Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
LUMAJANG, KOMPAS.TV - Banjir lahar hujan Gunung Semeru di Kabupaten Lumajang, Jawa Timur, telah surut. Namun, sejumlah anak di Dusun Sumberlangsep, Desa Jugosari, masih belum dapat bersekolah karena akses menuju sekolah belum sepenuhnya aman.

Jalur yang harus dilalui warga melintasi Sungai Regoyo masih berisiko akibat arus yang deras. Sebagian orang tua memilih menggendong anak mereka untuk mengantarkannya ke sekolah.

Selain itu, sejumlah akses jalan masih tertutup material batu berukuran besar. Meski aktivitas warga di sepanjang aliran sungai mulai kembali normal, penambang pasir dan pekerja proyek mitigasi juga kembali beraktivitas.

BPBD Kabupaten Lumajang mengingatkan warga untuk mewaspadai potensi banjir lahar hujan susulan. Pemantauan dilakukan selama 24 jam di Pos Curah Kobokan, mengingat curah hujan di kawasan puncak dan lereng Gunung Semeru masih cukup tinggi.

#lumajang #banjir #gunungsemeru

Baca Juga Banjir Lahar Hujan Gunung Semeru di Lumajang, Aktivitas Penambangan Dihentikan | JURNAL NUSANTARA di https://www.kompas.tv/regional/699407/banjir-lahar-hujan-gunung-semeru-di-lumajang-aktivitas-penambangan-dihentikan-jurnal-nusantara

Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/regional/699547/banjir-lahar-semeru-surut-akses-sekolah-anak-belum-aman-sapa-malam
Transkrip
00:00Setara meski banjir lahar hujan Gunung Sumeru di Lumajang, Jawa Timur sudah surut,
00:06anak-anak sekolah masih banyak yang libur karena akses ke sekolah masih tertutup material batu dan arus yang dras.
00:13Warga dusun sumber langsep desa Jugosari yang daerahnya terisolasi kini sudah mulai beraktifitas normal.
00:19Namun sebagian anak-anak masih belum ke sekolah karena jalur menuju sekolah yang harus melalui sungai Regoyo masih berisiko.
00:26Sebagian lagi memilih menggendong anak mereka dan mengantarkannya ke sekolah.
00:31Meski terlihat surut namun arusnya masih deras.
00:34Di bagian lain masih banyak batu besar yang menutup akses jalan.
00:42Bisa ini Pak, nggak bisa nyebrang Pak. Jadi siswa banyak yang nggak masuk sekolah.
00:49Mungkin ada tiga anak tadi yang nyebrang tadi maksa itu karena apa ya, kepinginnya ngikutin pelajaran Pak, seperti itu.
01:00Nah sebetulnya gimana orang tahu sendiri teknologi yang seperti ini, jalannya rusak semua.
01:04Nggak ada akses jalan yang memenuhi saran.
01:08Pasca diterjang banjir lahar Gunung Semeru, aktivitas warga di sepanjang aliran sungai kembali normal.
01:15Penambang pasir maupun pekerja proyek mitigasi bencana Gunung Semeru kembali beraktifitas.
01:21BPBD Kabupaten Lumajang, Jawa Timur meminta warga mewaspadai banjir lahar hujan susulan
01:26karena curah hujan di puncak maupun lereng Gunung Semeru masih cukup tinggi.
01:31Pemantauan selama 24 jam juga dilakukan petugas BPBD di pos curah topokan.
01:44Bagi yang melakukan aktivitas di semua aliran das yang berlulu dengan Gunung Semeru
01:51agar tetap waspada dan hati-hati dan memoneral terus perkembangan situasi
01:57baik informasi dari pos pantau BWD Kabupaten Lumajang yang ada di curah topokan
02:02maupun dari BPGA Gunung Sawa.

Dianjurkan