Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
Mendadak Suruh Pejabat Berdiri, Menteri Pigai Bersumpah Ungkap Kondisi Rumah Pribadinya

Menteri Hak Asasi Manusia (HAM) Natalius Pigai menyampaikan pidato dalam peringatan Hari HAM Sedunia ke-78 yang dirangkaikan dengan Rakor Penggerak HAM serta Tasyakuran Hari Bhakti Kementerian HAM Tahun 2026 pada Rabu (21/10).

Dalam kesempatan tersebut, Pigai merefleksikan rekam jejak karirnya hingga dipercaya Presiden Prabowo Subianto menduduki kursi menteri. Ia menegaskan komitmen integritasnya dengan menolak segala bentuk suap sejak awal menjabat dua tahun lalu.

Di hadapan wakil menteri serta jajaran pejabat eselon satu hingga tiga, Pigai menekankan prinsipnya yang tidak pernah membawa urusan pekerjaan ke kediaman pribadi. Momen unik terjadi ketika ia mendadak meminta seorang Direktur Jenderal untuk berdiri dan menanyakan lokasi rumah pribadinya, yang dijawab dengan gelengan/isyarat tangan tidak tahu oleh sang Dirjen.

#PigaiUngkapKondisiRumah #CaraBekerjaNataliusPigai

Creative/Video Editor: Icha/Michael
===================================
Homepage: https://www.suara.com
Facebook Fan Page: https://www.facebook.com/suaradotcom
Instagram:https://www.instagram.com/suaradotcom/
Twitter: https://twitter.com/suaradotcom
Transkrip
00:00adalah saya mau ingin berbagi ke Kementerian Lembaga yang lain
00:04tentang bagaimana gaya kepemimpinan saya.
00:09Ini penting.
00:11Dan saya kasih contoh.
00:14Yang ketiga baru terkait Musrembang.
00:20Paling 15 menit.
00:22Saya punya sekretaris pribadi itu ada empat orang.
00:35Satu Gres, satu Risma, satu putri.
00:42Putri yang tadi dengan satu Berta.
00:52Empat.
00:53Sespri yang pegang dokumen pribadi saya itu mereka ini sudah.
01:03Mereka empat orang.
01:05Sekretaris pribadi saya ini.
01:09Demi Allah mereka tidak tahu rumah saya.
01:17Sespri tidak tahu rumah saya.
01:20Demi Allah.
01:23Ajudan tahu, sopir tahu.
01:24Tapi di luar pagar saja.
01:26Tidak boleh masuk ke dalam.
01:29Mereka hanya di luar.
01:32Di rumah saya,
01:34hanya saya sendiri.
01:37Tidak ada pegawai Kementerian HAM.
01:40Tidak ada security yang bantu.
01:44Pertama tadi ya.
01:46Kamu bandingkan ada Menteri Kepala Lembaga lain atau Bupati Wali Kota yang sekretaris pribadi pun tidak tahu rumah.
01:55Alamat saya tidak tahu.
01:58Alamat saya tidak tahu.
01:58Apalagi lihat rumah.
02:00Tidak pernah.
02:01Ini saya tulus ini.
02:03Jujur ini.
02:05Pertama.
02:07Yang kedua.
02:09Tidak ada pegawai, pejabat dari Kementerian HAM yang melayani Menteri HAM di rumah.
02:17Sendiri.
02:19Yang ketiga.
02:22Mana semua kanwil?
02:24Angkat tangan.
02:27Kamu tahu rumah saya tidak?
02:30Tidak bakal.
02:39Mana?
02:40Kita uji ya.
02:42Mana dirjen Kepatuhan yang sudah dua tahun lebih melayani Kementerian HAM.
02:49Berdiri.
02:50Bapak tahu rumah saya tidak?
02:52Demi Allah ya.
02:54Tahu tidak?
02:56Tidak ada yang tahu.
02:59Semua urusan saya selesaikan di kantor.
03:01Karena kalau kita undang ke rumah.
03:04Itu iblis, setan, naraka juga ikut sertai di dalamnya.
03:08Terima kasih.
03:13Terima kasih.
03:16Terima kasih.
03:16Terima kasih.
03:17Terima kasih.
03:17Terima kasih.
03:18Terima kasih.

Dianjurkan