00:00Kita beranjak ke topik lainnya, Saudara.
00:02Sebanyak tiga jenazah korban kapal Virgo Transport 8 yang ditemukan TNI Angkatan Laut telah teridentifikasi.
00:09Ketikanya kemudian diserahkan kepada keluarga untuk dimakamkan.
00:18Keluarga korban tiba di rumah sakit Bayangkara Banjarmasin, Kalimantan Selatan untuk menghadiri proses penyerahan jenazah.
00:24Setelah dinyatakan teridentifikasi, ketiga jenazah diserahkan kepada pihak keluarga untuk proses pemakaman.
00:31Hingga saat ini, total sembilan jenazah kecelakaan kapal motor Virgo Transport 8 telah teridentifikasi.
00:39Seseluruh jenazah telah diserahkan kepada pihak keluarga.
00:43Silahkan dari rekan-rekan koresta, dari DBI, maupun dari jasa Rahatja untuk teknis pelakang.
00:49Jenazah yang teridentifikasi pada hari Sabtu, 19 Desember, 2028 sebanyak 9 orang.
00:58Kami mohon doa agar seluruh jenazah korban dapat segera ditemukan dan teridentifikasi serta menghadapkan dukungan dan kerja dari seluruh pihak.
01:09Ini akan menjadi topik diskusi pertama kami untuk malam ini.
01:12Usai tiga jenazah korban ditemukan, Basarnas berupaya mengangkat badan kapal KMP Virgo Transport 8.
01:18Sementara pihak keluarga masih terus berharap semua korban ditemukan dalam keadaan apapun.
01:38TNI Angkatan Laut menemukan tiga jenazah korban kecelakaan kapal Virgo Transport 8 Jumat siang.
01:44Selanjutnya tim penyelam TNI AL langsung mengevakuasi ketiga jenazah tersebut ke KRI Igu Stingurah Rai.
01:51Demi membawa korban ke permukaan, tim penyelam harus memecahkan kaca kapal.
01:57Untuk kondisi kapal posisi miring agak terbalik.
02:04Terus misalnya nanti ditemukan korban, ya dievakuasi namun tidak terlalu, tidak diperbolehkan masuk terlalu dalam.
02:13Tapi kami hanya yang terlihat-terlihat kasat mata saja.
02:16Tim kami naik terus turun lagi sama-sama saya mencahkan jendela.
02:21Baru kita evakuasi jenayahnya biar bisa keluar.
02:26Kalau tadi kami baru membongkar satu, dua, dua kaca tapi itu satu kamar.
02:33Untuk kamar-kamar yang lain kami tidak tahu tapi saya punya keyakinan pasti ada.
02:40Dengan temuan tiga jenazah ini, total korban meninggal kapal Virgo Transport 8 menjadi sembilan orang.
02:47Ketiga jenazah tiba di Pelabuhan Trisakti Banjermasin, Jumat Malam.
02:51Ketiganya teridentifikasi atas nama Surya, 59 tahun, Muhammad Abdiyanur, 30 tahun, serta Yuli, 29 tahun.
02:59Sementara itu Basarnas masih berupaya untuk mengangkat kapal Virgo yang berada 24 hingga 29 meter di bawah permukaan.
03:07Upaya evakuasi pun terus berjalan sambil terus menghitung risiko dari kondisi kapal.
03:14Jika memang situasi mendukung, kami tetap akan berusaha untuk melakukan kegiatan bawah air dalam hal ini.
03:25Kemudian juga akan kita rapatkan terkait dengan proses bagaimana nanti akan mengangkat kapal tersebut.
03:34Karena tim dari Selby juga besok akan merapat ke Banjermasin.
03:39Di tengah upaya tim penyelamat, keluarga terus berharap semua korban bisa ditemukan dalam keadaan apapun.
03:46Salah satunya disuarakan istri Niki Armi Minamri Robi yang turut jadi penumpang kapal Virgo Transport 8.
03:53Ya kalau harapan bukan, segera ditemukan dalam kondisi apapun kalau saat ini.
03:59Kalau sebelum-sebelumnya, kita mungkin inginnya selamat ya Pak ya.
04:07Kalau sekarang, pokoknya ketemu, dalam kondisi apapun juga.
04:14Dalam kondisi apapun.
04:16Hingga kini, Basarnas dan TNI Angkatan Laut masih mencari dan berupaya mengevakuasi 126 korban kecelakaan kapal Virgo Transport 8.
04:26Tim Liputan, Kompas TV
04:33Upaya evakuasi seluruh korban kapal KM Virgo terus berjalan.
04:37Sejumlah cara disiapkan, tapi apa yang harus diperhatikan tim penyelamat agar atau dalam mengevakuasi korban dari dalam KM Virgo ini?
04:46Bergabung dalam diskusi malam ini, Wakil Ketua Umum Ekosistem Transportasi Laut dari Masyarakat Transportasi Indonesia atau MTI, Khoiri Sutomo.
04:53Mas Khoiri, selamat malam dengan Tival di sini.
04:58Mohon maaf Mas Khoiri, boleh dibuka dulu audionya biar bisa saya dengar suara Anda?
05:02Selamat malam Mas Tival.
05:04Baik, terima kasih sudah meluangkan waktu Mas.
05:06Dua fakta yang kita lihat di sini.
05:07Pertama, posisi badan kapal sudah tenggelam dan miring.
05:10Tapi yang kedua, ada harapan juga dari keluarga bahwa proses evakuasi terhadap para korban ini tetap berjalan apapun keadaannya.
05:19Dari kacamata Anda melihat fakta yang ada sekarang, benefit risiko apa yang bakal ditanggung oleh tim SAR kita, tim penyelamat
05:25kita dalam proses evakuasi saat ini?
05:29Pertama-tama, kami dari MTI menyampaikan duka cita dan keberhatinan yang sangat mendalam kepada para keluarga korban dan keluarga.
05:40Kami juga mengapresiasi perjuangan seluruh tim dari Pasarnas yang bekerja dalam kondisi penuh tantangan dan juga dari TNI maupun Polri
05:49dan Kementerian Perhubungan.
05:50Prioritas kita adalah mengoptimalkan pencarian, kemudian juga menjaga keselamatan petugas,
05:57serta memastikan keluarga korban memperoleh informasi yang jelas dan pendampingan yang memadai.
06:04Nah, bagaimana risiko evakuasi dengan posisi kapal yang miring atau terbalik?
06:09Nah, tentu apabila kapal dalam posisi miring berat atau terbalik, maka memang proses evakuasi menjadi jauh lebih sulit.
06:19Pintu, tangga, dan lorong dapat terhalang, sementara kendaraan serta barang di dalam kapal berpotensi bergeser,
06:28karena kan di laut itu ada arus, ada ombak, dan tentu menutup akses pencarian.
06:34Penyelam juga menghadapi tantangan berupa arus yang kuat, jarak pandang yang terbatas, ruang yang sempit,
06:42serta kemungkinan pergerakan badan kapal atau muatan.
06:47Karena itu, metode dan waktu evakuasi harus mengikuti penilaian dari tim Basarnas berdasarkan kondisi nyata di lapangan.
06:56Dukungan informasi mengenai denah kapal dan susunan ruangannya juga sangat penting dan membantu pencarian.
07:03Dan tentu ini saya meyakini bahwa dari pihak owner sudah menyerahkan semua gambar,
07:09baik gambar general arrangement, lines plan, dan shop drawing yang lain.
07:14Sehingga, sorry saya potong mas, sorry saya potong.
07:16Kalau kemudian ada rencana dari Basarnas untuk menerapkan operasi salvage,
07:20untuk membalikkan lagi kapal itu demi memudahkan proses evakuasi kepada para korban yang masih hilang,
07:25itu menjadi satu-satunya solusi?
07:27Saya kira saat ini itu adalah hal yang paling mudah dilakukan,
07:32yang memungkinkan dilakukan meskipun tidak mudah, maaf.
07:35Tantangannya apa kalau begitu?
07:37Ya tentu tantangannya harus menyiapkan dari pihak salvage profesional yang mempunyai peralatan cukup,
07:43mulai dari airbag yang bisa dikembangkan, kemudian juga ada ponton dan beberapa grain.
07:49Tapi saya meyakini bahwa dari Basarnas kerjasama dari perusahaan salvage,
07:55pasti mampu untuk bisa mengatasi hal tersebut.
07:59Kalau melihat, kalau kemudian itu menjadi langkah satu-satunya solusi yang paling memungkinkan untuk sekarang,
08:05makan waktu berapa lama untuk proses pembalikan posisi kapal itu kembali ke posisi awal, Mas?
08:10Ya, ini tentu sangat bergantung dengan kondisi perairan di lapangan,
08:14bergantung pada arus, bergantung pada ombak, bergantung pada angin,
08:18sangat bergantung juga dengan peralatan yang bisa didatangkan,
08:22dan tentu saja ini sangat harus ekstra hati-hati,
08:27jangan sampai upaya kita untuk mencari korban justru malah menimbulkan korban baru.
08:33Jadi saya tidak bisa menjawab dengan tepat, itu membutuhkan berapa hari,
08:38karena semua sangat bergantung.
08:40Tetapi kami sangat berharap itu bisa dilakukan tidak kurang dari dua minggu.
08:46Mudah-mudahan, tapi sekali lagi pihak Basarnas maupun pihak perusahaan salvage lah yang bisa memperkirakan.
08:52Ditambah lagi kemungkinan kekuatan arusnya di Laut Jawa itu juga jadi sumbang sih ya,
08:57tapi kalau membaca karakter Laut Jawa ini ditambah dengan niat untuk operasi salvage itu
09:01dalam rentang paling setidaknya paling cepat dua minggu menurut Anda,
09:05itu hal yang logis atau apa yang perlu diantisipasi di situ?
09:10Saya kira tergantung kekuatan SDM profesional maupun peralatan yang ada di lapangan,
09:15kalau semuanya itu tentu terpenuhi, karena kan tentu semua sumber daya alat itu
09:21biasanya didatangkan dari lokasi terdekat dari Pulau Jawa, katakanlah dari Surabaya.
09:26Misalnya kalau tidak cukup barangkali didatangkan dari Jakarta atau Batam.
09:30Nah ini tentu kita berharap mudah-mudahan,
09:33karena badan kapal ini sudah terbalik, tentu di situ ada tiang,
09:37kalau tiangnya menancap, nah tentu kan harus ada upaya-upaya yang lebih banyak
09:42untuk bisa dilakukan, seperti memotong misalnya.
09:44Dan butuh SDM yang lebih banyak lagi kah untuk proses itu menurut Anda?
09:49Ya tentu SDM-nya juga harus cukup terukur,
09:52yang penting mereka dari profesional,
09:54karena juga membutuhkan alat-alat bantu,
09:57mulai dari ponton, mulai dari takbut,
09:59mulai dari floating crane, dan lain sebagainya.
10:02Oke, atas kejadian ini KNKT, kemudian polisi diharapkan juga bisa segera
10:09mendeteksi, menyelidiki, menginvestigasi siapa yang patut bertanggung jawab.
10:13Tapi dari kacamata Anda, mewakili MTI, Mas Khoiri,
10:16siapa yang rasanya patut bertanggung jawab dalam insiden ini?
10:18Sudah banyak nyawa yang berjatuhan di sini.
10:23Sebenarnya, dalam persoalan ini ya, saya kira kita tidak bisa berspekulasi,
10:28kita juga tidak bisa secara emosional langsung menentukan siapa yang bersalah dan bertanggung jawab,
10:35karena kita tahu bahwa di Kementerian Perhubungan itu,
10:39ada peran mahkamah pelayaran menjadi sangat penting.
10:43Penanganan kecelakaan harus memperhatikan ketentuan khusus hukum pelayaran,
10:48dan didukung pemahaman mendalam mengenai teknis kapal,
10:51serta standar profesi kepelautan.
10:55Setelah pemeriksaan pendahuluan oleh Syah Bandar,
10:58mahkamah pelayaran melakukan pemeriksaan lanjutan,
11:01termasuk menilai ada atau tidaknya kesalahan atau kelalaian
11:05dalam penerapan standar profesi, nakoda, dan para perwira kapal.
11:11KNKT menjalankan investigasi keselamatan untuk menemukan penyebab
11:15dan memberikan rekomendasi pencegahan.
11:18Ini menjadi sangat penting agar ke depan tidak terulangi lagi.
11:22Nah, apabila terdapat dugaan tindak bidana,
11:24penanganannya dilakukan oleh penyidik yang berwenang.
11:28Di sinilah peran PPNS, bidang pelayaran sangat penting,
11:32dengan dukungan keahlian teknis dan koordinasi sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku.
11:37Pemeriksaan perlu menjangkau pihak-pihak yang terkait,
11:41mulai dari operator, awak kapal,
11:44pihak yang menangani perbaikan atau pembangunan atau modifikasi,
11:50maupun pihak-pihak, terutama pemilik barang,
11:53atau yang melakukan pemuatan,
11:55apakah barang-barang,
11:57saya tidak memfonis atau saya tidak menyalahkan,
12:00apakah ada barang-barang over dimensi overload,
12:03ataukah ada barang-barang yang mengandung dangerous good misalnya,
12:08ya ini semua kan harus diperiksa.
12:10Siapa yang bertanggung jawab harus ditentukan berdasarkan bukti,
12:14kewajiban, dan kewenangan masing-masing.
12:16Dengan demikian,
12:17prosesnya dapat memberikan keadilan bagi korban,
12:20sekaligus menghasilkan pembenahan yang tepat,
12:22agar ke depan tidak ada lagi kejadian serupa terulang.
12:26Baik, Mas Koyri, mewakili MTI,
12:28terima kasih banyak sudah berbagi perspektif bersama kami.
12:30Saya selalu ya, Mas, selamat malam.
12:32Selamat malam.
Komentar