Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
KOMPAS.TV - Sebuah kapal tanker minyak dilaporkan terbakar setelah diduga menabrak ranjau laut di bagian timur Selat Hormuz, Senin malam (2/11/2026) waktu setempat.

Kapal tersebut disebut beroperasi di area yang dinyatakan terlarang dan tidak aman serta diduga telah mematikan sistem navigasinya.

Departemen Hubungan Masyarakat Angkatan Laut Iran menyatakan pemilik kapal seharusnya belajar dari insiden yang menimpa kapal-kapal yang mereka sebut sebagai kapal nakal. Kapal-kapal tersebut dituding mematikan sistem identifikasi sebelum melintasi area terlarang.

Di waktu yang hampir bersamaan, ledakan beruntun juga dilaporkan terjadi. Kantor berita IRNA menyebut saksi mata melihat dua pesawat terbang di atas Pulau Qeshm, di lepas pantai selatan Iran dekat Selat Hormuz.

#iran #pualuqeshm #amerikaserikat

Baca Juga Iran Sebut AS Ancaman Terbesar Rezim Nonproliferasi Nuklir | SAPA MALAM di https://www.kompas.tv/internasional/699568/iran-sebut-as-ancaman-terbesar-rezim-nonproliferasi-nuklir-sapa-malam

Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/internasional/699570/ledakan-beruntun-as-serang-pulau-qeshm-di-iran-dekat-selat-hormuz-sapa-malam
Transkrip
00:00Sebuah kapal tanker minyak yang beroperasi di area terlarang dan tidak aman di bagian timur Selat Hormuz menabar keranjau laut
00:06dan terbakar pada Senin malam waktu setempat.
00:09Kapal tersebut digabarkan telah mematikan sistem navigasinya.
00:13Departemen Hubungan Masyarakat Angkatan Laut Iran mengatakan,
00:16pemilik kapal tanker harus belajar dari nasib kapal-kapal yang mereka sebut sebagai kapal-kapal yang nakal,
00:22yang mematikan sistem identifikasi mereka dan mencoba melewati area terlarang.
00:27Selain itu, ledakan beruntun juga terjadi di waktu yang bersamaan.
00:32Menurut kantor berita Irna milik Iran,
00:35saksi mata melihat dua pesawat terbang di atas Pulau Qashem yang terletak di lepas pantai selatan Iran dekat Selat Hormuz.

Dianjurkan