faisal, sambil merasa bulu kuduknya berdiri.
06:23Dan tiba-tiba, layar putih di depan berkedip.
06:28Seperti ada sorotan proyektor.
06:31Padahal, bioskop itu sudah lama tidak beroperasi.
06:34Tentu saja tidak ada listrik.
06:37Dan listrik pasti mati total.
06:39Weh, weh, gue gak nyalain apa-apa ini.
06:43Layar bioskop yang robe itu pun tampak menyala.
06:47Disini pun para penonton yang chat langsung meledak.
06:57Tolong keluar dari sana, bro.
06:58Itu kayak lo, tapi bukan lo.
07:02Gue screenshot nih.
07:03Ini bukan lo.
07:04Ini bukan lo.
07:05Keluar, bro.
07:06Tiba-tiba, suara bergeser seperti terhisap.
07:10Gambarnya pun ngesung sendiri ke wajah Faisal yang asli.
07:13Dan saat kamera menyorot matanya,
07:16Dirinya sudah mulai berubah.
07:19Matanya secara perlahan-lahan mulai memuti.
07:24Kamera itu pun lalu jatuh.
07:25Gambarnya lalu blur.
07:27Tolong bukakan pintunya.
07:29Panas.
07:29Panas.
07:30Panas.
07:30Tolong kami terbakar.
07:32Tolong bukakan pintunya.
07:34Kami masih hidup.
07:35Aaaaaaah!
07:37Aaaaaaah!
07:38Aaaaaaah!
07:39Aaaaaaah!
07:46Dan yang terakhir terlihat adalah dua pasang kaki telanjang berdiri di depan kamera.
07:53Padahal, Faisal menggunakan sepatu dan dia mengatakan dirinya sendirian.
07:58Live pun akhirnya terputus.
08:00Pada keesokan harinya, subscriber Faisal pun langsung heboh.
08:10Video live-nya hilang dari channel.
08:12Tapi yang aneh, banyak akun-akun yang meripost video potongan live-nya itu.
08:17Ada yang dari penonton yang merekam layar.
08:19Tapi pada tiap-tiap video yang meripost, punya akhir yang berbeda.
08:23Di satu video, Faisal terlihat tertawa histeris.
08:28Tapi di video-video yang lain, dia menghilang di balik layar.
08:32Bahkan, ada satu versi yang menunjukkan kamera menghadap penonton.
08:38Dan ada kamu di salah satu kursinya.
08:42Tentu saja yang terakhir ini bikin bulu kuduk merinding.
08:46Karena video itu diunggah oleh akun dengan nama serta foto profil yang sama seperti milikmu.
08:52Tapi kamu merasa, kamu gak pernah mengunggah apapun.
08:57Jadi, yang sebenarnya kamu tonton malam itu, adalah live siapa?
09:02Dan kenapa kamu bisa mengingatnya dengan jelas?
09:06Padahal kamu gak pernah klik video itu?
09:08Terima kasih sudah menonton Portal Dimensi.
09:12Jika kalian suka cerita ini,
09:14tekan like, share, serta subscribe channel ini.
09:17Tapi ingat, kalau kamu pernah melihat seseorang live streaming,
09:20dan kamu merasa ada yang aneh,
09:24janganlah kamu komentar.
09:25Atau janganlah kamu screenshot.
09:28Karena mungkin,
09:29kamu yang akan disorot berikutnya.
09:32Kadang-kadang, kenyataan itu tak lagi bisa dipercaya.
09:35Terima kasih sudah menonton.
09:37Terima kasih sudah menonton.
Comments

Recommended