00:03Oke, Bismillahirrahmanirrahim, Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh.
00:07Ya, selamat pagi, bekan-rekan media.
00:11Ya, pada pagi hari ini kami menyampaikan pelaksanaan operasi SAR hari ke-10 atau H plus 3
00:18dari masa perpanjangan pelaksanaan operasi SAR kecelakaan kapal KM Arufa Dato' 1
00:25yang lost contact di perairan Selat Sunda.
00:27Ya, untuk pelaksanaan pada hari ini, hari Kamis 17 September 2026
00:35ya, kami sampaikan perihal data cuaca yang kami dapatkan dari BMKG.
00:41Untuk hari ini cuaca berawan, kemudian untuk kecepatan angin 10 sampai 20 knot
00:49dan untuk gelombang 0,5 sampai 3,5 meter.
00:55Kemudian terkait dengan perkembangan aktivitas Gunung Anak Rakatau,
01:03informasi kami dapatkan dari PPMBG untuk status masih di level 3 siaga
01:10dan untuk erupsi tidak terjadi dan untuk pengamatan visual,
01:16gunung tertutup kabut dan asap tidak teramati.
01:19Ya, untuk pengamatan kegempaan masih terjadi vulkanik dangkal.
01:25Yang kemudian untuk hari ini, luas area pencarian kita mungkin dari rekan-rekan media juga bisa melihat
01:32untuk luas area pencarian H plus 3 dari masa perpanjangan itu di 8.509 nautical mile persegi.
01:42Untuk alut yang kita gunakan 24 unit.
01:50Ya, kemudian untuk pembagian dari sektor yang kita laksanakan pada hari ini adalah 10 sektor.
02:00Ya, di mana untuk alut yang terlibat itu terdiri dari KRI 5 unit,
02:06kemudian KAL ada 2 unit dan RBB 1 unit dengan jumlah keseluruhan adalah 8 unit dari Angkatan Laut.
02:15Kemudian untuk kapal polisi itu ada 8 unit dari Pol Airut,
02:22kemudian untuk dari Basarnas KN Sar ada 4 unit yang diterbagi dari Basarnas Kantor Sar Banten,
02:32kemudian Kantor Sar Lampung, Kantor Sar Jakarta, dan Kantor Sar Pengkulu.
02:37Kemudian RIB ada 3 unit dari Basarnas, kemudian dari KPLP ada 1 unit.
02:42Total keseluruhan alut yang kita gunakan adalah 24 unit kapal.
02:48Ya, kemudian untuk pembagian di masing-masing sektor yang tadi kami sampaikan ada 10 sektor.
02:53Sektor A dengan luas pencarian 1.156 notikal mel persegi.
03:01Untuk alut yang kita gunakan adalah KN 213 Kantor Sar Pengkulu,
03:07yaitu melaksanakan pencarian di wilayah perairan barat Sumatera, Bengkulu,
03:12hingga ke bagian sebelah barat Pulau Enggano.
03:16Kemudian untuk sektor B dengan luas area pencarian 494 notikal mel persegi.
03:24Untuk alut yang kita gunakan adalah RIB 02 Bungkulu,
03:30melaksanakan di pesisir atau memutari Pulau Enggano.
03:35Kemudian untuk sektor C dengan luas area 3.380 notikal mel persegi,
03:41alut yang kita gunakan adalah KRI Luser dan KRI Dewa Kembar.
03:46Ya, untuk area pencarian itu memasuki Samudera Hindia di sebelah barat Belimbing
03:52hingga ke perairan selatan Pulau Enggano.
04:00Selanjutnya untuk sektor D dengan luas area pencarian 637 notikal mel persegi,
04:07untuk alut yang kita gunakan adalah KRI Teluk Gilimanuk dan KN Sar Antasena,
04:13yang melaksanakan pencarian di sebelah barat Laut Pulau Panaitan sampai ke pintu Samudera Hindia.
04:22Kemudian untuk sektor E dengan luas area 542 notikal mel persegi,
04:28alut yang kita gunakan adalah KRI Kerambit yang melaksanakan di sebelah selatan Teluk Semangka.
04:34Kemudian untuk sektor F dengan luas area pencarian 484 notikal mel persegi,
04:42ya alut yang digunakan adalah KN Sar Basu Dewa yang melakukan pencarian ke arah
04:49dalam Teluk Semangka dan memutari Pulau Tabuan untuk wilayah Lampung.
04:54Kemudian untuk sektor G dengan luas area pencarian 316 notikal mel persegi,
05:01ya alut yang kita gunakan adalah RIP 02 Lampung, KRI Lepuh, Kalpohawang,
05:09yang melakukan pencarian di perairan sekitar Gunung Anak Rakatau, Pulau Sebesi, dan Pulau Sibuku.
05:17Kemudian untuk sektor H dengan luas area pencarian 589 notikal mel persegi,
05:24alut yang kita gunakan adalah KN Sar Tetuka, Kal Anyer, KP Sanjaya, KP 2013, KP 1003, KN Jembio,
05:35melaksanakan pencarian di sebelah selatan Gunung Anak Rakatau hingga ke Pulau Panaitan.
05:40Kemudian masuk ke sektor I dengan luas area pencarian 397 notikal mel persegi,
05:48alut yang kita gunakan adalah RIP 02 Banten, RBB Pulau Pecang, KP URC Erhan, KP 2016,
05:57melaksanakan pencarian di pesisir Barat Pantai Anyer, Carita hingga ke perairan sumur.
06:03Kemudian sektor J untuk luas area pencarian adalah 114 notikal mel persegi,
06:10alut yang kita gunakan adalah KP 1012, KP 1010, KP 1007,
06:17yaitu melaksanakan pencarian di pesisir Barat Anyer hingga ke perairan Merak Banten.
06:25Selanjutnya kami sampaikan juga selain kita melaksanakan pencarian di 10 sektor,
06:31kami pun melakukan e-broadcast ke kapal-kapal yang sedang melintas di perairan Selat Sunda.
06:37Dan kita senantiasa berkoordinasi dengan VTS dan stakeholder terkait dengan penyebaran informasi
06:44pelaksanaan operasi SAR ini.
06:47Demikian yang dapat kami sampaikan, mungkin dari rekan-rekan media ada pertanyaan, dipersilakan.
06:53Untuk jumlah personil, ya kurang lebih di 523.
07:06Untuk hasil e-broadcast sampai dengan hari 10 belum ada yang masuk.
07:10Ya tapi senantiasa kami selalu di setiap harinya berkoordinasi dengan VTS,
07:16karena VTS yang menyebarkan informasi ke kapal-kapal yang melakukan penyeberangan di sekitaran perairan Selat Sunda.
07:26Untuk terkait informasi yang masuk dari masyarakat, ya ada beberapa informasi,
07:31dan kita sudah tindak lanjuti, ya hasilnya masih nihil.
07:50Untuk area pencarian yang kita menjadi perhatian adalah kalau sesuai dengan ASAR mapping,
07:56itu hampir seluruh area yang kita bagi di dalam sektor ini,
08:02itu masuk di dalam wilayah yang memang pergeseran kapal ataupun POB yang kita cari.
08:10Jadi tidak ada titik khusus sebetulnya,
08:12tapi seluruh area yang ini adalah kemungkinan-kemungkinan kapal itu bisa bergeser ke arah situ.
08:19Penyisiran darat tetap kita lakukan di Carita sampai ke Pantai Anjar.
08:28Untuk udara, sama seperti kemarin,
08:31untuk rekan-rekan HR 3604,
08:35Kru Heli, Satuan Udara Pencarian dan Pertolongan,
08:38standby di ATS Bogor.
08:41Jadi dia memantau perihal data cuaca,
08:44kemudian terkait dengan jarak pandang,
08:47jika memang itu dibutuhkan sewaktu-waktu mereka siap.
08:54Oke, cukup?
08:55Ya, terima kasih.
08:56Wassalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh.
Komentar