Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
KOMPAS.TV - Teka-teki keberadaan Dini Hardiyanti, warga Megamendung, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, bersama anak laki-lakinya, terungkap.

Sempat dilaporkan hilang 5 Oktober lalu, ibu dan anak tersebut jadi korban pembunuhan. Polisi mengungkap, terduga pelaku adalah suami siri korban.

CCTV hotel merekam momen ketika kedua korban masuk ke dalam hotel bersama pelaku.

Rekaman lain, terduga pelaku terlihat keluar menuju mobil untuk mengambil sebuah kantong.

Setelah itu, keberadaan Dini dan sang anak tak lagi terlihat. Polisi berhasil menangkap pelaku saat bersembunyi di wilayah Jombang, Jawa Timur.

Olah TKP dilakukan polisi di sejumlah lokasi yakni di rumah pelaku, di rumah orang tua pelaku, serta di jembatan Sungai Bengawan.

Pelaku diduga membuang abu jenazah kedua korban di jembatan tersebut.

Keluarga tak kuasa menahan tangis saat mengetahui kematian korban dan anaknya. Keluarga berharap pelaku diganjar hukuman berat.

Polisi kini masih mendalami motif pelaku yang tega membunuh kedua korban secara sadis.

Untuk mengetahui perkembangan terbaru kasus pembunuhan ini, telah bergabung bersama kami Jurnalis KompasTV, Mahendara Tri Ginanjar dari Surabaya, Jawa Timur.

Baca Juga Kasus Suami Siri Bunuh Istri dan Anak di Madiun, Polisi Gelar Olah TKP di 3 Lokasi | SAPA MALAM di https://www.kompas.tv/regional/698109/kasus-suami-siri-bunuh-istri-dan-anak-di-madiun-polisi-gelar-olah-tkp-di-3-lokasi-sapa-malam

#pembunuhan #suamisiri #istri

_

Sahabat KompasTV, apa pendapat kalian soal berita ini? Komentar di bawah ya!

Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/regional/698120/kasus-suami-siri-bunuh-istri-dan-anak-di-madiun-apa-motif-pelaku-kompas-malam
Transkrip
00:00Kita ke sorotan lainnya, saudara, sempat dikabarkan hilang.
00:03Ibu dan anak laki-laki asal Bogor, Jawa Barat, tewas di Kota Madiun, Jawa Timur.
00:07Keduanya diduga dibunuh suami siri korban.
00:20Teka-teki keberadaan Dini Hardianti, warga Mega Mendung,
00:24Kabupaten Bogor, Jawa Barat, bersama anak laki-lakinya terungkap.
00:27Sempat dilaporkan hilang 5 Oktober lalu, ibu dan anak tersebut jadi korban pembunuhan.
00:33Polisi mengungkap, terduga pelaku adalah suami siri korban.
00:39CCTV Hotel merekam momen ketika kedua korban masuk ke dalam hotel bersama pelaku.
00:46Rekaman lain, terduga pelaku terlihat keluar menuju mobil untuk mengambil sebuah kantong.
00:51Setelah itu, keberadaan Dini dan sang anak tak lagi terlihat.
00:55Polisi menangkap pelaku saat bersembunyi di wilayah Jombang, Jawa Timur.
01:00Bilangnya itu disebabkan karena terjadi pembunuhan.
01:05Pembunuhan yang dilakukan oleh suami siri dari perempuan tersebut.
01:11Semalam kita sudah amankan pelakunya dan saat ini sementara kita lakukan pengembangan.
01:17Dari hasil yang kami dapatkan, memang peristiwa pembunuhannya ini cukup sadis.
01:24Karena pertama, pelaku melakukan pembunuhan dulu terhadap suami istri sirinya.
01:33Di sebuah kamar di hotel di Maryun.
01:37Kemudian setelah itu dia melakukan lagi terhadap anaknya.
01:41Olah tekapi dilakukan polisi di sejumlah lokasi.
01:44Yakni di rumah pelaku, di rumah orang tua pelaku, serta di jembatan sungai Mengawan.
01:49Pelaku diduga membuang abu jenazah kedua korban di jembatan tersebut.
01:55Keluarga tak kuasa menahan tangis saat mengetahui kematian korban dan anaknya.
02:00Keluarga berharap pelaku diganjar hukuman berat.
02:31Polisi kini mendalami motif pelaku.
02:33Yang tegak membunuh kedua korban secara sadis.
02:36Tim Liputan, Kompas TV
02:41Polisi juga akan memperiksa keluarga korban pembunuhan oleh suami sirinya untuk membantu pengusutan kasus.
02:48Ibu dan kakak korban akan diperiksa di Polres Madiun.
02:54Dari orang tua, ibunya, karena bapaknya sudah almarhum, bersama kakak-kakaknya, sudah berada di Jawa Tumur di Polres Malang.
03:06Dan kemungkinan akan dimintai keterangan dan kebenarannya terkait korban tersebut.
03:14Polres Madiun ya.
03:16Polres Madiun ya.
03:46Yang dilakukan oleh keluarga korban pada tanggal 5 peperlalu di Polres Madiun Kota.
03:54Sebelumnya, pihak keluarga korban sendiri juga terakhir berkomunikasi dengan korban ini pada tanggal 20 September yang lalu.
04:03Di mana setelah adanya laporan orang hilang ini, pihak dari kepolisian di Treskrim Mumpolda Jawa Timur
04:11mencium adanya kejanggalan dalam kasus orang hilang ini.
04:14Dari awal penyelidikan pihak kepolisian dari Treskrim Mumpolda Jawa Timur ini, pada akhirnya menangkap pelaku yaitu suami siri dari korban
04:26berinisial BDM ini di salah satu wilayah di Kabupaten Jombang pada hari Minggu malam kemarin.
04:35Dari penangkapan inilah terungkap bahwa korban yaitu berinisial DH dan juga anak balitanya berusia 4 tahun ini
04:48dihabisi ataupun dibunuh oleh pelaku dengan secara sadis.
04:52Pengungkapan ini selain dari keterangan dari pelaku sendiri juga berasal dari penyelidikan yang dilakukan oleh Treskrim Mumpolda Jawa Timur
05:02termasuk memeriksa CCTV yang bagaimana merekam dari aksi ataupun kegiatan pelaku bersama kedua korban di salah satu hotel di Kota
05:14Madiun.
05:14Dari rekaman CCTV ini juga akhirnya terungkap bahwa kasus orang hilang ini yang dilaporkan pada tanggal 5 Oktober di Polres
05:24Majun Kota ini
05:25terungkap bahwa ini bukan kasus orang hilang melainkan kasus pembunuhan.
05:30Di mana setelah tertangkapnya pelaku BDM ini diketahui bahwa aksi pembunuhan ini dilakukan pertama kali terhadap DH di kamar di
05:41salah satu hotel di Kota Madiun.
05:45Di mana setelah melakukan pembunuhan terhadap DH, pelaku juga melakukan pembunuhan terhadap anak DH yang masih berusia 4 tahun.
05:54Aksi kecil ini tidak hanya melakukan pembunuhan namun juga melakukan mutilasi hingga pembakaran terhadap jasad dari kedua korban ini sendiri.
06:03Pihak penyidik dari Treskrim Mumpolda Jawa Timur saat ini terus melakukan penyelidikan untuk mengungkap dan juga mengetahui motif sesungguhnya
06:12apa yang membuat pelaku TK menghabisi dua korban tersebut.
06:17Sementara itu, siang tadi penyidik dari Treskrim Mumpolda Jawa Timur telah memeriksa keluarga korban yang didatangkan langsung dari pokor,
06:28yaitu ibu korban dan juga adik korban.
06:32Ya, Arizona Kalian.
06:33Mahindra, ini kan sudah dalam pengusutan, Treskrim Mumpolda ini juga sudah dalam pemeriksaan untuk mengetahui motif,
06:41sementara itu keluarga korban juga dilakukan pemeriksaan.
06:45Jadi Treskrim Mumpolda ini ditahan di mana, diusut di mana, di Polres Madiun atau dibawa ke Polda Jawa Timur?
06:54Ya, Arizona Kalian dan Saudara, bahwa memang tersangka berifinal BBM ini saat ini masih ditahan di ruang di Treskrim Mumpolda
07:05Jawa Timur
07:05untuk terus dilakukan pemeriksaan dan juga penyelidikan untuk mengetahui rentetan ataupun rekonstruksi kasus pembunuhan ini
07:13agar meneliti terang, termasuk juga motifnya di mana awal dari kasus pembunuhan ini terjadi karena adanya dugaan percekcokan
07:24antara korban dan juga pelaku saat berada di kamar salah satu hotel di kota Madiun,
07:31di mana memang status dari korban dan juga pelaku ini hanyalah nikah siri.
07:36Sementara pelaku masih memiliki istri sah yang nikah siri masih berhubungan yang diduga memicu kecemburuhan korban
07:45hingga terjadi cekcok dan terjadi berujung dari pembunuhan tersebut.
07:51Ya, Arizona Kalian.
07:53Artinya pemeriksaan dilakukan di Polda Jawa Timur dan tersangka saat ini juga ditahan di Polda Jawa Timur.
07:58Selain memintai keterangan keluarga korban dan juga tersangka sendiri,
08:03barang bukti apa saja selain CCTV yang diamankan, Maenra?
08:07Ya, menurut penyidik dari tim Jatan Ras di Direktri Mung Polda Jawa Timur sendiri,
08:12ada dua unit mobil yang turut diamankan dan juga satu peda motor,
08:17di mana tiga unit kendaraan ini menjadi barang bukti karena menjadi sarana untuk melakukan aksi pembunuhan.
08:25Selain itu, hari ini juga pusatpor dari Polda Jawa Timur dan juga Polres Madiun Kota
08:32telah melakukan olah TKP di tiga lokasi di Madiun,
08:35yang dimana olah TKP ini untuk melengkapi penyelidikan dan juga pemeriksaan
08:40agar untutan dari kasus pembunuhan ini jelas dan terang
08:44hingga diketahui motif dan juga proses dari pembunuhan ini sendiri.
08:51Baik, terima kasih Maenra Tri Ginajar, jurnalis Kompas TV atas laporan Anda langsung dari Polda Jawa Timur.
08:57Selamat bertugas kembali.

Dianjurkan