00:00Usai dua hari diguyur hujan, kebut asap di Palangkaraya terpantau menipis dengan jarak pandang berkisar 400 meter.
00:07Meski jarak pandang membaik, kualitas udara masih kategori berbahaya.
00:19Kondisi kebut asap di Jalan Yosudarso, Palangkaraya, Kalimantan Tengah terpantau menipis.
00:25Jarak pandang membaik berkisar 400 meter.
00:28Meski kebut asap menipis, kualitas udara di Palangkaraya masih dalam kategori berbahaya.
00:34Warga masih menggunakan masker guna menghindari ancaman gangguan pernapasan.
00:51Saudara, inilah visual pantauan udara terkini di Palangkaraya, Kalimantan Tengah.
00:56Dalam visual, terlihat asap masih menyala di beberapa bagian lahan yang berdekatan dengan jalan raya.
01:05Diketahui, dua hari lalu hujan sempat mengguyur wilayah Palangkaraya yang berdampak pada menipisnya kabut asap.
01:12Meski begitu, kondisi udara masih dalam kategori berbahaya.
01:22Kita akan pantau situasi terkini kabut asap di Palangkaraya, Kalimantan Tengah bersama dengan jurnalis Kompas TV, Zahwa Majid dan juru
01:30kamera Bimbo Wicaksana.
01:32Selamat siang, Zahwa.
01:34Dalam dua hari terakhir, hujan sempat turun.
01:37Lalu bagaimana dengan kondisi kabut asap di Palangkaraya pada siang hari ini, Zahwa?
01:45Ya Imran dan juga saudara, memang hujan sempat mengguyur kawasan Palangkaraya, Kalimantan Tengah dalam dua hari kebelakang.
01:53Namun, intensitas hujannya bisa terbilang sangat kecil, sangat tipis dan hanya berlangsung beberapa menit saja, tidak berlangsung lama.
02:03Dan maka dari itu bisa terlihat di sekitar saya kabut asap masih sangat besar, masih sangat terlihat begitu.
02:11Apalagi di tempat saya berdiri saat ini, masih banyak sekali titik-titik asap.
02:18Bahkan akan ditunjukkan oleh juru kamera Kompas TV Bimbo Wicaksana di sebelah kanan.
02:25Ada titik api baru yang disebabkan oleh kombinasi antara kemarau panjang dan juga angin yang begitu besar.
02:33Terdapat beberapa titik baru ini yang menyebabkan kabut asap masih terus terjadi hingga saat ini.
02:41Bahkan di beberapa titik mungkin terlihat sudah padam, namun asap-asap kecil masih keluar dari permukaan tanah.
02:49Karena memang ini merupakan sebuah karakteristik dari lahan gambut ini.
02:55Mereka ketika mineralnya terkena oleh terjadi kebakaran itu tidak hanya meluas di permukaan,
03:02namun juga masuk ke dalam permukaan tanah itu yang menyebabkan kabut asap yang begitu tebal yang terus terjadi berhari-hari.
03:11Dan Imron dan juga saudari di tempat saya berdiri saat ini masih sangat terasa hangat dari api yang dipadamkan begitu.
03:25Karena memang api-api itu belum sepenuhnya dipadamkan.
03:30Ada beberapa titik baru dan asap juga terus keluar dari lahan-lahan gambut di sebelah sini.
03:37Dan itu yang menyebabkan kabut asap terus terjadi di kawasan Palangkaraya, Kalimantan.
03:47Bahkan jika melihat indeks udara pada pagi hari ini, itu sudah mencapai lebih dari 680 mikrogram atau berbahaya.
03:57Karena memang berdasarkan indeks di atas 250 mikrogram itu sudah termasuk kategori berbahaya.
04:05Maka dari itu hingga hari ini masyarakat Palangkaraya masih menghirup udara yang tergolong berbahaya, Imron.
04:15Katakan meskipun hujan sempat turun, namun kabut asap pekat masih terjadi di sana lalu.
04:21Bagaimana dengan rencana operasi modifikasi cuaca termasuk yang mungkin saja bisa dilakukan oleh Satgas Udara?
04:30Ya, Imron dan juga saudara itu yang juga kami masih menunggu terkait rencana modifikasi cuaca di kawasan Palangkaraya, Kalimantan Tengah.
04:41Namun jika melihat dari bagaimana kemodifikasi cuaca yang telah dilakukan 2 hari kebelakang, intensitas hujan yang terjadi itu lumayan sebentar
04:53begitu.
04:54Hanya terjadi beberapa menit dan hanya terjadi di beberapa titik.
04:58Dan terutama di titik-titik di mana yang menjadi perhatian untuk penanganan karhut lah begitu.
05:08Ada lebih tepatnya di seluruh Kalimantan Tengah ada 14 titik.
05:11Dan hingga saat ini kami juga masih menunggu apakah hari ini, sore hari ini akan dilakukan modifikasi cuaca kembali dengan
05:19hujan buatan
05:20atau akan dilakukan modifikasi cuaca hingga beberapa hari ke depan itu kami masih menunggu kepastiannya.
05:27Dan namun hingga saat ini kondisi cuaca di Palangkaraya, Kalimantan Tengah masih sangat panas dan juga disertai dengan angin yang
05:36begitu kencang.
05:37Itu yang membuat bagaimana api yang ada di beberapa lahan ini terus menyebar begitu.
05:43Karena dari lahan yang masih ada beberapa ada menyimpan bara api dan juga angin yang membuat menyebar ke seluruh wilayah
05:56lain.
05:56Itu yang membuat kabut asap terus menyelimuti Palangkaraya, Kalimantan Tengah, Imron.
06:02Baik kabut asap masih tergolong tebal, kemudian jarak pandang terganggu dan masih ada titik api baru yang kembali muncul termasuk
06:09di lokasi Zahwa dan juga Bimo melaporkan.
06:12Terima kasih Jurnalis Kompas TV, Zahwa Majid dan Jurukamera Bimo Wicaksono melaporkan dari Palangkaraya, Kalimantan Tengah.
06:18Tetap hati-hati teman-teman.
06:19Tetap hati-hati teman-teman.