Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
  • 8 jam yang lalu
JAKARTA, KOMPASTV - Timnas Indonesia akan menghadapi Thailand pada laga final untuk memperebutkan trofi Asia Tenggara.

Duel ini menjadi ujian bagi skuad Garuda mengingat Indonesia belum pernah menang atas Thailand dalam lima pertemuan terakhir.

Analis sepak bola Firzie Idris menilai persaingan sepak bola Asia Tenggara saat ini semakin ketat.

Ia menyebut Thailand memiliki kekuatan yang impresif di turnamen kali ini.

"Thailand sangat impresif di Grup B. Persaingan di Asia Tenggara sekarang sulit dan nanti akan jadi ujian sangat fantastis bagi para pemain Garuda," ujar Firzie, di Kompas Petang, Sabtu (3/10/2026). (timecode 5:45)

Firzie mengingatkan skuad Garuda untuk mewaspadai pergerakan wingback Thailand.

"Yang harus diwaspadai memang kekuatan Thailand dalam sisi wingback, terutama sisi wingback kiri mereka, Nicholas Mickelson. Dia juga rajin naik ke depan," ujarnya. (timecode 7:36)

Produser: Yuilyana

Thumbnail Editor: Aqshal

Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/nasional/694035/duel-panas-di-gbk-timnas-siap-taklukkan-thailand-ini-pandangan-analis-sepak-bola-kompas-petang
Transkrip
00:28Jangan lupa like, share, dan subscribe channel ini.
00:30Di pertandingan lain, Malaysia juga secara mengejutkan, mencukur Singapura 6 gol tanpa balas.
00:35Namun berkat keunggulan produktivitas gol, anak asu John Hartman menjadi pemuncak grup A meski punya poin yang sama dengan Malaysia.
00:43Pelatih timnas John Hartman bilang, laga final tak akan mudah.
00:47Tetapi ia optimistis, karena timnas Indonesia terus menunjukkan peningkatan.
00:52Terlebih, ia mengenal pelatih Thailand saat ini yang pernah menjadi rivalnya di Amerika Utara.
01:00Tidak ada pertandingan datang di Thailand.
01:02Kita punya pelatih yang saya kenal dari masa saya di Amerika Utara.
01:06Dia adalah pelatih asisten pelatih ketika kami bermain untuk Kualifikasi World Cup.
01:10Jadi, ya, ini akan menjadi sebuah pertandingan.
01:14Bikin timnya lapar.
01:16Saya pikir bikin timnya berpercaya mereka bisa menang.
01:19Dan kita akan berkembang.
01:20Kita punya perjalanan lebih banyak, yang sangat bagus.
01:26Sementara di grup B, Thailand harus mengakui keunggulan Filipina 1-2 di laga terakhir.
01:31Meski kalah, tim gajah perang tetap berada di puncak grup,
01:34unggul head-to-head dari Vietnam yang di pertandingan terakhir kalahkan Pakistan.
01:39Wati Thailand, Anthony Hudson bilang,
01:41bakal mewaspadai postur tinggi para pemain Indonesia.
02:13Jangan lupa untuk pemain Indonesia yang dipercaya.
02:17Dalam lima pertemuan terakhir, Indonesia tidak pernah menang dari Thailand.
02:21Terakhir berjumpa di Piala AFF 2022,
02:24skuad Garuda ditahan imbang 1-1.
02:26Menurut analis sepak bola Haris Pardede,
02:29John Hurtman diharapkan tidak terlalu banyak melakukan perubahan pada laga final nanti.
02:33Yang terpenting adalah timnas meningkat dari sisi permainan.
02:37Dengan permainan 3B kita lihat uji solid.
02:40Bahkan di Rizky Rodri pun beberapa kali...
02:42Kemarin bisa mencetak gol ya Rizky Rido?
02:44Exactly, itu yang saya maksud.
02:46Jadi yang lebih penting adalah bagaimana kita progres, fokus, perbaikan, improvement dari pertandingan ke pertandingan.
02:52Dan nanti puncaknya mudah-mudahan di GBK tanggal 5 Oktober,
02:56formasi yang sudah baik, komposisi yang sudah pas itu dipertahankan.
03:00Ya termasuk juga Mitch Baker yang orang yang sama di pertandingan berbeda tapi bisa berubah.
03:06Berarti kan ada perubahan.
03:07Nah ini yang harus kita hargai dari perubahan yang dilakukan John Hurtman.
03:11Publik tentu menanti. Seperti apa taktik John Hurtman untuk mengatasi Thailand?
03:16Kankah laga final FIFA Asian Cup 2026 jadi pelepas dahaga bagi timnas untuk menyudahi puasa gelar selama 35 tahun?
03:24Tim Liputan, Pompas TV
03:31Lalu apa saja evaluasi timnas Garuda agar bisa mengalahkan Thailand dan mengangkat trofi Asia Tenggara untuk kali pertama?
03:37Kita ulas bersama analis sepak bola Firzi Idris.
03:40Bung Firzi selamat petang.
03:42Ya selamat petang Mas Lipo, apa kabar?
03:44Alhamdulillah baik.
03:45Bung Firzi kalau kita tahu kan 5 pertanyaan terakhir Indonesia tidak pernah menang melawan Thailand.
03:49Bahkan terakhir menang itu 10 tahun lalu.
03:50Tapi John Hurtman mengklaim mengetahui taktik dari pelatih Thailand, Anthony Hudson.
03:55Apakah artinya Indonesia sudah punya obat penawar untuk mengalahkan Thailand?
03:59Ya sebenarnya memang menang terakhir kali Desember 2016.
04:04Bahkan kalau dari datanya ini ya itu di Pekansari itu PLAFF 2016.
04:09Ya emang jauh, emang sangat jauh.
04:11Cuman secara historis kan memang kalau kita lihat persaingan di Asia Tenggara ini kan sudah jauh berbeda ya.
04:19Bahkan Malaysia yang kita kenal 5 tahun lalu juga sudah bukan Malaysia yang kita kenal sekarang.
04:25Filipina yang kita kenal 5 tahun lalu bukan sekarang.
04:27Dan Thailand pun sama.
04:29Semua tim memperkuat diri dengan kita yang mencapai round 4 qualifier SPL dunia 2026 itu jadi benchmark ya Mas Dipo.
04:39Jadi kalau balik lagi ke pertanyaannya apakah Coach John bisa sudah mengenal Anthony Hudson?
04:45Sebenarnya lebih bahaya Anthony Hudson mengenal karakter permainannya Coach J.H.
04:50Karena ketika itu kan Anthony Hudson hanya asisten pelatihnya Greg Berhalter di Timnas Amerika Serikat.
04:56Sekarang dia menjadi pelatih utama.
04:59Sementara waktu itu si Coach John yang merupakan pelatih utama Timnas Kanada.
05:05Cuman bagaimanapun itu ini akan menjadi duel menarik ya.
05:09Terlepas dari keduanya saling mengenal tapi dari kekuatan kedua tim menurut saya juga Thailand sangat impresif di grup B.
05:17Bahkan persaingan grup B itu sangat-sangat luar biasa.
05:21Thailand punya kekuatan yang mungkin beda dengan Vietnam, Malaysia dan juga kita.
05:26Tapi mereka juga masih punya pemain yang juga keturunan ya.
05:30Pemain mereka yang black sayap yang main di Jerman itu.
05:33Jadi memang persaingannya sulit sekarang di Asia Tenggara dan nanti akan jadi ujian sangat fantastis bagi para pemain Garuda.
05:39Oke kita tahu juga pola pemain Thailand ini kan menguasai bola kemudian juga menyerang dengan tidak pandang bulu.
05:45Untuk formasi sendiri apakah Indonesia lebih tepat menggunakan formasi 3-4-3 atau mungkin menggunakan formasi 3-4-2-1?
05:52Enggak itu kayaknya ada sebenarnya Coach John kan juga udah jelasin ya di konferensi pers kemarin.
05:58Bahwa sebenarnya secara skema formasi dari pertandingan melawan Malaysia, melawan Singapura, melawan terakhir Bangladesh itu gak ada perubahan sebenarnya.
06:09Emang formasinya terlihat 3-4-3 karena si Kelvin pindah ke kiri.
06:17Tapi sebenarnya positioning yang diambil Kelvin dengan positioning yang diambil si posisi kiri itu sama aja.
06:23Karena ini Coach John sendiri yang jelaskan ya di konferensi pers bahwa memang tim Nas bertahan dalam bentuk 4-4
06:31-2.
06:31Tapi kalau menyerang dalam bentuk 3-4-3 asimetris.
06:35Dimana sisi kiri kita di cover oleh pemain yang dari wingback ya.
06:40Kelebaran lapangan dari wingback.
06:41Sementara di kanan itu kelebaran lapangan datang dari pemain nomor 10 di sisi kanan.
06:46Itu oleh Romaini pada babak pertama lawan Bangladesh, Tom Hai ketika lawan Malaysia, Luke Vickery ketika pertama lawan Singapura.
06:59Jadi memang secara formasi dia sudah menegaskan memang sama aja gitu.
07:033-4-3 sebenarnya kalau menyerang.
07:06Tapi yang harus diwaspadai memang adalah kekuatan Thailand dalam sisi wingback.
07:10Terutama sisi wingback kiri mereka yang Nicholas Michelson itu ya dia juga rajin naik ke depan tuh.
07:15Jadi kita harus counter itu.
07:17Kevin Dex juga harus counter di sisi kanan pertahanan kita agar kita tidak kecolongan Mas Dipo.
07:23Oke, kalau untuk formasi kemungkinan sama tetapi memang akan berubah ketika polanya bertahan.
07:29Ada nama Rizky Rido yang sebelumnya sempat tidak dimainkan tetapi dimainkan bahkan mencetak gol.
07:34Apakah Rizky Rido juga kemungkinan akan kembali menjadi starting line up pada saat di final nanti?
07:40I think so ya.
07:40Nah kayaknya ya berdasarkan kebutuhan tim, berdasarkan apa yang bisa dia tawarkan dan berdasarkan ancaman Thailand yang banyak datang juga
07:48dari sisi kiri itu.
07:49Dan Natip Songkrasen yang suka main di pocket-pocket di half space itu harus kita waspadai banget.
07:55Mas Dipo benar, Rido memberikan ketenangan di lini belakang yang udah kita lihat di kualifikasi Piala Dunia.
08:03Kombinasi dia kalau bermain di belakang itu sangat-sangat patent sekali ya.
08:07Sama Hupner juga, sekarang sama Elkan ketika di kualifikasi Piala Dunia kan sama Kapten Jai.
08:15Tapi selain itu Rido itu juga memberikan outball yang sangat baik dari lini belakang.
08:21Dan ketika dia melepas outball dia tuh sering gak berhenti ya.
08:25Mungkin karena ketika itu kita lagi mencari gol lawan Bangladesh.
08:28Tapi kita lihat di sini, itu sebenarnya dia sering banget datang menyokong serangan.
08:33Jadi ketika dia melepas outball, tektok dengan Kevin, tektok dengan Joey dan lain-lain.
08:38Dia langkah pertama yang dia lakukan adalah ikut step up, keluar dari pertahanan, membantu lini serang.
08:44Dia gate crashing dari kotak penalti lawan.
08:48Jadi dia memberikan tambahan pemain di lini depan.
08:51Tapi ini kita juga harus hati-hati ya konteksnya.
08:53Apakah konteksnya itu dilakukan karena melawan Bangladesh kita perlu banyak gol?
08:57Dan apakah Rizkan melakukan itu di laga melawan Thailand?
09:01Karena transisi Thailand kan juga bagus.
09:03Itu tadi yang saya bilang.
09:04Chan Atip still at his best di turnamen ini.
09:07Jadi itu yang harus kita hati-hati.
09:09Balance itu yang harus kita temukan.
09:10Oke.
09:10Lini tengah menjadi hal yang penting untuk dikuasai Indonesia ketika memang ingin menang.
09:14Dan kita tahu ketika melawan Bangladesh oleh Romney, ini menjadi kreator serangan.
09:18Ada nama Tom Hai yang kemungkinan besar sudah bisa dimainkan di final.
09:22Apakah artinya Tom Hai ini juga akan kembali masuk dan memberikan kreasinya?
09:25Dari lini tengah?
09:28No, nggak otomatis masuk ya kalau lihat sekarang.
09:32Saya cenderung juga setuju dengan apa yang dikatakan Om Harpa tadi ya.
09:37Bahwa ya stick to the winning team aja sih.
09:39Kecuali ada masalah cedera ya.
09:41Stick to the winning team.
09:43Apa yang sudah works.
09:44Ada kemungkinan Kelvin kembali ke tengah untuk memberikan ketebalan di lini sektor gelandang bertahan ya.
09:52Karena kita tahu Kelvin ketika bermain di tengah.
09:56Oh itu Arief Aiman.
09:57Sejauh-jauhnya Arief Aiman.
09:59Dia nggak lewat.
10:00Itu rumah Kelvin di tackle.
10:0150-50 dia dapet.
10:02Sliding dia baca bola.
10:04Bagus.
10:04Dan Dean memang kita belum melihat, menurut saya kita belum melihat versi terbaik dari DJM sih.
10:11Karena dia datang telat di ASEAN Cup ini untuk camp.
10:16Dia juga masih adapt.
10:18Dia baru pertama kalinya bertemu dengan Coach John juga.
10:20Jadi saya harap ada beberapa, bukan beberapa pergubahan gantian.
10:25Tapi penyesuaian aja untuk mengantisipasi keganasan Thailand.
10:28Artinya bisa dikatakan juga Kelvin Ferdong ini akan berperang dalam tanah kutip melawan Canatib di lini tengah.
10:35Bisa jadi.
10:36Tapi kalau kita lihat dari di mana mereka ditempatkan di dalam lapangan ya.
10:41Kecuali Canatib bermain sebagai free roll seperti yang dilakukan oleh Romani.
10:45Memang mungkin nggak akan ketemu ya.
10:47Dia akan ketemunya menghadapi sisi kanan dari defensive midfield kita.
10:51Yang bisa jadi itu adalah Joey Pelupesi atau Ivar Jenner.
10:55Tapi Joey ketemu Canatib juga.
10:57Saya nggak takut gitu.
10:58Joey punya segala kualitas untuk menghentikan Canatib ya.
11:03Dan usia mereka relatif sama ya.
11:0432-33 tahun.
11:06Dalam artian bahwa Canatib seharusnya nggak punya tenaga eksplosif untuk bisa melewati Joey dengan sangat mudah.
11:12Dan Joey ini kan juga sering jadi penambal lini belakang ya Mas Dipo.
11:16Kalau kita lihat ketika Kevin maju, ketika Rido maju untuk support attack.
11:21Joey selalu ada di sana untuk menambal lini belakang.
11:25Yang memberikan ketenangan, memberikan third man di belakang untuk rest defense kita ya.
11:32Agar kita tidak terjebak dalam transisi lawan.
11:35Ini yang harus kita waspadai.
11:36Tapi sebelum ini tandanya sudah bagus.
11:39Oke.
11:39Untuk keeper sendiri apakah Martin pas atau Emil?
11:42Dan ketika nanti tentu kita mungkin bisa prediksi.
11:45Kalau ada adu penalti, siapa yang paling pas menjaga gaung kita?
11:49Kalau ada penalti, yang paling pas kayaknya Martin pas.
11:52Karena dia udah terbukti bisa menahan beberapa penalti ya bersama tim Nas.
11:56Dia pintar membaca arah tembakan.
11:59Secara distribusi mungkin Emil lebih bagus.
12:01Tapi untuk shot stopping, Martin masih lebih tangguh ya.
12:07Walaupun 50-50 sih.
12:08Sebenarnya not much between them.
12:09Tidak banyak yang bisa membedakan mereka.
12:12Jadi siapapun yang main, menurut saya kita punya dua keeper yang sangat-sangat tangguh.
12:17Yang bisa menjadi pembeda juga di laga ini ya.
12:21Bahkan kemarin Emil pun hampir golin itu di menit.
12:24Di menit akhir.
12:25Kalau bolanya hampir nyampe ke dia.
12:26Tapi di sumber Kevin Dix.
12:28Jadi seperti itu sih.
12:29Oke.
12:30Untuk faktor tuan rumah dan supporter sendiri.
12:31Apakah ini juga akan menjadi fondasi agar tim Nas kita bisa menang di Asia Tenggara untuk pertama kalinya.
12:36Dalam 35 tahun terakhir.
12:38Bung Firesi.
12:38Ya itu pertanyaannya yang sangat berat ya bagi teman-teman tim Nas.
12:43Ya juga kita berharapnya seperti itu.
12:45Apalagi direncanakan Presiden FIFA Gianni Infantino datang.
12:49Dan juga Presiden Prabowo Subianto juga dijadwalkan datang.
12:54Tapi kita akan lihat.
12:56Tadi ada informasi dari PSSI bahwa lebih dari 50 ribu tiket sudah terjual.
13:02Ini melebihi angka penjualan yang dilakukan ketika menghadapi Bangladesh.
13:07Dan hampir menyamai angka penjualan ketika menghadapi Malaysia.
13:11Dimana ketika itu 56 ribu dijual.
13:13Kemungkinan Thailand kembali mendapat jatah 600-an tiket ya.
13:17Kalau lihat dari kapasitas total stadion.
13:20Pasti GBK akan menggelora lagi.
13:23Dan selalu kita harapkan para pemain mendapatkan energi mereka.
13:27Mendapatkan passion juga dari fans.
13:29Merasakan passion dari fans yang ketika melawan Malaysia pun.
13:33Dan juga Bangladesh.
13:34Menyanyi 90 menit untuk mendukung tim Nas Garuda ya.
13:38Oke tentu kita dukung penuh tim Nas kita.
13:41Agar dapat mengangkat trofi di FIFA Asian Cup tahun ini.
13:44Terima kasih.
13:45Analis sepak bola Bung Firzi Idris telah bergabung di Komas Petang.
13:50Saudara Istana kembali menambah wajah baru.
13:53Dalam jajaran Dewan Pertimbangan Presiden.
13:55Yang bertugas untuk membantu program kerja Prabowo Subianto.

Dianjurkan