Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
MADIUN, KOMPAS.TV - Misteri hilangnya seorang ibu dan anak balitanya di Madiun, Jawa Timur, akhirnya terungkap dengan fakta yang memilukan. Kedua korban tewas dibunuh oleh suami siri korban.

Kamera CCTV hotel merekam momen ketika Dini Hardiyanti dan anaknya masuk ke dalam hotel bersama pelaku.

Rekaman lain, terduga pelaku terlihat keluar menuju mobil untuk mengambil sebuah kantong.

Polisi menduga kedua korban dibunuh di hotel tersebut. Ini menjadi bukti keberadaan terakhir korban sebelum mereka dinyatakan hilang.

Sebelumnya, pihak keluarga telah melaporkan hilangnya kedua korban ke Polres Madiun Kota pada 5 Oktober, karena hilang kontak sejak 20 September usai menemui suami siri korban.

Pelaku telah ditangkap oleh tim gabungan di wilayah Jombang dan langsung dibawa ke Mapolda Jatim untuk proses pendalaman lebih lanjut.

Dari hasil penyelidikan Polres Madiun Kota dan Polda Jawa Timur, kasus hilangnya korban menemukan titik terang dan mengarah pada dugaan pembunuhan yang melibatkan Dwi Bagus Martono, yang merupakan suami siri korban.

Polisi menduga kedua korban dibunuh di hotel. Jasad korban kemudian diduga dibawa ke rumah pelaku.

Usai ditangkap, polisi dari Polda Jatim dan Polres Madiun Kota melakukan olah TKP di rumah pelaku di Gang Tentrem, Kelurahan Winong, Madiun, Jawa Timur.

Kapolres Madiun Kota bilang, pelaku diduga melakukan pembunuhan di dua lokasi, yaitu di hotel dan di rumah. Motif pembunuhan masih didalami.

Untuk mengetahui bagaimana hasil olah TKP di rumah pelaku, saat ini kita sudah bergabung dengan Jurnalis Kompas TV, Arief Hidayat dan Juru Kamera, Imam Iswanto.

Baca Juga Pembunuhan Sadis! Begini Tampang Suami Siri Bunuh Istri dan Anak di Madiun | KOMPAS PETANG di https://www.kompas.tv/regional/698099/pembunuhan-sadis-begini-tampang-suami-siri-bunuh-istri-dan-anak-di-madiun-kompas-petang

#pembunuhan #suamisiri #istri

_

Sahabat KompasTV, apa pendapat kalian soal berita ini? Komentar di bawah ya!



Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/regional/698109/kasus-suami-siri-bunuh-istri-dan-anak-di-madiun-polisi-gelar-olah-tkp-di-3-lokasi-sapa-malam
Transkrip
00:00Kami mulai dari berita misteri hilangnya seorang ibu dan anak balitanya di Madiun, Jawa Timur yang akhirnya terungkap dengan fakta
00:07yang memilukan.
00:08Kedua korban tewas dibunuh oleh suami siri korban.
00:21Amerah CCTV Hotel merekam momen ketika Dini Hardianti dan anaknya masuk ke dalam hotel bersama pelaku.
00:28Rekaman lain, terduga pelaku terlihat keluar menuju mobil untuk mengambil sebuah kantong.
00:35Polisi menduga kedua korban dibunuh di hotel tersebut.
00:39Ini menjadi bukti keberadaan terakhir korban sebelum mereka dinyatakan hilang.
00:44Sebelumnya, keluarga telah melaporkan hilangnya kedua korban ke Pores Madiun pada 5 Oktober karena hilang kontak sejak 20 September, usai
00:53menemui suami siri korban.
01:06Pelaku pun telah ditangkap oleh tim gabungan di wilayah Jombang dan langsung dibawa ke Mapolda, Jawa Timur untuk proses pendalaman
01:14lebih lanjut.
01:14Dari hasil penyelidikan Pores Madiun dan Pores Madiun Kota dan Polda, Jawa Timur,
01:20kasus hilangnya korban menemukan titik terang dan mengarah pada dugaan pembunuhan yang melibatkan Dwi Bagus Martono yang merupakan suami siri
01:30korban.
01:30Polisi menduga kedua korban dibunuh di hotel, jasad korban kemudian diduga dibawa ke rumah pelaku.
01:37Yang itu disebabkan karena terjadi pembunuhan, pembunuhan yang dilakukan oleh suami siri dari perempuan tersebut.
01:53Semalam kita sudah amankan pelakunya dan saat ini sementara kita lakukan pengembangan.
01:59Dari hasil yang kami dapatkan memang peristiwa pembunuhannya ini cukup sadis karena pertama pelaku melakukan pembunuhan dulu terhadap istri sirinya.
02:14Di sebuah kamar di hotel di Madiun, kemudian setelah itu dia melakukan lagi terhadap anaknya.
02:24Usai ditangkap polisi dari Pol Dajatim dan Polres Madiun Kota langsung melakukan olah tempat kejadian perkara di rumah pelaku di
02:35Gang Tentrem Kelurahan Winong, Madiun, Jawa Timur.
02:38Kapolres Madiun Kota bilang pelaku diduga melakukan pembunuhan di dua lokasi, yakni di hotel dan di rumah. Motif pembunuhan masih
02:47didalami.
02:56Ini ada dua korban ya, yaitu ibu dan anaknya. Ini ada di dua lokasi yang berbeda.
03:05Saat ini masih dilakukan pengembangan pada laman dan juga kita saat ini melakukan olah TKP.
03:10Tujuannya adalah untuk merangkai sehingga utuh satu kejadian itu.
03:15Kita memaksanakan join investigasi bersama-sama dengan tim Pol Dajatim.
03:20Mas, saat ini masih digali ya. Jadi memohon waktu, saat ini masih pengembangan.
03:28Kakak korban Dini Hardianti, yakni Rika Kartika mengaku,
03:32tidak menyangka pelaku yang merupakan suami siri Dini tega membunuh adik dan keponakannya.
03:38Keluarga Dini Hardianti meminta pelaku dijatuhi hukuman seberat-beratnya atau dihukum mati.
03:43Keluarga Dini Hardianti, yakni Rika Kartika mengaku,
03:46makanya kalau jangan lakukan si kepala.
03:50Keluarga Dini Hardianti,
03:51kelakonakan saya, itu matinya.
03:56Kenapa? Sadis banget gitu.
03:59Makanya, mungkin harus berat-beratnya hukum.
04:02Hukum mati lah, berat-beratnya gitu.
04:16Untuk mengetahui bagaimana hasil olah TKP di rumah pelaku,
04:19saat ini kita sudah bergabung dengan Jurnalus Kompas TV,
04:22Arief Hidayat, dan Juru Kamera, Imam Iswanto.
04:24Arief, mungkin Anda bisa jelaskan kepada kami bagaimana proses olah TKP lanjutan hari ini.
04:30Selamat petang, mahasiswa dan saudara.
04:34Sejak pagi hingga siang tadi,
04:36polisi dari Polres Madiun Kota serta tim Inafis dan pusulapor dari Polda Dewa Timur
04:45telah melakukan tempat olah tempat kejadian perkara maksud kami di tiga tempat sekaligus.
04:51yakni di rumah pertama milik serduga pelaku dan di rumah kedua milik serduga pelaku
04:59serta di sebuah jembatan di Bengawan Madiun.
05:03Di rumah pertama serduga pelaku ini polisi menggeledah mobil yang diduga
05:11menjadi sarana tempat mencekik seorang anak berusia 4 tahun oleh pelaku.
05:18Kemudian di rumah kedua milik pelaku yang jaraknya hanya berjarak sekitar 2 km dari rumah pertama
05:26yang juga merupakan rumah milik pelaku yang selama ini juga dihuni pelaku bersama keluarganya yang lain
05:33dan menjadi tempat les bagi anak-anak sekolah.
05:38Ini ada sebuah halaman di bagian belakang
05:42dimana tempat ini diduga merupakan tempat pelaku mengeksekusi yakni membakar
05:50atau kemudian memutilasi dan mengantongi abu jenazah dari ibu dan anak ini
06:00yang kemudian dibuang di sebuah jembatan di Bengawan Madiun.
06:05Pada saat olah tempat kejadian perkara pada pagi ya siang tadi
06:10polisi mengamankan sejumlah barang bukti diantaranya sisa-sisa serpihan tulang belulang
06:18serta satu unit tungku modifikasi
06:23dan itu yang diduga dibuang oleh pelaku untuk menghabisi atau menghilangkan jejak dari kedua korban.
06:32Jadi sampai saat ini apakah polisi belum mengungkap apa sebenarnya motif utama pelaku Arief?
06:38Tadi kami saat tempat olah kejadian perkara telah mengkonfirmasi kepada kapolis medium kota
06:45dan beberapa pihak terkait untuk motif yang dilakukan terkait pembunahan keji yang terjadi di kota Madiun beberapa waktu lalu.
06:55Namun polisi belum menyampaikan terkait motif atau latar belakang yang melatar belakangi peristiwa keji ini
07:03karena hingga pada saat ini polisi masih terus melakukan pengembangan dan pemeriksaan terhadap pelaku dan beberapa saksi
07:12karena memang alat bukti yakni jenazah kedua korban ini sudah tidak bisa disemukan
07:20karena abunya sudah dibuang atau dilarung ke benawan Madiun oleh latar belakang pelaku.
07:27Terima kasih Arief atas laporan Anda. Kita tunggu perkembangan selanjutnya.
07:31Selamat kembali bertugas di sana.
07:32Selamat menikmati.

Dianjurkan