00:00Kami mulai dari berita misteri hilangnya seorang ibu dan anak balitanya di Madiun, Jawa Timur yang akhirnya terungkap dengan fakta
00:07yang memilukan.
00:08Kedua korban tewas dibunuh oleh suami siri korban.
00:21Amerah CCTV Hotel merekam momen ketika Dini Hardianti dan anaknya masuk ke dalam hotel bersama pelaku.
00:28Rekaman lain, terduga pelaku terlihat keluar menuju mobil untuk mengambil sebuah kantong.
00:35Polisi menduga kedua korban dibunuh di hotel tersebut.
00:39Ini menjadi bukti keberadaan terakhir korban sebelum mereka dinyatakan hilang.
00:44Sebelumnya, keluarga telah melaporkan hilangnya kedua korban ke Pores Madiun pada 5 Oktober karena hilang kontak sejak 20 September, usai
00:53menemui suami siri korban.
01:06Pelaku pun telah ditangkap oleh tim gabungan di wilayah Jombang dan langsung dibawa ke Mapolda, Jawa Timur untuk proses pendalaman
01:14lebih lanjut.
01:14Dari hasil penyelidikan Pores Madiun dan Pores Madiun Kota dan Polda, Jawa Timur,
01:20kasus hilangnya korban menemukan titik terang dan mengarah pada dugaan pembunuhan yang melibatkan Dwi Bagus Martono yang merupakan suami siri
01:30korban.
01:30Polisi menduga kedua korban dibunuh di hotel, jasad korban kemudian diduga dibawa ke rumah pelaku.
01:37Yang itu disebabkan karena terjadi pembunuhan, pembunuhan yang dilakukan oleh suami siri dari perempuan tersebut.
01:53Semalam kita sudah amankan pelakunya dan saat ini sementara kita lakukan pengembangan.
01:59Dari hasil yang kami dapatkan memang peristiwa pembunuhannya ini cukup sadis karena pertama pelaku melakukan pembunuhan dulu terhadap istri sirinya.
02:14Di sebuah kamar di hotel di Madiun, kemudian setelah itu dia melakukan lagi terhadap anaknya.
02:24Usai ditangkap polisi dari Pol Dajatim dan Polres Madiun Kota langsung melakukan olah tempat kejadian perkara di rumah pelaku di
02:35Gang Tentrem Kelurahan Winong, Madiun, Jawa Timur.
02:38Kapolres Madiun Kota bilang pelaku diduga melakukan pembunuhan di dua lokasi, yakni di hotel dan di rumah. Motif pembunuhan masih
02:47didalami.
02:56Ini ada dua korban ya, yaitu ibu dan anaknya. Ini ada di dua lokasi yang berbeda.
03:05Saat ini masih dilakukan pengembangan pada laman dan juga kita saat ini melakukan olah TKP.
03:10Tujuannya adalah untuk merangkai sehingga utuh satu kejadian itu.
03:15Kita memaksanakan join investigasi bersama-sama dengan tim Pol Dajatim.
03:20Mas, saat ini masih digali ya. Jadi memohon waktu, saat ini masih pengembangan.
03:28Kakak korban Dini Hardianti, yakni Rika Kartika mengaku,
03:32tidak menyangka pelaku yang merupakan suami siri Dini tega membunuh adik dan keponakannya.
03:38Keluarga Dini Hardianti meminta pelaku dijatuhi hukuman seberat-beratnya atau dihukum mati.
03:43Keluarga Dini Hardianti, yakni Rika Kartika mengaku,
03:46makanya kalau jangan lakukan si kepala.
03:50Keluarga Dini Hardianti,
03:51kelakonakan saya, itu matinya.
03:56Kenapa? Sadis banget gitu.
03:59Makanya, mungkin harus berat-beratnya hukum.
04:02Hukum mati lah, berat-beratnya gitu.
04:16Untuk mengetahui bagaimana hasil olah TKP di rumah pelaku,
04:19saat ini kita sudah bergabung dengan Jurnalus Kompas TV,
04:22Arief Hidayat, dan Juru Kamera, Imam Iswanto.
04:24Arief, mungkin Anda bisa jelaskan kepada kami bagaimana proses olah TKP lanjutan hari ini.
04:30Selamat petang, mahasiswa dan saudara.
04:34Sejak pagi hingga siang tadi,
04:36polisi dari Polres Madiun Kota serta tim Inafis dan pusulapor dari Polda Dewa Timur
04:45telah melakukan tempat olah tempat kejadian perkara maksud kami di tiga tempat sekaligus.
04:51yakni di rumah pertama milik serduga pelaku dan di rumah kedua milik serduga pelaku
04:59serta di sebuah jembatan di Bengawan Madiun.
05:03Di rumah pertama serduga pelaku ini polisi menggeledah mobil yang diduga
05:11menjadi sarana tempat mencekik seorang anak berusia 4 tahun oleh pelaku.
05:18Kemudian di rumah kedua milik pelaku yang jaraknya hanya berjarak sekitar 2 km dari rumah pertama
05:26yang juga merupakan rumah milik pelaku yang selama ini juga dihuni pelaku bersama keluarganya yang lain
05:33dan menjadi tempat les bagi anak-anak sekolah.
05:38Ini ada sebuah halaman di bagian belakang
05:42dimana tempat ini diduga merupakan tempat pelaku mengeksekusi yakni membakar
05:50atau kemudian memutilasi dan mengantongi abu jenazah dari ibu dan anak ini
06:00yang kemudian dibuang di sebuah jembatan di Bengawan Madiun.
06:05Pada saat olah tempat kejadian perkara pada pagi ya siang tadi
06:10polisi mengamankan sejumlah barang bukti diantaranya sisa-sisa serpihan tulang belulang
06:18serta satu unit tungku modifikasi
06:23dan itu yang diduga dibuang oleh pelaku untuk menghabisi atau menghilangkan jejak dari kedua korban.
06:32Jadi sampai saat ini apakah polisi belum mengungkap apa sebenarnya motif utama pelaku Arief?
06:38Tadi kami saat tempat olah kejadian perkara telah mengkonfirmasi kepada kapolis medium kota
06:45dan beberapa pihak terkait untuk motif yang dilakukan terkait pembunahan keji yang terjadi di kota Madiun beberapa waktu lalu.
06:55Namun polisi belum menyampaikan terkait motif atau latar belakang yang melatar belakangi peristiwa keji ini
07:03karena hingga pada saat ini polisi masih terus melakukan pengembangan dan pemeriksaan terhadap pelaku dan beberapa saksi
07:12karena memang alat bukti yakni jenazah kedua korban ini sudah tidak bisa disemukan
07:20karena abunya sudah dibuang atau dilarung ke benawan Madiun oleh latar belakang pelaku.
07:27Terima kasih Arief atas laporan Anda. Kita tunggu perkembangan selanjutnya.
07:31Selamat kembali bertugas di sana.
07:32Selamat menikmati.