00:00Setara meski banjir lahar hujan Gunung Sumeru di Lumajang, Jawa Timur sudah surut,
00:06anak-anak sekolah masih banyak yang libur karena akses ke sekolah masih tertutup material batu dan arus yang dras.
00:13Warga dusun sumber langsep desa Jugosari yang daerahnya terisolasi kini sudah mulai beraktifitas normal.
00:19Namun sebagian anak-anak masih belum ke sekolah karena jalur menuju sekolah yang harus melalui sungai Regoyo masih berisiko.
00:26Sebagian lagi memilih menggendong anak mereka dan mengantarkannya ke sekolah.
00:31Meski terlihat surut namun arusnya masih deras.
00:34Di bagian lain masih banyak batu besar yang menutup akses jalan.
00:42Bisa ini Pak, nggak bisa nyebrang Pak. Jadi siswa banyak yang nggak masuk sekolah.
00:49Mungkin ada tiga anak tadi yang nyebrang tadi maksa itu karena apa ya, kepinginnya ngikutin pelajaran Pak, seperti itu.
01:00Nah sebetulnya gimana orang tahu sendiri teknologi yang seperti ini, jalannya rusak semua.
01:04Nggak ada akses jalan yang memenuhi saran.
01:08Pasca diterjang banjir lahar Gunung Semeru, aktivitas warga di sepanjang aliran sungai kembali normal.
01:15Penambang pasir maupun pekerja proyek mitigasi bencana Gunung Semeru kembali beraktifitas.
01:21BPBD Kabupaten Lumajang, Jawa Timur meminta warga mewaspadai banjir lahar hujan susulan
01:26karena curah hujan di puncak maupun lereng Gunung Semeru masih cukup tinggi.
01:31Pemantauan selama 24 jam juga dilakukan petugas BPBD di pos curah topokan.
01:44Bagi yang melakukan aktivitas di semua aliran das yang berlulu dengan Gunung Semeru
01:51agar tetap waspada dan hati-hati dan memoneral terus perkembangan situasi
01:57baik informasi dari pos pantau BWD Kabupaten Lumajang yang ada di curah topokan
02:02maupun dari BPGA Gunung Sawa.