Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
Tanggapi Kritik Kabinet Gemuk, Presiden Prabowo Analogikan Luas Indonesia dengan Eropa

Presiden Prabowo Subianto memberikan tanggapan atas berbagai kritik publik mengenai struktur Kabinet Merah Putih yang dinilai besar atau "gemuk".

Dalam penjelasannya, Prabowo menekankan kompleksitas serta skala geografis Indonesia yang sangat luas, bahkan sebanding dengan jangkauan belasan negara di Benua Eropa. Prabowo menggarisbawahi bahwa mengelola negara kepulauan sebesar Indonesia membutuhkan jangkauan pelayanan publik dan koordinasi kementerian yang mumpuni di berbagai wilayah.

Penyesuaian struktur ini dipandang sebagai strategi untuk memastikan percepatan program kerja serta pemerataan pembangunan di seluruh pelosok Nusantara.

#PrabowoTanggapiKritikKabinetGemuk #StrukturKabinetMerahPutih

Creative/Video Editor: Icha/Michael
===================================
Homepage: https://www.suara.com
Facebook Fan Page: https://www.facebook.com/suaradotcom
Instagram:https://www.instagram.com/suaradotcom/
Twitter: https://twitter.com/suaradotcom
Transkrip
00:00Negara sebesar kita, dinamika politik sebesar kita, pasti persaingannya keras.
00:10Kursi terbatas.
00:14Kok ada yang senyum?
00:17Pemimpin partai ini sadar.
00:22Kursi terbatas.
00:24Presiden hanya satu.
00:27Kita dituduh.
00:30Kabinet gemuk.
00:33Iya kan?
00:37Tidak efisien.
00:40Tapi, saudara-saudara, saya ingatkan negara kita hampir 300 juta.
00:50Negara kita fisiknya sebesar Eropa.
00:55Eropa itu 30 negara.
00:58Ada 30 kabinet.
01:02Ada 30 menteri keuangan.
01:05Ada 30 panglima TNI.
01:07Ada 30 jaksa agung.
01:10Ada 30 kapolri.
01:16Indonesia satu kabinet, saudara-saudara.
01:21Mana yang tidak efisien.
01:26Mana yang tidak efisien.
01:31Dan kita mampu mengendalikan.
01:35Ada bencana alam.
01:37Kita hadapi.
01:40Sumatera bagian utara kemarin.
01:44Habis-habisan kita turun.
01:49Gempa bumi.
01:51Apa itu?
01:52Krakatau.
01:54Karhutlah.
01:55Kita kompak.
01:57Kita hadapi.
01:58Kita tidak puas.
02:00Kita belajar.
02:02Tapi, saudara-saudara.
02:06Ternyata, hasil penyelidikan kita di lapangan.
02:12Bahwa fenomena Karhutlah tidak semata-mata alamiah.
02:17Ada campur tangan manusia.
02:20Dan menurut saya harus kita sikapi.
02:24Dengan hati-hati.
02:25Dengan teliti.
02:26Saya minta kepolisian, kejaksaan, kementerian kehutanan, dibantu TNI, dibantu intelligence, untuk serdiki.
02:42Karena ternyata banyak korporasi-korporasi ikut bertanggung jawab.
02:50Rakyat juga menangkep berbagai oknum yang sengaja membakar yang bisa kita anggap ini adalah terorisme lingkungan.
03:04Ini adalah kejahatan terhadap kemanusiaan.
03:19Terima kasih.

Dianjurkan