Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
KOMPAS.TV - Anggota Komisi XIII DPR RI, Rieke Diah Pitaloka, meminta kepolisian mengusut tuntas kasus perampokan terhadap pasangan suami istri di Bekasi yang menyebabkan satu orang tewas.

Rieke menyebut korban dikenal sebagai pegiat antikorupsi dan belum lama ini menyuarakan dugaan korupsi dalam sebuah platform podcast.

Hal tersebut disampaikan Rieke saat mendatangi rumah duka Ermanto Usman, seorang pensiunan PT JICT, di Bekasi, Jawa Barat.

Rieke meminta polisi melakukan investigasi mendalam karena motif kematian korban dinilai janggal jika hanya disebut sebagai perampokan biasa.

Menurut Rieke, hingga masa pensiunnya, almarhum masih kerap memperjuangkan kasus dugaan korupsi pelabuhan. Bahkan sebulan sebelum meninggal dunia, almarhum sempat menjadi pembicara dalam sebuah platform podcast terkait dugaan korupsi di pelabuhan.

Baca Juga Analisis Susno Duadji soal Teka-teki Perampokan Sadis Tewaskan 1 Orang di Bekasi di https://www.kompas.tv/regional/654713/analisis-susno-duadji-soal-teka-teki-perampokan-sadis-tewaskan-1-orang-di-bekasi

#bekasi #perampokan #dpr #

Sahabat KompasTV, Mulai 1 Februari 2026 KompasTV pindah channel. Dapatkan selalu berita dan informasi terupdate KompasTV, di televisi anda di Channel 11 pada perangkat TV Digital atau Set Top Box. Satu Langkah lebih dekat, satu Langkah makin terpercaya!

Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/nasional/654762/rieke-diah-minta-polisi-usut-tuntas-perampokan-pasutri-di-bekasi-indikasi-kuat-bukan-pencurian
Transkrip
00:00Anggota Komisi 13 DPR RI Rike Diah Pitaloka meminta polisi untuk mengusut kasus perampokan Pasutri yang membuat satu orang tewas
00:10di Bekasi, Jawa Barat.
00:11Rike bilang korban dikenal sebagai pegiat anti korupsi dan belum lama ini menyuarakan dugaan korupsi di sebuah platform podcast.
00:23Hal ini disampaikan Rike Diah Pitaloka saat mendatangi rumah duka Ermanto Usman yang merupakan seorang pensiunan PT JICT di Bekasi,
00:33Jawa Barat.
00:34Rike meminta polisi untuk melakukan investigasi mendalam karena motif kematian korban yang dinilai janggal jika hanya disebut perampokan biasa.
00:47Menurut Rike, sampai usia pensiunnya, Almarhum masih kerap memperjuangkan kasus korupsi pelabuhan bahkan sebulan sebelum kematiannya.
00:59Almarhum sempat menjadi pembicara dalam sebuah platform podcast terkait korupsi di pelabuhan.
01:12Kami bersarap penyidikan yang dilakukan juga dengan komprekensi begitu.
01:21Itu indikasi kuat, ini bukan pencurian, tidak ada barang yang hilang, jangan ada yang memframing ini perampokan.
01:30Ini bukan perampokan karena tidak ada barang yang hilang, kecuali kunci mobil, dompet, dan handpost.
01:37Jadi saya kira perlu ada kajian dan investigasi yang lebih luas, lebih tajam dari pihak kepolisian.
01:49Polisi masih menyelidiki dugaan pembunuhan dalam kasus perampokan pasangan suami-istri di Bekasi yang membuat sang suami tewas.
01:57Polisi tengah mencari jejak pelaku dengan pemeriksa sidik jari, pada spray korban, jendela kaca yang pecah, hingga jejak kaki pada
02:04dinding rumah.
02:05Polisi juga mengumpulkan informasi dari warga untuk mencari petunjuk soal pelaku.
02:11Masih dalam penyelidikan, mohon doanya supaya segera terbunuhkan.
02:17Pak, ini ada dugaan pembunuhan ini menyambung sama kegiatan Bapak ini di aktivismenya nggak sih?
02:25Yang suka bikin podcast dan juga di seringkap duanya?
02:27Semua masih dalam penyelidikan ya, mohon waktu ya.
02:31Mohon dukungannya.
02:32Kalau ada saksi-saksi yang bisa memberikan keterangan dan lainnya informasi-informasi,
02:37kami dengan senang hati bisa untuk menampung.
02:42Korban perampukan Ermanto Usman merupakan seorang pensiunan PT Jakarta Internasional Kontender Terminal atau GICT.
02:50Keluarga mengenang korban sebagai pegiat antikorupsi yang berani mengungkap kasus korupsi.
02:55Pihak keluarga menyerahkan semua proses penyelidikan kepada polisi.
02:59Karena semagaimana diketahui, korban al-mahakum ini adalah pegiat antikorupsi.
03:06Dia adalah pegiat antikorupsi.
03:08Namun sepenuhnya, tentunya keluarga kami tidak dalam kapasitas untuk menyampaikan, menyatakan
03:14apakah ini perampukan, memang apakah pembunuhan berencana.
03:18Ini domainnya polisi, kami silakan nanti ditanyakan ke tiap penyelidik ya.
03:24Tentu hasil otopsinya, kami juga akan dapat itu semuanya menjadi kerenangan daripada negara siang.
03:31Sebelumnya, Ermanto dan istri menjadi korban perampukan di rumahnya di Bekasi, Jawa Barat, Senin 2 Maret lalu.
03:37Ermanto ditemukan tewas di atas kasurnya,
03:39sementara sang istri kritis karena luka berat akibat penganiayaan.
03:43Tim Liputan, Kompas TV
Komentar

Dianjurkan