Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
  • 16 jam yang lalu
JAKARTA, KOMPAS.TV - Upaya untuk mengevakuasi seluruh korban KM Virgo terus dilakukan. Sejumlah cara disiapkan. Apa yang harus diperhartikan tim penyelamat dalam mengevakuasi korban dari dalam KM Virgo.

Kita bahas bersama, Wakil Ketua Umum Ekosistem Transportasi Laut dari Masyarakat Transportasi Indonesia (MTI) Khoiri Soetomo.

Video Editor: Lintang Amiluhur

Produser: Theo Reza

Baca Juga Tim SAR Matangkan Operasi Salvage KM Virgo Transport 8 dalam Upaya Pencarian 126 Korban | BERUT di https://www.kompas.tv/regional/691621/tim-sar-matangkan-operasi-salvage-km-virgo-transport-8-dalam-upaya-pencarian-126-korban-berut



Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/nasional/691626/operasi-pengangkatan-badan-kapal-virgo-ini-kata-komunitas-masyarakat-transportasi-indonesia
Transkrip
00:00Kita beranjak ke topik lainnya, Saudara.
00:02Sebanyak tiga jenazah korban kapal Virgo Transport 8 yang ditemukan TNI Angkatan Laut telah teridentifikasi.
00:09Ketikanya kemudian diserahkan kepada keluarga untuk dimakamkan.
00:18Keluarga korban tiba di rumah sakit Bayangkara Banjarmasin, Kalimantan Selatan untuk menghadiri proses penyerahan jenazah.
00:24Setelah dinyatakan teridentifikasi, ketiga jenazah diserahkan kepada pihak keluarga untuk proses pemakaman.
00:31Hingga saat ini, total sembilan jenazah kecelakaan kapal motor Virgo Transport 8 telah teridentifikasi.
00:39Seseluruh jenazah telah diserahkan kepada pihak keluarga.
00:43Silahkan dari rekan-rekan koresta, dari DBI, maupun dari jasa Rahatja untuk teknis pelakang.
00:49Jenazah yang teridentifikasi pada hari Sabtu, 19 Desember, 2028 sebanyak 9 orang.
00:58Kami mohon doa agar seluruh jenazah korban dapat segera ditemukan dan teridentifikasi serta menghadapkan dukungan dan kerja dari seluruh pihak.
01:09Ini akan menjadi topik diskusi pertama kami untuk malam ini.
01:12Usai tiga jenazah korban ditemukan, Basarnas berupaya mengangkat badan kapal KMP Virgo Transport 8.
01:18Sementara pihak keluarga masih terus berharap semua korban ditemukan dalam keadaan apapun.
01:38TNI Angkatan Laut menemukan tiga jenazah korban kecelakaan kapal Virgo Transport 8 Jumat siang.
01:44Selanjutnya tim penyelam TNI AL langsung mengevakuasi ketiga jenazah tersebut ke KRI Igu Stingurah Rai.
01:51Demi membawa korban ke permukaan, tim penyelam harus memecahkan kaca kapal.
01:57Untuk kondisi kapal posisi miring agak terbalik.
02:04Terus misalnya nanti ditemukan korban, ya dievakuasi namun tidak terlalu, tidak diperbolehkan masuk terlalu dalam.
02:13Tapi kami hanya yang terlihat-terlihat kasat mata saja.
02:16Tim kami naik terus turun lagi sama-sama saya mencahkan jendela.
02:21Baru kita evakuasi jenayahnya biar bisa keluar.
02:26Kalau tadi kami baru membongkar satu, dua, dua kaca tapi itu satu kamar.
02:33Untuk kamar-kamar yang lain kami tidak tahu tapi saya punya keyakinan pasti ada.
02:40Dengan temuan tiga jenazah ini, total korban meninggal kapal Virgo Transport 8 menjadi sembilan orang.
02:47Ketiga jenazah tiba di Pelabuhan Trisakti Banjermasin, Jumat Malam.
02:51Ketiganya teridentifikasi atas nama Surya, 59 tahun, Muhammad Abdiyanur, 30 tahun, serta Yuli, 29 tahun.
02:59Sementara itu Basarnas masih berupaya untuk mengangkat kapal Virgo yang berada 24 hingga 29 meter di bawah permukaan.
03:07Upaya evakuasi pun terus berjalan sambil terus menghitung risiko dari kondisi kapal.
03:14Jika memang situasi mendukung, kami tetap akan berusaha untuk melakukan kegiatan bawah air dalam hal ini.
03:25Kemudian juga akan kita rapatkan terkait dengan proses bagaimana nanti akan mengangkat kapal tersebut.
03:34Karena tim dari Selby juga besok akan merapat ke Banjermasin.
03:39Di tengah upaya tim penyelamat, keluarga terus berharap semua korban bisa ditemukan dalam keadaan apapun.
03:46Salah satunya disuarakan istri Niki Armi Minamri Robi yang turut jadi penumpang kapal Virgo Transport 8.
03:53Ya kalau harapan bukan, segera ditemukan dalam kondisi apapun kalau saat ini.
03:59Kalau sebelum-sebelumnya, kita mungkin inginnya selamat ya Pak ya.
04:07Kalau sekarang, pokoknya ketemu, dalam kondisi apapun juga.
04:14Dalam kondisi apapun.
04:16Hingga kini, Basarnas dan TNI Angkatan Laut masih mencari dan berupaya mengevakuasi 126 korban kecelakaan kapal Virgo Transport 8.
04:26Tim Liputan, Kompas TV
04:33Upaya evakuasi seluruh korban kapal KM Virgo terus berjalan.
04:37Sejumlah cara disiapkan, tapi apa yang harus diperhatikan tim penyelamat agar atau dalam mengevakuasi korban dari dalam KM Virgo ini?
04:46Bergabung dalam diskusi malam ini, Wakil Ketua Umum Ekosistem Transportasi Laut dari Masyarakat Transportasi Indonesia atau MTI, Khoiri Sutomo.
04:53Mas Khoiri, selamat malam dengan Tival di sini.
04:58Mohon maaf Mas Khoiri, boleh dibuka dulu audionya biar bisa saya dengar suara Anda?
05:02Selamat malam Mas Tival.
05:04Baik, terima kasih sudah meluangkan waktu Mas.
05:06Dua fakta yang kita lihat di sini.
05:07Pertama, posisi badan kapal sudah tenggelam dan miring.
05:10Tapi yang kedua, ada harapan juga dari keluarga bahwa proses evakuasi terhadap para korban ini tetap berjalan apapun keadaannya.
05:19Dari kacamata Anda melihat fakta yang ada sekarang, benefit risiko apa yang bakal ditanggung oleh tim SAR kita, tim penyelamat
05:25kita dalam proses evakuasi saat ini?
05:29Pertama-tama, kami dari MTI menyampaikan duka cita dan keberhatinan yang sangat mendalam kepada para keluarga korban dan keluarga.
05:40Kami juga mengapresiasi perjuangan seluruh tim dari Pasarnas yang bekerja dalam kondisi penuh tantangan dan juga dari TNI maupun Polri
05:49dan Kementerian Perhubungan.
05:50Prioritas kita adalah mengoptimalkan pencarian, kemudian juga menjaga keselamatan petugas,
05:57serta memastikan keluarga korban memperoleh informasi yang jelas dan pendampingan yang memadai.
06:04Nah, bagaimana risiko evakuasi dengan posisi kapal yang miring atau terbalik?
06:09Nah, tentu apabila kapal dalam posisi miring berat atau terbalik, maka memang proses evakuasi menjadi jauh lebih sulit.
06:19Pintu, tangga, dan lorong dapat terhalang, sementara kendaraan serta barang di dalam kapal berpotensi bergeser,
06:28karena kan di laut itu ada arus, ada ombak, dan tentu menutup akses pencarian.
06:34Penyelam juga menghadapi tantangan berupa arus yang kuat, jarak pandang yang terbatas, ruang yang sempit,
06:42serta kemungkinan pergerakan badan kapal atau muatan.
06:47Karena itu, metode dan waktu evakuasi harus mengikuti penilaian dari tim Basarnas berdasarkan kondisi nyata di lapangan.
06:56Dukungan informasi mengenai denah kapal dan susunan ruangannya juga sangat penting dan membantu pencarian.
07:03Dan tentu ini saya meyakini bahwa dari pihak owner sudah menyerahkan semua gambar,
07:09baik gambar general arrangement, lines plan, dan shop drawing yang lain.
07:14Sehingga, sorry saya potong mas, sorry saya potong.
07:16Kalau kemudian ada rencana dari Basarnas untuk menerapkan operasi salvage,
07:20untuk membalikkan lagi kapal itu demi memudahkan proses evakuasi kepada para korban yang masih hilang,
07:25itu menjadi satu-satunya solusi?
07:27Saya kira saat ini itu adalah hal yang paling mudah dilakukan,
07:32yang memungkinkan dilakukan meskipun tidak mudah, maaf.
07:35Tantangannya apa kalau begitu?
07:37Ya tentu tantangannya harus menyiapkan dari pihak salvage profesional yang mempunyai peralatan cukup,
07:43mulai dari airbag yang bisa dikembangkan, kemudian juga ada ponton dan beberapa grain.
07:49Tapi saya meyakini bahwa dari Basarnas kerjasama dari perusahaan salvage,
07:55pasti mampu untuk bisa mengatasi hal tersebut.
07:59Kalau melihat, kalau kemudian itu menjadi langkah satu-satunya solusi yang paling memungkinkan untuk sekarang,
08:05makan waktu berapa lama untuk proses pembalikan posisi kapal itu kembali ke posisi awal, Mas?
08:10Ya, ini tentu sangat bergantung dengan kondisi perairan di lapangan,
08:14bergantung pada arus, bergantung pada ombak, bergantung pada angin,
08:18sangat bergantung juga dengan peralatan yang bisa didatangkan,
08:22dan tentu saja ini sangat harus ekstra hati-hati,
08:27jangan sampai upaya kita untuk mencari korban justru malah menimbulkan korban baru.
08:33Jadi saya tidak bisa menjawab dengan tepat, itu membutuhkan berapa hari,
08:38karena semua sangat bergantung.
08:40Tetapi kami sangat berharap itu bisa dilakukan tidak kurang dari dua minggu.
08:46Mudah-mudahan, tapi sekali lagi pihak Basarnas maupun pihak perusahaan salvage lah yang bisa memperkirakan.
08:52Ditambah lagi kemungkinan kekuatan arusnya di Laut Jawa itu juga jadi sumbang sih ya,
08:57tapi kalau membaca karakter Laut Jawa ini ditambah dengan niat untuk operasi salvage itu
09:01dalam rentang paling setidaknya paling cepat dua minggu menurut Anda,
09:05itu hal yang logis atau apa yang perlu diantisipasi di situ?
09:10Saya kira tergantung kekuatan SDM profesional maupun peralatan yang ada di lapangan,
09:15kalau semuanya itu tentu terpenuhi, karena kan tentu semua sumber daya alat itu
09:21biasanya didatangkan dari lokasi terdekat dari Pulau Jawa, katakanlah dari Surabaya.
09:26Misalnya kalau tidak cukup barangkali didatangkan dari Jakarta atau Batam.
09:30Nah ini tentu kita berharap mudah-mudahan,
09:33karena badan kapal ini sudah terbalik, tentu di situ ada tiang,
09:37kalau tiangnya menancap, nah tentu kan harus ada upaya-upaya yang lebih banyak
09:42untuk bisa dilakukan, seperti memotong misalnya.
09:44Dan butuh SDM yang lebih banyak lagi kah untuk proses itu menurut Anda?
09:49Ya tentu SDM-nya juga harus cukup terukur,
09:52yang penting mereka dari profesional,
09:54karena juga membutuhkan alat-alat bantu,
09:57mulai dari ponton, mulai dari takbut,
09:59mulai dari floating crane, dan lain sebagainya.
10:02Oke, atas kejadian ini KNKT, kemudian polisi diharapkan juga bisa segera
10:09mendeteksi, menyelidiki, menginvestigasi siapa yang patut bertanggung jawab.
10:13Tapi dari kacamata Anda, mewakili MTI, Mas Khoiri,
10:16siapa yang rasanya patut bertanggung jawab dalam insiden ini?
10:18Sudah banyak nyawa yang berjatuhan di sini.
10:23Sebenarnya, dalam persoalan ini ya, saya kira kita tidak bisa berspekulasi,
10:28kita juga tidak bisa secara emosional langsung menentukan siapa yang bersalah dan bertanggung jawab,
10:35karena kita tahu bahwa di Kementerian Perhubungan itu,
10:39ada peran mahkamah pelayaran menjadi sangat penting.
10:43Penanganan kecelakaan harus memperhatikan ketentuan khusus hukum pelayaran,
10:48dan didukung pemahaman mendalam mengenai teknis kapal,
10:51serta standar profesi kepelautan.
10:55Setelah pemeriksaan pendahuluan oleh Syah Bandar,
10:58mahkamah pelayaran melakukan pemeriksaan lanjutan,
11:01termasuk menilai ada atau tidaknya kesalahan atau kelalaian
11:05dalam penerapan standar profesi, nakoda, dan para perwira kapal.
11:11KNKT menjalankan investigasi keselamatan untuk menemukan penyebab
11:15dan memberikan rekomendasi pencegahan.
11:18Ini menjadi sangat penting agar ke depan tidak terulangi lagi.
11:22Nah, apabila terdapat dugaan tindak bidana,
11:24penanganannya dilakukan oleh penyidik yang berwenang.
11:28Di sinilah peran PPNS, bidang pelayaran sangat penting,
11:32dengan dukungan keahlian teknis dan koordinasi sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku.
11:37Pemeriksaan perlu menjangkau pihak-pihak yang terkait,
11:41mulai dari operator, awak kapal,
11:44pihak yang menangani perbaikan atau pembangunan atau modifikasi,
11:50maupun pihak-pihak, terutama pemilik barang,
11:53atau yang melakukan pemuatan,
11:55apakah barang-barang,
11:57saya tidak memfonis atau saya tidak menyalahkan,
12:00apakah ada barang-barang over dimensi overload,
12:03ataukah ada barang-barang yang mengandung dangerous good misalnya,
12:08ya ini semua kan harus diperiksa.
12:10Siapa yang bertanggung jawab harus ditentukan berdasarkan bukti,
12:14kewajiban, dan kewenangan masing-masing.
12:16Dengan demikian,
12:17prosesnya dapat memberikan keadilan bagi korban,
12:20sekaligus menghasilkan pembenahan yang tepat,
12:22agar ke depan tidak ada lagi kejadian serupa terulang.
12:26Baik, Mas Koyri, mewakili MTI,
12:28terima kasih banyak sudah berbagi perspektif bersama kami.
12:30Saya selalu ya, Mas, selamat malam.
12:32Selamat malam.
Komentar

Dianjurkan