00:00Jadi, itu menjadi sangat penting.
00:02Berikutnya, tugas dari aparat biaya dan cukai bukan hanya mengumpulkan penerimaan.
00:11Teman-teman di biaya cukai, fungsinya selain mengumpulkan penerimaan,
00:16juga melakukan pengawasan atas barang-barang yang ilegal, yang ditransportasikan,
00:23maupun barang-barang yang merupakan barang kena cukai.
00:27Karena itu, tugas dari mengumpulkan penerimaan selalu kita tandem dengan tugas untuk pengawasan.
00:37Nah, saya dapat sampaikan di sini, sebelah kiri adalah pengawasan atau penindakan terhadap rokok ilegal.
00:44Teman-teman bisa lihat.
00:45Tahun ini, jumlah batang yang telah diambil, ditemukan dalam penindakan rokok ilegal,
00:55sudah mencapai 1,124 miliar batang.
01:04Anda yang merokok, kalau sekali beli rokok, 1 pak itu isinya berapa?
01:09Berapa batang?
01:15Yang merokok, yang merokok siapa?
01:21Dirjen biaya cukai, memang mantap.
01:24Kita ambil yang paling gede ya, 20.
01:29Yang sudah ditemukan rokok ilegal ini,
01:331,124 miliar batang.
01:37Anda bisa bayangkan.
01:41Nah, ini dilakukan dengan,
01:44bekerjasama dengan aparat yang lain.
01:47Ini bukan kita klaim bahwa biaya cukai sendirian.
01:50Berbagai macam kita kerjasama.
01:51Nah, kemudian yang di tengah,
01:54dan itu kalau kita lihat 1,124 miliar batang itu peningkatannya 60% dari tahun lalu.
02:01Tapi jumlah penindakannya hanya naik 9,8%.
02:05Jadi sekarang intensitas setiap penindakan itu juga meningkat.
02:11Jumlah penindakannya naik 9,8%.
02:1613.151 kali.
02:19Kalau 1.351 kali dibagi 8 itu, 8 bulan berarti tiap bulan nindak berapa Pak Jaka?
02:28Waduh.
02:30Nanti deh Pak Jaka yang jawab.
02:32Anggap aja Pak Jaka dapat pertanyaan dari wartawan saya,
02:34wartawan yang nanya itu sebulannya kira-kira berapa kali penindakan.
02:38Dengan jumlah batang 1,124 miliar batang.
02:43Pemberatasan narkotika.
02:45Ini adalah barang terlarang.
02:47Anda bisa lihat ceritanya di sini adalah jumlah penindakannya turun,
02:53tetapi barang buktinya meningkat.
02:58Barang bukti yang diambil adalah 11,43 ton barang bukti.
03:06Ini segala macam jenis.
03:08Termasuk 2,6 ton metamvetamin cair dari kapal MV Ocean Porter di Kepulauan.
03:18Ini yang fotonya.
03:19Ini yang fotonya ya Pak Jaka ya.
03:21Ini yang fotonya.
03:23Oke.
03:24Ya.
03:25Benar nggak?
03:26Iya betul yang 2,6 ton itu fotonya.
03:30Lagi-lagi, teman-teman BC itu bekerja sama dengan aparat-aparat yang lain.
03:36Dan ini adalah menjaga Republik Indonesia.
03:39Oke.
03:40Nah, bukan hanya itu.
03:43Belakangan kita juga mulai melihat penyelundupan emas.
03:49Ini yang sebelah kanan.
03:52Penindakan upaya penyelundupan emas, membawa emas dengan secara tidak proper,
03:59dengan dokumentasi yang tidak proper,
04:01sampai dengan tanggal 14 September yang lalu,
04:05selama tahun 2026, ini telah dilakukan 74 kali penindakan.
04:12penindakan upaya membawa emas, terutama keluar ya Pak Jaka ya.
04:19Keluar.
04:22Beratnya 334,5 kilo yang sudah ditemukan.
04:27Dengan berbagai macam bentuk emas.
04:30Ada yang emas batangan, ada yang emas perhiasan, bahkan ada yang sifatnya itu serbuk emas.
04:35Nanti detilnya, silakan teman-teman dari Bia Cukai bisa mengelaborasi.
04:40Apa ini?
04:41Apa efeknya nih?
04:43Ini adalah upaya untuk membawa sumber daya alam Indonesia ke luar negeri dengan cara yang tidak baik.
04:53Jadi ini juga adalah yang dilakukan oleh teman-teman dari Bia Cukai.
04:58Itu adalah penerimaan dari kepabianan dan Cukai dan pengawasan lakukan oleh Bia dan Cukai berikutnya.
Komentar