00:00Sementara itu, Saudara Lembaga Pemeringkat Kredit Internasional Fitch Rating,
00:04merevisi outlook peringkat utang Indonesia dari stabil menjadi negatif.
00:07Meski demikian, peringkat utang jangka panjang Indonesia tetap berada di level layak investasi.
00:14Dalam laporan resmi Fitch Ratings,
00:16penyesuaian outlook ini mencerminkan meningkatnya ketidakpastian kebijakan
00:20dan kekhawatiran terhadap konsistensi serta kredibilitas bauran kebijakan ekonomi Indonesia.
00:26Kondisi ini berpotensi melemahkan prospek fiskal jangka menengah,
00:31melemahkan sentimen investor, dan memberi tekanan pada penyangga eksternal.
00:42Sementara Saudara, nilai tukar rupiah terhadap dolar AS tertekan selama sepekan terakhir
00:47sejak serangan AS Israel ke Iran disusul ditutupnya Selat Hormuz
00:51yang membuat permintaan dolar terus meningkat.
00:54Pada 26 Februari, rupiah masih di level 16.758 per dolar
01:00dan kian melemah hingga ke 16.911 per dolar pada penutupan hari Rabu kemarin.
01:13Selain itu, Saudara IHSG juga terus anjlok pada sepekan terakhir
01:17sejumlah sentimen negatif terus membombardir bursa efek Indonesia.
01:20Bukan hanya soal geopolitik perang AS Israel versus Iran,
01:25ada juga lembaga pemeringkat FIJ yang menurunkan outlook utang Indonesia
01:30hingga menggeledah mirai aset sekuritas.
01:33IHSG yang masih berada di level 8.235 pada penutupan perdagangan pekan lalu
01:39turun lebih dari 9% ke level 7.577 pada hari Rabu kemarin.
Komentar