Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
  • 2 menit yang lalu
JAKARTA, KOMPAS.TV Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto buka suara soal terungkapnya penyadapan terhadap Presiden Prabowo Subianto.

Hal ini disampaikan Hasto dalam keterangannya di Jakarta pada Selasa (3/11/2026).

Hasto mengatakan ini peristiwa ini harus jadi momentum untuk mengungkap dugaan kejahatan yang menjadikan kewenangan negara sebagai alat kriminalisasi.

"Peristiwa ini harus menjadi momentum untuk mengungkap berbagai dugaan kejahatan yang menjadikan kewenangan negara sebagai alat kriminalisasi terhadap masyarakat sipil, kelompok kritis, jurnalis, maupun tokoh politik yang selama ini memperjuangkan keadilan dan demokrasi," ujar Hasto.

Sementara Politisi Demokrat, Imelda Sari menyampaikan kasus ini harus dibuka siapa saja yang terlibat.

"Akhirnya terbuka pelaku penyadapan ilegal terhadap Presiden dan para tokoh-tokoh politik. Harus dibuka siapa saja yang terlibat. Sudah kelewatan," ujar Imelda dalam akun X @isari68.

Video Editor: Frashiva Rizaldi

Baca Juga Polri Sebut Kasus Penyadapan yang Seret Jenderal Listyo Sigit Bukan Kebijakan Institusi di https://www.kompas.tv/nasional/699557/polri-sebut-kasus-penyadapan-yang-seret-jenderal-listyo-sigit-bukan-kebijakan-institusi



Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/nasional/699569/pdip-demokrat-soal-kasus-penyadapan-presiden-prabowo-oleh-3-jenderal-polisi
Transkrip
00:00Terima kasih.
00:30Pada kesempatan ini BD Perjuangan mengucapkan terima kasih apresiasi dan dukungan terhadap Polri dibawah kepemimpinan Jenderal Syudi yang telah dengan
00:41tegas menegakkan hukum atas kejahatan yang luar biasa berupa penyadapan ilegal penghapusan dokumen elektronik serta akses ilegal terhadap sistem elektronik
00:56kita.
00:56Ini tidak hanya penyalahgunaan kemenangan tetapi ini adalah pelanggaran HAM yang sangat serius terhadap hak demokrasi dan juga terhadap sistem
01:06hukum nasional.
01:07Terlebih penyadapan ilegal tersebut juga ditujukan kepada Presiden sebagai Kepala Negara dan Kepala Pemerintahan.
01:14Maka ini merupakan suatu tindakan makar yang tidak boleh ditoler apapun alasan yang ada dan harus diusut secara tuntas siapa
01:23aktor-aktor yang terlibat di dalamnya.
01:26Bagi PD Perjuangan terhadap apa yang disampaikan oleh Ibu Megawati Soekarno Putri, maka kebenaran akan menang Satyam Eva Jayate.
01:35Maka ini juga menjadi momentum bagi Polri terhadap berbagai dugaan bahwa penyadapan ilegal di masa lalu telah dipakai
01:44untuk kepentingan-kepentingan politik di dalam membungkam kelompok kritis masyarakat sipil, jurnalis, dan juga para politisi, tokoh-tokoh politik yang
01:58berjuang bagi kebenaran, keadilan, dan kemasalahan rakyat Indonesia.
02:03Karena itulah apa yang terjadi saat ini menunjukkan bahwa kekuatan hati Nurani lah yang menang.
02:11Karena proses ini diawali dengan laporan dari internal dari jajaran Polri yang menunjukkan bahwa Nurani masih bekerja dan jadi suatu
02:22kekuatan yang membongkar segala penyalahgunaan dan tindak kejahatan ini.
02:28Karena itulah BDI perjuangan agar ini benar-benar menjadi momentum untuk mengembalikan marwah Polri di dalam membangun supremasi hukum demi
02:39tegaknya kebenaran keadilan yang bisa dirasakan oleh seluruh rakyat Indonesia.
02:46Terus berjuang, nurani, etika, dan moral harus menjadi landasan yang kokoh bagi setiap pejabat negeri ini, termasuk sikap-sikap kenegarawan.
02:58Untuk itu, inilah momentum bagi kita sebagai bangsa untuk bangkit dan membangun sekali lagi supremasi hukum.
03:07Terima kasih.
03:07Terima kasih.
03:49Terima kasih.
04:23Terima kasih.
04:26Terima kasih.

Dianjurkan