00:28Jangan lupa like, share, dan subscribe channel ini.
00:30Di pertandingan lain, Malaysia juga secara mengejutkan, mencukur Singapura 6 gol tanpa balas.
00:35Namun berkat keunggulan produktivitas gol, anak asu John Hartman menjadi pemuncak grup A meski punya poin yang sama dengan Malaysia.
00:43Pelatih timnas John Hartman bilang, laga final tak akan mudah.
00:47Tetapi ia optimistis, karena timnas Indonesia terus menunjukkan peningkatan.
00:52Terlebih, ia mengenal pelatih Thailand saat ini yang pernah menjadi rivalnya di Amerika Utara.
01:00Tidak ada pertandingan datang di Thailand.
01:02Kita punya pelatih yang saya kenal dari masa saya di Amerika Utara.
01:06Dia adalah pelatih asisten pelatih ketika kami bermain untuk Kualifikasi World Cup.
01:10Jadi, ya, ini akan menjadi sebuah pertandingan.
01:14Bikin timnya lapar.
01:16Saya pikir bikin timnya berpercaya mereka bisa menang.
01:19Dan kita akan berkembang.
01:20Kita punya perjalanan lebih banyak, yang sangat bagus.
01:26Sementara di grup B, Thailand harus mengakui keunggulan Filipina 1-2 di laga terakhir.
01:31Meski kalah, tim gajah perang tetap berada di puncak grup,
01:34unggul head-to-head dari Vietnam yang di pertandingan terakhir kalahkan Pakistan.
01:39Wati Thailand, Anthony Hudson bilang,
01:41bakal mewaspadai postur tinggi para pemain Indonesia.
02:13Jangan lupa untuk pemain Indonesia yang dipercaya.
02:17Dalam lima pertemuan terakhir, Indonesia tidak pernah menang dari Thailand.
02:21Terakhir berjumpa di Piala AFF 2022,
02:24skuad Garuda ditahan imbang 1-1.
02:26Menurut analis sepak bola Haris Pardede,
02:29John Hurtman diharapkan tidak terlalu banyak melakukan perubahan pada laga final nanti.
02:33Yang terpenting adalah timnas meningkat dari sisi permainan.
02:37Dengan permainan 3B kita lihat uji solid.
02:40Bahkan di Rizky Rodri pun beberapa kali...
02:42Kemarin bisa mencetak gol ya Rizky Rido?
02:44Exactly, itu yang saya maksud.
02:46Jadi yang lebih penting adalah bagaimana kita progres, fokus, perbaikan, improvement dari pertandingan ke pertandingan.
02:52Dan nanti puncaknya mudah-mudahan di GBK tanggal 5 Oktober,
02:56formasi yang sudah baik, komposisi yang sudah pas itu dipertahankan.
03:00Ya termasuk juga Mitch Baker yang orang yang sama di pertandingan berbeda tapi bisa berubah.
03:06Berarti kan ada perubahan.
03:07Nah ini yang harus kita hargai dari perubahan yang dilakukan John Hurtman.
03:11Publik tentu menanti. Seperti apa taktik John Hurtman untuk mengatasi Thailand?
03:16Kankah laga final FIFA Asian Cup 2026 jadi pelepas dahaga bagi timnas untuk menyudahi puasa gelar selama 35 tahun?
03:24Tim Liputan, Pompas TV
03:31Lalu apa saja evaluasi timnas Garuda agar bisa mengalahkan Thailand dan mengangkat trofi Asia Tenggara untuk kali pertama?
03:37Kita ulas bersama analis sepak bola Firzi Idris.
03:40Bung Firzi selamat petang.
03:42Ya selamat petang Mas Lipo, apa kabar?
03:44Alhamdulillah baik.
03:45Bung Firzi kalau kita tahu kan 5 pertanyaan terakhir Indonesia tidak pernah menang melawan Thailand.
03:49Bahkan terakhir menang itu 10 tahun lalu.
03:50Tapi John Hurtman mengklaim mengetahui taktik dari pelatih Thailand, Anthony Hudson.
03:55Apakah artinya Indonesia sudah punya obat penawar untuk mengalahkan Thailand?
03:59Ya sebenarnya memang menang terakhir kali Desember 2016.
04:04Bahkan kalau dari datanya ini ya itu di Pekansari itu PLAFF 2016.
04:09Ya emang jauh, emang sangat jauh.
04:11Cuman secara historis kan memang kalau kita lihat persaingan di Asia Tenggara ini kan sudah jauh berbeda ya.
04:19Bahkan Malaysia yang kita kenal 5 tahun lalu juga sudah bukan Malaysia yang kita kenal sekarang.
04:25Filipina yang kita kenal 5 tahun lalu bukan sekarang.
04:27Dan Thailand pun sama.
04:29Semua tim memperkuat diri dengan kita yang mencapai round 4 qualifier SPL dunia 2026 itu jadi benchmark ya Mas Dipo.
04:39Jadi kalau balik lagi ke pertanyaannya apakah Coach John bisa sudah mengenal Anthony Hudson?
04:45Sebenarnya lebih bahaya Anthony Hudson mengenal karakter permainannya Coach J.H.
04:50Karena ketika itu kan Anthony Hudson hanya asisten pelatihnya Greg Berhalter di Timnas Amerika Serikat.
04:56Sekarang dia menjadi pelatih utama.
04:59Sementara waktu itu si Coach John yang merupakan pelatih utama Timnas Kanada.
05:05Cuman bagaimanapun itu ini akan menjadi duel menarik ya.
05:09Terlepas dari keduanya saling mengenal tapi dari kekuatan kedua tim menurut saya juga Thailand sangat impresif di grup B.
05:17Bahkan persaingan grup B itu sangat-sangat luar biasa.
05:21Thailand punya kekuatan yang mungkin beda dengan Vietnam, Malaysia dan juga kita.
05:26Tapi mereka juga masih punya pemain yang juga keturunan ya.
05:30Pemain mereka yang black sayap yang main di Jerman itu.
05:33Jadi memang persaingannya sulit sekarang di Asia Tenggara dan nanti akan jadi ujian sangat fantastis bagi para pemain Garuda.
05:39Oke kita tahu juga pola pemain Thailand ini kan menguasai bola kemudian juga menyerang dengan tidak pandang bulu.
05:45Untuk formasi sendiri apakah Indonesia lebih tepat menggunakan formasi 3-4-3 atau mungkin menggunakan formasi 3-4-2-1?
05:52Enggak itu kayaknya ada sebenarnya Coach John kan juga udah jelasin ya di konferensi pers kemarin.
05:58Bahwa sebenarnya secara skema formasi dari pertandingan melawan Malaysia, melawan Singapura, melawan terakhir Bangladesh itu gak ada perubahan sebenarnya.
06:09Emang formasinya terlihat 3-4-3 karena si Kelvin pindah ke kiri.
06:17Tapi sebenarnya positioning yang diambil Kelvin dengan positioning yang diambil si posisi kiri itu sama aja.
06:23Karena ini Coach John sendiri yang jelaskan ya di konferensi pers bahwa memang tim Nas bertahan dalam bentuk 4-4
06:31-2.
06:31Tapi kalau menyerang dalam bentuk 3-4-3 asimetris.
06:35Dimana sisi kiri kita di cover oleh pemain yang dari wingback ya.
06:40Kelebaran lapangan dari wingback.
06:41Sementara di kanan itu kelebaran lapangan datang dari pemain nomor 10 di sisi kanan.
06:46Itu oleh Romaini pada babak pertama lawan Bangladesh, Tom Hai ketika lawan Malaysia, Luke Vickery ketika pertama lawan Singapura.
06:59Jadi memang secara formasi dia sudah menegaskan memang sama aja gitu.
07:033-4-3 sebenarnya kalau menyerang.
07:06Tapi yang harus diwaspadai memang adalah kekuatan Thailand dalam sisi wingback.
07:10Terutama sisi wingback kiri mereka yang Nicholas Michelson itu ya dia juga rajin naik ke depan tuh.
07:15Jadi kita harus counter itu.
07:17Kevin Dex juga harus counter di sisi kanan pertahanan kita agar kita tidak kecolongan Mas Dipo.
07:23Oke, kalau untuk formasi kemungkinan sama tetapi memang akan berubah ketika polanya bertahan.
07:29Ada nama Rizky Rido yang sebelumnya sempat tidak dimainkan tetapi dimainkan bahkan mencetak gol.
07:34Apakah Rizky Rido juga kemungkinan akan kembali menjadi starting line up pada saat di final nanti?
07:40I think so ya.
07:40Nah kayaknya ya berdasarkan kebutuhan tim, berdasarkan apa yang bisa dia tawarkan dan berdasarkan ancaman Thailand yang banyak datang juga
07:48dari sisi kiri itu.
07:49Dan Natip Songkrasen yang suka main di pocket-pocket di half space itu harus kita waspadai banget.
07:55Mas Dipo benar, Rido memberikan ketenangan di lini belakang yang udah kita lihat di kualifikasi Piala Dunia.
08:03Kombinasi dia kalau bermain di belakang itu sangat-sangat patent sekali ya.
08:07Sama Hupner juga, sekarang sama Elkan ketika di kualifikasi Piala Dunia kan sama Kapten Jai.
08:15Tapi selain itu Rido itu juga memberikan outball yang sangat baik dari lini belakang.
08:21Dan ketika dia melepas outball dia tuh sering gak berhenti ya.
08:25Mungkin karena ketika itu kita lagi mencari gol lawan Bangladesh.
08:28Tapi kita lihat di sini, itu sebenarnya dia sering banget datang menyokong serangan.
08:33Jadi ketika dia melepas outball, tektok dengan Kevin, tektok dengan Joey dan lain-lain.
08:38Dia langkah pertama yang dia lakukan adalah ikut step up, keluar dari pertahanan, membantu lini serang.
08:44Dia gate crashing dari kotak penalti lawan.
08:48Jadi dia memberikan tambahan pemain di lini depan.
08:51Tapi ini kita juga harus hati-hati ya konteksnya.
08:53Apakah konteksnya itu dilakukan karena melawan Bangladesh kita perlu banyak gol?
08:57Dan apakah Rizkan melakukan itu di laga melawan Thailand?
09:01Karena transisi Thailand kan juga bagus.
09:03Itu tadi yang saya bilang.
09:04Chan Atip still at his best di turnamen ini.
09:07Jadi itu yang harus kita hati-hati.
09:09Balance itu yang harus kita temukan.
09:10Oke.
09:10Lini tengah menjadi hal yang penting untuk dikuasai Indonesia ketika memang ingin menang.
09:14Dan kita tahu ketika melawan Bangladesh oleh Romney, ini menjadi kreator serangan.
09:18Ada nama Tom Hai yang kemungkinan besar sudah bisa dimainkan di final.
09:22Apakah artinya Tom Hai ini juga akan kembali masuk dan memberikan kreasinya?
09:25Dari lini tengah?
09:28No, nggak otomatis masuk ya kalau lihat sekarang.
09:32Saya cenderung juga setuju dengan apa yang dikatakan Om Harpa tadi ya.
09:37Bahwa ya stick to the winning team aja sih.
09:39Kecuali ada masalah cedera ya.
09:41Stick to the winning team.
09:43Apa yang sudah works.
09:44Ada kemungkinan Kelvin kembali ke tengah untuk memberikan ketebalan di lini sektor gelandang bertahan ya.
09:52Karena kita tahu Kelvin ketika bermain di tengah.
09:56Oh itu Arief Aiman.
09:57Sejauh-jauhnya Arief Aiman.
09:59Dia nggak lewat.
10:00Itu rumah Kelvin di tackle.
10:0150-50 dia dapet.
10:02Sliding dia baca bola.
10:04Bagus.
10:04Dan Dean memang kita belum melihat, menurut saya kita belum melihat versi terbaik dari DJM sih.
10:11Karena dia datang telat di ASEAN Cup ini untuk camp.
10:16Dia juga masih adapt.
10:18Dia baru pertama kalinya bertemu dengan Coach John juga.
10:20Jadi saya harap ada beberapa, bukan beberapa pergubahan gantian.
10:25Tapi penyesuaian aja untuk mengantisipasi keganasan Thailand.
10:28Artinya bisa dikatakan juga Kelvin Ferdong ini akan berperang dalam tanah kutip melawan Canatib di lini tengah.
10:35Bisa jadi.
10:36Tapi kalau kita lihat dari di mana mereka ditempatkan di dalam lapangan ya.
10:41Kecuali Canatib bermain sebagai free roll seperti yang dilakukan oleh Romani.
10:45Memang mungkin nggak akan ketemu ya.
10:47Dia akan ketemunya menghadapi sisi kanan dari defensive midfield kita.
10:51Yang bisa jadi itu adalah Joey Pelupesi atau Ivar Jenner.
10:55Tapi Joey ketemu Canatib juga.
10:57Saya nggak takut gitu.
10:58Joey punya segala kualitas untuk menghentikan Canatib ya.
11:03Dan usia mereka relatif sama ya.
11:0432-33 tahun.
11:06Dalam artian bahwa Canatib seharusnya nggak punya tenaga eksplosif untuk bisa melewati Joey dengan sangat mudah.
11:12Dan Joey ini kan juga sering jadi penambal lini belakang ya Mas Dipo.
11:16Kalau kita lihat ketika Kevin maju, ketika Rido maju untuk support attack.
11:21Joey selalu ada di sana untuk menambal lini belakang.
11:25Yang memberikan ketenangan, memberikan third man di belakang untuk rest defense kita ya.
11:32Agar kita tidak terjebak dalam transisi lawan.
11:35Ini yang harus kita waspadai.
11:36Tapi sebelum ini tandanya sudah bagus.
11:39Oke.
11:39Untuk keeper sendiri apakah Martin pas atau Emil?
11:42Dan ketika nanti tentu kita mungkin bisa prediksi.
11:45Kalau ada adu penalti, siapa yang paling pas menjaga gaung kita?
11:49Kalau ada penalti, yang paling pas kayaknya Martin pas.
11:52Karena dia udah terbukti bisa menahan beberapa penalti ya bersama tim Nas.
11:56Dia pintar membaca arah tembakan.
11:59Secara distribusi mungkin Emil lebih bagus.
12:01Tapi untuk shot stopping, Martin masih lebih tangguh ya.
12:07Walaupun 50-50 sih.
12:08Sebenarnya not much between them.
12:09Tidak banyak yang bisa membedakan mereka.
12:12Jadi siapapun yang main, menurut saya kita punya dua keeper yang sangat-sangat tangguh.
12:17Yang bisa menjadi pembeda juga di laga ini ya.
12:21Bahkan kemarin Emil pun hampir golin itu di menit.
12:24Di menit akhir.
12:25Kalau bolanya hampir nyampe ke dia.
12:26Tapi di sumber Kevin Dix.
12:28Jadi seperti itu sih.
12:29Oke.
12:30Untuk faktor tuan rumah dan supporter sendiri.
12:31Apakah ini juga akan menjadi fondasi agar tim Nas kita bisa menang di Asia Tenggara untuk pertama kalinya.
12:36Dalam 35 tahun terakhir.
12:38Bung Firesi.
12:38Ya itu pertanyaannya yang sangat berat ya bagi teman-teman tim Nas.
12:43Ya juga kita berharapnya seperti itu.
12:45Apalagi direncanakan Presiden FIFA Gianni Infantino datang.
12:49Dan juga Presiden Prabowo Subianto juga dijadwalkan datang.
12:54Tapi kita akan lihat.
12:56Tadi ada informasi dari PSSI bahwa lebih dari 50 ribu tiket sudah terjual.
13:02Ini melebihi angka penjualan yang dilakukan ketika menghadapi Bangladesh.
13:07Dan hampir menyamai angka penjualan ketika menghadapi Malaysia.
13:11Dimana ketika itu 56 ribu dijual.
13:13Kemungkinan Thailand kembali mendapat jatah 600-an tiket ya.
13:17Kalau lihat dari kapasitas total stadion.
13:20Pasti GBK akan menggelora lagi.
13:23Dan selalu kita harapkan para pemain mendapatkan energi mereka.
13:27Mendapatkan passion juga dari fans.
13:29Merasakan passion dari fans yang ketika melawan Malaysia pun.
13:33Dan juga Bangladesh.
13:34Menyanyi 90 menit untuk mendukung tim Nas Garuda ya.
13:38Oke tentu kita dukung penuh tim Nas kita.
13:41Agar dapat mengangkat trofi di FIFA Asian Cup tahun ini.
13:44Terima kasih.
13:45Analis sepak bola Bung Firzi Idris telah bergabung di Komas Petang.
13:50Saudara Istana kembali menambah wajah baru.
13:53Dalam jajaran Dewan Pertimbangan Presiden.
13:55Yang bertugas untuk membantu program kerja Prabowo Subianto.