Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama


KOMPAS.TV - Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi, memastikan perbaikan jalan rusak di wilayah Jawa Tengah telah mencapai 89 persen. Ia menargetkan pada H-7 Lebaran 2026 seluruh jalan rusak sudah siap dilalui arus mudik.

Pemerintah Provinsi Jawa Tengah terus mempercepat perbaikan infrastruktur guna menjamin kenyamanan dan keselamatan pemudik saat Idulfitri.

Terkait persiapan menjelang mudik Idulfitri di Jawa Tengah, simak pembahasan bersama Gubernur Ahmad Luthfi.

Baca Juga Hujan Deras dan Angin Kencang Terjang Jateng, PLN Ungkap Listrik untuk 894.053 Pelanggan Terputus di https://www.kompas.tv/regional/654776/hujan-deras-dan-angin-kencang-terjang-jateng-pln-ungkap-listrik-untuk-894-053-pelanggan-terputus

#gubernurjateng #jawatengah #mudik #lebaran2026

Sahabat KompasTV, Mulai 1 Februari 2026 KompasTV pinda h channel. Dapatkan selalu berita dan informasi terupdate KompasTV, di televisi anda di Channel 11 pada perangkat TV Digital atau Set Top Box. Satu Langkah lebih dekat, satu Langkah makin terpercaya!

Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/regional/654831/full-gubernur-jateng-ahmad-luthfi-ungkap-progres-perbaikan-jalan-rusak-jelang-mudik-lebaran
Transkrip
00:00...semuanya sudah clear untuk Jawa Tengah, siap untuk dilalui arus ini.
00:05Saudara, seperti apa persiapan jelang mudik Idul Fitri di Jawa Tengah?
00:09Kita kupas dan diskusi langsung melalui seluruhan Zoom dengan Ahmad Lutfi, Gubernur Jawa Tengah.
00:15Selamat pagi, Pak Ahmad Lutfi.
00:17Bapak, bagaimana kesiapan pemerintah Provinsi Jawa Tengah nih dalam menyambut arus mudik dan arus balik lebaran tahun 2026 ini?
00:38Bapak, bagaimana kesiapan pemerintah Provinsi Jawa Tengah pun akan melintas di Jawa Tengah?
00:52Bapak, bagaimana kesiapan pemerintah Provinsi Jawa Tengah akan melintas di Jawa Tengah?
00:58Bahkan, perhitungan survei untuk Kemenghub, kita bisa mencapai 76 juta penjaraan akan melintas di Provinsi Jawa Tengah.
01:09Artinya, dari mulai Jalan Pantura, itu mulai dari Jalan Tol, Jalan Nasional, Jalan Pantura, Jalur Tengah,
01:18kemudian Jalur Selatan, Jalur Selatan-Selatan, itu nanti akan kita buktikan.
01:22Nah, termasuk Jalan Tol fungsional dari mulai Mbak Wen, Jogja, serta Solo, Jogja, akan kita fungsionalkan untuk mereduksi agar tidak
01:36terjadi tersendatnya arus barang dan orang arus mudik lebaran.
01:42Berarti, Pak, apakah ada prediksi peningkatan jumlah pemudik dibanding tahun sebelumnya, Pak?
01:47Dan bagaimana strategi untuk mengantisipasinya, serta bagaimana koordinasi dengan pihak-pihak terkait dengan rekayasa lalu lintas dan antisipasi kemacetan saat
01:56arus mudik nanti, Bapak?
01:58Betul, Mbak. Jadi, untuk 2025, juta kunci kita hampir menekati 13 juta.
02:04Kalau kita prediksi hari ini ulangi, untuk tahun ini 17 juta, berarti akan melanggung peningkatan yang penting kita.
02:11Oleh karena itu, hari Senin, kita akan melakukan rapat lintas sektoral dengan seluruh stakeholder yang terlibat,
02:18baik polda, poldam, dan seluruh yang berkomentang untuk melakukan rapat bersama-sama.
02:23Tetapi, yang tidak kalah pentingnya, karena Jawa Tengah merupakan sentral gratifnya mudik,
02:28maka saya harapkan masyarakat kita yang mudik untuk membuat Jawa Tengah menjadi sentral rest area.
02:37Artinya begini, titik lelah, titik jenuh, Jawa Tengah menjadi tumbuhan kita.
02:42Adepan kita, masyarakat yang mudik untuk bisa hidrat di wilayah kita.
02:47Kalau perlu milah di wilayah kita, kalau perlu belanja-belanja wankah di tempat kita,
02:53sehingga nanti masyarakat apabila mudik ke Jawa Tengah, kemanapun,
02:57merasa fresh dan terjaga keamanannya dan kesehatannya.
03:00Demikian Pak.
03:02Baik, kalau untuk tahun 2026 ini, apakah Jawa Tengah juga menggelar mudik gratis Pak?
03:07Kalau misalnya digelar, bagaimana dengan persiapannya terkait mudik gratis ini Pak?
03:12Jadi untuk mudik gratis kita laksanakan tanggal 16, 17, 18.
03:17Untuk mudik gratis Jawa Tengah, sudah kita siapkan hampir 340 bus yang nanti tersentral di Taman Minis dan di Baju.
03:27Kemudian untuk kereta api, kita siapkan hampir 17 langkaian para jenuh,
03:32yang nantinya bisa digunakan untuk mudik gratis.
03:37Termasuk mudik balik pun kita gratiskan.
03:41Artinya, masyarakat sudah mulai mendaftar di sentral-sentral secara online,
03:46di Pembrok maupun di perwakilan kita yang ada di Jakarta,
03:50untuk membuat fasilitas mudik kita lewat bus maupun lewat kereta api,
03:55baik ketulang lewat di Taman Minis nanti akan kita berangkat ke tanggal 17,
04:00kemudian di Bandung tanggal 18,
04:03kemudian kereta api pun sama di Satuan Tenen,
04:06yang itu cuma untuk mengurangi keberatan alas kudusnya yang masih lesa.
04:11Termasuk mereka yang putih gratis ini kita gunakan bagi saudara-saudara kita,
04:17masyarakat kita, pekerja informa kudusnya,
04:20terus mahasiswa juga bisa yang nantinya akan kembali ke wilayah perusahaan Jawa Tengah.
04:24Ini adalah bentuk pelayanan kita pada masyarakat,
04:27bahwa masyarakat ini merupakan suatu tradisi yang nguri-nguri budaya
04:32yang harus kita persahankan,
04:34yang kita berkaitan ke topik, demikian Pak.
04:36Baik, ada mudik gratis begitu ya Pak ya,
04:38yang diterapkan oleh pemerintah Jawa Tengah.
04:41Kalau terkait dengan ruas jalan ini Bapak,
04:44terutama jalan provinsi dan jalan kebupaten,
04:46apakah sudah siap untuk dilalui para pemudik?
04:48Bapak, kan kita ketahui juga,
04:50pasti ada beberapa jalan yang rusak begitu ya Pak ya?
04:52Oh ya, untuk antisipasi jalan rusak,
04:57memang sudah saya sampaikan,
04:59di Jawa Tengah ini sebenarnya kemantapan jalan itu 94,3 persen jalan provinsi.
05:06Tetapi tidak menuntut kemungkinan jalan rusak ini adalah jalan terkait dengan aglomerasi.
05:13Artinya maaf, aglomerasi puluh, raya aglomerasi kemarang, raya aglomerasi petalungan raya,
05:18di mana masyarakat putih ini tidak hanya antar provinsi,
05:23tapi antar kabupaten.
05:25Nah ini kemarin yang saya pencangkan,
05:27para bukali wali kota agar membuat stabilisasi hasil.
05:31Ulangi stabilisasi jalan ini secara bersama-sama.
05:34Kami tidak pengen jalan kabupaten yang mengkonekkan kabupaten lain,
05:37ada yang belum selesai, termasuk jalan-jalan berlubang akibat reduksi hujan yang terus-menerus.
05:44Sehingga nantinya akan kita rapatkan hari Senin,
05:48minimal H-10 dan maksimal H-7,
05:52tidak ada lagi publik komplain masyarakat kita terkait dengan jalan.
05:56Dan ini sudah saya sampaikan,
05:58bahkan kita sanggup melaksanakan ini,
06:00dan ini pengalaman lebaran tahun kemarin kita laksanakan.
06:06Prinsip untuk menerima arus mudik balik di wilayah kita.
06:12Baik, ini dari pemerintah Provinsi Jawa Tengah,
06:15ini memang sudah siap begitu ya Pak.
06:16Tapi apa tantangan terbesar Pak yang dihadapi sama Pemprov Jawa Tengah
06:20dalam persiapan mudik tahun ini,
06:21terutama itu terkait dengan koordinasi antar daerah dan keterbatasan anggaran Pak?
06:27Kalau anggaran tidak masalah Pak.
06:28Yang kita waspadai adalah terkait dengan hidrometrologia,
06:41ada banjir, ada rob, bahkan ada erupsi merapi.
06:45Sehingga beberapa kabupaten-kota yang menjadi spot bencana ini memang sudah kita siapkan.
06:49Contoh misalkan, wilayah Muria ini pasti terkenal akan banjir.
06:53Jadi mulai pati, kemudian lemak, kemudian ceparah, kemudian kutus, dan lain sebagian, sampai semarang.
07:00Untuk wilayah tanah bergerak itu mulai Probalingga, kemudian mana itu Pemalang, Rebes, bahkan namanya Tegal,
07:11itu tanah bergerak, kaki Gunung Selamat.
07:13Artinya daerah-daerah ini menjadi prioritas kita untuk melakukan kewaspadaan
07:18dan tanggap segera takdana kita, sarnas kita siapkan.
07:22Saya tidak ingin jalur-jalur utama kutusnya daerah yang tak sebutkan wilayah Muria maupun wilayah Gunung Selamat nanti
07:30adanya suatu travel spot maupun black spot terkait dengan arus barang dan orang oleh ananya bencana.
07:37Nah ini yang kita siapkan.
07:38Demikian Pak.
07:39Baik, berarti untuk Provinsi Jawa Tengah ini sudah siap untuk menyambut arus mudik dan arus barik lebaran tahun 2026
07:45dan juga untuk jalan yang rusaknya juga akan diperbaiki begitu ya Pak,
07:51dan akan ngobrol bersama dengan stakeholder begitu.
07:54Terima kasih Bapak Ahmad Lufi, Gubernur Jawa Tengah sudah bergabung bersama Kompas TV.
Komentar

Dianjurkan