Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
PALANGKA RAYA, KOMPAS.TV - Kebakaran hutan dan lahan masih terus terjadi dan menyebabkan kabut asap yang kian pekat serta mengganggu semua aspek kehidupan warga.

Upaya pemadaman terus dilakukan, namun minimnya sumber air membuat upaya pemadaman semakin sulit, khususnya kebakaran lahan gambut.

Saat angin bertiup kencang, kabut asap semakin pekat.

#karhutla #kabutasap #gambut #kalimantan

Baca Juga Kabut Asap Selimuti Bandara Tjilik Riwut Palangka Raya, Penerbangan Distop | KOMPAS PETANG di https://www.kompas.tv/regional/694678/kabut-asap-selimuti-bandara-tjilik-riwut-palangka-raya-penerbangan-distop-kompas-petang



Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/regional/694684/kebakaran-lahan-gambut-palangka-raya-meluas-kabut-asap-ganggu-aktivitas-warga-sapa-siang
Transkrip
00:00Kebakaran hutan dan lahan masih terjadi dan menyebabkan kabut asap yang kian pekat
00:05serta mengganggu semua aspek kehidupan warga.
00:08Upaya pemadaman terus dilakukan, namun minimnya sumber air
00:11membuat upaya pemadaman semakin sulit.
00:14Khususnya kebakaran lahan gambut saat angin bertiup kencang
00:17membuat kabut asap semakin pekat.
00:20Mendapatkan data dari Kementerian Lingkungan Hidup
00:23dan Badan Pengendalian Lingkungan Hidup
00:25bahwasannya terkait dengan indeks standar pencemaran unggaran.
00:31Kota Palangkaraya saat ini merupakan kota terburuk terkait dengan pencemaran unggaran
00:38yang saat ini mencapai angka 1.301 mikrogram per meter putik.
00:49Tentu saja dengan angka ini sudah masuk pada level berbahaya
00:56mengancam semua keselamatan, kesehatan warga.
01:01Diharapkan agar warga tetap memperhatikan kesehatan
01:05menggunakan masker, mengkonsumsi air putih dan vitamin
01:08untuk bisa tetap kuat menghadapi situasi kabut asap
01:13yang hingga kini masih terus mencekat dan menyelimuti kota Palangkaraya.
01:19Dari Palangkaraya, saya Kurnia Tarigan melaporkan.

Dianjurkan