00:00Ya, Imron, hari di Pontianak, Kalimantan Barat, penyajikan muat ini semuanya menarik dalam cerita musim sana pada siang hari ini.
00:09Informasi yang pertama Imron, pertunjukan musik tiup di atas sampan digelar di kota Pontianak, Kalimantan Barat.
00:16Selain lebih dekat dengan masyarakat, pertunjukan ini juga mengingatkan tentang sejarah sungai dan melestarikan alat musik tradisional.
00:30Jika biasanya musik tradisi ditampilkan pada acara atau ruang tertentu, namun berbeda dengan yang satu ini.
00:38Memperingati 10 tahun Balantuman Asambel, yakni sebuah organisasi yang berfokus pada musik tradisi di gelar festival bernama HBFES.
00:48Satu di antara rangkaian dengan akses kepada masyarakat secara terbuka, yakni pertunjukan musik tradisional di atas sampan Sungai Jawi.
00:56Festival Perdana Balantuman ini berkolaborasi dengan musisi, seniman, dan komunitas seni lainnya.
01:03Salah satunya Tanjidor Sumber Rejeki yang bermain alat musik tiup besi di atas sampan.
01:10Selain agar lebih dekat dengan masyarakat, pertunjukan ini juga untuk mengingatkan tentang sejarah sungai sebagai identitas kota dan melestarikan alat musik tradisional.
01:20Ini pembukaan dari rangkaian HBFES, itu artinya sahutan dalam bahasa kaya.
01:29Saya memanai sahutan itu sebagai bentuk kolektif komunal gitu kan.
01:34Kemudian dihadirkanlah beberapa teman-teman bermain nada-nada panjang dengan rompet, saling sahut-menyawut gitu kan.
01:39Nah ini bentuknya untuk merayakan gitu kan.
01:41Merayakan sungai sebagai identitas kita dan identitas kota kita gitu kan.
01:47Salah satu warga, Jovan Kalmengaku, baru pertama kali melihat festival yang unik, menarik, dan melokal yang dekat dengan masyarakat seperti ini.
01:58Menurut pengalaman saya pribadi, ini adalah festival yang pertama kali saya lihat ataupun mungkin saya tonton di khususnya di kota Poljana.
02:08Suatu pertunjukan yang artinya melokal dan membawa kebudayaan yang sangat dekat dan lengkap dengan warga kita.
02:18Sementara itu, Ketua Tanjidor Sumber Rejeki, Ureferi menyebut, pertunjukan seperti ini memberikan ruang bagi para seniman dan musisi lokal untuk me-presikan bakat.
02:40Sebelumnya ini, alami-alami FG Pertan lah, bodi seni, tari, dan musik dulu, sekarang seni pertunjukan.
02:49Sebagai anak muda tentulah, pengen kebudayaan kita tidak boleh.
02:53Tidak hanya pertunjukan musik, berbagai rangkaian pertunjukan dan karya-karya balantuman, serta seniman dan musisi lainnya,
03:02juga digelar pada HB Festival seperti pemotaran film budaya, pameran instalasi bunyi atau instrumen musik, loka karya, diskusi, dan pertunjukan karya-karya baru lainnya.
Komentar