00:00Jadi kan persoalan gambut di Indonesia itu adalah kebakaran yang selalu terulang,
00:07terutama ketika musim-musim panas yang sangat panjang seperti saat ini,
00:12saat-saat El Nino itu kebakaran gambut ada di mana-mana.
00:16Dan arahan Pak Presiden kita diharapkan untuk bisa mengelola gambut,
00:21namanya badan pengelolaan, mengelola gambut agar nanti ketika terjadi musim kemarau yang ekstrim
00:27seperti saat ini kebakaran bisa ditekan sehingga tidak mengganggu kehidupan masyarakat
00:34dan juga tidak mengganggu kesehatan.
00:36Itu yang paling penting dari badan pengelolaan gambut dan mangrove,
00:42walaupun kita juga punya tugas tentu saja selain mengelola gambut,
00:47juga melakukan pengelolaan mangrove, melakukan perlindungan kepada mangrove,
00:52mengurangi deforestasi mangrove, sekaligus juga nanti melakukan pemulihan.
00:57Terhadap ekosistem gambut maupun ekosistem mangrove yang sudah terbakar,
01:02yang sudah deforestasi itu dipulihkan kembali ekosistemnya sehingga menjadi ekosistem yang baik.
01:07Langkah ca pendek dan juga langkah panjangnya untuk menangani kebakaran khususnya di lantam sendiri?
01:12Ya, jadi begini, gambut itu terbakar karena ada upaya untuk mengubah sifat natural gambut
01:23dari dia sifatnya basah, sifatnya lembab menjadi kering.
01:28Ini adalah problem utama dari pengelolaan gambut di Indonesia.
01:32Sehingga yang kita lakukan, saya dengan Pak Sri Anto,
01:36nanti yang pertama tentu akan membuat plan untuk kembali membuat gambut menjadi lembab dan basah.
01:45Bagaimana caranya?
01:46Nah, tentu karena kita tahu sumber dari kekeringan itu adalah kanal,
01:52kanalnya sudah banyak sekali, gambut itu ada kubahnya.
01:55Seringkali kubah yang sebagai tempat penyimpan air itu dibuat kanal.
01:59Padahal itu adalah menara airnya.
02:01Sehingga ketika musim kemarau, seperti saat ini, air dari kubah sudah habis.
02:06Nah, ini yang kita kembalikan lagi untuk membuat gambut menjadi basah dengan pemetaan kanal,
02:15lalu membuat sekat kanal agar air tidak terdrainase dengan deras.
02:23Tentu saja juga harus bekerjasama dengan masyarakat,
02:26mengaktifkan peran masyarakat dalam mengelola gambut
02:30agar tidak membudidayakan dengan komoditas-komoditas yang anti air.
02:37Dan mendorong komoditas yang dia ramah air.
02:43Misalnya ada saku, ada jelutung, ada nanas, dan komoditas-komoditas lain.
02:49Jadi, jangan sampai juga nanti perlengguan gambut mematikan ekonomi masyarakat.
02:53Ini yang menjadi tugas kita untuk gambut.
02:55Ini yang akan melibatkan profesional dan juga akademisi sejauh mana sih Pak?
03:04Ya, jadi betul sekali.
03:06Jadi memang gambut ini kan perlu sain yang cukup canggih itu ya.
03:11Baik itu nanti misalnya di pemodelan,
03:13mengetahui kapan kering, di mana kering,
03:16resiko kebakaran, di mana kan harus dipetakan.
03:20Nah, nanti di gambut, di struktur organisasinya ada yang namanya kelompok ahli.
03:24Kelompok ahli ini nanti dari berbagai bidang,
03:27ada yang dari gambut, hidrologinya,
03:32revegetasi gambut, lalu sosial ekonominya,
03:34begitu juga di mangrove.
03:35Ada juga kelompok ahli untuk mangrove.
03:37Itu yang akan kita mintai advice dalam mengelola kedua ekosistem
03:43yang masuk dalam ekosistem esensial dalam aturan perundangan di Indonesia.
03:48Ini kan kalau ini bukan yang hal baru ya Pak,
03:50ini sering terjadi di Indonesia,
03:51apalagi kalau musim kemarau.
03:52Ada strategi khusus nggak sih Pak sebenarnya ataupun rumusannya
03:55agar ini tidak terjadi lagi di Indonesia?
03:57Karputlah ini Pak.
03:57Ya itu tadi, sebenarnya karputlah terjadi
03:59kalau ada bahan bakar yang cukup kering
04:01dan ada pemicu, pemicunya api.
04:04Kalau tadi bahan bakar kering tadi kita akan upayakan dengan
04:09pembahasan kembali,
04:10mengembalikan ekosistem gambut seperti kondisi semula,
04:14lalu pemicu.
04:15Nah pemicu ini arahan Pak Presiden
04:17dan juga kita sudah tahu bahwa
04:19nanti kerjasama dengan Kementerian Kehutanan ya,
04:23itu kan polisi hutan kita jumlahnya makisih sangat sedikit.
04:26Arahan Pak Presiden kan ada penambahan polhut sejumlah 70 ribu orang.
04:32Nah tahun ini kita harapkan sudah ada 21 ribu orang penambahan polhut
04:37yang tugasnya sebenarnya nanti kita harapkan
04:40tidak hanya pada patroli,
04:42tapi juga penyuluhan kepada masyarakat dan juga pendampingan.
04:45Sudah resmi ini badannya Pak,
04:47apakah ada target penyelesaian karhutannya akan selesai?
04:50Nah tentu kalau target untuk kapan selesai
04:55tentu kita akan dibatasi juga oleh waktu.
04:58Paling tidak yang kita harapkan ada penurunan secara gradual.
05:02Yang dulunya terbakar, terulang,
05:06tidak lagi terbakar,
05:08lalu ada sekitar 500 sekian
05:15KHG, kesatuan derogis gambut,
05:16tentu juga akan kita petakan nanti.
05:19Seperti DAS, ada DAS kritis,
05:20DAS super kritis, KHG juga dibatikan, kita petakan.
05:23Adanya KHG, KHG, kesatuan derogis gambut tahu ya,
05:26yang apa yang kritis itu dimana saja itu yang akan kita prioritiskan
05:29untuk disehatkan kembali.
05:31Tapi Presiden tidak menargetkan untuk menyelesaikan masalah ini Pak?
05:34Arahan Presiden tidak ada kebakaran lagi di gambut.
05:38Tentu saja seluruh Indonesia.