Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
OMPAS.TV Jenderal Maruli Simanjuntak resmi dilantik sebagai Wakil Panglima TNI pada Kamis (15/07/2026).

Dalam keterangannya, Maruli mengungkap upaya untuk meningkatkan perekonomian masyarakat di daerah terpencil.

"Saya beberapa tahun belakangan ini banyak sekali mengerjakan untuk meningkatkan perekonomian di daerah masyarakat terpencil, itu yang mungkin menjadi ide dari bapak presiden untuk lebih fokus kepada masyarakat-masyarakat yang diperbatasan dan terpencil ini" ujar Maruli.

#marulisimanjuntak #wakilpanglimaTNI #pelantikan

Baca Juga [FULL] Adi Prayitno Soroti Pelantikan Wamen Pertahanan & Pejabat Militer, Mau Dibawa Kemana Arahnya? di https://www.kompas.tv/nasional/696185/full-adi-prayitno-soroti-pelantikan-wamen-pertahanan-pejabat-militer-mau-dibawa-kemana-arahnya



Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/nasional/696186/usai-dilantik-wakil-panglima-tni-maruli-simanjuntak-ungkap-upaya-tingkatkan-ekonomi-daerah-terpencil
Transkrip
00:26Jangan lupa SUBSCRIBE, LIKE, KOMEN dan SHARE...
00:30Terpencil. Itu yang mungkin jadi ide dari Bapak Presiden untuk lebih fokus kepada masyarakat-masyarakat yang di perbatasan-perbatasan dan
00:40terpencil ini.
00:42Jadi badannya nanti dari Badan Nasional Pengelola Perbatasan, jadi sekarang jadi pengelola perbatasan dan daerah terpencil.
00:53Itu nanti tugas saya. Kalau Wakil Panglima ya jelas Wakil Panglima ada membantu Panglima. Saya kira itu.
01:00Apakah ada pendekatan yang berbeda ketika Badan Nasional Pengelola Perbatasan dan daerah terpencil ini kan sebelumnya,
01:07tadi seperti yang sudah sebutkan di tangannya oleh TNI, tadi sebelumnya oleh TNI.
01:12Ya, sebenarnya bukan oleh TNI.
01:20Dengan penambahan selain mengelola perbatasan ini, kenapa nggak kita tingkatkan perekonomian masyarakat daerah tersebut.
01:28Itu kan tidak selalu kami harus mempunyai biaya.
01:31Itu kita bisa bantu mengkoordinasikan ke kementerian desa, kita bantu mungkin kementerian-kementerian yang bisa meningkatkan kehidupan masyarakat di daerah.
01:40Bagi konsepnya seperti operasi teritori Pak, operasi teritori?
01:43Ya, sebetulnya itu yang sedang saya coba ya, karena kita ini baru pertama memulai.
01:50Kita sudah dalam dua tahun terakhir ini bersama dengan Presiden sistem perbelanjaan.
01:56Kita sudah ada swaklola, ini dengan dikerjakan bersama masyarakat.
02:00TNI itu sangat, nilainya sangat rendah, mungkin di bawah 50 persen.
02:09Inilah yang mungkin kita terus akan upgrade di daerah-daerah tersebut.
02:14Pemeruli adalah PM dari Pak Presiden, nggak sampai harus mengangkat pemeruli jadi kepala badan perbatasan daerah terkecil ini begitu?
02:20Ya, mungkin itu hasil dari diskusi-diskusi lah, bahwa selama ini kan kenapa nggak diefektifkan seperti itu, lebih fokus.
02:30Ya, badannya kan sudah ada, badan nasionalnya, kenapa nggak diefektifkan sekalian.
02:35Karena tidak semua orang mungkin sampai di perbatasan-perbatasan itu.
02:39Kalau mengelola perbatasan kan, batasnya mungkin ada sedikit peningkatan perekonomian masyarakat.
02:45Sekarang mungkin bisa lebih banyak untuk meningkatkan masyarakatnya gitu.
02:50Pak, itu jadi lebih banyak tidak di dalam bagian tapi jadi menjadi lembaga independen.
02:54Lembaga independen, independen.
02:55Ini juga akan diribatkan, Pak.
02:56Siapa?
02:57Prajurit-prajurit ANU.
02:58Ya, kita, itu yang kita akan lihat nanti di daerah-daerah tersebut ada Yon Tepe, kita akan pergunakan.
03:05Ada mungkin Angkatan Udara yang kadang-kadang mereka juga banyak di daerah-daerah pesisir kan, Angkatan Laut.
03:13Mereka kalau mungkin saya di posisi Wakil Panglima ini akan juga membantu untuk berkoordinasi gitu.
03:20Jadi fokusnya meningkatkan kesejahteraan nggak ya?
03:30Negara tetangga bisa, itu masih banyak kemarin baru ditemukan saya dapat coba berkomunikasi dengan orang-orang dari pengelola perbatasan itu
03:42bahwa ada satu daerah-daerah yang belum eksak, yang harus kita diskusikan gitu, kita komunikasikan dengan yang lain.
03:52Apa potensi yang sangat juga, Pak, yang dilihat di daerah-daerah perbatasan itu seringnya?
03:58Harus jelas perbatasan lahannya ya, nanti penggunaannya dan lain sebagainya itu mungkin itu yang harus kita pastikan nanti.
04:05Pak, kalau sebagai Wapang sendiri, Pak, ini untuk oksitif, Pak, nanti Bapak kan? Seperti apa yang membedakan Bapak dengan Pak
04:10Tanah?
04:11Ya, Wapang sama saja, Wapang itu tugasnya membantu Panglima, itu saja.
04:16Jadi apapun nanti tugas-tugas Panglima ya, saya ikut membackupnya.
04:20Pak Pak, Bapak, biasanya BNTP yang dibawa Mendagri digantikan dengan Badan Nasional?
04:24Badan Nasional, ya.
04:27Dulunya ada internanya Mendagri ya, sekarang kita beri sendiri gitu.
04:31Saya mau lapor segera sama beliau nanti.
04:33Pak Matul, satu lagi soal putusan MK yang menyatakan RUF.
04:36Undang-undang peradilan militer bertentangan dengan konstitusi jika tidak diubah selama dua tahun ke depan.
04:42Dinyatakan bahwa tentara yang terlibat Bidana Umum tidak boleh lagi ditangani, diadili di peradilan militer.
04:51Apakah nanti sebagai Wapang ini akan menginisiasi, dari TNI akan menginisiasi perubahan undang-undang?
04:56Nanti kita coba ya, kita coba berdiskusikan sampai di mana sebetulnya perjalanan undang-undang tersebut ya.
05:03Karena memang saya tidak terlalu menanganinya, nanti mungkin ke depan mudah-mudahan saya coba pelajari nanti.
05:08Selama ini banyak yang menkritik soal tentara diadili di peradilan militer itu membuat imunitas terhadap para TNI.
05:20Sebenarnya dari kalau perbandingan banyak kasus, itu banyak juga kita yang lebih tegas dari semua peristiwa ya, kriminal.
05:31Di kita sudah, di tentara sudah berulang kali hukuman sumur hidup.
05:37Di tempat lain, saya pikir jarang.
05:40Kalau diurut, saya pikir ada coba aja lihat berapa kali kita sudah memutuskan untuk orang dihukum sumur hidup.
05:47Di pengadilan umum, sebetulnya jarang itu.
05:50Ya, dan di, saya kira sebetulnya secara aturan di militer itu jauh lebih keras, sebetulnya.
05:58Ya, tapi ada hal-hal yang mungkin yang, kalau misalnya kita bisa mengikuti pengadilan tersebut,
06:05mungkin kita bisa tahu, oh kenapa nih terkesan ada pelanggaran seperti ini,
06:10tapi pengadilannya menghukum lebih rendah.
06:13Tapi nanti saya coba lebih detailkan lagi.
06:15Ya, terima kasih ya.

Dianjurkan