Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
KOMPAS.TV - Diduga Dianiaya Senior saat Ikuti Pendidikan Dasar Organisasi Mahasiswa Pencinta Alam, Seorang Mahasiswa Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Lampung, Pratama Wijaya Kusuma, Tewas.

Diksar diikuti oleh 6 mahasiswa, yang digelar pada 10 hingga 14 November 2024 lalu di Desa Talang Mulya, Kabupaten Pesawaran, Lampung.

Korban diduga mengalami kekerasan fisik pada bagian perut dan dada.

Setelah sempat dirawat intensif di RSUD Abdul Moeloek, Bandar Lampung, korban meninggal dunia pada 28 April 2025.

Salah satu peserta, Muhamad Arnando Al Faaris, juga mengalami kekerasan fisik hingga gendang telinganya pecah.

Ia mengaku diminta tutup mulut oleh pihak kampus.

Baca Juga Mahasiswa Unila Berinovasi Buat Permen Jeli Pereda Insomnia dari Ekstrak Centella Asiatica di https://www.kompas.tv/video/523248/mahasiswa-unila-berinovasi-buat-permen-jeli-pereda-insomnia-dari-ekstrak-centella-asiatica

#unila #mahasiswaunila #diksar #pecintaalam

Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/regional/597079/mahasiswa-unila-tewas-diduga-dianiaya-senior-usai-diksar
Transkrip
00:00Terima kasih masyarakat di Sapa Indonesia Pagi Saudara
00:02Diduga di Aniaya Senior saat ikuti pendidikan dasar
00:05Organisasi Mahasiswa Pencinta Alam
00:07Seorang Mahasiswa Fakultas Ekonomi dan Bisnis
00:09Universitas Lampung Pratama Wijaya Kusuma tewas
00:13Diksar diikuti enam mahasiswa
00:16Tanggal 10 hingga 14 November 2024 lalu
00:20Di Desa Talang Mulia, Kabupaten Pesawaran Lampung
00:23Korban diduga alami kekerasan fisik di bagian perut dan dada
00:27Pasca dirawat intensif di RSUD Abdul Muluk, Bandar Lampung
00:32Korban meninggal dunia pada 28 April 2025
00:36Salah satu peserta Muhammad Arnando Alfaris
00:38Juga alami kekerasan fisik hingga gendang telinganya pecah
00:43Ia bilang diminta tutup mulut oleh pihak kampus
00:47Maksud itu tampar nambah jika disini
00:57Oh, itu pasti diksar ya mas ya?
00:59Iya, waktu saya melapor ke dekanan
01:03Bukan dapat keadilan, tapi saya malah disuruh tutup mulut
01:07Sejumlah mahasiswa Fakultas Ekonomi dan Bisnis UNILA
01:22Gelar aksi unjuk rasa sebagai bentuk solidaritas
01:25Pasca meninggalnya Pratama Wijaya Kusuma
01:28Mereka menuntut rektor dan dekan FEB UNILA
01:32Bertanggung jawab atas meninggalnya Pratama
01:34Akibat kekerasan fisik yang dilakukan seniornya
01:37Untuk korban lain, khususnya yang empatnya tadi ya
01:45Itu mereka pasti kena mentalnya
01:48Mereka mulai kuliah itu takut-takut membuka diri
01:50Mereka untuk ketemu senior-senior dari Olmawa itu takut
01:53Karena selalu diancang bahwa jangan sampai mereka ini menuntut
01:58Bahkan jangan sampai mereka ini cerita
01:59Untuk mengetahui informasi terkini
02:02Kita tanyakan langsung ke jurnalis Kompas TV
02:04Roma Afria Idam di Lampung
02:06Roma selamat pagi
02:07Apakah keluarga korban sudah melapor ke polisi hingga saat ini
02:11Dan apa upaya kampus atas kejadian ini
02:14Dari informasi yang Anda dapatkan
02:16Ya, pagi Mario lagi bersama-sama
02:19Pasca tewasnya satu mahasiswa Universitas Lampung
02:25Yang di Pakultas Ekonomi Bisnis UNILA
02:28Pada bulan April lalu
02:32Memang sampai saat ini kami masih menunggu
02:34Apakah ada pihak korban
02:36Baik dari keluarga alamahum sendiri
02:39Maupun ada korban lain
02:41Melakukan oleh pihak polisi yang mengingat bahwa
02:43Saatnya korban ini ada 6 orang
02:45Satu diantaranya meninggal dunia
02:47Kita melihat bahwa setelah penutupan acara atau peristiwa itu
02:51Pihak kampus berdasarkan komunikasi dengan pihak kampus
02:56Ya, ini Dekan Profesor Nairobi
02:59Menyatakan bahwa setelah upaya dari pihak kampus
03:01Sampai saat ini
03:02Sejak terjadinya peristiwa diksa mahaipal ini
03:07Di Kabupaten Persawaran
03:10Memang sampai saat ini banyak sekali yang sudah dilakukan upaya oleh pihak kampus
03:14Seperti misal pada bulan Desember
03:17Salah satu diantara korban melaporkan pihak kampus
03:20Bahwa soalnya terjadi kekerasan saat dilakukannya pembekalan mahasiswa ekonomi pencinta alam ini
03:28Saat itu pihak kampus melakukan investigasi dan juga memanggil pihak panitia
03:33Terus melakukan evaluasi dan juga memberikan sanksi
03:36Sanksi kepada panitia bahwasannya membenarkan telah adanya
03:40Peristiwa kekerasan terhadap korban yang mengikuti diksa tersebut
03:46Sampai saat ini memang pihak diksa telah diminta
03:50Diminta panitia diksa begitu telah diminta untuk memetana tangani
03:54Suat pernyataan yang tidak akan mengulangi diksa lagi di lingkungan kampus
04:01Jika kita melihat bahwasannya saat ini pihak kampus dan juga pihak kepolisian
04:10Memang belum ada laporan resmi berkait dengan peristiwa ini
04:14Dan juga kami masih menunggu apakah ada korban lain
04:18Dari 6 orang ini yang akan melakukan pelaporan ke pihak polisian maupun ke pihak kampus
04:24Memang sampai saat ini belum ada laporan resmi yang dilayangkan oleh pihak korban ke pihak kampus
04:31Melainkan adanya cuma aduan dari salah satu korban ke pihak kampus pada bulan Desember lalu
04:39Oke Roma berarti memaksud Anda dari yang ingin Anda sampaikan bahwa polisi sampai saat ini
04:44Belum melakukan tindakan apapun masih menunggu laporan itu ya
Komentar

Dianjurkan