00:00Trump segera mengambil keputusan, sementara tiga negara Timur Tengah sedang mendorong perdamaian.
00:05Kita bahas bersama analis senior Indo-Pacific Strategy Intelligence, Fauzia Cempaka Timur.
00:10Selamat malam, Mbak Fauzia.
00:13Malam, Mat Gali.
00:14Mbak Fauzia, Trump akan segera memutuskan sikap.
00:17Jika kita melihat pernyataan Trump yang selalu sesumbar, kita melihat sebelum-sebelumnya,
00:22apakah Trump ataupun AS ini benar-benar memegang kendali perang atas Iran
00:29atau Anda melihatnya seperti apa?
00:31Saya melihatnya bahwa pertama, bahwa memang perubahan sikapnya Trump ini
00:36terus terjadi dan memang sudah dari awal Februari,
00:40dari awal maksud saya pada saat Februari 28 terjadi serangan,
00:45ini sudah memang perubahan ini sudah terlihat dari Trump.
00:48Bahkan statement yang baru saya disampaikan terkait dengan akan melakukan another little epic fury,
00:55ini muncul setelah sebelumnya menyatakan bahwa Amerika Serikat memiliki diskusi yang produktif dengan Teheran.
01:02Nah, ini sebenarnya memang perubahan ini memang sangat terus berubah begitu ya, Mas Gali.
01:06Namun yang harus kita catat adalah bahwa saat ini,
01:09Amerika Serikat ini akan menghadapi midterm election tanggal 3 November.
01:13Dan artinya, stake atau resiko yang dimiliki oleh Trump
01:18jika menyerang sebelum midterm election ini sangat besar dan akan membebani terhadap suara
01:26yang nantinya akan masuk dukungan terhadap Partai Republik tentunya.
01:31Nah, ini yang pertama.
01:32Yang kedua, dari informasi yang beredar dari laporan-laporan di media
01:36atau bahkan di analisis intelijen menyebutkan bahwa justru yang semangat artinya
01:42untuk mengeskalasi lebih lanjut dan kembali ke peperangan adalah Israel.
01:47Dan bahkan disampaikan ada beberapa persiapan yang sebenarnya
01:50sudah dilakukan oleh Israel untuk melakukan kampanye pemboman
01:55yang dilakukan selama beberapa hari yang sempat dilontarkan pada awal waktu berlalu.
02:01Namun Trump sendiri yang katanya menghentikan
02:05rencana yang dilakukan oleh Netanyahu.
02:07Kenapa agak berbeda begitu ya?
02:09Padahal keduanya nih Israel dan Amerika Serikat sama-sama mau menghadapi election atau pemilu.
02:13Bahkan Israel ini besok mas tanggal 27 ini akan menghadapi pemilu.
02:19Nah, tentu bagi domestik Israel ketika menyerang Iran
02:23ini akan meningkatkan elektabilitas justru popularitasnya Netanyahu.
02:27Sedangkan di sisi lain jika Amerika Serikat
02:30kalau justru malah menyerang Iran dan gagal
02:34atau bahkan masih justru semakin panjang perangnya
02:38malah tentu akan kontraproduktif terhadap di dalam negeri.
02:43Fauzia, tadi Anda mengatakan bahwa sejumlah laporan menyebut
02:45AS dan Israel mempersiapkan serangan singkat
02:47tapi ini muncul di tengah pemilu Israel dan juga pemilu selah AS.
02:51Jadi artinya ketika Trump akan segera memutuskan sikap
02:55apa yang Anda baca? Apakah ini hanya sesumbar seperti sebelum-sebelumnya
02:58atau hanya ancaman saja?
03:01Saya rasa memang beban yang diberikan, beban ekonomi begitu ya
03:06pertimbangan ekonomi yang dibebankan oleh Iran
03:08ini terlalu besar untuk keputusan Amerika Serikat
03:11misalnya mengeeskalasi sebelum tanggal 3 November Mas.
03:14Jadi menurut saya kemungkinannya potensinya untuk eskalasi ini
03:18masih sangat rendah.
03:19Terutama kalau membaca tanda-tanda atau indikasi intelijen lainnya
03:24adalah misalnya pertemuan yang dilakukan oleh beberapa negara
03:27Menlu begitu ya yang dilakukan beberapa negara Eropa
03:32juga negara-negara beberapa negara Timur Tengah
03:35yang dilakukan di Turki begitu yang mereka bertemu
03:37dan mereka sepakat begitu dalam hal ini
03:39bahwa eskalasi tidak akan menguntungkan semuanya.
03:43Dan ini menurut saya sebenarnya indikasi yang paling
03:45tekanan yang paling besar bagi Amerika Serikat adalah
03:48jika ekonomi semakin terbebani
03:50kalau melakukan eskalasi atau bahkan serangan yang sifatnya masif
03:55seperti Epi Fury pada tanggal 28 Februari lalu Mas.
04:00Mbak Fauzia, ini sejumlah negara Timur Tengah
04:02gelar pertemuan di Teheran menyelesaikan konflik Iran-AS
04:05Apakah dampaknya pada stabilitas Timur Tengah?
04:08Ini ada beberapa negara seperti delegasi Arab Saudi, Pakistan dan juga Turki.
04:14Iya betul. Kalau kita lihat memang yang datang ini adalah
04:18aktor keamanan begitu ya, bahkan pimpinan begitu ya
04:21pimpinan di instasi keamanannya negara-negara Pakta Mekah.
04:25Nah ini sebenarnya salah satunya adalah tentu saja
04:27bagaimana kita lihat continuity, keberlanjutan, eskalasi yang terus terjadi
04:33antara Arab Saudi dan Houthi.
04:35Begitu ya dan memang tentu ada beberapa perdebatan
04:39bahkan juga penolakan dari Iran yang dianggap memiliki kontrol
04:43terhadap pasukan Houthi.
04:46Artinya Mbak Fauzia ada ingin mengatakan bahwa
04:48negosiasi ataupun pertemuan yang dilakukan Arab Saudi di Teheran ini
04:52untuk kepentingan pribadi bukan untuk mendamaikan antara AS dan Iran ini?
04:58Bagi Iran, bagi Iran sendiri menerima delegasi dari tiga negara ini
05:03merupakan bargaining position-nya Iran begitu untuk menahan setidaknya
05:07untuk eskalasi Amerika Serikat.
05:09Namun bagi tiga negara lainnya, setidaknya buat Arab Saudi ini adalah
05:13untuk menahan atau paling tidak mengontrol bagaimana Iran tentu saja
05:18masih memiliki influence atau pengaruh terhadap Houthi.
05:21Nah sedangkan bagi dua negara lainnya Pakistan dan Turki ini berbeda lagi mas.
05:25Ini adalah bentuk solidaritas dan menunjukkan bagaimana kedua belah pihak
05:29ini baik Pakistan maupun Turki masih mendorong agar Saudi ini
05:34melalui bantuan atau negosiasi yang dibantu oleh Iran sebagai interlokutor
05:40ini bisa menjadi pihak yang mendamaikan nantinya menurunkan tensi
05:44antara Arab Saudi dan Houthi, Mas Gali.
05:47Jadi Anda melihat bahwa mereka ini, tiga negara Arab Saudi, Pakistan, Turki
05:51berupaya meredakan konflik.
05:53Namun Anda melihatnya ini hanya perantara atau memang benar-benar bisa menekan
05:57AS maupun Iran untuk tetap berdamai atau bernegosiasi?
06:02Saya rasa saat ini tentu semua negara gitu ya di luar dari Iran dan Amerika Serikat
06:08begitu ya tentu ingin kembali ke perdamaian karena tentu saja dampaknya mas
06:13memang bukan lagi terhadap Iran dan Amerika Serikat mungkin di awal
06:17terdikusi tentang bagaimana dampaknya di negara masing-masing.
06:20Namun saat ini dampak globalnya semakin besar bahkan yang dijanjikan oleh Iran
06:25artinya adalah taksik asimetris yang dilakukan ya itu untuk meningkatkan eskalasi
06:29yang sifatnya itu bukan vertikal tapi horizontal gitu ya, melebar, meluas.
06:35Ini udah nyata Mas gitu ya dari misalnya kita lihat bagaimana airport di Arab Saudi
06:39lalu bagaimana fasilitas Aramco dan bahkan kita tahu bahwa choke point
06:43yang awalnya yang terhambat ini, terblokade ini hanya di Hormuz gitu ya
06:49sekarang meluas bahkan di BAPL Mandir.
06:52Nah keduanya ini tentu akan semakin mencekik kebutuhan energi, angka juga tagihan harga-harga makanan
07:01gitu ya dan bahkan inflasi-inflasi juga akan semakin besar, tinggi gitu.
07:07Dan ini tentu bukan yang diinginkan oleh semua negara.
07:10Nah ini menurut saya adalah jika pertanyaannya apakah bisa menahan gitu ya
07:13pertanyaan saya bukan menghentikan.
07:15Jadi pertemuannya tidak akan bisa menghentikan keinginan Trump begitu ya
07:18apapun yang ingin akhirnya nanti diputuskan oleh Trump
07:21tetapi akan dapat setidaknya menghentikan, setidaknya akan memperlambat begitu.
07:26Memperlambat keputusan-keputusan yang sifatnya impulsif dari Trump.
07:32Artinya Mbak Fauzia, Trump klaim akhiri perang Iran makin dekat itu hanya sesumbar saja
07:39atau hanya karena Trump ingin menunggu sampai pemilunya berakhir?
07:44Secara praktik mungkin saya bisa bilang bahwa ini adalah keinginan Trump adalah
07:49untuk menunggu sampai midterm election selesai Mas.
07:54Jadi ini menurut saya adalah, tapi momentum sangat penting di sini.
07:57Artinya adalah bagi Israel maupun bagi Amerika Serikat
08:01untuk mengeeskalasi sebelum tanggal 3 November adalah resiko yang sangat tinggi.
08:06Dan Iran sampai saat ini sangat siap begitu ya
08:08dan mempersiapkan diri untuk apapun yang terjadi setelah tanggal 3 November tersebut.
08:13Dan tentu yang menjadi casualty atau korban sampingan
08:17negara-negara yang tadi yang juga saat ini sedang menghadir ke Teheran
08:21sebenarnya adalah untuk meyakinkan Iran bahwa untuk kembali ke meja negosiasi
08:25dibandingkan untuk mengeeskalasi lebih jauh dengan Amerika Serikat maupun Israel.
08:31Baik, terima kasih Mbak Fauzia Cempakatimur,
08:34Analis Senior Indo-Pacific Strategic Intelligence
08:36telah bergabung bersama kami di Kompas Malam.
08:39Terima kasih Mbak Fauzia.