Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
  • 1 menit yang lalu
Pigai Bongkar Rahasia Dipilih Prabowo Jadi Menteri: "Saya Batuk Saja Dibuatkan Berita!"

Menteri Hak Asasi Manusia (HAM) Natalius Pigai membeberkan prinsip dan gaya kepemimpinannya selama dua tahun menjabat di kementerian.

Dalam pernyataannya, Pigai mengklaim tidak pernah melakukan pencopotan terhadap pejabat Eselon I hingga IV, kecuali satu pejabat yang harus digeser akibat rendahnya tingkat serapan anggaran. Pigai menegaskan komitmennya dalam menjaga integritas serta menjauhi praktik korupsi, kolusi, dan nepotisme (KKN). Ia mengaku dari seluruh jajaran kementerian, ia hanya mengenal dua pejabat secara pribadi dari rekam jejak pertemanan dan organisasi.

Sorotan ini makin menarik perhatian publik saat Pigai berseloroh mengenai besarnya atensi media terhadap dirinya lewat ungkapan "batuk saja jadi berita/kebijakan".

#NataliusPigaiBongkarRahasiaDilantik #PrinsipKepemimpinanNataliusPigai

Creative/Video Editor: Icha/Michael
===================================
Homepage: https://www.suara.com
Facebook Fan Page: https://www.facebook.com/suaradotcom
Instagram:https://www.instagram.com/suaradotcom/
Twitter: https://twitter.com/suaradotcom

Kategori

🗞
Berita
Transkrip
00:00Saya ini dari CPNS, honorer, sampai staff khusus menteri selama 5 tahun.
00:06Jadi tidak bisa saya dibohongi.
00:08Dirjen Wodda, Yoh Hermansa, saya 4 tahun jadi tenaga ahli.
00:13Sudar Sono, saya 3 tahun. Dirjen Wodda, Depdagri.
00:17Jadi saya tahu kelakuan pemerintah daerah, kepala-kepala daerah,
00:21saya tahu kelakuan kementerian lembaga.
00:25Saya juga sejak hari pertama di Lantik, saya tidak tahu yang namanya motor patwal.
00:35Sampai hari ini.
00:36Ini saya buka-bukaan di depan semua pejabat saya.
00:40Saya tidak tahu, saya tidak pernah.
00:43Saya juga lebih banyak dalam perjalanan saya kelas ekonomi.
00:50Saya jarang sekali naik kelas bisnis.
00:54Dan itu diikuti juga oleh Pak Wamen katanya.
00:58Pak Wamen juga, dia bilang kalau Pak Menteri naik kelas ekonomi, ya sama-samalah kita.
01:05Kebetulan kami dua sama-sama dari aktivis.
01:09Jadi saudara dan saudara sekalian,
01:11saya Menteri yang hari pertama Lantik semua Eselon 1 dan Kak Anwil,
01:16saya haramkan pemberian dari pejabat kepada saya.
01:21Beli aqua saja tidak boleh.
01:25Beli aqua saja.
01:27Ini yang tepuk tangan, ini kan Wil semua yang tepuk tangan.
01:31Kementerian lembaga lain tidak mau tepuk tangan.
01:34Semoga Bapak Ibu juga bisa berlaku seperti ini.
01:39Minimal atasan kalian memperlakukan seperti ini.
01:45Saya haramkan pemberian satu rupiah pun.
01:48Jadi saudara dan saudara sekalian,
01:51sampai hari ini dua tahun saya tidak pernah satu orang pun saya copot.
01:58Tidak ada.
02:00Satu orang geser karena serapan rendah tahun lalu,
02:04satu orang, cuma itu saja.
02:06Saya Menteri yang tidak pernah ganti Eselon 1, 2, 3, 4.
02:13Tidak pernah saya copot.
02:16Karena apa?
02:19Seorang pemimpin yang memimpin dengan integritas tinggi,
02:24kamu batuk saja sudah jadi kebijakan.
02:33Batuk saja sudah...
02:34Ini Kakak Nul, Kakak Nul, Eselon 1 di pusatnya saya batuk saja sudah kebijakan.
02:41Karena apa?
02:42Saya tidak punya beban.
02:44Semua Eselon 1, Eselon 2, 3, 4.
02:48Hanya dua orang yang saya kenal.
02:51Yaitu Os Bin Samosir, teman saya dari PMKRI.
02:55Karena organisasinya sama.
02:57Cuma itu saja sih.
02:59Dia minta-minta WA 50 kali, ya sudah saya angkatnya Eselon 2.
03:04Tadinya di Bawaslu, pusat.
03:08Itu teman saya terus tambah satu orang staff dari Komnasah Eselon 3.
03:13Dua itu yang saya kenal.
03:15Yang lain saya tidak kenal semua.
03:19Kementerian Hak Asasi Manusia adalah
03:21Kementerian Satu-satunya yang tidak ada orang Papua.
03:27Eselon 1, 2, 3, 4 di kantor pusat.
03:32Ada dua orang Papua Kakkan Wil.
03:35Tapi satunya Mantang Kalapas.
03:38Satunya Eselon 3 di Kementerian Hukum.
03:42Orang dalam ordal.
03:52Satu-satunya Menemikah.
03:52Tingulan Kemarikan Wormat Catherine Malkon.
03:53Untuk hatisi Hai.
03:53Satu-satunya
03:53Demikati明白 panas.
03:53Terima kasih.

Dianjurkan