Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
  • 4 jam yang lalu
JAKARTA, KOMPAS.TV - Komisi Pemberantasan Korupsi terus mengembangkan penyidikan dugaan suap pengurusan Hak Guna Bangunan atau HGB PT Summarecon Agung TBK di Kabupaten Bogor.

Sorotan kini tertuju pada sejumlah tersangka yang disebut KPK sebagai orang kepercayaan Menteri ATR/BPN Nusron Wahid.

Pertanyaannya, apa sebenarnya makna "orang kepercayaan" dalam konteks penyidikan korupsi?

Lalu, sejauh mana posisi Nusron dalam konstruksi perkara ini? apakah status sebagai pimpinan kementerian membuat pemeriksaannya memang harus menunggu hasil pengembangan bukti?

Mari kita bahas bersama Abraham Samad Ketua KPK 2011-2015 dan Kunto Adi Wibowo Analis Komunikasi Politik UNPAD.

Video Editor: Lintang Amiluhur

Produser: Theo Reza

Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/nasional/691628/abraham-samad-analis-politik-unpad-soal-kpk-tak-kunjung-periksa-menteri-nusron-di-kasus-hgb
Transkrip
00:02Intro
00:21Komisi Pemberatasan Korupsi
00:24Terus Mendalami Dugaan Sua Pengurusan Hak Buna Bangunan
00:26Atau HGB PT Sumarekon Agung TBK di Kabupaten Bogor
00:30Dalam sehari Jumat 18 September
00:32Penyidik KPK menggeledah 3 lokasi
00:34Penggeledahan pertama dilakukan di kantor PT Sumarekon Agung TBK
00:38Sejak pukul 10 pagi
00:40Dari penggeledahan ini, KPK menyita sejumlah dokumen
00:43Di antaranya sertifikat hak guna bangunan, dokumen keuangan
00:47Serta dokumen yang menunjukkan hubungan antara PT Sumarekon Agung
00:51Dengan PT Kencana Jaya Properti Agung
00:53Yang mengelola Sumarekon Bogor
00:55Penyidik juga mengamankan barang bukti elektronik
00:58Yang berkaitan dengan pemblokiran sengketa tanah di wilayah Bogor, Jawa Barat
01:03Termasuk untuk mencari keterkaitan
01:07Untuk mencari hubungan antar pihak
01:09Dan juga apakah masih ada pihak-pihak lain
01:13Yang punya peran kursial dalam konstruksi perkara tersebut
01:22Selesai dari kantor Sumarekon, penyidik KPK kemudian bergerak ke lokasi kedua
01:26Yakni kantor pertanahan Kabupaten Bogor I di Cibino
01:29Penggeledahan dilakukan untuk mencari dan mengamankan bukti-bukti
01:33Yang berkaitan dengan dugaan suap pengurusan HGB di Kabupaten Bogor
01:37Dari kantor pertanahan Kabupaten Bogor
01:40Penyidik KPK kemudian melanjutkan penggeledahan ke lokasi ketiga
01:44Yakni Rumah Dirjen Pengendalian dan Penertiban Tanah dan Ruang Kementerian ATR BPN Lampri
01:49Di Bekasi, Jawa Barat
01:51Lampri merupakan salah satu dari delapan tersangka
01:54Dalam perkara dugaan suap dan gratifikasi pengurusan HGB di lingkungan Kementerian ATR BPN
01:59Perkembangan ini membuat pertanyaan publik tak hanya berhenti pada delapan tersangka
02:04Tetapi juga sejauh mana KPK akan menelusuri relasi antara para tersangka
02:09Dengan struktur dan pimpinan di Kementerian ATR BPN
02:12Mantan Menko Polhukam Mahfud MD menilai
02:16Keterlibatan sejumlah orang dekat dan pejabat eselon satu dalam satu perkara
02:20Hampir tidak mungkin untuk tidak diketahui oleh Menteri Nusron selaku pimpinannya
02:27Ya menurut saya hampir mustahil untuk tidak tahu ya
02:33Sampai pejabat-pejabat setika Tselon satu terlibat itu
02:39Apalagi sampai ada tiga orang gitu
02:42Empat semuanya ya dianggap orang dekat
02:45Itu menurut saya agak terstruktur kegiatannya
02:49Tapi kita lihat saja perkembangannya nanti
02:51Tersruktur ke artinya memang yang paling atasnya sangat diduga kuat
02:58Ya bahwa itu tahu
03:01Hingga saat ini KPK belum menetapkan Nusron Wahid sebagai tersangka dalam perkara ini
03:05KPK juga menyatakan penyidikan masih berjalan
03:09Untuk mendalami konstruksi perkara dan keterkaitan antar pihak
03:12Sementara itu Nusron Wahid menyatakan menghormati proses hukum yang dijalankan KPK
03:17Nusron juga menegaskan Kementerian ATR BPN akan mengikuti dan membantu proses penyidikan
03:26Kini penyidik KPK masih menganalisis dokumen dan barang bukti elektronik hasil penggeledahan di tiga lokasi
03:32Penyidik juga terus menelusuri aliran dana, relasi antar pihak, serta kemungkinan keterlibatan pihak lain dalam perkara ini
03:39Tim Liputan Kompas TV
03:57Komisi Pemberantasan Korupsi terus mengembangkan penyidikan dugaan suap pengurusan hak guna bangunan
04:02Atau HGB PT Sumarekon Agung TBK di Kabupaten Bogor, Jawa Barat
04:06Nah sorotan kini tertuju pada sejumlah tersangka yang disebut KPK sebagai
04:10Orang Kepercayaan Menteri ATR sekaligus Kepala BPN Nusron Wahid
04:14Apa sebenarnya makna orang kepercayaan dalam konteks penyidikan korupsi ini
04:18Lalu sejauh mana pula posisi Nusron dalam konstruksi perkara itu
04:21Apakah status sebagai pimpinan Kementerian membuat pemeriksaannya harus menunggu hasil pengembangan bukti
04:27Termasuk menunggu penelusuran KPK atas aliran uang korupsi
04:31Bergabung bersama kami untuk diskusi malam ini Abraham Samad, Ketua KPK periode 2011 hingga 2015
04:36Dan Kunto Adiwibowo, Analis Komunikasi Politik dari Universitas Pajajaran
04:41Selamat malam Bapak-Bapak dengan Tifal disini
04:44Tifal
04:45Baik, terima kasih semua sudah bergabung bersama kami malam ini
04:48Pak Samad, yang terakhir kali yang dilakukan KPK adalah
04:51Penggeledahan kantor ATR BPN ditambah menggeledah rumah dirjen yang jadi tersangka, Lampri
04:58Kalau kemudian ada bahasa ada orang kepercayaan menteri disitu
05:02Orang kepercayaan Nusron Wahid dalam perkara ini
05:04Wajarkah kemudian tidak diperiksa langsung atau tidak dilakukan penggeledahan yang sama juga
05:09Terhadap ruang kerja ataupun kediaman Nusron Wahid
05:12Mas Tifal, dari delapan tersangka itu lima orang kepercayaan menteri
05:19Dan satu pejabat esolon satu yaitu dirjen
05:23Dan kemudian kalau kita lihat duit yang disita itu 100 miliar lebih
05:30Apa yang ingin saya katakan terhadap yang saya sampaikan tadi
05:33Bahwa ada lima orang kepercayaan menteri
05:36Satu pejabat esolon satu
05:38Ada duit 100 miliar lebih
05:40Ini sudah bisa dipastikan bahwa sebenarnya ada keterkaitan
05:46Dengan pejabat yang sifatnya high profile
05:50Dalam hal ini menteri
05:52Oleh karena itu sebenarnya kalau KPK berani
05:56Atau KPK bisa lebih progresif
05:59Maka sebenarnya yang harus dilakukan
06:01Dia harus melakukan juga penggeledahan di ruangan menteri
06:07Itu yang harus dilakukan
06:09Kemudian yang kedua
06:09Harus ditingkatkan dan dikembangkan lagi
06:12Agar supaya menteri Nusron ini paling tidak
06:16Menurut saya paling tidak
06:17Sesegera mungkin untuk dipanggil
06:20Diperiksa sebagai saksi
06:21Paling tidak
06:22Sehingga kita tahu betul apa perannya
06:25Dan kemudian yang menarik juga
06:28Sebenarnya harus dilihat tuh
06:29Follow the money-nya
06:31Aliran dana itu
06:33Kemana saja
06:34Karena menurut saya
06:35Dari 8 tersangka
06:37Kemudian 5 orang
06:39Bayangkan 8-5 orang itu orang kepercayaan menteri
06:42Mungkin kita akan mengatakan
06:45Impossible ya
06:46Impossible bahwa kasus ini
06:48Tidak punya keterkaitan dengan menteri
06:51Itu tidak mungkin sama sekali menurut saya
06:53Kalau kemudian Anda menitik beratkan masalah berani
06:56Bagi penyidik untuk melakukan pemeriksaan terhadap menteri
06:59Maka sampai sekarang belum diperiksa menteri
07:01Itu karena apa?
07:01Ada tekanankah menurut Anda Pak Samad?
07:04Seharusnya KPK tidak boleh menghadapi situasi seperti itu ya
07:07Karena KPK ini kan
07:09Walaupun undang-undangnya sudah berubah
07:11Tidak lagi seperti dulu ya
07:12Dia berada di bawah rumput eksekutif
07:15Tapi dalam menjalankan topoksinya dia tetap independen
07:19Oleh karena itu menurut saya
07:21KPK tidak boleh menghadapi kendala-kendala psikologis
07:24Atau kendala-kendala intervensi dari manapun juga
07:28Karena menurut saya ini adalah ujian
07:30Kenapa saya katakan ujian?
07:32Selama ini KPK periode
07:33Periode yang dipimpin komisioner yang baru ini
07:38Menurut saya
07:38Belum pernah ya
07:40Sepengetahun saya belum pernah
07:42Menjaring
07:43Kategori high profile
07:45Padahal kan sebenarnya
07:47Kasus korupsi yang harus ditangani KPK itu
07:50Sifatnya yang
07:51Grand corruption
07:52Grand corruption itu pengertiannya bukan sekedar
07:55Uang korupsi besar
07:57Tapi salah satu indikatornya adalah
07:59Orang itu adalah orang yang
08:01Punya profil tinggi ya
08:03High profile
08:04Misalnya kalau dia punya lenggara-lenggara
08:06Minimal dia menteri
08:08Atau dirjen dan lain-lain sebagainya
08:09Itu sebenarnya pengertian dari
08:11Grand corruption
08:12Jadi bukan saja duit yang besar di korupsi
08:15Tapi tersangkanya orang yang melakukan
08:18Oleh karena itu menurut saya
08:20KPK harus membuktikan ini
08:22Bahwa KPK harus kembali kejati dirinya sebenarnya
08:26Itu yang pertama
08:27Kemudian yang kedua
08:28Ada yang paling penting
08:29Buntifal
08:30Dari pengalaman saya di KPK dulu
08:32Memang
08:33Kementerian ATR dan BPN ini
08:35Punya banyak masalah sebenarnya ya
08:37Dari segi tata kelola
08:39Ya
08:40Di sana
08:41Banyak hal-hal yang bisa dikategorikan itu
08:44Lubang terjadinya fraud
08:45Ya
08:46Paling tidak bisa juga terjadi
08:48Tindakan-tindakan korupsi
08:50Mulai dari tingkat bawah
08:52Di level bawah
08:53Sampai ke atas
08:55Itu rata-rata orang di sana
08:57Susah lah
08:57Kita membedakan
08:59Mana orang yang benar
08:59Mana orang yang gak benar
09:01Kalau Anda mau lihat
09:03Di sana keluyuran
09:04Para calo
09:05Ini untuk tingkat bawahnya ya
09:06Oke
09:06Poinnya?
09:08Itu banyak pemandangan seperti itu
09:10Di kantor-kantor pertanahan
09:11Belum lagi
09:12Kalau kita lihat pengalaman
09:13Di masa lalu ya
09:15Sebenarnya
09:15Nusron ini sudah ada masalah
09:17Menurut saya
09:18Masalah apa maksudnya?
09:19Kasus pagar laut
09:20Pagar laut ya
09:20Yang melibatkan
09:22PIK 2
09:24Itu kan sudah pernah disampaikan
09:25Bahwa
09:26Pagar laut itu
09:27Ada orang ya
09:29Ada
09:30Korporasi
09:30Yang memberi batasan ya
09:32Konteksnya dalam kasus ini
09:33Menurut Anda apa pak?
09:35Kenapa?
09:36Konteksnya dalam kasus
09:37Yang sedang diungkap
09:38HGB itu apa berarti
09:39Kalau begitu?
09:40Ya sama konteksnya
09:41Di pagar laut kan
09:42Ini kan masalah
09:44Perubahan
09:45Atau perpanjangan
09:46Hak guna bangunan
09:47Kemudian juga
09:48Perubahan
09:49Atau peningkatan status
09:50Dari guna HGB
09:52Ke hak milik
09:53Kan seperti ini nih
09:54Jadi ada dua ya
09:55Perpanjangan HGB
09:57Dan kemudian
09:58Peningkatan HGB
09:59Menjadi hak milik
10:00Oke
10:01Tahan dulu disitu pak
10:01Ini kan sudah diblokir
10:03Oke
10:03Kan disitu sebenarnya diblokir
10:04Oke
10:05Tahan dulu disitu pak
10:05Tapi bisa dibuka
10:06Karena ada suap
10:07Kita akan kembangkan itu lagi nanti
10:09Kejadian seperti ini
10:10Selalu terjadi di
10:12Kementerian
10:13ATRBPN
10:14Jadi bukan
10:14Pertama kali saja
10:16Oke
10:16Apalagi di pemerintahan
10:18Harian Kompas
10:18Terakhir kali juga
10:19Sudah menyampaikan
10:20Dalam kurun 2021
10:21Sampai 2026
10:22Sudah ada 6 kasus
10:23Yang berkelindan
10:24Di kawasan kementerian
10:25ATRBPN itu tadi
10:26Nah pak Kunto
10:27Kalau menurut anda
10:28Sampai dengan saat ini
10:29Walaupun kemudian
10:30Dari KPK menyebut
10:31Belum ada kaitan
10:32Secara konteks hukum
10:34Nusron ini
10:34Dalam perkara ini
10:35Tapi kemudian
10:36Sudah menyatakan
10:37Nusron kepada publik
10:39Ia akan siap
10:39Untuk mengikuti
10:40Prosedur hukum
10:41Yang berjalan di KPK
10:43Dari kasus yang anda
10:44Lihat sekarang
10:45Sampai Nusron
10:46Belum diperiksa
10:47Ini memang
10:48Ada tekanan politik
10:49Kah dibalik kasus ini
10:51Dari kacamata anda
10:52Atau ini murninya
10:52Proses hukum saja
10:54Ya kalau bagi publik
10:56Sangat susah
10:57Untuk tidak
10:58Berusaha mengaitkan
10:59Antara yang politik
11:01Dengan kasus hukum ini
11:02Apalagi
11:03Pak Nusron adalah
11:04Seorang menteri
11:05Politisi dari partai besar
11:07Gitu kan
11:08Yang juga
11:09Apa ya
11:10Punya
11:10Sepak terjang
11:11Yang luar biasa
11:12Di politik
11:13Dan menurut saya
11:13Akan susah lah
11:15Bagi publik
11:15Untuk
11:16Memisahkan itu
11:17Nah menurut saya
11:18Yang penting
11:20Bagi KPK
11:20Saya setuju tadi
11:21Dengan Bang Abraham Samad
11:23Yang pertama adalah
11:24Follow the money-nya itu
11:26Yang kemudian harus dibuka
11:27Ke publik
11:28Gitu kan
11:28Karena publik
11:29Sangat fokus nih
11:30Uangnya gede
11:31Gitu kan
11:32Ini kan salah satu
11:33Yang membuat
11:33Magnitude kasus ini
11:35Terasa besar
11:37Di publik
11:38Gitu kan
11:38Nah ini KPK
11:39Harus secara konsisten
11:41Memperbarui informasi
11:42Lalu yang kedua
11:43Ya
11:44Kalau bisa dipanggil
11:46Sebagai
11:47Bentuk verifikasi sistematik
11:49Ya bukan sebagai tersangka
11:50Tapi
11:51Kalaupun KPK
11:52Mengutuskan untuk
11:53Memanggil
11:54Musran Wahid
11:55Itu harus
11:56Dikomunikasikan
11:57Bukan sebagai tuduhan
11:58Misalnya
11:59Tapi
11:59Sebagai langkah proseduran
12:01Untuk memahami
12:02Mekanisme internal
12:04Di ATR PPN
12:05Apakah benar
12:06Ada struktur bayangan
12:07Itu gitu kan
12:08Karena kan
12:09Narasinya kan
12:10Orang kepercayaan
12:11Ada struktur bayangan
12:13Nah ini yang kemudian
12:14Harus
12:14Diperiksa secara
12:16Mendetil dan
12:16Sungguh-sungguh
12:18Dan kalau menurut saya
12:19Di sisi lain
12:20Ada
12:22Istana pun
12:23Harusnya
12:24Segera
12:24Menyampaikan
12:25Pernyataan
12:27Dan sikap tegasnya
12:28Istana ini konteksnya
12:29Siapa menurut Anda
12:30Pak Gotoh?
12:31Ya presiden
12:32Atau juru bicara
12:33Kepresidenan
12:34Atau
12:34Mensesnek
12:35Mas yang menurut saya
12:36Harusnya
12:37Secara tegas
12:39Dan cepat
12:40Itu
12:40Menyelamatkan
12:42Reputasi pemerintahan
12:43Ini gitu
12:44Bahwa
12:45Mereka harus
12:46Mengeluarkan
12:47Penyataan resmi
12:47Mendukung penuh
12:49Langkah KPK
12:50Jadi KPK
12:50Enggak
12:51Enggak apa ya
12:52Publik tidak melihat
12:53Bahwa langkah KPK ini
12:55Tersandar
12:55Secara politik
12:57Atau kemudian
12:57Ada intervensi
12:59Politik
12:59Dalam proses hukum
13:01Dan kemudian
13:02Menurut saya
13:02Pemisahan
13:03Entitas yang jelas
13:05Antara
13:05Pemerintah
13:06Tetap
13:07Komit
13:08Untuk
13:08Pemberantasan
13:09Mafia Tanah
13:10Dan
13:10Untuk itu
13:13Publik
13:14Perlu tahu
13:14Sebenarnya
13:15Ada apa
13:15Dengan kasus ini
13:16Tapi kalau sampai
13:17Oke apakah cukup
13:18Dengan pernyataan saja
13:19Pak Kunto
13:20Atau perlu juga
13:21Mengambil sikap
13:21Menonaktifkan
13:22Nusron
13:22Karena
13:23Konteksnya
13:24Lagi-lagi
13:24Itu masalah
13:25Kepercayaan publik
13:25Persepsi publik
13:26Atas penanganan
13:27Kasus korupsi
13:27Di pemerintahan sekarang
13:29Ya
13:30Kalau menurut saya
13:31Ini
13:32Apa ya
13:32Bukan
13:33Menonaktifkan
13:34Secara
13:35Secara
13:35Seperti
13:35Mengecat
13:36Ya mas ya
13:36Kalau menurut saya
13:37Menurut saya
13:38Strategi yang enak
13:40Mungkin mendorong
13:41Pengunduran diri
13:42Yang
13:42Lebih elegan
13:44Terhadap
13:44Pak Nusron
13:45Dan ini kan
13:46Juga harus
13:47Dikomunikasikan
13:49Secara
13:49Politik
13:50Dengan partai
13:52Partai
13:52Partai
13:53Partai
13:53Karena kan
13:54Disini
13:55Walaupun kita
13:55Punya
13:56Apa
13:57Praduga tidak
13:58Bersalah ya
13:58Tapi kalau dalam
13:59Politik
14:00Biasanya
14:00Ini
14:01Apa
14:02Praduga tidak
14:04Bersalah ini
14:05Yang
14:05Yang
14:06Akan
14:07Susah
14:07Ada di
14:08Publik
14:08Gitu
14:08Karena
14:09Ini kan
14:10Akan
14:11Bleeding
14:11Kecitra
14:12Pemerintahnya
14:13Pak Prabowo
14:14Akan
14:14Bleeding
14:14Dengan
14:15Beberapa
14:16Program
14:16Prioritasnya
14:17Pak Prabowo
14:18Yang terkait
14:18Dengan
14:19Kementerian
14:19ATR
14:20BPN
14:20Kalau
14:21Memang
14:21Mau
14:22Meningkatkan
14:23Public
14:24Trust
14:24Ya
14:24Menurut saya
14:25Ini salah satu
14:26Momentum
14:26Untuk
14:26Membuktikan
14:27Itu
14:27Baik
14:28Oke
14:28Nah
14:29Dalam konteks
14:30Hukum lagi Pak
14:30Samad
14:31Dengan
14:31Posisi
14:32Nusron
14:32Yang masih
14:33Menjabat
14:33Sebagai
14:33Menteri
14:34Tapi
14:34Sudah
14:35Kebawa-bawa
14:35Kasus ini
14:36Ada orang
14:36Kepercayaannya
14:37Di dalam
14:37Situ
14:38Belum
14:38Lagi
14:38Yang
14:38Satu
14:39Bendera
14:40Dalam
14:40Tanda
14:40Kutip
14:40Ada
14:40Kadar
14:41Golkar
14:41Juga
14:41Fadel
14:42Fus
14:42Yang
14:42Bahkan
14:43Tiga
14:43Kali
14:43Sudah
14:43Berurusan
14:44Dalam
14:44Perkara
14:45Korupsi
14:45Di
14:45KPK
14:45Apakah
14:47Akan
14:47Jadi
14:47Tantangan
14:47Juga
14:48Buat
14:48KPK
14:49Menyidik
14:49Kasus
14:49Ini
14:49Saat
14:50Nusron
14:50Masih
14:50Menjabat
14:50Sebagai
14:51Menteri
14:51Pak
14:51Samad
14:52Sebenarnya
14:53Bagi
14:54KPK
14:54Yang
14:55Kita
14:56Tahu
14:56Betul
14:57Bahwa
14:57Dia
14:57Lembaga
14:57Superbody
14:58Ini
14:59Tidak
14:59Boleh
14:59Menjadi
15:01Tantangan
15:01Tidak
15:02Boleh
15:02Menjadi
15:03Hambatan
15:03Walaupun
15:04Misalnya
15:04Orang
15:05Yang
15:05Akan
15:05Dipanggil
15:06Sebagai
15:06Saksi
15:07Maupun
15:07Jadi
15:08Tersangka
15:08Itu
15:09Misalnya
15:10Statusnya
15:11Setingkat
15:12Menteri
15:12Atau
15:12Menteri
15:14Dulu
15:14Di
15:14Jaman
15:15Saya
15:15Dan
15:15Jaman
15:15Jaman
15:16Sebelumnya
15:16KPK
15:17Itu
15:17Biasa
15:18Saja
15:18Sebenarnya
15:19Menangani
15:19Menteri
15:20Bukan
15:20Hal
15:20Yang
15:21Luar
15:21Biasa
15:21Memang
15:22Akhir-akhir
15:23Ini
15:23Ketika
15:23KPK
15:24Jilid
15:24Sekarang
15:25Ini
15:25Saya
15:25Melihat
15:26Bahwa
15:26Rata-rata
15:28Komisioner
15:28Di
15:28Dalam
15:29Punya
15:29Kendala
15:29Psikologis
15:30Ketika
15:31Ingin
15:31Memeriksa
15:32Seorang
15:32Menteri
15:33Contohnya
15:34Misalnya
15:35Kemarin
15:35Ketika
15:36Ada
15:36Kasus
15:37Penerimaan
15:37Mplop
15:38Yang
15:39Menimpa
15:40Menteri
15:40Kehutanan
15:41Kan
15:41Kita
15:41Bisa
15:42Lihat
15:42Juga
15:42Itu
15:42Gimana
15:43Gamangnya
15:44KPK
15:45Bayangkan
15:46Walaupun
15:47Mplop
15:47Itu
15:47Sudah
15:48Dikembalikan
15:48Kok
15:49KPK
15:50Gak
15:50Pernah
15:50Memanggil
15:51Menteri
15:52Kehutanan
15:52Padahal
15:53Menurut
15:53Saya
15:53Harusnya
15:54Kalaupun
15:55Nanti
15:55Tidak
15:55Ada
15:55Keterlibatan
15:56Yang
15:57Gak
15:57Ada
15:57Masalah
15:58Tapi
15:58Harusnya
15:58KPK
15:59Pada
15:59Saat
15:59Itu
16:00Dia
16:00Memanggil
16:00Menteri
16:01Kehutanan
16:01Untuk
16:02Melakukan
16:02Klarifikasi
16:03Ini
16:03Gak
16:04Pernah
16:04Oleh
16:05Karena
16:05Itu
16:05Saya
16:05Lihat
16:05Memang
16:06Akhir-akhir
16:06Ini
16:06KPK
16:07Selalu
16:07Gamang
16:08Ketika
16:09Menghadapi
16:10High
16:10Profile
16:10Katakanlah
16:11Menteri
16:11Saya
16:12Gak
16:12Tau
16:12Kenapa
16:12Sampai
16:13Itu
16:13Bisa
16:13Terjadi
16:14Di
16:14Tubuh
16:15KPK
16:15Sekarang
16:16Ini
16:16Oleh
16:17Karena
16:17Itu
16:17Kalau
16:17Lihat
16:18Dari
16:18Pengalaman
16:19Sebelumnya
16:19Bahwa
16:19Ada
16:20Kasus
16:28Kalau
16:29Setiap
16:29Hari
16:29Mengangkat
16:30Ini
16:30Agar
16:30Supaya
16:31Ini
16:32Bentuk
16:32Pengawasan
16:33Yang
16:33Ketat
16:33Mengingatkan
16:34KPK
16:34Supaya
16:35KPK
16:35Jangan
16:36Loyo
16:36Saya
16:37Melihat
16:37Hari-hari
16:38Ini
16:38KPK
16:38Ini
16:38Kayak
16:39Loyo
16:40Banget
16:40Ketika
16:41Menghadapi
16:42Pejabat
16:43Pejabat
16:44Yang
16:44Setingkat
16:45Menteri
16:45Oleh
16:46Karena
16:46Itu
16:46Ini
16:47Yang
16:47Harus
16:47Terus
16:48Diawasi
16:48Dan
16:49Terus
16:49Diberikan
16:50Apa
16:51Kritik
16:52Jadi
16:52Kalaupun
16:53Saya
16:53Berbicara
16:53Gak
16:53Geras
16:54Ini
16:54Kritikan
16:55Saya
16:55Kepada
16:55Teman-teman
16:56Saya
16:56Disana
16:57Bahwa
16:58Harusnya
16:58KPK
16:59Mengembalikan
17:00Marwah
17:00Marwah
17:01KPK
17:02Itu
17:02Lembaga
17:02Yang
17:03Independen
17:03Yang
17:04Selama
17:04Ini
17:04Dikenal
17:05Apa
17:06Tanpa
17:07Pandan
17:07Burul
17:08Seperti
17:08Itu
17:08Tapi
17:09Akhir-akhir
17:09Ini
17:09Kelihatannya
17:10KPK
17:10Dalam
17:11Memeriksa
17:12Setingkat
17:12Menteri
17:13Saja
17:13Gak
17:13Berani
17:14Oleh
17:14Karena
17:15Itu
17:15Saya
17:15Agak
17:16Khawatir
17:16Kalau
17:16Kita
17:17Tidak
17:18Mengangkat
17:18Terus
17:18Kasus
17:19Ini
17:19Tidak
17:19Memberitakan
17:20Terus
17:21Maka
17:21Saya
17:21Khawatir
17:22Jangankan
17:23Nusron
17:23Dipanggil
17:24Sebagai
17:24Saksi
17:25Saksi
17:25Saya
17:26Agak
17:26Khawatir
17:26Gak
17:27Akan
17:27Pernah
17:27Dipanggil
17:27Sebagai
17:28Saksi
17:29Tapi
17:29Mudah-mudahan
17:29Dengan
17:30Diberitakannya
17:30Terus
17:31Ini
17:31Maka
17:32KPK
17:32Punya
17:33Nyali
17:33Kira-kira
17:33Seperti
17:34Itu
17:34Pak
17:34Kunto
17:35Terakhir
17:35Untuk
17:35Anda
17:35Kalau
17:36Anda
17:36Baca
17:36Kemudian
17:37Arah
17:37Dari
17:37Kasus
17:38Ini
17:38Dan
17:38Ini
17:38Tekanannya
17:39Pasti
17:39Sedikit
17:39Banyak
17:40Akan
17:40Ngaruh
17:40Kepolitik
17:41Menurut
17:41Anda
17:41Di
17:41Koalisi
17:42Akan
17:42Bagaimana
17:42Ada
17:43Gonjang
17:43Ganjing
17:43Kan
17:43Semacam
17:44Ya
17:45Kalau
17:46Menurut
17:46Saya
17:46Golkar
17:47Adalah
17:47Partai
17:47Besar
17:48Yang
17:48Sudah
17:50Ahli
17:50Mas
17:51Untuk
17:51Hal-hal
17:52Seperti
17:52Ini
17:52Bukan
17:53Sekali
17:54Dua
17:54Kali
17:56Kadernya
17:57Terkait
17:58Dengan
17:58Kasus
17:58Yang
17:59Melibatkan
17:59Korupsi
18:00Tapi
18:01Kemudian
18:01Apa
18:02Yang
18:03Perlu
18:03Digarisbawahi
18:04Adalah
18:05Bagaimana
18:05Komunikasi
18:06Di
18:06Internal
18:06Golkar
18:07Itu
18:07Sendiri
18:07Antara
18:08Faksi
18:09Faksi
18:09Atau
18:09Kepentingan
18:10Di
18:10Golkar
18:11Yang
18:12Mungkin
18:12Sekarang
18:13Sudah
18:13Ada
18:13Beberapa
18:14Orang
18:14Yang
18:14Melakukan
18:14Manuver
18:15Untuk
18:15Kemudian
18:16Berusaha
18:16Mengganti
18:17Pak
18:17Nusron
18:17Yang
18:18Kedua
18:19Adalah
18:19Soal
18:19Komunikasi
18:20Antara
18:21Golkar
18:21Dan
18:21Istana
18:22Karena
18:22Ini
18:22Penting
18:23Apa
18:24Disini
18:25Kan
18:25Kalau
18:26Golkar
18:27Apa
18:27Kalau
18:28Presiden
18:29Dan
18:29Golkar
18:29Bersepakat
18:30Untuk
18:30Menyelamatkan
18:31Muka
18:31Baik
18:32Itu
18:32Mukanya
18:33Nusron
18:33Tanya
18:33Golkar
18:34Mukanya
18:34Pak
18:34Presiden
18:35Ini
18:36Segala
18:37Sesuatinya
18:37Harus
18:38Langsung
18:38Secara
18:39Smooth
18:39Dan
18:40Ketiga
18:41Yang
18:41Menurut
18:41Saya
18:42Jadi
18:42Penting
18:42Adalah
18:43Jangan
18:43Sampai
18:44Hilang
18:44Ini
18:45Kalau
18:45Tadi
18:45Pak
18:45Abraham
18:46Samad
18:46Ke
18:46KPK
18:47Kalau
18:48Menurut
18:48Saya
18:48Dalam
18:49Korupsi
18:50Yang
18:50Besar
18:50Ini
18:51Biasanya
18:51Media
18:52Atau
18:53Publik
18:53Selalu
18:54Asik
18:54Menyoroti
18:55Pejabat
18:55Tapi
18:55Lupa
18:56Yang
18:56Memberi
18:57Suat
18:57Ini
18:57Padahal
18:58Ini
18:59Harus
18:59Dihukum
19:00Dan
19:01Kekuatan
19:01Modal
19:02Yang
19:02Mendikti
19:03Kebijakan
19:03Ini
19:03Kalau
19:04Menurut
19:04Saya
19:04Juga
19:05Harus
19:06Diungkapkan
19:07Kejahatannya
19:07Jangan
19:08Cuma
19:09Aksi
19:10Korupsi
19:10Dari
19:10Pejabatnya
19:11Aja
19:11Oke
19:12Pak
19:12Kuntos
19:13Pak
19:13Abraham
19:13Samad
19:14Terima
19:14Kasih
19:14Banyak
19:15Sudah
19:15Berdiskusi
19:15Bersama
19:15Kami
19:16Kali
19:16Ini
19:16Selalu
19:16Untuk
19:17Anda
19:17Berdua
19:17Selamat
19:17Malam
19:18Bapak
19:18Selamat
19:19Malam
19:19Terima
19:20Juntos
Komentar

Dianjurkan