Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
  • 11 jam yang lalu
MANADO, KOMPAS.TV - Pasar tradisional tidak lagi hanya soal transaksi jual beli. Di Manado, Pasar Bersehati didorong untuk bertransformasi menjadi destinasi wisata baru yang mengangkat kuliner dan budaya lokal.

Pemerintah Kota Manado menilai, pasar yang terletak di tepi Teluk Manado ini memiliki potensi besar untuk menjadi ikon wisata.

Inilah Pasar Bersehati Manado, pasar tertua dan terbesar di Manado yang menjadi denyut nadi perekonomian warga sejak puluhan tahun lalu.

Pasar ini tidak pernah sepi, mulai subuh. Ratusan perahu nelayan mendarat membawa hasil tangkapan segar, mulai dari ikan tude, oci, tuna, hingga cakalang.

Direvitalisasi sejak tahun 2021, Pasar Bersehati terus berbenah.

Pengelolaan pun dilakukan secara profesional dengan terus menata tata letak para pedagang, pemberlakuan parkir elektronik, hingga soal kebersihan pasar.

Hal ini dilakukan untuk menjaga kenyamanan pembeli, pedagang, serta capaian target pendapatan asli daerah.

Pasar Bersehati berdampingan langsung dengan Kali Mas, pelabuhan mini, tempat sandar perahu-perahu yang akan membawa wisatawan ke pulau-pulau wisata seperti Bunaken dan Manado Tua.

Potensi inilah yang kini dilirik untuk dikembangkan menjadi pasar berbasis wisata.

Konsep wisata yang diusung adalah wisata kuliner dan budaya. Pengunjung tidak hanya berbelanja, tapi mendapatkan pengalaman menikmati suasana indah di Teluk Manado sambil belajar dialek Manado saat tawar-menawar.

Namun, untuk mewujudkan pasar wisata, ada pekerjaan rumah yang harus diselesaikan. Persoalan klasik seperti pengelolaan sampah, belum tertibnya sejumlah pedagang yang berjualan sehingga ada yang kelihatan kumuh harus dituntaskan terlebih dahulu.

Pemerintah Kota berjanji pembenahan akan lebih menyentuh aspek kebersihan, penataan zonasi, digitalisasi pembayaran, hingga pelatihan bagi pedagang agar ramah wisatawan.

Transformasi Pasar Bersehati menjadi pasar wisata diharapkan mampu meningkatkan pendapatan pedagang sekaligus menambah daya tarik wisata di Manado.

Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/regional/691568/revitalisasi-pasar-bersehati-manado-disulap-jadi-destinasi-wisata-kuliner-dan-budaya-lokal-jn
Transkrip
00:03Intro
00:05Saudara pasar tradisional tidak lagi hanya soal transaksi jual beli.
00:09Di kota Manado, pasar bersehati didorong untuk bertransformasi menjadi destinasi wisata baru
00:14yang mengangkat kuliner dan budaya lokal.
00:17Pemerintah kota Manado menilai pasar yang terletak di tepi teluk Manado ini
00:20memiliki potensi besar untuk menjadi ikon wisata.
00:26Inilah pasar bersehati, pasar tertua dan terbesar di kota Manado
00:30yang menjadi denyut nadi perekonomian warga sejak puluhan tahun yang lalu.
00:35Terletak strategis di pinggir teluk Manado, pasar ini tidak pernah sepi mulai subuh.
00:41Bahkan ratusan perahun nelayan mendarat membawa hasil tangkapan segar
00:44mulai dari ikan tudeoci, tuna hingga cakalang.
00:49Direvitalisasi sejak tahun 2022, pasar bersehati terus berbenah.
00:54Masyarakat bisa membeli apa saja di pasar ini,
00:57mulai kebutuhan pokok sehari-hari hingga pakaian.
01:01Pengelolaan pun dilakukan secara profesional dengan terus menata tata letak para pedagang,
01:06pemberlakuan parkir elektronik hingga soal kebersihan pasar.
01:10Hal ini dilakukan untuk menjaga kenyamanan pembeli, pedagang
01:14serta capaian target pendapatan asli daerah.
01:17Karena belum, enggak tahu sih kalau yang di bagian atas atau di bagian bawah,
01:21lebih penataan seperti apa, tapi untuk pertama kali,
01:25cuma di bagian bawah yang kita lihat perlu diatur kembali sih untuk kebersihan.
01:31Ya seperti lihat sekarang ini seperti pasar pada umumnya,
01:34ya masih banyak perlu lagi untuk dibersihkan.
01:41Mesti kalau boleh dan disapu, kasih bersih lagi, biar pembeli itu nyaman.
01:48Bagus lagi, rame lagi di sini.
01:51Turang kan biasa baju di atas serta turung ke bawah lebih rame.
01:54Kalau emang jual di atas kan dilapak, kurang orang bayi beli.
01:57Kalau turang turung lebih banyak orang bayi beli.
02:00Kebersihan lagi bagus.
02:01Pasar Bersyati berdampingan langsung dengan Kalimas, Pelabuhan Mini,
02:05tempat sandar perahu-perahu yang akan membawa wisatawan ke pulau-pulau wisata
02:10seperti Bunaken dan Manado Tua.
02:12Potensi inilah yang kini dilirik untuk dikembangkan menjadi pasar berbasis wisata.
02:18Konsep wisata yang diusung adalah wisata kuliner dan budaya.
02:21Pengunjung tidak hanya berbelanja,
02:24tapi mendapatkan pengalaman menikmati suasana indah di Teluk Manado
02:28sambil belajar dialek Manado saat tawar-menawar.
02:32Agar dapat memperhatikan kebersihan.
02:35Karena pasar itu kalau bersih, maka pengunjung akan nyaman.
02:40Maka pasar akan lebih tertib.
02:43Dan kita mau menjadikan pasar jengki bersati ini
02:47bukan cuma sebagai kunjungan pasar,
02:50tapi juga sebagai kunjungan wisata.
02:53Karena di dekat pasar ini atau latar belakangnya bisa ada jembatan Soekarno.
03:00Banyak yang datang untuk ambil foto,
03:06sehingga betul-betul ini jadi tempat wisata juga.
03:10Kita buat pusat kuliner di bawah jembatan Soekarno.
03:13Namun untuk mewujudkan pasar wisata,
03:16ada pekerjaan rumah yang harus diselesaikan.
03:18Persoalan klasik seperti pengelolaan sampah,
03:21belum tertibnya sejumlah pedagang yang berjualan
03:23sehingga ada yang kelihatan kumu harus dituntaskan terlebih dahulu.
03:27Pemerintah kota berjanji pemberdahan akan lebih menyentuh aspek kebersihan,
03:32penataan sonasi, digitalisasi pembayaran,
03:35hingga pelatihan bagi pedagang agar ramah wisatawan.
03:38Transformasi pasar bersihati menjadi pasar wisata
03:41diharapkan mampu meningkatkan pendapatan pedagang
03:44sekaligus menambah daya tarik wisata di kota Manado.
03:48Tim Liputan, Kompas TV Manado, Sulawesi Utara.
03:53Saudara, revitalisasi pasar bersihati kota Manado
03:56diharapkan mampu menjadikan pasar bersihati
03:58jadi destinasi wisata baru.
04:00Lalu seperti apa upaya dan tantangan
04:02untuk menjadikan pasar bersihati jadi lab modern
04:04sudah bergabung bersama kami,
04:07Wali Kota Manado, Andre Ango.
04:09Pak Andre, terima kasih sudah bergabung bersama kami
04:12di Jurnal Nusantara.
04:14Ya, sama-sama, Rahman.
04:16Bapak, ini kan revitalisasi besar-besaran
04:18dilakukan di pasar bersihati ya Pak,
04:20ya sudah menjadi pasar modern begitu Pak.
04:22Apa sebenarnya visi-visi dari pemerintah kota
04:24untuk merombak besar-besaran pasar ini?
04:27Ya, pertama tentukan penataan kota.
04:31Penataan kota, kita menata semua supaya bagus,
04:36supaya konsumen yang datang.
04:38Pasar bersihati ini hampir sebagian besar
04:41masyarakat kota Manado datang berbelanja di sini.
04:43Jangankan Manado dari luar juga datang berbelanja di sini.
04:47Jadi, kita melayani konsumen.
04:50Jadi, kita harus menata dengan baik
04:52supaya pelayanannya bisa maksimal.
04:54Dan lokasinya juga strategis.
04:57Kita berharap juga ini menjadi salah satu destinasi wisata
05:00bagi masyarakat wisatawan,
05:04Nusantara maupun negara yang datang
05:06bisa datang melihat berbelanja di pasar bersihati juga.
05:09Baik, Pak.
05:11Tadi disebutkan bahwa ini untuk penataan kota begitu ya, Pak.
05:14Bagaimana dari pemerintah kota Manado ini
05:15untuk mengubah stigma pasar tradisional?
05:18Biasanya kan seperti kumuh, becek begitu ya, Pak.
05:21Menjadi pasar yang menjadi tempat wisata
05:23dan juga lebih indah begitu, Pak.
05:25Ya, tentu kita berusaha semaksimal mungkin
05:28agar supaya pasar ini selalu bersih,
05:32tertib,
05:33dan bisa menjadi besar modern.
05:37Tidak kumuh, tidak becek, dan sebagainya itu.
05:41Lalu bagaimana hal yang dilakukan oleh pemerintah kota Manado
05:44untuk bisa menjadi lebih bersih begitu, Pak?
05:49Membersihkan secara rutin.
05:51Ada jadwalnya membersihkan secara rutin,
05:53menaruh petugas kebersihan,
05:56mensosialisasikan kepada pedagang dan pengunjung
06:00mengenai kebersihan itu.
06:01Tapi prinsipnya kalau kita bikin bersih,
06:04itu orang yang cenderung membuat kotor itu
06:07akan lebih relaktan ya,
06:09akan lebih, tidak akan melakukan itu.
06:12Kalau kotor,
06:13kalau keadaan kotor,
06:14dia akan lebih gampang untuk membuang.
06:17Tapi kalau keadaan bersih,
06:19harusnya dia akan lebih hati-hati juga,
06:21tidak akan membuang sampah.
06:24Baik, Pak.
06:25Desinasi wisata apa yang diharapkan
06:26setelah revitalisasi ini selesai, Pak?
06:30Desinasi wisata seperti apa maksudnya?
06:32Untuk bersih, Hati ya?
06:33Iya, betul, Pak.
06:35Kita berharap pengunjung semakin banyak,
06:38dan kita berharap
06:39wisatawan yang datang ke Kota Manado
06:42akan mengambil waktu
06:44untuk mengunjungi pasar bersih, Hati ini.
06:48Baik.
06:49Lalu sosialisasi seperti apa yang dilakukan
06:51untuk kepada pedagang
06:52untuk mendukung program pasar bersih, Hati ini
06:54menjadi pasar modern, Bapak?
06:57Sosialisasi untuk tertib.
06:58Karena ini kan merubah budaya,
07:01merubah kebiasaan.
07:03Tidak gampang,
07:05ini pekerjaan berat,
07:06tapi kita juga tidak boleh menyerah.
07:08Kita harus berusaha
07:10merubah budaya itu
07:11dengan sosialisasi
07:14dan tentu penertiban yang tegas.
07:18Baik.
07:18Kalau jumlah pedagang dan juga jumlah lapak
07:21yang aktif di pasar bersih, Hati ini
07:23berapa, Pak Pak?
07:25Jumlah pedagang dan lapak
07:26sekitar 1.200, 1.300.
07:32Ini kan cukup banyak ya, Pak, ya.
07:34Tantangan yang ditemukan
07:35dari proses revitalisasi ini
07:37dan juga selama ini
07:38di pasar bersih, Hati ini apa, Pak Pak?
07:41Tantangan, banyak tantangan.
07:44Ya, pertama,
07:45merubah mindset.
07:47Merubah cara pikir
07:49dari baik pedagang,
07:52ya tentu
07:53merubah mindset dari
07:55jajaran,
07:57dari para petugas
07:58di pasar itu sendiri,
08:01kemudian pedagang,
08:02dan pembeli.
08:05Merubah mindset
08:06untuk bersih
08:07dan tertib.
08:09Baik, Pak.
08:11Pasar untuk wisata ini
08:12sudah banyak ya, Pak, ya.
08:13Di luar negeri dan juga di Indonesia begitu, Pak.
08:15Lalu, apa nilai jual
08:17dari pasar bersih, Hati ini
08:18setelah nanti selesai
08:21direvitalisasi, Bapak?
08:23Ini kan sudah selesai
08:26direvitalisasi.
08:27Nilai jual utama
08:28pasar bersih, Hati ini adalah lokasinya.
08:31Lokasinya
08:32prime
08:33di tengah kota,
08:36pemandangan bagus,
08:37bisa lihat sunset dari sini.
08:39Sangat prime lah.
08:41Dan tentu
08:41pasar-pasar itu
08:43produk yang dijualnya.
08:44di sini kan
08:46ikan-ikan lokal
08:47yang memang benar-benar
08:48ikan yang fresh,
08:49yang baru
08:50ditangkep malamnya,
08:52pagi-pagi dijual
08:53di pasar bersahat ini.
08:55Baik, Pak.
08:56Tanggapan dari pedagang,
08:57lalu pengunjung,
08:58Bapak, setelah
08:59selesai revitalisasi ini
09:00dan dijadikan tempat
09:01wisata baru,
09:02seperti apa, Bapak?
09:05Itu harus hanya
09:06ke pedagang dan pengunjung,
09:08bukan ke saya,
09:08saya rasa.
09:10Baik, Bapak.
09:11Harapannya ke depannya,
09:12Bapak, setelah
09:12selesai revitalisasi
09:14begitu ya, Pak, ya,
09:15dari pasar bersahati ini
09:17seperti apa, Pak?
09:19Ya, harapannya
09:19pasar bersahati ini
09:20akan menjadi salah satu
09:21destinasi
09:24wisatawan,
09:24sehingga bisa menambah
09:26length of stay
09:27wisatawan yang datang
09:28ke kota Menado.
09:30Dan pasar bersahati ini
09:31bisa memberikan
09:33kenyamanan
09:34bagi warga kota Menado.
09:35dan juga pasar bersahati ini
09:37karena
09:38nyaman
09:39banyak yang datang
09:40tentu
09:41bisa memberikan
09:42penghasilan yang tinggi
09:43kepada
09:43warga kota
09:44yang berjualan di sini.
09:46Baik, Pak.
09:47Bagaimana
09:47integrasi pasar bersahati
09:49dengan pasar-pasar
09:50wisata lain yang ada
09:51di Manado, Bapak?
09:54Kalau di Manado
09:55yang kita arahkan
09:56untuk wisata
09:58pasar bersahati.
09:59Kita punya beberapa
10:00pasar
10:01dan itu
10:03nanti kita akan
10:04tata
10:05sekarang memang
10:06baru standar-standar saja
10:08belum seperti
10:09pasar bersahati.
10:10Tapi kalau untuk wisatawan
10:11kita arahkan ke
10:12pasar bersahati.
10:13Di Tomohon ada
10:13pasar wisata juga
10:15di Tomohon
10:16tapi bukan di Menado.
10:18Baik, Bapak.
10:19Terima kasih
10:20untuk penjelasannya, Bapak.
10:21Salam Nusantara
10:22dan tetap selalu, Bapak.
10:24Terima kasih.
Komentar

Dianjurkan