00:00Intro
00:03Anda masih bersama kami di Kompas Bismi, Saudara
00:05bagaimana pengaruh sentimen dari lembaga pemeringkat Fitch
00:08yang menurunkan outlook utang RI dari stabil ke negatif
00:12bisa mendekat rupiah dan membuat IHSG rontok
00:14seberapa besar dampak konflik Amerika Serikat Israel versus Iran
00:19di susu penutupan Selat Hormuz
00:21kita tanya kepada Kepala Ekonom Terimegas Sekuritas
00:23Fahru Fulfian
00:25Mas Fahru, selamat pagi
00:28Selamat pagi Mas
00:30Mas Fahru, ini kan Fitch baru saja ini merevisi outlook utang Republik Indonesia
00:34dari stabil ke negatif
00:36apakah hal ini turut berkontribusi ke pelemahan rupiah
00:39karena kita pantau hari kemarin saja di level Rp16.900an
00:46Iya, tentu saja ini berpengaruhnya sangat besar ya
00:49ini kalau kita lihat salah satu yang dikonsernkan oleh Fitch
00:53itu adalah terkait dengan ketidakpastian
00:56terkait dengan kebijakan
00:58dan juga memandat moneter yang kemungkinan lebih kompleks
01:02ini pada dasarnya kalau kita lihat
01:04Fitch dan juga Moody's kemarin yang menurunkan outlook
01:07itu menceritakan bukan masalahnya Indonesia hanya tidak bagus
01:10pertumbuhannya oke, ada resiko di revenue
01:13tapi tidak ada kejelasan terkait dengan kebijakannya
01:17apa saja yang hendak diambil dan apa saja target eksplisit yang hendak dicapai
01:23ini tidak kelihatan pada dasarnya Mas
01:25kira-kira seperti itu
01:27itu yang membuat hal ini mendatangkan ketidakpastian pada pasar
01:31karena pasar ini selalu forward looking
01:33kalau kondisi yang bagus saja tidak cukup untuk pasar
01:37pasar harus lihat adanya perkembangan kira-kira seperti itu
01:41oke, berarti fokusnya bukan di kondisi ekonomi
01:44tapi seolah kejelasan kebijakan dan juga target yang tidak eksplisit begitu ya
01:48kemudian kan ini Fitch juga menyorot kredibilitas fiskal artinya
01:51kalau menurunkan otot utang
01:53ini seberapa besar ini jadi warning bagi APBN?
01:58saya lihatnya ini merupakan sebuah warning yang signifikan ya
02:02ini membuat urgensi kepada tim kementerian keuangan
02:06harus mengeluarkan target yang eksplisit
02:09ini contohnya kan sudah banyak aksi yang dilakukan oleh pemerintah
02:16baik itu crackdown di beberapa industri
02:18terus penertiban, terus juga dicukai
02:21ada isu terkait penertiban di cerokok ilegal dan lain-lain
02:25pasar pada dasarnya itu ingin melihat
02:28kira-kira tahun ini, tahun depan dan berapa tahun ke depan
02:33dampak kepada fiskalnya seperti apa
02:35income-nya akan naik, naiknya berapa
02:37itu yang belum dikomunikasikan secara baik oleh kementerian keuangan
02:41harus ada target yang eksplisit
02:43nah tapi memang kita harus sadar
02:46di tengah kondisi disrupsi global di saat kondisi saat ini
02:49kita harus melakukan berbagai macam perubahan
02:53approach dalam kebijakan yang harus lebih pro-gro
02:57oke, oke, kementerian keuangan harus ada target yang eksplisit
03:01semacam apa Mas Lahrul, bisa dijelaskan lebih detail
03:06ya kita harus pemerintah harus menargetkan dengan perubahan dan reform yang sedang dilakukan
03:12misalnya dalam 2 tahun ke depan
03:14tax ratio akan naik sebanyak 1%
03:17itu kira-kira harus diceritakan
03:20harus dijelaskan kepada pasar
03:22dijelaskan pula ke rembaga rating bahwa reform yang akan kita lakukan
03:26itu akan memberikan dampak yang bagus
03:28harus diceritakan juga bagaimana cara kita mencapainya
03:32karena itu concern yang nomor 1 yang sedang dijalani
03:36jadi kebijakan yang baik saja tidak cukup
03:39harus ada komunikasi yang kuat
03:41ini yang saat ini miss dari tim pemerintah kita
03:45kira-kira seperti itu
03:46oke, harus ada komunikasi yang kuat juga
03:48ini kan yang jadi concern adalah percepatan perbaikan dalam kurun waktu 12 hingga 24 bulan ke depan
03:54ini harus dimulai dari mana dulu
03:56apakah seperti Anda sebutkan tadi soal target eksplisit dan juga komunikasi
03:59karena kan ancamannya ini penurunan rating ke non-investment grade
04:03yang membayangi begitu jangan sampai
04:06anyway, kalau pun turun kita belum keluar dari investment grade Mas
04:10kita sudah naik sudah 2 kali soalnya
04:11ini sudah to not above investment grade
04:14jadi memang apa namanya kita harus meng-avoid penurunan ini
04:19tapi kalau turun pun kita masih investment grade
04:22ini mesti diingat juga
04:23oke, oke
04:23kita sudah jauh lebih baik
04:25kira-kira seperti itu
04:27jadi apa dalam kurun waktu terdekat saja
04:30percepatan perbaikannya apa yang harus dilakukan
04:32tadi disebutkan soal target eksplisit dan juga komunikasi
04:37yang harus kita lihat
04:39apa namanya
04:41pasar keuangan dan lembaga rating harus lihat
04:44bahwa perbaikan pendapatan itu real
04:46ini harus kelihatan
04:47misalnya sudah mulai ada dari awal tahun
04:51pendapatan negara, pendapatan pajak rebound
04:54kita harus menceritakan dari mana reboundnya
04:56dan arahnya ke depan seperti apa
04:59dan juga harus diceritakan juga
05:01tentang terutama juga terkait bagaimana peran dan antara
05:05terhadap fiskal ini harus dibuat clear
05:08dan antara dan balance sheet APBN itu terpisah
05:11itu harus dibuat clear kepada lembaga rating
05:14karena lembaga rating masih berpikir
05:17itu resikonya masih sama
05:19ini harus diceritakan
05:20dan yang ketiga terkait dengan mandat bank sentral
05:23itu juga harus diperjelas dan diceritakan
05:27nah tidak boleh komunikasinya silo dan kucing-kucingan mas
05:31harus benar-benar clear
05:33apa yang hendak dicapai
05:35apa trade-off kebijakannya
05:37artinya transparansi ya
05:40transparansi benar
05:41harus diceritakan targetnya secara eksplisit
05:45dan itu memang membutuhkan kekompakan
05:47nah kekompakan
05:48jadi lembaga-lembaga yang ada di pemerintah
05:52baik dari sisi fiskal, moneter
05:54itu harus kompak mas
05:55harus kompak, harus menjelaskan
05:57hal yang kongruen
05:59halnya itu sejalan kongruen
06:01jadinya kita bisa mengerti
06:03karena memang kondisi sekarang jauh dari sempurna
06:06tapi kondisi yang tidak sempurna pun
06:08kalau dikomunikasikan dengan baik
06:11pasar akan mengerti
06:12kira-kira seperti itu
06:13ini masalah mengkomunikasikan apa yang inginkan?
06:16berarti yang harus digarisbawahi
06:17ada komunikasi, kekompakan
06:19dan juga transparansi
06:20kan kalau kita lihat
06:21tarik flashback sebelumnya
06:23sebelum fisk
06:24ada Moody's yang menurunkan outlook
06:26RI
06:26ada juga S&P yang juga memberikan warning
06:29kita masih tunggu bagaimana nantinya
06:30ramai-ramai ini lembaga internasional
06:32menyentil Indonesia
06:34apa sebetulnya yang salah menurut Anda?
06:36apakah tadi itu yang digarisbawahi
06:37komunikasi, kekompakan
06:39dan juga transparansi?
06:41saya lebih lihat ya
06:43kenapa belum bisa komunikasi
06:45belum bisa transparan
06:46karena belum kompak
06:48ini terkait dengan
06:50koordinasi fiskal-moneter
06:52yang harus eksplisit
06:53baik dari sisi moneter
06:54ataupun dari fiskal
06:56ketika kita belajar dari stimulus yang sama
06:59seperti Ibenomics di Jepang
07:00itu ada dokumen bersama
07:03yang dikeluarkan oleh otoritas fiskal
07:06dan moneter
07:06yang sama-sama menunjukkan
07:09target jangka menengahnya apa
07:11apa yang hendak diubah di Indonesia
07:13apa resikonya
07:14dan apa returnnya
07:15di kondisi saat ini
07:17dia tengah disrupsi global
07:19apakah terjadi peningkatan resiko?
07:21pasti
07:22tapi itu jangan menjadi hal yang ditutup-tutupi
07:25oleh otoritas fiskal
07:27ataupun moneter
07:28hal yang harus diceritakan pada market
07:30let's brace it
07:32bahwa Indonesia butuh perubahan
07:34benar
07:35bahwa kedua institusi ini
07:38harus harus apa namanya
07:40harus bergerak bersama
07:41harus mengkomunikasikan hal yang sejalan
07:43jangan sampai yang satu
07:46yang satu ekspansi
07:47yang satu mengetat
07:48nah dengan alasan bahwa
07:50untuk mempertahankan
07:53kredibilitas dan lain-lain
07:54ini tidak
07:55ini bukan kredibilitas lagi
07:56tapi egois
07:57nah ini yang
07:59ini yang tidak boleh terjadi lagi ini
08:01harus dua-duanya kompak
08:02harus punya target yang sama
08:04apakah ada trade-off?
08:06jelas
08:06tapi trade-off ini
08:07harus diambil
08:09untuk mengembalikan
08:10perekonomian
08:11dan mengembalikan juga
08:12kredibilitas
08:13pasar tidak alergi
08:15dengan perubahan
08:16tapi pasar itu
08:18alergi dengan hal yang
08:19tidak dikomunikasikan
08:20dengan baik
08:21jadi ini mesti jelas
08:22clear-nya
08:23oke
08:24sebelum fish kan ada mudis ya
08:26mas wahrul
08:26apakah yang dilihat
08:28oleh fish ini
08:29sama dengan yang dilihat
08:31oleh mudis sebelumnya
08:31ketika menurunkan
08:33upload kita
08:35more or less sama
08:36more or less sama
08:36more or less sama
08:39ini soal
08:40soal orang itu
08:41melihat ketidakpastian
08:42terkait dengan policy
08:43jadinya
08:44policy-nya itu
08:45ini kalau yang kita
08:46di pasar lihat
08:48dikomunikasikan oleh
08:48pemerintah mau
08:49pro-growth
08:50tapi belum kelihatan
08:51terlalu kelihatan
08:51pro-growth-nya
08:52seperti yang kemarin
08:53sepat ini
08:54ketika likuiditas
08:55ditambah
08:56eh SRBI-nya naik
08:57nah hal-hal seperti ini
08:58menunjukkan ini
09:00belum konsisten
09:01belum kompak
09:03Bapak Ibu
09:03kira-kira
09:04seperti itu
09:05oke
09:06makanya harus
09:06diselaraskan
09:08KPI-nya disamakan
09:09UUP2SK
09:10mungkin habisnya
09:11ada perubahan itu
09:12disamakan lagi
09:13baru kita bisa
09:14konsisten
09:15kalau tidak
09:16kalau ya
09:17kalau kata bahasa
09:18orang sini jadi
09:19podoai pak
09:19jadinya agak susah
09:20ini gimana
09:21buat kita bisa
09:22mengembangkan
09:23ini harus kompak
09:23ini era
09:24harus kompak
09:26harus kompak
09:27harus kompak
09:28berbagai institusi
09:29harus meng-alignkan
09:30KPI
09:31masing-masing pak
09:32jangan sampai
09:33ketika KPI
09:34yang satu tercapai
09:35itu berarti
09:36ekonominya lemah
09:37gak boleh itu
09:37harus kita harus
09:39kompak
09:40bagaimana kita
09:40mengembalikan ekonomi
09:41dan mengembalikan
09:42kredibilitas
09:43kira-kira seperti itu
09:44mas Fahru kan
09:44kalau di
09:46outlook utang
09:47gitu ya
09:47ada
09:48ada S&P
09:49kemudian
09:49ada Fitch
09:50ada juga Moody's
09:51kemudian di
09:52Bursa Efek
09:53kemarin
09:54juga ada
09:55sentilan
09:56begitu
09:56dari MSCI
09:57dan kemudian
09:58direspon oleh
09:58pemerintah
09:59dengan bernegosiasi
10:00ataupun berkomunikasi
10:01dengan MSCI
10:02apakah langkah-langkah
10:03itu juga perlu
10:04dilakukan oleh
10:05pemerintah Republik Indonesia
10:06dalam waktu dekat ini
10:08saya rasa
10:09kepada lembaga rating
10:10perlu
10:10tapi kalau
10:12lembaga rating itu
10:13mereka itu
10:14seeing is believing
10:15pak
10:15jadi sekalipun
10:16gak ketemu
10:17dengan kita
10:17lembaga rating itu
10:19selalu melihat
10:19apa yang sedang
10:20kita lakukan
10:21nah
10:21di periode
10:22mereka sedang melihat
10:24apa yang kita lakukan
10:25ini
10:25kita harus lakukan
10:26perubahan
10:26kira-kira seperti itu
10:28komunikasikan secara
10:29konsisten
10:31bagaimana
10:31framework fiskal
10:32nah ini belum muncul nih
10:33framework fiskalnya
10:34kita mau lihat
10:35targetnya apa
10:36baik itu di sisi
10:37inflasi
10:38pertumbuhan
10:39dan lain itu
10:39harus
10:40harus teli pak
10:41harus teli
10:41pokoknya harus bunyi
10:43statementnya
10:44dokumennya
10:45harus bunyi
10:45jadi kalau memang
10:47mau growth tinggi
10:48ini contohnya nih
10:48kalau memang mau growth tinggi
10:50inflasi gak mungkin rendah pak
10:51nah itu dong
10:52itu yang harus
10:54dikomunikasinya
10:55dibenarkan
10:55itu kira-kira
10:56oke
10:57karena
10:57outlook
10:58itu bukan soal
10:59bagus atau tidak
11:00tapi soal
11:02apakah jelas
11:03atau tidak
11:03masa depannya
11:04ini gimana
11:04kalau agak bagus
11:05tapi cloudy
11:06kemarin katanya
11:07ada income
11:08duitnya banyak
11:09tapi bisa berubah
11:10masih bisa oke gak ya
11:11tahun depannya
11:12itu hal yang terkait
11:13sama outlook
11:13bukan masalah
11:15sudah oke atau belum
11:16tapi bagaimana
11:17pandangan apa yang
11:19akan terjadi
11:196-12 bulan ke depan
11:21kira-kira seperti itu
11:22oke masih ada waktu
11:23untuk pemerintah
11:24untuk memperbaiki diri
11:25terkait juga tadi
11:26seperti disebutkan
11:27soal komunikasi
11:28juga transparansi
11:30dan juga kekompakan
11:31terima kasih
11:31Kepala Ekonom
11:32Terima kasih sekuritas
11:32Pak Rul Fulvian
11:33atas waktunya bersama kami
11:34di Kompas Bisnis
11:35sehat selalu
11:35terima kasih
Komentar