Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
  • 4 menit yang lalu
JAKARTA, KOMPAS.TV - Persidangan perkara yang menyeret Roy Suryo kembali menyoroti persoalan ijazah Joko Widodo. Kuasa hukum Jokowi, Rivai Kusumanegara, menyatakan Jokowi siap hadir apabila dipanggil ke persidangan untuk memberikan penjelasan mengenai riwayat pendidikannya.

Sementara itu, kuasa hukum Roy Suryo, Abdul Gafur Sangadji, menilai persoalan keaslian dokumen pendidikan perlu diuji dalam proses persidangan.

Hakim kemudian akan menilai alat bukti dan keterangan para pihak sesuai dengan perkara yang diperiksa.

Di sisi lain, isu pendidikan juga menyeret nama Gibran Rakabuming Raka melalui gugatan yang diajukan Denny Indrayana ke Mahkamah Konstitusi.

Persoalan yang diperdebatkan berkaitan dengan kualifikasi pendidikan sebagai salah satu syarat pencalonan, yang dibedakan dari perkara mengenai keaslian ijazah Jokowi.

Lantas, bagaimana posisi masing-masing perkara dan apa yang sebenarnya dipersoalkan di ruang hukum? Simak pembahasannya dalam Bola Liar KompasTV.

Produser: Prayogi Haro

Editor: Rizal

Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/video/691509/full-pusaran-sidang-ijazah-jokowi-kualifikasi-pendidikan-gibran-digugat-ke-mk-bola-liar
Transkrip
00:00:07Taktir URH Jokowi-Dodo merasa keluar dihina sehina-hina.
00:00:11Jadi ini tidak hanya berhenti di ayahnya, ini bapak dan anak itu kami akan lawan.
00:00:22Dua tahun jadi polemik, kasus tudingan ijazah pausu Jokowi menggelinding ke meja peradilan.
00:00:30Jaksa mendakwa Roy Suryo melakukan fitnah dan pencemaran nama baik Presiden ke-7 Jokowi-Dodo.
00:00:36Saksi IRH Jokowi-Dodo secara personal merasa telah dihina sehina-hinanya dan direndahkan serenda-rendahnya.
00:00:42Bahkan terdapat pihak-pihak yang ikut menuduh saksi IRH Jokowi-Dodo telah menggunakan ijazah S1 palsu dalam pemenuhan persyaratan pencalonan
00:00:50sebagai pejabat publik.
00:00:51Sebelumnya yaitu Wali Kota Solo, Gubernur DKI Jakarta dan Presiden ke-7 Republik Indonesia.
00:01:00Usai pembacaan dakwaan kepada hakim yang menjelaskan peluang restoratif justice, Roy menyatakan menolak berdamai.
00:01:08Sementara penasihat hukum Roy, Abdul Ghafur Sangaji minta, jaksa menghadirkan Jokowi ke persidangan.
00:01:14Tidak ya, Wali. Tidak. Kami tidak akan melakukan RC dan tidak akan mengakui perbuatan.
00:01:19Gitu ya, akan melakukkan perlawanan. Ya, ya.
00:01:24Kami tetap akan meminta kepada jaksa penuntut umum pertama kali adalah menghadirkan Pak Jokowi-Dodo.
00:01:29Jangan berani melaporkan, tapi takut untuk hadir ke persidangan ini.
00:01:36Menanggapi langkah hukum pra-peradilan Dr. Tifa Agustus lalu, Jokowi menegaskan akan hadir ke persidangan agar proses hukum cepat selesai.
00:01:45Jokowi bilang akan membawa seluruh ijasahnya dari SD hingga sarjana.
00:01:50Saya akan hadir membawa ijasah SD, SMP, SMA, dan nanti yang S1 yang sekarang dikejaksaan.
00:02:04Semuanya akan kita tunjukkan.
00:02:06Kalau sudah yakin 100% palsu, ya bawa aja buktinya.
00:02:10Masuk ke pokok perkara di persidangan.
00:02:14Mestinya.
00:02:18Belum reda polemik ijasa Jokowi?
00:02:21Terbitlah polemik ijasa Wakil Presiden Gibran Rakabuming.
00:02:26Mantan Wakil Menteri Hukum dan HAM sekaligus Pakar Hukum Tata Negara, Denny Indrayana,
00:02:31mengajukan permohonan gugatan sengketa Pilpres 2024 ke MK.
00:02:35Denny menuding, Gibran tidak memenuhi syarat pendidikan sebagai calon Wakil Presiden.
00:02:41Kalau tidak memenuhi syarat calon, sejak awal, jangankan mendapatkan suara.
00:02:49Jangankan ditaksikan sebagai pemenang.
00:02:52Jangankan dilantik sebagai Wakil Presiden.
00:02:55Sebagai calon saja sudah tidak bisa.
00:03:01Pasang badan, PSI mempertanyakan,
00:03:03mengapa Denny baru melayangkan gugatan ke MK setelah 2 tahun Gibran menjabat sebagai Wakil Presiden.
00:03:10Kalau prinsip baru tahu jadi alasan sah mengajukan gugatan ini diterima,
00:03:15maka nanti setiap sengketa pemilu bisa dibuka kapan saja selama ada orang yang mengaku baru tahu nih.
00:03:20Kita baru saja diminta menggungurkan seorang Wakil Presiden
00:03:25yang hampir 2 tahun setelah dilantik udah bekerja untuk lakian.
00:03:31Pengamat politik Rai Rangkuti menilai,
00:03:34kasus ijasa Jokowi dan kini disoal ijasa Gibran punya implikasi politik.
00:03:39Terutama bagi Gibran yang berpeluang maju di pilpres mendatang.
00:03:43Baik di kasusnya Pak Jokowi maupun dengan kasusnya Gibran,
00:03:48jelas memiliki implikasi politik gitu.
00:03:50Apa implikasinya?
00:03:51Yaitu, tanda putih, kalau benar terjadi tuh ya,
00:03:55yaitu ya nggak bisa lagi dicalonkan sebagai calon presiden atau Wakil Presiden,
00:03:59khususnya kepada Gibran.
00:04:00Dan yang kedua adalah,
00:04:02apa namanya itu,
00:04:04akan buruk secara politik.
00:04:09Dua perkara mengait ijasa Jokowi
00:04:12telah berproses di pengadilan negeri Jakarta Timur.
00:04:15Dokter Tifa dan penasihat hukum
00:04:17telah menyampaikan nota perlawanan dalam sidang 17 September
00:04:20dan akan berlanjut dengan agenda pembuktian dan pemeriksaan saksi.
00:04:25Pada hari yang sama,
00:04:26Jaksa telah mendakwa Roy Suryo,
00:04:28memfitnah dan mencemarkan nama baik Jokowi.
00:04:38Halo semalam saudara,
00:04:39Bola Liar kembali menggelendeng kehadapan Anda.
00:04:42Setelah lima kali pra-peradilan,
00:04:44mantan menpora Roy Suryo
00:04:46akhirnya didakwa memfitnah dan mencemarkan nama baik mantan presiden Jokowi.
00:04:51Di pengadilan negeri Jakarta Timur pula,
00:04:53terdakwa kasus jasa Jokowi lainnya,
00:04:55dokter Tifa,
00:04:56diadili dan segera masuk tahap pembuktian
00:04:58serta pemeriksaan saksi.
00:05:00Sudah pasti,
00:05:01saksi yang ditunggu adalah Jokowi.
00:05:04Selagi publik menanti adu kuat bukti,
00:05:07saksi dan ahli di persidangan,
00:05:09polemik lain muncul.
00:05:10Mantan Wemenkumham,
00:05:12Deni Indrayana,
00:05:13menggugat keapsahan syarat pencalonan
00:05:15Wakil Presiden Gibran Rekabuming ke MK.
00:05:18Ada apa ini?
00:05:19Mengapa belum usai polemik ijazah Jokowi,
00:05:22kini mencuat polemik ijazah Gibran?
00:05:24Ataukah,
00:05:25sudah seharusnya publik memisahkan
00:05:27mana urusan hukum,
00:05:28mana urusan politik?
00:05:29Dengan proses peradilan sudah berjalan,
00:05:32apakah akan lahir rasa keadilan
00:05:34dan kepastian bagi publik
00:05:35yang lama terombang-ambing,
00:05:37bola liar,
00:05:38kasus sejasa.
00:05:39Selengkapnya dalam bola liar,
00:05:40bersama saya,
00:05:41masih tertarikan.
00:05:45Apakah ini kita pas dengan sejumlah
00:05:47dan sumber sama siapa?
00:05:48Rifai Kesungan Negara,
00:05:49Presiden Hukum,
00:05:49Jokowi, selamat, Bang Rifai.
00:05:50Selamat malam, Mbak.
00:05:51Selamat malam semua.
00:05:52Fredi Damanik,
00:05:53Sekjen Proje, selamat malam, Bang.
00:05:55Selamat malam.
00:05:55Selamat malam.
00:05:56Ada Armando,
00:05:57Ketua Pergerakan Indonesia
00:05:58untuk semua,
00:05:59selamat malam, Bang Ade.
00:06:01Deni Indrayana,
00:06:02Wemenkumham 2011-2014,
00:06:04selamat malam, Bang Deni.
00:06:06Vitor Suryadi,
00:06:07politisi PD Perjuangan,
00:06:08selamat malam.
00:06:09Pak.
00:06:11Abdul Gapur Sanghaji,
00:06:12Penasar Hukum,
00:06:12Roy Suryadi, selamat malam.
00:06:13Selamat malam, Pak.
00:06:14Selamat malam, Pak.
00:06:15Selamat malam.
00:06:15Di floor, saya menyapa
00:06:18Binsar Gultom,
00:06:19Hakim Tinggi PT Jakarta
00:06:202022-2025,
00:06:22selamat malam.
00:06:23Pak Binsar.
00:06:23Selamat malam.
00:06:25Dan selesai,
00:06:26Bang Rei Rangkote,
00:06:27Direktur Sekutif Lingkar Madani.
00:06:29Selamat malam, Bang Rei.
00:06:31Saya ke Bang Sanghaji.
00:06:33Bang Sanghaji,
00:06:34kita pindah ke panggung utama,
00:06:36Panggung negeri Jakarta Timur.
00:06:38Setelah berkali-kali,
00:06:39Roy Suryo mengajukan,
00:06:40menggunakan pra-peradilannya.
00:06:41Lima kali.
00:06:42Anda mendesak Jokowi harus hadir.
00:06:46Kenapa Jokowi harus hadir?
00:06:47Ya, jadi ada perbedaan antara
00:06:49forum pra-peradilan dengan pokok perkara.
00:06:51Forum pra-peradilan adalah
00:06:53kontrol yudisial terhadap
00:06:55kewenangan aparat penegak hukum.
00:06:57Dan dari lima rangkaian pra-peradilan
00:06:59yang kami memohonkan,
00:07:01kami membuka pra-peradilan dengan kemenangan
00:07:03dan kami juga menutup pra-peradilan
00:07:05juga dengan kemenangan.
00:07:06Dan oleh karena itu,
00:07:07sekarang kan sudah masuk ke pokok perkara.
00:07:10Pokok perkara yang akan diperiksa itu adalah
00:07:13terkait dengan pasal dakwaan
00:07:16yang dilakukan oleh Jaksa Penuntut Umum
00:07:17yang mana berdasarkan dakwaan
00:07:20yang kami terima dan sudah juga dibacakan
00:07:22di hadapan hakim,
00:07:23majelis hakim,
00:07:24dan juga sudah terbuka kepada publik,
00:07:26yaitu terkait dengan
00:07:28fitnah pencembaran nama baik,
00:07:30ya, itu satu dakwaan,
00:07:31primer subsidier.
00:07:32Kemudian juga ada dakwaan kedua dan ketiga
00:07:35yaitu dakwaan kumulatif
00:07:36pasal 35 Undang-Undang IT
00:07:38dan pasal 30 Undang-Undang IT.
00:07:39Nah, dalam pokok perkara
00:07:41yang akan bertarung itu kan adalah
00:07:44alat bukti, ya.
00:07:46Tapi dari konstruksi Jaksa Penuntut Umum
00:07:49dalam pokok perkara,
00:07:50lebih ditekankan pada pencemaran nama baik
00:07:52dan fitnah serta pengerusakan dokumen elektronik, ya.
00:07:55Jadi, objek yang disebut sebagai objek
00:07:58yang bertahun-tahun menimbulkan polemik,
00:08:00yaitu ijazah,
00:08:01memang secara hukum
00:08:03tidak mendapatkan porsi
00:08:04di dalam surah dakwaan.
00:08:06Karena yang didakwa
00:08:07oleh Jaksa Penuntut Umum kepada Mas Roy itu
00:08:10adalah tuduhan bahwa
00:08:12Mas Roy telah melakukan suatu,
00:08:15menuduhkan suatu hal.
00:08:18Pencemaran nama baik.
00:08:19Pencemaran nama baik dan fitnah.
00:08:20Nah, kami melihat bahwa
00:08:22ini konstruksi Jaksa Penuntut Umum ini
00:08:24sebetulnya
00:08:25menuduhkan sesuatu hal itu
00:08:27sesuatu hal yang mana, gitu.
00:08:29Dari
00:08:32peristiwa pidana materil
00:08:33yang diceritakan dalam surah dakwaan
00:08:36dikatakan bahwa
00:08:37Mas Roy meneliti ijazah.
00:08:39Jadi, tidak ada tuduhan.
00:08:43Kita harus fokus kepada surah dakwaan, ya.
00:08:45Karena surah dakwaan itu adalah
00:08:47dasar diperiksa suatu perkara pidana.
00:08:49Dan surah dakwaan itu juga
00:08:50yang akan menjadi basis
00:08:52dari suatu pembuktian pidana materil.
00:08:54Nah, dalam surah dakwaan
00:08:56cerita Jaksa adalah
00:08:57Mas Roy
00:08:58karena menganalisis ijazah
00:09:01dan kemudian hasil kesimpulan analisanya
00:09:0499,9% palsu
00:09:07itu kemudian oleh Jaksa dikonstruksikan
00:09:10sebagai fitnah dan pencemaran nama baik.
00:09:12Oke, tahan di situ.
00:09:13Coba saya ke Bang Rifai.
00:09:13Bang Rifai, karena ini kasus pencemaran nama baik
00:09:15maka pelapornya harusnya hadir yang pertama.
00:09:18Ya, sebenarnya ini bukan isu ya.
00:09:20Karena Pak Jokowi sudah berkali-kali
00:09:21di berbagai media
00:09:22termasuk juga kami
00:09:23sebagai penelitian hukum beliau
00:09:25menyatakan beliau akan hadir
00:09:27di persidangan
00:09:29karena pertama
00:09:30beliau menginginkan
00:09:33persoalan pendidikan ini
00:09:34beliau akan menerangkan
00:09:35di pengadilan di bawah sumpah
00:09:36ya, bahwa beliau menjalani perkulian
00:09:38dari awal sampai akhir
00:09:39seluruh proses sudah dilewati
00:09:41dan beliau memperoleh jasa ini
00:09:42resmi pada saat wisuda UGM
00:09:45di tahun 1985.
00:09:46Fakta ini beliau akan terangkan tentunya
00:09:48dan dia akan bertanggung jawabkan
00:09:50termasuk juga
00:09:51dia akan menyampaikan
00:09:52bagaimana terkoyak
00:09:53harkat martabat
00:09:54kehormatan beliau
00:09:55gara-gara isu keduhan ini
00:09:57yang digulikan selama bertahun-tahun
00:09:59secara berulang-ulang di berbagai media
00:10:01dan ini betul-betul mengganggu kehidupan
00:10:02tidak hanya pribadi, keluarga
00:10:04tapi juga sudah banyak institusi terganggu.
00:10:06Oke, jadi nanti Pak Jokowi diagendakan
00:10:08hadir di sidang apa saja?
00:10:09apa cuma di pemeriksaan saksi
00:10:11atau mungkin yang lainnya?
00:10:12Pak Jokowi kan memang
00:10:13datang hanya sekali ya
00:10:15dalam setiap perkara
00:10:16sebagai saksi korban
00:10:17tentu akan didengar
00:10:18selain fakta perkara yang dialami
00:10:20kedua
00:10:21apa kerugian yang dialami beliau
00:10:23harus diutarakan
00:10:24nanti akan menilai itu semua
00:10:26nah untuk di perkara paroi
00:10:28tentu akan datang sekali
00:10:29di perkara butifat sekali
00:10:30kemarin
00:10:31belum ditetapkan tanggalnya
00:10:32tapi kita perkirakan
00:10:338 Oktober beliau
00:10:35di agenda kapal haritan
00:10:36saya pastikan beliau akan hadir
00:10:37Baik, Bang Denny
00:10:38kalau menurut Bang Denny sendiri
00:10:39cukup nggak?
00:10:40sekali saja
00:10:40Pak Jokowi hadir
00:10:41baik di sidangnya Bang Roy
00:10:43dan sidangnya Butifat
00:10:46atau lebih intens menurut Anda mungkin?
00:10:49enggak sih
00:10:49kalau bicara kebutuhan
00:10:51memang ini kan
00:10:52sebagai saksi
00:10:54boleh dikatakan
00:10:55anggaplah dikatakan
00:10:56saksi korban gitu ya
00:10:57walaupun kita bisa berdebat
00:10:59apakah memang
00:11:00beliau korban atau tidak
00:11:01atau yang dikorbankan
00:11:02sebenarnya
00:11:03Mas Roy sama Butifat
00:11:05tapi kalau
00:11:07yang dikorbankan
00:11:08Mas Roy dan Butifat
00:11:09maksudnya apa Bang Den?
00:11:10kalau saya
00:11:12melihat perkara-perkara
00:11:14yang berhadapan dengan
00:11:15kekuasaan semacam ini
00:11:16sedikit banyak kan
00:11:18Pak Jokowi adalah
00:11:19presiden
00:11:20sekarang mantan presiden
00:11:21ketika kita berhadapan
00:11:24dengan kekuasaan
00:11:25ketika kita bersikap
00:11:26kritis dengan kekuasaan
00:11:28saya selalu mengatakan
00:11:29ada tiga
00:11:30modus pembungkaman
00:11:32yang kita hadapi
00:11:33pertama adalah dibeli
00:11:35tiba-tiba kita
00:11:38direkrut
00:11:39dijadikan komisari
00:11:41dijadikan relawan
00:11:42dan seterusnya
00:11:43yang kedua adalah
00:11:44dikriminalisasi
00:11:46kita dihadapkan dengan
00:11:48masalah hukum
00:11:49meskipun
00:11:50misalnya tidak ada dasarnya
00:11:52saya mengalami
00:11:53hampir 11 tahun itu
00:11:54dijadikan tersangka
00:11:55yang ketiga adalah
00:11:57dihabisi
00:11:57ini yang paling pengecut
00:11:59negara
00:11:59kita bisa berhadapan
00:12:01dengan arsenik
00:12:02dan masih punya
00:12:03hutang nyawa kita
00:12:04dengan
00:12:04almarhum Munir
00:12:06kita dihadapkan
00:12:07dengan air keras
00:12:08kita masih berhutang mata
00:12:10dengan novel Baswedan
00:12:11dan Andriunus
00:12:12jadi dalam konteks
00:12:14kita bersikap kritis
00:12:16terhadap kekuasaan
00:12:17mempertanyakan
00:12:18masalah ijasa
00:12:19misalnya
00:12:19sangat boleh jadi
00:12:21kita dikriminalisasi
00:12:22dalam konteks itulah
00:12:23saya melihat
00:12:25membuka perspektif
00:12:26membuka kemungkinan
00:12:27bahwa yang jadi korban
00:12:28belum tentu Pak Jokowi
00:12:29tapi bisa jadi
00:12:31tapi artinya Pak Jokowi
00:12:32cukup datang sekali saja
00:12:33atau menurut Anda
00:12:34perlu lebih intens?
00:12:34kalau hukum acara
00:12:35saya tidak
00:12:36merasa
00:12:37datangnya berapa kali
00:12:38yang penting
00:12:39beliau datang
00:12:39itu yang jauh lebih penting
00:12:40apakah akan
00:12:42bisa satu kali atau tidak
00:12:43itu akan ditentukan
00:12:44di persidangan
00:12:45tapi
00:12:47bahwasannya beliau
00:12:48akan hadir
00:12:49itu yang jauh lebih penting
00:12:50karena sejauh ini
00:12:51dalam banyak perkara
00:12:52itu dijanjikan
00:12:54tetapi tidak pernah
00:12:55jadi kenyataan
00:12:57jadi apa yang kira-kira
00:12:58nanti bisa dikulik
00:12:59dari pelapor
00:13:01ketika hadir
00:13:01yang bisa dikulik oleh
00:13:03jaksa, hakim
00:13:04dari pelapor yang nanti
00:13:05akan hadir
00:13:05kalau masalah pidananya
00:13:07saya rasa teman-teman
00:13:08pidana yang lebih pas
00:13:09untuk menjelaskan ya
00:13:10saya dari sisi
00:13:11tata negaranya
00:13:12karena saya kan
00:13:13bidang saya bukan itu
00:13:14lebih kurang pas
00:13:15kalau saya bicara
00:13:16tapi beginilah
00:13:17secara politik hukum
00:13:20yang bisa dikulik
00:13:21menurut saya
00:13:22dari hakim
00:13:23itu sebelum masuk ke tataran
00:13:25apakah memang
00:13:26ijazahnya ini
00:13:27menjadi soal
00:13:28harusnya
00:13:29dari awal saya merasa
00:13:30dilihat dulu
00:13:32keasliannya
00:13:32kalau itu tidak asli
00:13:34baru kemudian
00:13:35kita bisa bicara
00:13:36ini ada pencemaran nama baik
00:13:38kalau itu palsu
00:13:40dimana pencemaran nama baiknya
00:13:42karena itu
00:13:43saya sama dengan
00:13:43Progmafud
00:13:44harusnya
00:13:45perkaranya itu
00:13:46diawali dengan
00:13:47melihat
00:13:48keaslian
00:13:50originalitas
00:13:51otentik tidaknya
00:13:52ijazahnya
00:13:53dibuktikan dulu
00:13:54keasliannya
00:13:55itu
00:13:55kata Bang Denny
00:13:56Bang Hade
00:13:58harusnya dibuktikan dulu
00:13:59keasliannya
00:13:59baru kita masuk ke
00:14:00kasus pencemaran nama baik
00:14:02saya akan mulai
00:14:04dengan pernyataan
00:14:04bahwa saya juga
00:14:05bukan ahli hukum
00:14:06tapi dalam logika saya
00:14:08ya memang
00:14:09menjadi
00:14:10tidak terlalu penting
00:14:12itu disampaikan
00:14:13kapan
00:14:13tapi bahwa
00:14:15kan Pak Jokowi
00:14:15sudah bilang bahwa
00:14:16dia akan membawa
00:14:17ijazah tersebut
00:14:18ya kalau diminta ya
00:14:19ya memang sudah ada
00:14:21kalau memang harus
00:14:22dibuktikan dulu
00:14:23di awal
00:14:23apakah itu asli
00:14:25atau tidak
00:14:25buat saya sih
00:14:26yang awam ini
00:14:27ya lakukan saja
00:14:29kan sudah jelas-jelas
00:14:30itu pasti
00:14:31ya sudah jelas-jelas
00:14:32itu asli
00:14:33jadi gak
00:14:34gak ada persoalan
00:14:35dengan si ijazah ini
00:14:36karena
00:14:37kita
00:14:38kami ini
00:14:39barangkali disini
00:14:40semua yakin
00:14:41itu asli
00:14:41jadi silahkan
00:14:43dibuktikan aja dulu
00:14:44oke baik
00:14:45kan gak bisa
00:14:46dengan keyakinan
00:14:48jadi harus dengan apa
00:14:49harus dengan apa
00:14:50Bang Denny
00:14:50boleh nanggapin
00:14:51silahkan
00:14:52oke
00:14:52kalau dikatakan ini asli
00:14:54apakah misalnya
00:14:55yang menyatakan asli ini
00:14:56pernah melihat
00:14:57barang bukti itu
00:14:58atau tidak
00:14:59ya kan
00:15:00karena kan
00:15:01pernyataan asli itu
00:15:02kan pertama
00:15:03kita harus
00:15:04lihat dulu dong
00:15:05barangnya
00:15:05saya mau menyatakan
00:15:06misalnya
00:15:07jam tangan
00:15:08Mbak Tarigan asli
00:15:10sementara saya aja
00:15:11gak pernah lihat
00:15:11kan gak boleh pakai perasaan
00:15:12boleh komentar gak ini
00:15:13boleh boleh
00:15:14saya mau bilang bahwa
00:15:16ya contoh terakhirlah ya
00:15:18tapi memang di luar pengadilan
00:15:20seorang tokoh
00:15:22dari PDI Perjuangan
00:15:23namanya Pak Andi Wijayanto
00:15:25itu seorang yang
00:15:27senior politisien lah
00:15:29di PDIP
00:15:31menyatakan
00:15:32ya itu udah pasti
00:15:33ah sedih saya
00:15:34urus kok
00:15:35ketika dulu
00:15:36Pak Jokowi itu
00:15:37maju
00:15:37sebagai calon presiden
00:15:39tahun 2014
00:15:40yang ngurus
00:15:41ijazah tersebut
00:15:42Mas Andi Wijayanto
00:15:44dari PDIP
00:15:45temannya
00:15:46anda ini kan
00:15:47gak tau yang mana
00:15:48yang lebih tua ya
00:15:49mungkin anda ya
00:15:50tapi dia sudah
00:15:51menyatakan
00:15:52bukan hanya dia pegang
00:15:54dialah yang membawa itu ke
00:15:55dia peroleh itu
00:15:57dari Pak Jokowi
00:15:58dia bawa ke UGM
00:15:59untuk dilegalisasi
00:16:01dia kemudian
00:16:02bawa ke KPU
00:16:02dia bawa ke partai-partai
00:16:04yang mendukung Pak Jokowi
00:16:06jadi kalau itu
00:16:07sih jelas
00:16:08ada orangnya
00:16:10Pak Tarigan saya banta ya
00:16:11sebentar
00:16:12sebelumnya
00:16:13saya kena kesempatan
00:16:14buat Bang Ade
00:16:15saya banta juga
00:16:16pernyataan Bang Ade
00:16:16dalam pembuktian hukum
00:16:19saksi itu
00:16:20didengar keterangannya
00:16:21adalah apa yang dia lihat
00:16:23jadi harus
00:16:24betul-betul
00:16:25dia yang lihat
00:16:25kita gak bisa
00:16:27menerangkan
00:16:28Andi Wijayanto
00:16:28pemegang
00:16:30jadi gini
00:16:31prosesnya begini
00:16:31jadi Bang Ade
00:16:32kalau mau mengatakan
00:16:34bahwa saya
00:16:34sudah melihat
00:16:35ijazahnya
00:16:36dan kemudian
00:16:37saya nyatakan asli
00:16:38itu terverifikasi
00:16:39tapi kemudian
00:16:40di dalam pembuktian hukum
00:16:41tidak bisa
00:16:42keterangan orang lain
00:16:44yang saat
00:16:45yang tentu
00:16:46karena punya kepentingan juga
00:16:48karena beliau adalah
00:16:49salah satu bagian
00:16:50dari partai politik
00:16:51yang mengusung
00:16:51Pak Jokowi Dodo
00:16:52meskipun
00:16:53itu tidak bisa kita jadikan
00:16:54sebagai dasar
00:16:55untuk
00:16:56argumentasi hukumnya
00:16:57tetapi
00:16:58ketika Bang Ade
00:16:59meyakini
00:16:59bahwa ijazah itu asli
00:17:01ya Bang Ade
00:17:01harus melihat dulu
00:17:02gak bisa menggunakan
00:17:04kenyataan orang lain
00:17:05sekarang pertanyaan saya
00:17:06Bang Ade
00:17:06sudah melihat belum
00:17:07bentuk fisik ijazahnya
00:17:09seperti apa
00:17:09ini terlepas dari
00:17:12keterangan saksi ini
00:17:13sebenarnya
00:17:14menjawabnya sudah gampang
00:17:16sudah ada dua
00:17:17otoritas resmi
00:17:18yang menyatakan ini asli
00:17:20dan ini resmi
00:17:21yang punya kompetensi
00:17:22pertama
00:17:22yaitu instansi penerbit
00:17:25jadi
00:17:25kalau untuk menguji keaslian
00:17:26gampang
00:17:27menguji keasliannya
00:17:28tanda tangan Bang Deni
00:17:29ya pertama
00:17:29didengar
00:17:30Bang Deni harus menjelaskan
00:17:31ini tanda tangan dia atau bukan
00:17:32kalau yang bilang
00:17:34oh ini tanda tangan saya
00:17:35selesai dong
00:17:35no issue anymore
00:17:36nah sekarang UGM sudah bilang
00:17:38saya sudah lihat
00:17:39saya sudah verifikasi
00:17:40dan saya nyatakan itu
00:17:42produk kami
00:17:42dari segi sekuritinya
00:17:45watermark
00:17:45emboss dan segala macamnya
00:17:47satu clear
00:17:47kedua
00:17:49Laforpori
00:17:49sudah melakukan
00:17:50dua kali pengujian
00:17:52bukan hanya sekedar melihat
00:17:53dibandingkan dengan
00:17:54ijasa-ijasa
00:17:55di tanggal yang sama
00:17:57diterbitkan ya
00:17:57dari fakultas kota
00:17:58dan fakultas lain
00:17:59dan itu identik
00:18:00jadi sudah gak ada isu lagi
00:18:01soal
00:18:01pertanyaan lagi adalah gini
00:18:03tadi kan Bang Deni bilang
00:18:03harusnya tetap di bawah pengadilan
00:18:05itu ridiculous
00:18:06jadi gini Pak contohnya
00:18:07ada mayat ditemukan
00:18:08meninggal
00:18:09pertama polisi akan
00:18:10menduga pembunuhan
00:18:12dipanggil
00:18:13apa
00:18:14ahli forensik
00:18:14diuji ternyata meninggalnya jantung
00:18:16pertanyaannya berarti ada pembunuhan
00:18:17tidak
00:18:17tidak
00:18:18apakah harus tetap ke sidang
00:18:19ridiculous
00:18:21berarti apa
00:18:21karena bukan pembunuhan
00:18:22close case
00:18:23itu yang terjadi di baris krim
00:18:25setelah ahli-ahli melihat
00:18:26ini clear
00:18:26ya berhenti dong
00:18:27kok dibawa lagi ke sidang
00:18:29menjadi menarik
00:18:29nah satu lagi
00:18:30perlu dicatat juga
00:18:31jadi kalau dibilang
00:18:32Pak Jokowi
00:18:32seolah penguasa saya
00:18:33keberatan
00:18:34karena Pak Jokowi ini
00:18:34dari awal saya yang
00:18:35terbuk mengikuti ya
00:18:36saya udah ikuti isu ini
00:18:37Bang dari tahun 2023
00:18:40mendekati Pilpres
00:18:40sudah diserang
00:18:42kami yang digugat oleh Bang Egi
00:18:43waktu itu kami tim hukum
00:18:44menghadapi
00:18:45sambil bilang
00:18:45ini kayaknya bisa juga
00:18:46di subek
00:18:47Pak Jokowi bilang
00:18:48udah gak usah lah
00:18:48nanti malah jadi isu membesar
00:18:49secara politik
00:18:50kita biarkan
00:18:52selesai
00:18:53Pak Jokowi pensiun
00:18:54sudah sekitar 4
00:18:554 bulan ya
00:18:56kalau gak salah itu Oktober
00:18:57jadi beliau juga sudah
00:18:58pensiun
00:18:59meninggalkan politik
00:19:00hidup dengan keluarga di Solot
00:19:01atau isu membesar
00:19:02bahkan semakin heboh
00:19:04nah dari situ pun juga
00:19:05kita mesti wait and see
00:19:06ternyata apa
00:19:07beliau digugat berulang-ulang
00:19:09jadi kembali lagi
00:19:09Pak Jokowi itu gak iseng ya
00:19:10jadi kelompok ini lah
00:19:12digugat sampai berdasarkan kali
00:19:13bahkan kalau gak salah
00:19:13saya hitung
00:19:14sudah 14 kali
00:19:14beliau digugat
00:19:15itu mampu perdata
00:19:16dilaporkan 2 kali juga
00:19:17di Moves Pori
00:19:18dan di Pol DDI
00:19:19beliau diserang
00:19:21beliau itu hanya membela diri
00:19:22menjawab sebagai warga negara
00:19:23nah pada akhirnya
00:19:24beliau melihat
00:19:25ini harus terang beneran
00:19:26dan satu-satunya
00:19:27cara adalah
00:19:27menguji secara
00:19:28secara pidana
00:19:29langsung hadir ke persidangan
00:19:31ini untuk kontra-argumen
00:19:33ini pokok perkara soalnya
00:19:35ini pokok perkara
00:19:35saya kira ini pendidikan juga
00:19:36buat publik
00:19:37jadi ada 2 dasar argumen
00:19:39yang dipakai
00:19:39ini kata perkara pidana
00:19:40gak sebelum selesai
00:19:41saya boleh selesai
00:19:41intinya kepoin-poinnya dulu ya
00:19:43poinnya artinya
00:19:44Pak Jokowi bukan penguasa
00:19:46Pak Jokowi diserang berulang-ulang
00:19:48beliau juga ingin
00:19:49ini diakhiri
00:19:50dan Pak Jokowi membawa ini pidana
00:19:51biar terang beneran
00:19:52dan selesai
00:19:52isu ini selesai
00:19:53karena ini menjemukan
00:19:54saya pikir publik juga masyarakat
00:19:56jemulah
00:19:56ini teori apa
00:19:59post-truth lah
00:20:00kebohongan yang diulang-ulang
00:20:01seolah-olah menjadi kebenaran
00:20:01dan kita lawan
00:20:02ya sudah ya
00:20:02saya kasih Anda
00:20:04kesempatan waktu yang panjang
00:20:05Anda jangan potong
00:20:06bukan Anda yang memberikan
00:20:06beli yang memberikan
00:20:07tapi Anda jangan potong saya
00:20:09supaya equal dalam berdebat
00:20:10yang pertama
00:20:12dasarnya adalah
00:20:12pengakuan UGM
00:20:13coba kita urai pengakuan UGM
00:20:16UGM pada saat memberikan
00:20:17pernyataan
00:20:18itu hanya pernyataan lisan
00:20:19dan 2 kali
00:20:20dia memberikan pernyataan
00:20:21juga keterangannya berbeda
00:20:22satu
00:20:23menurut rektor UGM
00:20:24Pak Jokowi lulus 9 Oktober
00:20:27sementara pada pernyataan berikutnya
00:20:28lulus bulan September
00:20:29mana yang benar nih
00:20:30itu satu hal
00:20:32kemudian yang kedua
00:20:33pernyataan rektor UGM pertama kali
00:20:35mengatakan bahwa
00:20:36urusan ijazah adalah
00:20:37urusan Pak Jokowi
00:20:38artinya
00:20:39pernyataan
00:20:41kuasa hukum Jokowi
00:20:42bahwa UGM sudah melakukan
00:20:44perifikasi terhadap
00:20:46dokumen ijazah
00:20:47itu tidak pernah dilakukan perifikasi
00:20:48mana hasil perifikasinya
00:20:49pernah gak disampaikan
00:20:51hasil perifikasinya
00:20:52sebentar dulu
00:20:52sabar dulu
00:20:54kalau kita mau menggunakan
00:20:55uji terhadap
00:20:57pemalsuan dokumen
00:20:58baik berdasarkan
00:20:59uji laboratorium forensik
00:21:01maupun juga uji pembanding
00:21:03misalnya kita menggunakan
00:21:03peraturan Bank Indonesia
00:21:04nomor 21 tahun 2021
00:21:06terkait dengan
00:21:06pemalsuan mata uang
00:21:07maka ada
00:21:08catatacara yang harus ditempu
00:21:10oke
00:21:10so catatacara nanti kita bahas dulu
00:21:12terkait dengan laboratorium forensik
00:21:14yang dilakukan oleh
00:21:15baris krim Polri
00:21:16itu ingat
00:21:17itu adalah
00:21:18pada tahap penyelidikan
00:21:19yang tidak bisa dilakukan
00:21:20upaya perapalatan adalah
00:21:21karena bukan tahap penyelidikan
00:21:23dan itu dilakukan dengan
00:21:24melanggar
00:21:25perpol nomor
00:21:26oke nanti dicawar sama Bang Riva
00:21:27nanti dulu
00:21:28saya coba ke Pak Binsar
00:21:29Pak Binsar
00:21:30jadi sebenarnya pelapor itu
00:21:31bisa tidak datang
00:21:32lebih dari satu kali
00:21:33lebih intens
00:21:34kalau hakim membutuhkan
00:21:36ya betul
00:21:37itu
00:21:37kalau hakim membutuhkan
00:21:39tetapi yang mau saya tanggapi
00:21:40tadi masalah
00:21:42asli tidaknya
00:21:45ijazah Pak Jokowi
00:21:46itu harus jelaskan
00:21:47begitu tadi
00:21:48itu harus pengadilan
00:21:52satu-satunya
00:21:53yang menyatakan
00:21:54itu asli atau tidak
00:21:57setelah dilakukan
00:21:59gugatan
00:22:00pertanyaan saya
00:22:02sudah adakah
00:22:03banyak
00:22:04pihak tertentu
00:22:05yang sudah menggugat itu
00:22:07ke pengadilan
00:22:07negeri
00:22:09baik secara perdata
00:22:12kalau sudah ada
00:22:14saya harus bertanya lagi
00:22:17apa legal standing
00:22:18atau hak gugatnya
00:22:21yang dirugikan
00:22:23apa saja
00:22:23begitu
00:22:25dan siapa yang menggugat
00:22:27harus dia yang mampu
00:22:29membuktikan
00:22:31bahwa itu
00:22:32palsu
00:22:33oke
00:22:34dia harus membuktikan
00:22:35bahwa itu palsu
00:22:35nanti dilengkapi
00:22:37Pak Binsar
00:22:38jangan kembali-jangan saudara
00:22:39Bola Liar sekal kembali
00:22:46ya anak kembali
00:22:47Bola Liar
00:22:48sebelum saya melanjutkan
00:22:49ke Pak Binsar
00:22:49sekarang saya ke Bang Re dulu
00:22:50Bang Re
00:22:51jadi sebenarnya
00:22:51apa yang paling kita tunggu
00:22:53di sidang pokok kali ini
00:22:54setelah berulang kali
00:22:56Bang Roy
00:22:57itu mengajukan
00:22:58perperadilan
00:22:59menggunakan perperadilan
00:23:00kalau
00:23:00bicara substansinya
00:23:02tentu saja nanti putusannya
00:23:03apa itu yang paling kita tunggu
00:23:04oke
00:23:04tapi kalau
00:23:07dramanya
00:23:07ya menunggu Pak Jokowi
00:23:09hadir di persidangan
00:23:09itu yang kita tunggu
00:23:11itu dramanya ya
00:23:12tapi bukan hanya
00:23:13segera drama
00:23:14bagi saya
00:23:15kehadiran Pak Jokowi
00:23:16ke pengadilan itu
00:23:16ya mutlak
00:23:17gak ada tawaran
00:23:18kecuali
00:23:21entah itu
00:23:21karena pertimbangan hukum
00:23:23entah itu
00:23:23karena pertimbangan moral
00:23:24dua-duanya
00:23:25mewajibkan beliau
00:23:25untuk datang ke pengadilan
00:23:26mutlak sekali
00:23:27dia datang
00:23:27atau menurut Anda
00:23:28perlu intens datangnya
00:23:30sebaiknya memang
00:23:31lebih baik
00:23:32lebih baik
00:23:32sering
00:23:32datang
00:23:33lebih baik
00:23:34kan beliau sekarang
00:23:36sudah pergi kemana-mana
00:23:37apakah kesulitannya
00:23:38datang ke pengadilan ini
00:23:39ini kan kasus yang
00:23:40apa namanya itu ya
00:23:41yang melibatkan beliau
00:23:43untuk menunjukkan kepada
00:23:44publik
00:23:45bahwa beliau serius
00:23:46dalam hal ini ya
00:23:47datanglah
00:23:48berulang-ulang
00:23:48jangan cuma sekali
00:23:49itu satu
00:23:51nah yang kedua
00:23:52bagi saya
00:23:53agak menarik
00:23:54konstruksinya
00:23:55konstruksinya apa
00:23:56tadi kan
00:23:57misalnya Bung Ripai mengatakan
00:23:59sudah berulang kali
00:23:59dijelaskan
00:24:00dan juga Bung Ade
00:24:01jasa ini asli
00:24:02ya
00:24:03artinya
00:24:04sebetulnya
00:24:05secara sosial
00:24:06sudah selesai itu
00:24:08nah masalahnya adalah
00:24:09pihak Pak Jokowi
00:24:11membawa kasus ini
00:24:11ke pengadilan
00:24:12karena membawa
00:24:14kasus ini ke pengadilan
00:24:15maka
00:24:15pertimbangan asli
00:24:16atau tidak itu
00:24:17tidak bisa tidak
00:24:18seperti yang disebutkan
00:24:19oleh Pak Binsar
00:24:20harus melalui
00:24:21putusan hukum
00:24:22kalau ia melalui
00:24:23putusan hukum
00:24:24maka penjelasannya
00:24:25Andi
00:24:26penjelasannya
00:24:27seini
00:24:27harus nanti
00:24:28dibuktikan
00:24:29di pengadilan itu
00:24:30semua orang
00:24:31bisa ngaku sekarang
00:24:32ijasa itu asli
00:24:33tapi itu bukan
00:24:34pengakuan hukum
00:24:35nah oleh karena itu
00:24:37pengakuan-pengakuan yang sebelumnya
00:24:38entah dari siapapun
00:24:39yang menyatakan itu
00:24:40asli atau tidak asli
00:24:41dianggap
00:24:43ya itu hanya wacana
00:24:44karena sekarang
00:24:45sudah masuk ke pengadilan
00:24:46pertanyaannya
00:24:47kenapa dibawa ke pengadilan
00:24:48kenapa tidak dibiarkan saja
00:24:50pengakuan-pengakuan itu
00:24:51mengalir untuk
00:24:52mengatakan bahwa
00:24:53ijasa Pak Jokowi itu ada
00:24:55nah oleh karena itu
00:24:56saya kira setuju
00:24:57dengan Bung Deni
00:24:59yang mengatakan
00:24:59karena ini
00:25:00sudah masuk
00:25:01ke wilayah hukum
00:25:02maka langkah pertama
00:25:04untuk melihat
00:25:05apakah betul
00:25:06ada unsur
00:25:07yang disebut dengan
00:25:07pencemaran nama baik
00:25:08ada unsur
00:25:10yang disebut dengan
00:25:11fitnah
00:25:11lihat juru objeknya
00:25:13objeknya ini
00:25:14benar-benar
00:25:15tidak
00:25:15asli atau palsu
00:25:17sebab
00:25:17kalau kita tidak bisa
00:25:18membuktikan
00:25:19objeknya itu
00:25:19asli atau palsu
00:25:20ya pengadilan ini
00:25:21sudah tidak relevan
00:25:22misalnya
00:25:24kalau pengadilan ini
00:25:25mengatakan bahwa
00:25:26ini asli
00:25:27ya sudah kita bisa
00:25:28bayangkan
00:25:28efek
00:25:29putusan pengadilan
00:25:31berikutnya
00:25:31atau
00:25:32kalau pengadilan
00:25:33mengatakan bahwa
00:25:34apa namanya itu ya
00:25:35ijasa ini adalah palsu
00:25:37ya sudah kita bisa
00:25:38mengatakan
00:25:39bahwa Bung Roy
00:25:40dan seterus-seterusnya
00:25:40itu juga mungkin
00:25:41tidak akan dapat
00:25:42sanksi
00:25:43atas apa yang mereka
00:25:44lakukan
00:25:44nah ini semua
00:25:46karena sudah terlanjur
00:25:47masuk ke pengadilan
00:25:48tidak bisa tidak
00:25:48ya putusan pengadilan
00:25:50harus kita tunggu
00:25:50dan konstruksinya
00:25:52menurut saya
00:25:52harus dimulai dari
00:25:53dari objeknya dulu
00:25:55di
00:25:56apa namanya
00:25:57disidangkan
00:25:57dibuktikan dulu
00:25:58ijazahnya
00:25:59saya agak terkejut
00:26:01tadi dengan
00:26:02pernyataan
00:26:03Bung Ripa
00:26:04yang menyebut
00:26:06bahwa
00:26:07Jaksa sekarang
00:26:08menuntut
00:26:09soal
00:26:10apa namanya tadi itu
00:26:13poin yang terkait
00:26:15dengan pencemaran
00:26:16pitnah
00:26:17gitu loh kira-kira itu ya
00:26:18terhadap
00:26:19Pak Jokowi
00:26:20yang didasarkan
00:26:22pada
00:26:23pengakuan
00:26:24bukan
00:26:24yang didasarkan
00:26:25pada pengakuan
00:26:26ataupun kesimpulan
00:26:27Bung Roy Suryo
00:26:28bahwa ia meyakini
00:26:3099,9%
00:26:32ijazah yang ia
00:26:34sedidiki ini
00:26:34adalah palsu
00:26:36kan kira-kira gitu tuh
00:26:37di Bung Song Aji
00:26:38saya Rifai
00:26:38jadi mungkin konstruksinya begini
00:26:42Bang
00:26:43Rai
00:26:44Bang Roy ya
00:26:45Bang Rai
00:26:46jadi Jaksa
00:26:47membangun konstruksi
00:26:49bahwa
00:26:49disebut fitnah
00:26:51dan pencemaran
00:26:52karena
00:26:53ijazah yang diunggah oleh
00:26:55Dian Sandi pada 1 April
00:26:562025
00:26:56diteliti
00:26:58menggunakan
00:26:59metode ela
00:27:00keluar hasil
00:27:01elanya bahwa
00:27:02ini ijazah palsu
00:27:04dan diakini oleh Mas Roy
00:27:05berdasarkan metode penelitian ilmiahnya
00:27:0799,9%
00:27:09palsu
00:27:09kemudian dikonstruksikan
00:27:10sebagai peristiwa
00:27:11saya justru
00:27:13kalau melihat itu
00:27:14kok aneh ini
00:27:16tuntutannya
00:27:17sebab kalau itu
00:27:18yang diajukan oleh
00:27:19kejaksaan
00:27:20dasarnya apa
00:27:22Bung Roy itu disebut
00:27:23misalnya melakukan fitnah
00:27:24karena ia menyelidiki
00:27:26objek yang ada
00:27:27di publik
00:27:29kan kira-kira begini
00:27:31saya mengatakan
00:27:32bahwa ini adalah asli
00:27:34kan kira-kira gitu
00:27:34datang kawan ini
00:27:36diteliti oleh dia
00:27:38dia mengatakan
00:27:40berdasarkan data
00:27:41yang dikemukakan
00:27:42Rai Rangkuti itu
00:27:42saya bisa mengatakan
00:27:4399%
00:27:45bahwa itu adalah
00:27:46palsu
00:27:47oh apa namanya
00:27:48palsu
00:27:49kan kira-kira gitu
00:27:50datang ini
00:27:52gue tersinggung
00:27:53kata dia
00:27:53karena itu
00:27:55ijazah yang seperti
00:27:56ijazah saya
00:27:57kata dia
00:27:57lah
00:27:58kalau begitu
00:27:59apa yang mau dipersoalkan
00:28:00kan benar
00:28:01Roy Surya dia
00:28:02apa namanya ini ya
00:28:03meneliti
00:28:04menganalisi objek
00:28:05yang diperlihatkan
00:28:06ke publik
00:28:06apa yang membuat
00:28:08Pak Jokowi
00:28:09merasa tersinggung
00:28:10kalau yang
00:28:12dianalisis itu
00:28:13bukan yang di tangan
00:28:13Pak Jokowi
00:28:14kecuali
00:28:15yang dianalisis itu
00:28:17adalah yang di tangan
00:28:18Pak Jokowi
00:28:19Pak Jokowi
00:28:20sudah memperlihatkan
00:28:22ya kan
00:28:22nih
00:28:23asli nih
00:28:24Pak Binsar
00:28:25ijazah saya
00:28:25lalu berdasarkan itu
00:28:27kemudian
00:28:27Roy Surya
00:28:29melakukan
00:28:30penelitian
00:28:31dan hasil penelitian itu
00:28:32yang dipegang
00:28:33Pak Jokowi itu adalah
00:28:33palsu
00:28:34kata Roy Surya
00:28:35tapi kalau ini
00:28:36yang dijadikan
00:28:37saya kira
00:28:37tidak ada persoalan hukum
00:28:38tidak ada persoalan hukum
00:28:40menurut Bang Rai
00:28:40coba saya ke Bang Fredi
00:28:41Bang Fredi
00:28:42kenapa waktu itu
00:28:42melakukan pelaporan
00:28:43kenapa tidak buktikan dulu
00:28:44bahwa ijazahnya itu asli
00:28:46kan udah
00:28:48ya jadi
00:28:49saya mulai juga
00:28:50dengan prinsip dasar ya
00:28:52ya
00:28:53setiap orang
00:28:54Bang Rai
00:28:55boleh mengkritik
00:28:57boleh meneliti
00:28:58yang gak boleh itu
00:29:00memfitnah
00:29:01menuduh
00:29:02ya
00:29:03itu dulu Bang
00:29:04dan mereka yasa
00:29:05dan mereka yasa tentunya
00:29:06memanipulasi
00:29:07nah
00:29:08itu dulu
00:29:09nah
00:29:09jadi
00:29:11justru
00:29:12logikanya kebalik Bang
00:29:14logikanya kebalik
00:29:16ya
00:29:17sudah
00:29:18dokumen yang gak jelas
00:29:20ya
00:29:21yang Abang bilang tadi
00:29:23dokumen yang gak jelas
00:29:25tapi berani bilang
00:29:26ijazah Pak Jokowi
00:29:28palsu
00:29:28masalahnya disitu
00:29:29saya mau tanya
00:29:31Anda Bung
00:29:31yang diteliti oleh
00:29:33Bung Roy itu adalah
00:29:34ijasa atas nama Jokowi kan
00:29:36oke
00:29:37lalu
00:29:39Bung Roy mengatakan
00:29:40kalau itu ijasahnya
00:29:42oh gak gitu
00:29:42itu konstruksi tadi
00:29:44yang dibangun oleh
00:29:45jaksa yang sekarang
00:29:46oh gak gitu Bang
00:29:47itu gak gini
00:29:48kalau kita mau
00:29:49sekarang begini
00:29:49perdebatan kita kan sekarang
00:29:51sudah karena ini
00:29:52sudah masuk ke perkaraan
00:29:53dakwaan
00:29:53kita harus berdasarkan dakwaan
00:29:55dakwaan
00:29:55dan berdasarkan dakwaan
00:29:57tadi yang saya sampaikan
00:29:58jaksa mendakwa
00:30:00Mas Roy melakukan
00:30:00fitnah dan pencemaran
00:30:02karena ada ijazah
00:30:04yang diteliti
00:30:05berdasarkan
00:30:06error level analisis
00:30:08keluar hasil
00:30:09pernyataan Mas Roy
00:30:10bahwa palsu
00:30:11berdasarkan apa
00:30:12dokumen yang diunggah
00:30:13yang sandi
00:30:14jadi menariknya begini
00:30:16kalau kita bicara
00:30:17fitnah dan pencemaran
00:30:18unsur delik utama pencemaran
00:30:20itu kan adalah
00:30:21menuduhkan sesuatu hal
00:30:22sehingga menyerang
00:30:24kehormatan orang
00:30:26untuk diketahui publik
00:30:27sekarang yang diteliti
00:30:29adalah dokumen
00:30:30apakah dokumen itu
00:30:31ada di dalamnya
00:30:32harkat dan martabat
00:30:33harkat dan martabat
00:30:35itu melekat kepada
00:30:35pribadi kodrati orang
00:30:37bukan melekat pada dokumen
00:30:38contoh saya ambil contoh
00:30:39sederhana
00:30:40ada sertifikat tanah
00:30:42ada nama orang
00:30:43misalnya
00:30:44saya ambil contoh saja
00:30:45Bang Freddy
00:30:46sertifikat tanah
00:30:47dengan nomor sekian
00:30:48atas nama Bang Freddy
00:30:49saya analisi
00:30:50saya analisi
00:30:52saya foto
00:30:52saya analisi
00:30:53saya katakan bahwa
00:30:54ini sertifikat tanahnya
00:30:55palsu
00:30:55apakah saya menyerang
00:30:56kehormatan dia
00:30:57bukan
00:30:58karena yang saya teliti
00:31:00dan yang saya simpulkan
00:31:01itu adalah analisa
00:31:02terhadap dokumen
00:31:03apakah itu adalah
00:31:04masuk dalam
00:31:05unsur delik pasal
00:31:06pencemaran nama baik
00:31:08nah
00:31:08nah
00:31:08itu yang menyerang
00:31:09itu yang menyerang
00:31:11lebih dari itu
00:31:12lebih dari itu
00:31:13dakwan
00:31:13jangka penuntut umum ini
00:31:15terlalu dipaksakan
00:31:16ya
00:31:16untuk mengakhiri
00:31:18polemik ini dengan
00:31:19menyerang
00:31:19lebih dari itu
00:31:21ada
00:31:22silahkan
00:31:23itu dakwaan
00:31:25yang dimaknai
00:31:25oleh tim kuasa hukum
00:31:27oke
00:31:27sah-sah saja
00:31:28tetapi kami
00:31:29melihatnya adalah
00:31:31ya
00:31:32bahwa
00:31:33dokumen
00:31:34yang katanya
00:31:34dianilisa itu
00:31:37diteliti itu
00:31:38tetapi
00:31:39dia
00:31:41mengatakan
00:31:42dengan dokumen
00:31:43yang dia teliti itu
00:31:44mengatakan
00:31:44dijajah Jokowi
00:31:45palsu
00:31:46ini harus dibedakan
00:31:46bang
00:31:47karena
00:31:48jasa itu
00:31:49menyebut nama
00:31:50Pak Jokowi
00:31:51itu loh kira-kira
00:31:52pertanyaannya
00:31:53sebetulnya
00:31:54Bung Freddy
00:31:54apakah itu
00:31:56Jokowi
00:31:56yang dimaksud
00:31:57seperti yang dipoto
00:31:58sekarang ini
00:31:59ini benar gak
00:32:00foto Pak Jokowi
00:32:01atau tidak
00:32:01yang di depan
00:32:02tuh
00:32:03ilustrasi
00:32:03oh ilustrasi
00:32:04ya gitu
00:32:05kira-kira gitu loh
00:32:05atau ya
00:32:07kita gak tahu
00:32:07mungkin Jokowi
00:32:08yang lain
00:32:09kenapa Pak Jokowi
00:32:10itu tersingung
00:32:11saya tambahin ya
00:32:12ceritanya biar clear nih
00:32:14karena
00:32:14jangan sampai
00:32:15apa
00:32:15bias
00:32:16ini lanjutan logika
00:32:21jadi gini
00:32:23saya sepakat
00:32:24kalau dilakukan
00:32:25Ella
00:32:25lalu hasilnya
00:32:26ini misalnya
00:32:27palsu
00:32:27itu clear
00:32:28persoalannya adalah
00:32:28kenapa
00:32:29masuk pasal 32-35
00:32:31karena ternyata
00:32:32selain dilakukan
00:32:33pengujian
00:32:33yang dilakukannya
00:32:35adalah rekayasa
00:32:35Ella ini
00:32:36kalau dilakukan
00:32:36Ella secara benar
00:32:37oleh ahli-ahli
00:32:38sudah diulang
00:32:39sudah dilakukan
00:32:40pengelitian kembali
00:32:41oleh pakar-pakar
00:32:42sekadar objektif
00:32:42ternyata hasilnya itu
00:32:44harusnya adalah
00:32:44identik
00:32:45bukan palsu
00:32:47jadi benar gak
00:32:48ada sebuah Ella
00:32:49digunakan oleh
00:32:50orang secara objektif
00:32:51pakar-pakar
00:32:51hasilnya dia identik
00:32:53tapi oleh parahnya
00:32:53menjadi tidak identik
00:32:54berarti ada sesuatu
00:32:55yang dirubah
00:32:56Rispon sudah menjelaskan
00:32:57dia melakukan
00:32:58adjustment-adjustment
00:32:59dirubah sedemikian lupa
00:33:00agar hasil outputnya
00:33:02keliru
00:33:03nah ini harus
00:33:03dipertahun jawabkan
00:33:04kenapa
00:33:04ini semua
00:33:05menipu publik
00:33:06menghipnotis publik
00:33:07seolah-olah
00:33:07ijazah itu
00:33:08milik Dulmatno
00:33:09ini kan ridikles
00:33:10ijazah saya
00:33:11foto-foto saya
00:33:12di uji secara teknologi
00:33:14toh-toh milik Dulmatno
00:33:15ini ada apa
00:33:16kita serahkan
00:33:17ke penyidik
00:33:18penyidik melakukan
00:33:19pemeriksaan
00:33:19dipanggil alih-alih
00:33:20dari berbagai guru besar IT
00:33:21ternyata diulang
00:33:23penjelasan pakar ini
00:33:24diulang oleh mereka
00:33:24output itu tidak sama
00:33:25kenapa
00:33:26sudah dijawab juga
00:33:27oleh Roy
00:33:28yaitu dilakukan
00:33:29adjustment-adjustment
00:33:30yang itu tidak
00:33:31bisa dibenarkan
00:33:31dalam kegiatan digital
00:33:32dan itu nanti bisa dibuktikan
00:33:35jadi jangan bocoran-bocoran
00:33:37kedua saya mau menanggapi
00:33:38tadi yang dari
00:33:38banggupur
00:33:39soal-soal objek
00:33:43ini kan hanya
00:33:44ijazah palsu
00:33:46harusnya gak masalah
00:33:46bukan soal objek
00:33:48tadi sudah dijelaskan
00:33:50ijazah menyebutkan
00:33:51dituduh pak Jokowi
00:33:52menggunakan ijazah palsu
00:33:53untuk pilkada
00:33:54pilpres
00:33:54jadi digunakan
00:33:55ada perbuatan
00:33:56jadi bukan
00:33:57persoalan ijazah palsu
00:33:58ada perbuatan pak Jokowi
00:33:59yang dituduh menggunakan
00:34:00dan ini betul-betul mengganggu
00:34:01persis politik
00:34:02iya
00:34:03iya
00:34:03tetap aja
00:34:04tetap aja
00:34:06objeknya adalah
00:34:07soal ijazah palsu
00:34:08jadi
00:34:09iya
00:34:11tetap aja
00:34:12objeknya adalah
00:34:12dugaan ijazah palsu
00:34:14dan oleh karena itu
00:34:15kerangka logiknya
00:34:17dimulai dari
00:34:17pembuktian itu dulu
00:34:18dimana dibuktikan itu
00:34:20ya di pengadilan yang sekarang
00:34:22ijazah palsu
00:34:22ditanggungkan
00:34:23coba saya kehakim
00:34:24binsar
00:34:25jadi sebenarnya
00:34:26dibuktikan dulu
00:34:27ijazahnya asli
00:34:28kalau anda jadi hakim
00:34:30dibuktikan dulu
00:34:31ijazahnya
00:34:32atau gimana caranya
00:34:32supaya ini
00:34:33masalah yang berputar-putar
00:34:34dari bola liat bertahun-tahun ini
00:34:35selesai
00:34:36ya setelah perkembangannya
00:34:38memang jadi
00:34:39seperti ini panjang
00:34:41tak mungkin
00:34:43ada
00:34:45fitnah
00:34:46dan pencemaran nama baik
00:34:48tanpa
00:34:49diteliti objeknya
00:34:50kan begitu
00:34:50tapi kenyataan
00:34:52sekarang kan
00:34:53objek ini
00:34:55terlambat
00:34:58pemeriksaannya
00:34:59hanya bisa
00:35:00nanti diketahui
00:35:02setelah dalam
00:35:03pembuktian
00:35:04kan sekarang ini
00:35:05sebentar lagi
00:35:06masa pembuktian ya
00:35:07semua ijazah
00:35:09dari Pak Jokowi
00:35:11akan dihadirkan
00:35:12di persidangan
00:35:13lewat jaksa
00:35:14yang membuktikan
00:35:15nanti hakimlah
00:35:17yang akan
00:35:18mengkrokses
00:35:20atau
00:35:21menganalisis
00:35:22semua
00:35:22fakta-fakta
00:35:24yang terungkap
00:35:24di persidangan
00:35:25termasuk
00:35:26dari hasil labkrim
00:35:27ya dengan
00:35:30identifikasi ya
00:35:33kertas
00:35:34tanda tangan
00:35:35termasuk ijazah
00:35:37rekan-rekan
00:35:38sejawatnya
00:35:39dan itu semua
00:35:41nanti
00:35:41setelah
00:35:42pengadilan
00:35:43menyatakan
00:35:44itu
00:35:44memang
00:35:46benar
00:35:47asli
00:35:48memang benar
00:35:50asli nih
00:35:50bukan palsu
00:35:51ya misalnya
00:35:53asli
00:35:53berarti
00:35:54masalahnya
00:35:55Pak Roy
00:35:57CS
00:35:58masuk
00:35:59pidana
00:36:00pencemaran
00:36:01nama baik
00:36:02dan fitnah
00:36:03nah
00:36:05kemudian
00:36:06apabila
00:36:06ini memang
00:36:0999,9%
00:36:12ternyata
00:36:14palsu
00:36:15nah
00:36:16berarti
00:36:18Roy
00:36:19CS
00:36:19nanti disini
00:36:20kemungkinan besar
00:36:22tidak akan mendapat
00:36:23hukuman
00:36:24kan begitu
00:36:26nah
00:36:27tapi perlu
00:36:27dicatat
00:36:28karena beban
00:36:30pembuktian ini
00:36:31adalah kepada
00:36:32jaksa
00:36:32jaksa
00:36:34tidak mungkin
00:36:35membuktikan
00:36:36surat dakwaannya itu
00:36:37supaya
00:36:38bebas
00:36:40terdakwa
00:36:41biasanya
00:36:42dia menuntut
00:36:42makanya
00:36:43dia mencari
00:36:44saksi-saksi
00:36:46yang memberatkan
00:36:48sedangkan
00:36:49dan dihubungkan
00:36:52dengan alat-alat
00:36:52bukti yang lain
00:36:53seperti yang diatur
00:36:54dalam pasal
00:36:54235
00:36:55KUHAB
00:36:57nasional
00:36:57nah
00:36:58selanjutnya
00:36:59nanti
00:36:59Roy
00:36:59CS
00:37:00itu
00:37:01sebenarnya
00:37:02tidak terlalu banyak
00:37:03mereka berkomen
00:37:04dia
00:37:07bisa berbicara
00:37:08nanti
00:37:09lewat
00:37:09saksi-saksi
00:37:11yang meringankan
00:37:12yang mendukung
00:37:13mereka
00:37:14bahwa ini
00:37:15memang benar-benar
00:37:16palsu
00:37:17karena
00:37:18ada ketentuan
00:37:19di dalam pasal
00:37:20240
00:37:20KUHAB
00:37:21KUHAB
00:37:22nasional
00:37:23terdakwa itu
00:37:25keterangannya
00:37:26hanya berlaku
00:37:26bagi dirinya sendiri
00:37:27bahkan
00:37:29sekalipun
00:37:29pernyataan
00:37:30si terdakwa itu
00:37:31ya
00:37:33benar
00:37:33adanya
00:37:34hakim
00:37:35tidak begitu saja
00:37:36percaya
00:37:38harus dikorelasikan
00:37:39dengan
00:37:39alat-alat
00:37:40bukti lain
00:37:41seperti yang diatur
00:37:41dalam pasal
00:37:42235
00:37:43KUHAB
00:37:43nasional itu
00:37:44kembali
00:37:44yang sampai
00:37:46ada elektronik
00:37:47segala macam
00:37:47nah yang menjadi
00:37:48persoalan bagi kita
00:37:49sering di sini
00:37:50saya kemarin
00:37:52waktu di
00:37:53TV
00:37:53yang lain
00:37:54saya persoalkan
00:37:55memang
00:37:55mengapa
00:37:57untuk
00:37:57membuktikan
00:37:59kesalahan
00:38:01si FACS
00:38:02si Roy ini
00:38:04harus dengan
00:38:05menggunakan
00:38:06undang-undang
00:38:06ITE
00:38:07sementara
00:38:08undang-undang
00:38:08ITE ini
00:38:09tidak diberdayakan
00:38:11maksud saya
00:38:12tidak diberdayakan
00:38:13itu pasalnya kan
00:38:16ancaman pidananya kan
00:38:17antara 8
00:38:18sampai 12 tahun
00:38:19untuk apa
00:38:20dibuat itu
00:38:21kalau dia tidak
00:38:21ditahan
00:38:22mengapa
00:38:23dia ngoceh terus
00:38:24karena dia
00:38:25tidak ditahan
00:38:25coba
00:38:26kalau sampai
00:38:27ada ketoprak
00:38:28mataram
00:38:28ya
00:38:29wah
00:38:30teng-teng-teng-teng-teng
00:38:31yang sebenarnya kan
00:38:32seorang terdakwa itu
00:38:33haruslah
00:38:35bulunubun
00:38:36dengan hati yang rendah
00:38:38karena hal-hal itu
00:38:39membuat
00:38:40hal yang memberatkan
00:38:42kepada
00:38:43hukumannya nanti
00:38:44nah itu
00:38:45tapi yang dikata
00:38:46itu
00:38:47hanya untuk
00:38:48sekedar hiasan
00:38:49tapi sayang sekali ya
00:38:50surat dakwaan
00:38:51sudah
00:38:51mencantumkan itu
00:38:53Pak Binsar
00:38:53jadi kalau memang
00:38:54beban pembuktian
00:38:55yang ada di jaksa
00:38:56bukankah nanti ini
00:38:56akan cuma
00:38:57menyelesaikan
00:38:58pencemaran nama baik
00:38:59tapi bagaimana
00:38:59dengan pembuktian
00:39:00ijazahnya
00:39:01ini kan kalau
00:39:02misalnya bebannya
00:39:03diserahkan kepada jaksa
00:39:04maka yang diproses adalah
00:39:06pencemaran nama baiknya
00:39:08dan fitnahnya
00:39:09dan fitnahnya
00:39:10lalu bagaimana
00:39:10kita membuktikan
00:39:11soal ijazahnya
00:39:12yang dipersoalkan
00:39:13oleh pihak Roy
00:39:15nah untuk
00:39:16membuktikan itu nanti
00:39:17tinggal hakim
00:39:18karena ini sudah
00:39:19saatnya memang
00:39:21akan dilakukan
00:39:22pemeriksaan
00:39:23alat-alat
00:39:24bukti
00:39:26ya
00:39:26dan
00:39:27dari hasil
00:39:29pengamatan hakim
00:39:31itulah nanti akan
00:39:34diketahui
00:39:35palsu atau tidak
00:39:36palsu
00:39:37di jasa itu
00:39:38makanya
00:39:40sekarang saatnya
00:39:41di dalam
00:39:42pembuktian itu
00:39:42dan waktunya nanti
00:39:43pembuktian itu
00:39:44juga pun
00:39:45harus hadir
00:39:46Pak Binsar
00:39:47Pak Binsar
00:39:48saya mau tanya
00:39:48apakah itu artinya
00:39:50hakim
00:39:51secara logik
00:39:53harus terlebih dahulu
00:39:54memeriksa
00:39:55keaslian
00:39:56atau kepalsuan
00:39:57ijazah itu
00:39:57harus sesuai aturan
00:39:58persidangan
00:39:59ya itu dia
00:39:59tidak mungkin lagi
00:40:00artinya
00:40:01hakim
00:40:03harus meminta
00:40:04jaksa
00:40:05untuk membawa
00:40:07apa namanya itu
00:40:08ijazah
00:40:09atau fisik ijazah
00:40:10asli itu
00:40:10untuk diteliti
00:40:11keasliannya
00:40:12betul sekali
00:40:13jadi nanti
00:40:15prosedural
00:40:16persidangan
00:40:17ya sebagaimana
00:40:17mestinya
00:40:18karena ini baru
00:40:19pembacaan surat dakwaan
00:40:21dan mungkin
00:40:21ada eksepsi kemarin
00:40:22ya
00:40:22tiga ya
00:40:23apakah surat
00:40:24pengadilan
00:40:26berwenang mengadili
00:40:27apakah surat
00:40:29dakwaan itu
00:40:31tidak dapat diterima
00:40:32atau apakah surat
00:40:33dakwaan dapat
00:40:35dibatalkan
00:40:36sesuai menurut
00:40:37pasal 206
00:40:38ayat 1
00:40:39Kuhab Nasional
00:40:41jadi itulah
00:40:41mungkin nanti
00:40:43di sidang berikutnya
00:40:44ya Pak
00:40:44untuk jawabannya
00:40:45ya
00:40:46oke baik
00:40:47tapi saya sangat
00:40:49menyesalkan
00:40:51waktu itu
00:40:52masanya
00:40:53Pak
00:40:54Ibu Ritifa
00:40:55oke
00:40:56ketika
00:40:57disebut
00:40:59di dalam
00:41:00putusan
00:41:02eksepsi itu
00:41:06terjadi
00:41:07perbaikan
00:41:08surat dakwaan
00:41:09oleh
00:41:11jaksa
00:41:11penghentut umum
00:41:12kan
00:41:13seharusnya
00:41:14kalau diterima
00:41:15ya
00:41:16kalau diterima
00:41:17itu
00:41:18eksepsi
00:41:19atau
00:41:20perlawanan
00:41:21seharusnya
00:41:22langsung
00:41:23bisa melakukan
00:41:24perlawanan
00:41:24sesuai menurut
00:41:25pasal 206
00:41:26ke pengadilan
00:41:27tinggi DKI
00:41:28baik
00:41:28nanti kita lanjutkan
00:41:29soal itu
00:41:29Pak
00:41:30Pak Binsan
00:41:30nanti kita lanjutkan
00:41:31soal itu
00:41:31sekarang saya coba
00:41:32ke Pak Bitor dulu
00:41:33karena kita penasaran
00:41:34untuk menjawab
00:41:34pertanyaan
00:41:35Bang Ade tadi
00:41:36nah jadi
00:41:36kesaksian Anda
00:41:37terkait dengan
00:41:37hijasa Pak Jokowi
00:41:38seperti apa
00:41:39apakah memang
00:41:40untuk kasus pencipan
00:41:40nama baik ini
00:41:41lagi di
00:41:41di proses atau
00:41:43tidak punya ijasa
00:41:44tidak punya ijasa
00:41:45itu yang dilakukan oleh
00:41:46bonatua
00:41:47mencari data itu
00:41:49kemana-mana
00:41:49tidak ditemukan
00:41:50bayangkan itu
00:41:52arsip nasional
00:41:53itu arsip negara
00:41:55yang harusnya ada
00:41:56disini
00:41:57ada disini
00:41:57ada disini
00:41:58semuanya gak ada
00:41:59itu kerja berbulan-bulan
00:42:01yang dilakukan oleh
00:42:02bonatua
00:42:03tidak ditemukan
00:42:04apa yang dibilang
00:42:05mas adik tadi
00:42:07bahwa
00:42:08PDI pernah
00:42:09menerima berkas
00:42:10Andi Wijayanto
00:42:12diserahkan kepada
00:42:14KPU
00:42:15dan hilang
00:42:16di KPU
00:42:16dan hilang itu
00:42:18di KPU nasional
00:42:19KPU DKI
00:42:20artinya ada
00:42:21siapa di belakang itu
00:42:23menurut
00:42:24berita
00:42:25berita
00:42:26sidangnya
00:42:27berita sidangnya
00:42:29Bambang Tri
00:42:30di Solo
00:42:32berapa tahun yang lalu
00:42:33Jokowi tidak punya
00:42:34ijazah
00:42:35ini Jokowi yang
00:42:36Mulyano
00:42:36ini Jokowi Mulyano
00:42:39tapi kalau Jokowi
00:42:40yang asli
00:42:41Jokowi Dodo
00:42:41yang asli
00:42:42dia punya
00:42:43masuk UGM
00:42:44dia punya
00:42:45serjana muda
00:42:46jadi kalau kita
00:42:47kuliah tahun 80-an
00:42:48kita itu punya
00:42:49serjana muda
00:42:50punya serjana
00:42:51penuh
00:42:53nah
00:42:54yang penuh
00:42:55ini
00:42:55yang
00:42:57palsu
00:42:57yang dilakukan
00:42:58oleh Jokowi Mulyano
00:43:00karena Jokowi
00:43:02Dodo
00:43:02yang aslinya itu
00:43:03hilang
00:43:04hilang
00:43:05dia hanya sampai
00:43:06serjana muda
00:43:07yang memberi penjelasan itu
00:43:08adalah Profesor
00:43:09Doktor
00:43:10Sofian Effendi
00:43:11mantan rektor
00:43:12jadi yang diserahkan oleh
00:43:14PDIP saat itu
00:43:16waktu pencalonan
00:43:17sebagai presiden
00:43:18itu yang mana
00:43:20nah itu yang pegang
00:43:21adalah Andi
00:43:22jadi kita akan
00:43:23tanya Andi
00:43:24karena kan yang tahu
00:43:32Andi
00:43:32Jokowi
00:43:33tim itu datang
00:43:35ke PDI Perjuangan
00:43:36diterima oleh
00:43:37sekretariat
00:43:38dari sekretariat
00:43:39terus dibawa ke atas
00:43:40di atas yang nerima
00:43:41Andi
00:43:42nah Andi terus
00:43:44mengutus
00:43:44tim
00:43:46untuk membawa itu
00:43:47ke KPU
00:43:47nah dibawa lah
00:43:49ke KPU
00:43:49lolos lagi
00:43:51di KPU
00:43:51nah tapi setelah
00:43:53Bonatwa
00:43:54melacak tentang
00:43:55administrasi negara
00:43:57disini gak ada
00:43:58disini gak ada
00:43:58sampai yang di Solo
00:43:59gak ada
00:44:00nah yang di Solo itu
00:44:01Eko pada waktu ditanya
00:44:03Eko bilang
00:44:04dia tidak melakukan
00:44:05verifikasi
00:44:06dia hanya
00:44:07akan melakukan
00:44:08pabrik ekpus
00:44:08ternyata itu juga
00:44:10enggak
00:44:10artinya barang itu
00:44:11memang gak ada
00:44:12nah jadi apa yang
00:44:13diperdebatkan ini
00:44:16barang gak ada
00:44:17tapi waktu itu
00:44:18apakah memang
00:44:18PDIP tidak menyangka
00:44:20bakalan ada
00:44:21terjadi polemik ini
00:44:22yang asli apa
00:44:24palsu
00:44:24itu hanya orang tertentu
00:44:26dengan alat tertentu
00:44:27orang tertentu
00:44:28adalah tim
00:44:29yang terbatas
00:44:30tidak semua orang
00:44:31yang tahu
00:44:32terus alat yang tadi
00:44:34itu dibilang
00:44:34apa
00:44:35yang punya
00:44:36mafas polri itu
00:44:37mesin itu
00:44:38nah itu
00:44:39yang punya tahu
00:44:40asli apa tidak
00:44:41kan disitu
00:44:41seperti orang punya
00:44:42sertifikat
00:44:43Bung Bitor
00:44:43mungkin perlu
00:44:44dipertegas dulu
00:44:45yang tidak ada
00:44:46di administrasi
00:44:48KPU
00:44:48dan lain-lain itu
00:44:49fisik aslinya
00:44:51atau fotokopiannya
00:44:52jadi gini
00:44:54kalau asli
00:44:55saya tiga kali
00:44:57maju menjadi caleg
00:44:58asli ini
00:44:59kalau kita
00:45:00mau mencalonkan diri
00:45:03aslinya kita
00:45:04fotokopi
00:45:04fotokopi
00:45:05SD, SMP, SMA, Sajana
00:45:07kita fotokopi semua
00:45:0710, 10, 10, 10
00:45:09terus kita bawa
00:45:10saya orang Palembang
00:45:11saya bawa ke Palembang
00:45:12bawa ke SD
00:45:13bawa ke SMP
00:45:14bawa ke SMA
00:45:14digalisir
00:45:15digalisir
00:45:16aslinya di rumah
00:45:17nah sekarang itu
00:45:19yang dipertahankan
00:45:20oleh Jokowi ini
00:45:21bahwa dia akan datang
00:45:23membawa asli
00:45:23nah kita tunggu nih
00:45:24aslinya
00:45:25asli yang mana
00:45:26kalau asli yang Serajana Muda
00:45:27benar asli
00:45:28tapi kalau yang dia bawa
00:45:30dia cebarkan
00:45:31itu yang Dian Sandi
00:45:32nah itu pasti
00:45:34bikinan dibuka
00:45:34jadi Jokowi
00:45:36bukan mahasiswa UGM
00:45:39Jokowi
00:45:40bukan Jokowi Dodo
00:45:41kalau Jokowi Dodo
00:45:42iya
00:45:42jadi yang diserahkan
00:45:44PDIP kemarin
00:45:45yang Serajana Muda
00:45:46ah itu enggak tahu
00:45:48enggak tahu
00:45:48enggak dong
00:45:49yang tahu kan
00:45:49cuma orang terbatas itu
00:45:51enggak semua orang tahu
00:45:52itu kan rahasia
00:45:54daripada si calon
00:45:55diterima partai
00:45:56partai yang namanya Andi
00:45:58mengaku
00:45:58dia bikin
00:45:59dia bikin
00:46:00bikin penjelasan
00:46:01kemarin
00:46:02seminggu yang lalu lah
00:46:04dia menjelaskan
00:46:05bahwa benar
00:46:06dia menerima
00:46:07dan dia sudah lihat
00:46:08sudah baca
00:46:09dan sebagainya
00:46:10ya
00:46:10terus diserahkan
00:46:11kepada tim
00:46:12kalau soal itu ya
00:46:13itu memungkinkan
00:46:14bagi
00:46:16apa namanya itu
00:46:18LO lah kita sebut ya
00:46:19ya LO
00:46:20dan KPU
00:46:21kan cuma diserahkan
00:46:22legalisirnya
00:46:23KPU memeriksa legalisir
00:46:25macam-macam
00:46:26secara administratif
00:46:27ada
00:46:27kira-kira gitu
00:46:29tapi
00:46:29yang dilakukan oleh
00:46:31Bung Surya
00:46:31itu lebih dari sekedar itu
00:46:33dia
00:46:33apa namanya itu
00:46:35mencek ulang
00:46:37keseluruh
00:46:37administrasi itu
00:46:38dan menemukan
00:46:39apanya yang istilahkan
00:46:40sekarang tidak asli
00:46:41nah jadi
00:46:42boleh karena itu
00:46:43kenapa bisa seperti itu
00:46:44sebentar
00:46:45kenapa bisa seperti itu
00:46:46karena persyaratan
00:46:48hanya membawa
00:46:49legalisir
00:46:50tidak membawa asli
00:46:51dan itu diterima KPU
00:46:53nah sekarang kita memperdebatkan
00:46:56itu asli apa tidak
00:46:57nah itu yang harus kita
00:46:57tapi tadi Anda meyakini
00:46:59bahwa memang begitu
00:47:00memang begitu
00:47:01tidak punya
00:47:02bang Freddy
00:47:02bang coba saya kasih
00:47:04bang Freddy lalu
00:47:04silahkan nih jawab
00:47:05karena gue nakan
00:47:06ada yang kata
00:47:07ini kan pernah
00:47:07jadi cewek kan
00:47:08pernah
00:47:09pernah
00:47:09seperti yang saya ceritakan kan
00:47:11tidak bawa asli kan
00:47:13gini
00:47:13tapi gak perlu
00:47:14SD SMP ya
00:47:15saya pakai SMA aja
00:47:18SMA
00:47:18saya ke sekolah
00:47:20saya yang lama
00:47:21agar itu dilegalisasi
00:47:22ya gak bawa asli kan
00:47:23gak bawa
00:47:24oke
00:47:24sama kan
00:47:25sama dengan siapa
00:47:27artinya penjelasan itu sama
00:47:28membawa legalisirnya saja
00:47:30gak tapi kembali
00:47:30ke soal
00:47:31Andi Wijayanto nih
00:47:32iya
00:47:33jadi
00:47:33Andi Wijayanto
00:47:35itu
00:47:36apakah dia kenal Jokowi
00:47:38Pak Betor ini punya teori besar nih
00:47:40ada dua Jokowi
00:47:42pasti
00:47:42ya
00:47:43yang satu
00:47:44teorinya banyak tadi
00:47:45pasti
00:47:45bukan
00:47:46teori yang terkenal dari beliau ini
00:47:48ada dua Jokowi
00:47:50ya
00:47:50Jokowi dan Jokowi Dodo
00:47:52berbeda
00:47:53ya
00:47:53jadi
00:47:53ada orang namanya Jokowi
00:47:55masuk UGM
00:47:56Jokowi Dodo
00:47:57yang masuk UGM
00:47:59yang Mulyono yang mana
00:48:00nanti
00:48:02ceritanya lengkap dulu dong
00:48:04si Jokowi
00:48:08Jokowi Dodo ini masuk UGM
00:48:10ya
00:48:11tapi Jokowi
00:48:12Jokowi Dodo yang akhirnya
00:48:14maju ke
00:48:15pencalonan
00:48:16dimulai dari
00:48:17wali kota Solo
00:48:18terus jadi
00:48:19Jokowi Mulyono itu
00:48:20apa namanya
00:48:21Jakarta
00:48:23Gugli Jakarta
00:48:24jadi presiden
00:48:25itu bukan Jokowi yang itu
00:48:26nah itu makanya beda foto
00:48:27foto yang
00:48:29yang serjana muda itu
00:48:30foto yang berkuis
00:48:31berkacamata
00:48:33yang Jokowi
00:48:35jadi presiden lain
00:48:36jangan dilengkapi dulu
00:48:37jangan dibantah dulu
00:48:38jadi begitu ceritanya
00:48:39ya ya ya
00:48:40si Andi Wijayanto
00:48:43gak kenal kan
00:48:44sama Jokowi Dodo itu
00:48:45jadi datanglah Jokowi Dodo
00:48:48itu datang dari Solo
00:48:49eh dari
00:48:49dia udah jadi gubernur Jakarta
00:48:51dia mau
00:48:53Jokowi yang mana
00:48:53yang datang
00:48:54dia gak tahu
00:48:57kalau dalam pandangan saya sih
00:48:59Jokowi Dodo
00:49:00cuma satu
00:49:01ini kan tadi teorinya Beto
00:49:02teori Beto itu dua
00:49:04bahwa ada dua manusia
00:49:05hidup bers
00:49:06yang satu
00:49:08di UGM
00:49:08satu di Jogja
00:49:09saya gak ngerti
00:49:10gimana ceritanya
00:49:11tapi Andi Wijayanto bilang
00:49:13ya
00:49:13datanglah tim
00:49:15ya untuk
00:49:16bilang
00:49:17kita mau maju nih
00:49:18jadi calon presiden
00:49:19betul
00:49:20ditunjuklah sebuah tim
00:49:21tim itu
00:49:22saya lupa
00:49:23apakah ketuanya
00:49:24atau salah seorang anggotanya
00:49:25adalah
00:49:25Andi Wijayanto
00:49:27dia sekretaris
00:49:28sekretaris
00:49:29partai
00:49:29dia periksa
00:49:30si
00:49:30yang namanya Ijasa
00:49:32itulah yang dia bawa ke
00:49:34UGM
00:49:34bukan dia yang bawa
00:49:35bukan dia yang bawa
00:49:36jadi gini
00:49:37ini ada sekretaris
00:49:38nanti dulu
00:49:40tidak mungkin
00:49:40dari partai
00:49:41bawa ke UGM
00:49:42dan Tengah dari UGM
00:49:43itu legalisernya
00:49:45jadi datang dibalik-balik
00:49:46gak usah
00:49:46gak balik-balik
00:49:48balik dong
00:49:48masa Andi datang ke UGM
00:49:50dia bilang sendiri
00:49:51di media
00:49:52tugas
00:49:55untuk mengecek verifikasi
00:49:57itu tugas KPU
00:49:58KPU punya anggaran
00:49:59KPU punya peraturan
00:50:00mendapatkan berkas
00:50:02daripada
00:50:03calon
00:50:03untuk dibawa
00:50:04ke UGM
00:50:05untuk dicocokkan
00:50:06gak bisa
00:50:07oke kita lanjutkan lagi
00:50:09dan tetap
00:50:09sama kami di pola liar
00:50:11makin liar
00:50:20ya saudara
00:50:21belum usai
00:50:22masalah
00:50:23kasus Ijasa Jokowi
00:50:24sekarang
00:50:24Ijasa Gibran
00:50:25yang digugat
00:50:26ada Bang Denny
00:50:27Bang Denny
00:50:28kenapa Anda
00:50:29menggugat Ijasa Gibran
00:50:30setelah dia menjabat
00:50:31dua tahun
00:50:32Anda bilang
00:50:32dia tidak sesuai
00:50:33kualifikasi
00:50:34kenapa baru sekarang
00:50:35satu
00:50:36saya tidak menggugat
00:50:38menyoal
00:50:39Ijasa Gibran
00:50:40enggak
00:50:40saya
00:50:42menyoal
00:50:43keabsahan kan
00:50:44bukan
00:50:45Gibran
00:50:47tidak memenuhi
00:50:48syarat
00:50:49calon
00:50:50wakil presiden
00:50:50syarat calon
00:50:52wakil presiden
00:50:53itu
00:50:53pendidikan
00:50:55paling rendah
00:50:56SLT atau
00:50:57serajat
00:50:57tamat
00:50:58SLT atau
00:50:59serajat
00:50:59nah persoalannya
00:51:01ketika kita melihat
00:51:02mana
00:51:03bukti tamat itu
00:51:05enggak ada
00:51:06yang sering dimunculkan
00:51:08adalah surat keterangan
00:51:09penyetaraan dari
00:51:11kementerian pendidikan
00:51:12dan kebudayaan
00:51:12ini loh
00:51:13tanda
00:51:14beliau
00:51:14sudah memenuhi syarat
00:51:16saya
00:51:17melalui berbagai
00:51:18metode
00:51:19termasuk
00:51:19saya embara
00:51:20yang hadiahnya
00:51:21sudah hampir
00:51:2110,3 itu
00:51:24meminta
00:51:25ini namanya
00:51:26surat keterangan
00:51:27itu harus ada
00:51:31dokumen
00:51:31yang membuktikannya
00:51:33enggak bisa
00:51:34dia stand alone
00:51:34ini surat keterangan
00:51:36ini loh
00:51:36saya sudah selesai
00:51:37setara SMK
00:51:39enggak bisa
00:51:40saya sering bilang
00:51:41saya punya
00:51:42ijazah S2
00:51:43di Amerika
00:51:44diberikan
00:51:46ijazahnya
00:51:47saya tunjukkan
00:51:47baru keluar
00:51:48surat keterangan
00:51:49S3 saya
00:51:50kebetulan di Melbourne
00:51:51saya tunjukkan
00:51:52ijazah S3 saya
00:51:53baru keluar
00:51:54surat keterangan
00:51:55nah yang sampai sekarang
00:51:56tidak ada itu
00:51:57bukan ijazah SMA
00:51:58teman-teman juga
00:51:59pasti ini minta
00:52:00ijazah SMA
00:52:01ya pasti enggak ada
00:52:02bukan
00:52:02yang saya minta
00:52:03katanya ada
00:52:04surat keterangan
00:52:05penyetaraan
00:52:07mana dokumen
00:52:08yang menyatakan
00:52:09anda selesai
00:52:10sehingga bisa
00:52:10disetarakan
00:52:12di dalam
00:52:13surat keterangan itu
00:52:14mengatakan
00:52:15yang jadikan dasar
00:52:16adalah pendidikan
00:52:17di UTS Insights
00:52:18Sydney
00:52:19sekolah di situ
00:52:21namanya sekolah
00:52:22kan
00:52:22ada silabusnya
00:52:24ada transkrip nilainya
00:52:26kalau selesai
00:52:26ada bukti selesainya
00:52:28dan itu yang
00:52:29diminta oleh
00:52:31diatur
00:52:32melalui
00:52:33peraturan
00:52:33Menteri Pendidikan
00:52:34Kebedayaan
00:52:34nomor 29
00:52:36tahun 2014
00:52:37ini loh
00:52:38salah syaratnya
00:52:39ini enggak ada
00:52:40syarat ini
00:52:40sampai sekarang
00:52:41diminta oleh
00:52:42Bonatua
00:52:43di Komisi Informasi
00:52:44Pusat
00:52:45yang ditunjukkan
00:52:46cuma surat keterangan itu
00:52:48diminta oleh
00:52:49Pak Subhan
00:52:51di PT UN
00:52:51disebut
00:52:53bukti 1
00:52:54sampai bukti 9
00:52:55begitu bicara
00:52:56dasar penyetaraan
00:52:58cuma bilang
00:52:58penyetaraan
00:53:00diminta dengan
00:53:00dokumen lengkap
00:53:02cuma nyebut lengkap
00:53:03doang
00:53:04harusnya T10
00:53:05Ijazah
00:53:05T11
00:53:06terus
00:53:07sekarang Ibu Mercy
00:53:08menggugat di PT UN
00:53:09dijawab lagi sama kementerian
00:53:11sama jawabannya
00:53:12tidak ada itu
00:53:13dasar penyetaraan
00:53:14jadi yang saya soal
00:53:16sampai sekarang adalah
00:53:17kepada semuanya
00:53:19tunjukkan
00:53:20bahwa Mas Gibran
00:53:22di UTS
00:53:23Insert itu
00:53:24melakukan pendidikan
00:53:26yang ada dasarnya
00:53:28sehingga bisa disetarakan
00:53:29dengan
00:53:29SMK
00:53:31sebagaimana
00:53:31surat keterangan ini
00:53:32itu enggak ada
00:53:33yang ada
00:53:34tadi saya bicara dengan
00:53:35Mas Raya Rengkuti
00:53:37peraturan KPU
00:53:39nomor 19
00:53:40tahun 2023
00:53:41yang tiba-tiba
00:53:4318 E3-nya
00:53:44mengatakan
00:53:45calon presiden
00:53:47calon wakil presiden
00:53:48yang sekolahnya
00:53:49di luar negeri
00:53:50dikecualikan
00:53:52untuk
00:53:52membuktikan tamat
00:53:54enggak perlu
00:53:56menunjukkan dokumen
00:53:57peraturan ini
00:53:58cukup menunjukkan
00:53:59terhasil perguruan tinggi
00:54:00ini menurut saya
00:54:02bermasalah
00:54:02karena
00:54:04saya punya traumatik
00:54:05dengan
00:54:06salat umur yang
00:54:08mohon izin
00:54:08saya pakai istilah
00:54:09digibrankan
00:54:10melalui putusan
00:54:12Pak Manusman
00:54:12untuk
00:54:14konakan Gibran
00:54:14kita punya masalah itu
00:54:16harusnya 40
00:54:17tiba-tiba
00:54:18karena Gibran
00:54:18naik
00:54:19kalau pendidikan
00:54:20peraturan KPU-nya
00:54:21mengatur yang
00:54:23cocok dengan
00:54:24karakter Gibran
00:54:25jadi kalau misalnya
00:54:26nanti
00:54:27kegugatan Anda
00:54:27dikabulkan di
00:54:28MK
00:54:29maka apa
00:54:30nanti konsekuensi
00:54:32bagi Gibran
00:54:33yang sudah jadi
00:54:34WAPRES
00:54:34buat tahun ini
00:54:35yang kami minta
00:54:36adalah
00:54:37karena Gibran
00:54:38tidak memenuhi
00:54:39syarat
00:54:40calon
00:54:41pendidikan
00:54:42sebagai calon
00:54:43maka dia
00:54:45diskualifikasi
00:54:46sebagai calon
00:54:47maka presiden
00:54:47di diskualifikasi
00:54:49jadi gugatannya
00:54:51masuk akal
00:54:52atau tidak
00:54:52menurut Anda
00:54:52Bang Freddy?
00:54:55ya
00:54:55tentu
00:54:56publik
00:54:57sudah paham ya
00:54:58alih-alih hukum
00:54:59beliau ini kan juga
00:55:00pakar
00:55:01tata negara
00:55:01bahwa
00:55:02proses
00:55:03sengketa
00:55:04di
00:55:04mahkamah
00:55:06konstitusi
00:55:06di pres
00:55:07maupun syarat
00:55:08itu kan sudah
00:55:09selesai
00:55:10dan
00:55:11sampai sekarang
00:55:13belum ada
00:55:15setahu saya
00:55:16belum ada
00:55:17perubahan
00:55:18undang-undang
00:55:19tentang
00:55:20kewenakan
00:55:21mahkamah
00:55:21konstitusi
00:55:22yang
00:55:23katakanlah
00:55:24menyebutkan
00:55:25setelah
00:55:27presiden
00:55:29ataupun wakil presiden
00:55:30dilantik
00:55:30kemudian
00:55:31belakangan hari
00:55:32ditemukan
00:55:33kesalahan
00:55:34administrasi
00:55:35proses pencalonan
00:55:36kemudian itu
00:55:37bisa dibawa kembali
00:55:38setahu saya
00:55:38belum ada itu
00:55:39jadi
00:55:40menurut
00:55:41menurut
00:55:42saya
00:55:42memang ini
00:55:43sama
00:55:45polanya
00:55:46ya
00:55:46polanya
00:55:47sama
00:55:47bahwa
00:55:49katakanlah
00:55:49mekanisme hukum
00:55:51dipakai
00:55:52tanda kutip
00:55:53untuk memang
00:55:55ya targetnya
00:55:56politik
00:55:56targetnya politik
00:55:57memang untuk
00:55:58mendegradasi
00:55:59ya mas Gibran
00:56:01dan ini
00:56:01polanya berulang-ulang
00:56:02terus
00:56:03terus akan
00:56:04dimainkan terus
00:56:05sampai ya semaksimal
00:56:06mungkin kan
00:56:07begitu
00:56:07jadi memang
00:56:08seperti itu
00:56:09dan kita bisa
00:56:10lihat
00:56:10kita bisa
00:56:11lihat
00:56:11orang-orang
00:56:12yang bersama
00:56:13beliau juga
00:56:14tentu orangnya
00:56:16juga
00:56:16itu-itu juga
00:56:17jadi
00:56:18sangat jelas
00:56:19motif politiknya
00:56:20disini
00:56:20gitu loh
00:56:21kalau memang
00:56:21mau fair
00:56:22ya
00:56:23udah tarung
00:56:24sajalah
00:56:25di 2029
00:56:26kalau misalnya
00:56:27nanti mas Gibran
00:56:28maju
00:56:28jadi begini
00:56:30mas
00:56:30begini
00:56:31saya itu
00:56:33memang
00:56:34sedari awal
00:56:35concern dengan
00:56:35tata negara
00:56:36sewaktu putusan
00:56:3890
00:56:38belum keluar pun
00:56:39saya sudah berkirim
00:56:41surat ke MK
00:56:42harusnya Pak Usman
00:56:43Pak Man Usman
00:56:44tidak ikut
00:56:45memeriksa
00:56:45karena ada
00:56:46Bangalore Principles
00:56:48dimana hakim
00:56:49tidak boleh
00:56:49memeriksa perkara
00:56:50yang terkait dengan
00:56:51dirinya dan kerabatnya
00:56:52jadi ini
00:56:52concern saya
00:56:53sejak lama
00:56:53begitu
00:56:55putusan 90
00:56:56kemudian
00:56:56dikeluarkan
00:56:57saya
00:56:58yang pertama kali
00:56:59mengajukan keberatan
00:57:00karena saya sudah
00:57:01meminta itu
00:57:02dua bulan sebelumnya
00:57:03untuk tidak dilakukan
00:57:04ketika kemudian
00:57:06MKMK memberikan etik
00:57:07sanksi etik
00:57:08ke Pak Man Usman
00:57:09saya dengan
00:57:09Profesor Uteng
00:57:10menguji formil
00:57:11jadi ini bukan
00:57:12ujuk-ujuk
00:57:13saya tiba-tiba
00:57:14concern dengan
00:57:14masalah ini
00:57:15saya diam
00:57:16baru sebulan yang lalu
00:57:18saya ditunjukkan
00:57:19salah seorang
00:57:19komisioner KPU
00:57:20yang sudah lama
00:57:21mas
00:57:22bukan hanya
00:57:23syarat umur
00:57:23yang diakali
00:57:24syarat pendidikan pun
00:57:25dikadali
00:57:26saya baca
00:57:26peraturannya
00:57:27waduh
00:57:28ini kalau begini
00:57:29tidak benar
00:57:30sehingga
00:57:31saya kemudian
00:57:32muncul
00:57:32membawa isu ini
00:57:33dan cara saya
00:57:35tidak langsung
00:57:36cara legal
00:57:36saya kemudian
00:57:38mencoba untuk
00:57:38secara sosial dulu
00:57:40siapa yang punya
00:57:41bukti bahwa
00:57:43Gibran
00:57:44telah tamat
00:57:45pendidikan SLTA
00:57:46silahkan
00:57:46dari hanya 100 juta
00:57:47sampai 10,3 miliar
00:57:49setelah satu bulan
00:57:50saya tutup
00:57:50dan cara yang saya lakukan ini
00:57:52sekarang sudah
00:57:53diberi ruang oleh MK
00:57:55tanggal 17 hari Kamis
00:57:57kemarin
00:57:57sudah diregister
00:57:59nomor 1
00:58:00tahun 2026
00:58:01dan tanggal 16nya
00:58:03MK mengeluarkan
00:58:04peraturan baru
00:58:05soal
00:58:06bagaimana
00:58:07tahapan persidangan
00:58:08memang mereka harus
00:58:09melakukan itu
00:58:10karena tahapan yang lama
00:58:11itu untuk
00:58:12tanggal-tanggal
00:58:13di 2024
00:58:14dan Senin besok
00:58:15MK
00:58:16akan membuka
00:58:18ruang sidang
00:58:18pemeriksaan pendahuluan
00:58:19di jam 7 malam
00:58:21saking ini serius
00:58:23bagi MK
00:58:23dan cara saya ini
00:58:25tidak akan memakan
00:58:26waktu bertahun-tahun
00:58:28sebagaimana
00:58:28ijazah Pak Jokowi
00:58:29cukup 14 hari kerja
00:58:31mari kita buka
00:58:32di ruang sidang
00:58:34Mas Gibran silahkan
00:58:35datang
00:58:35dengan timnya
00:58:37tunjukkan
00:58:38bahwa memang
00:58:38beliau punya
00:58:39bukti telah menamatkan
00:58:40pendidikan setara SLTA
00:58:42dimanapun
00:58:43apapun buktinya
00:58:44kita uji sama-sama
00:58:46silahkan
00:58:47dan kita buktikan
00:58:48kalau beliau memenuhi syarat
00:58:49selesai
00:58:50dari awal saya bilang
00:58:51kalau memenuhi syarat
00:58:52saya tidak akan persoalkan lagi
00:58:53baik
00:58:53nanti saya minta tanggapan
00:58:55tetapi jika
00:58:55tidak memenuhi syarat
00:58:57dengan segala hormat
00:58:59ya kita tidak boleh
00:59:01punya
00:59:01wakil presiden
00:59:03yang sedari awal
00:59:04sebenarnya
00:59:05tidak memenuhi syarat calon
00:59:06secara hukum
00:59:08lewatnya waktu
00:59:10sudah pelantikan
00:59:11bukan
00:59:12cure
00:59:13bukan penyembuh
00:59:14dari
00:59:14cacat syarat
00:59:16pencalon
00:59:16oke coba saya ke Bang Ray dulu deh
00:59:18kalau begitu
00:59:18Bang Ray
00:59:19dari kasus
00:59:20si Jasa Jokowi
00:59:20sekarang tiba-tiba
00:59:21ada kasus Gibran
00:59:22ada apa ini
00:59:25ada kecerdasan publik
00:59:26yang makin meningkat
00:59:27ada sikap kritis publik
00:59:29juga yang makin meningkat
00:59:30dan ini menurut saya
00:59:31tidak boleh dianggap
00:59:33hanya sekedar
00:59:34urusan politik
00:59:35gitu
00:59:35tapi ini urusan
00:59:37pembelajaran
00:59:38di masa mendatang
00:59:38bahwa siapapun
00:59:39calon
00:59:40pejabat di negeri ini
00:59:42baik di tingkat
00:59:43legislatif maupun eksekutif
00:59:44harus berhati-hati
00:59:45dengan syarat administratif mereka
00:59:46tapi faktanya
00:59:47baru digugat
00:59:47setelah menjabat
00:59:48sebagai wapres
00:59:49sebelumnya kemana
00:59:50sebetulnya tidak ada masalah
00:59:51karena kapanpun
00:59:53itu bisa digugat ya
00:59:54tapi ini juga
00:59:55sebagai pengingat
00:59:56kepada penyelenggara pemilu
00:59:57apakah memang
00:59:58mereka benar-benar
01:00:00bekerja keras
01:00:00untuk membuktikan
01:00:01bahwa seluruh
01:00:02syarat administratif ini
01:00:03diperiksa oleh mereka
01:00:05sahih atau tidak
01:00:06itu yang pertama tuh
01:00:07dan ingat
01:00:08bukan hanya
01:00:09kasus Gibran
01:00:10yang dipersoalkan
01:00:11ijazahnya sekarang
01:00:12beberapa kepala daerah pun
01:00:14sekarang ini
01:00:14bermasa
01:00:15dipersoalkan ijazah
01:00:16kasus dan ijazahnya
01:00:17bahkan ada yang sudah
01:00:19masuk ke pengadilan
01:00:20bahkan setahu saya
01:00:21kalau saya gak silap
01:00:22sudah ada yang diputus
01:00:23bersalah oleh pengadilan
01:00:25oleh karena itu
01:00:26kemudian
01:00:26dibatalkan
01:00:27jabatannya sebagai
01:00:28kepala daerah gitu
01:00:29artinya apa gitu
01:00:31jangan lihat
01:00:31jangan lihat
01:00:32Gibran aja
01:00:33ini fenomena
01:00:34yang terjadi
01:00:35secara umum
01:00:36di kita
01:00:38dimana
01:00:39apa namanya itu ya
01:00:41syarat-syarat administratif itu
01:00:43bisa dimanipulasi
01:00:44nah oleh karena itu
01:00:46menurut saya
01:00:46pihak Gibran dan sebagainya
01:00:47itu gak perlu sensi juga
01:00:49itu justru mereka harus
01:00:51senang
01:00:51gembira
01:00:52karena masyarakat kita
01:00:53kok makin cerdas
01:00:54makin teliti
01:00:56ya kan
01:00:56makin kritis ya
01:00:58terhadap syarat-syarat
01:00:59pencalonan
01:01:00yang disertakan
01:01:01oleh
01:01:02apa namanya itu ya
01:01:03oleh para mereka
01:01:04yang mau
01:01:04terlibat di dalam
01:01:06kontestasi
01:01:07politik gitu
01:01:08nah yang ketiga
01:01:09yang saya mau katakan
01:01:10ini kan semua
01:01:11menurut saya ya
01:01:13efek dari
01:01:14kalau kita lihat ya
01:01:16gejala-gejala
01:01:17kegelapan
01:01:18yang seringkali
01:01:19melingkupi
01:01:20apa namanya itu ya
01:01:21politik Pak Jokowi
01:01:23soal ijazah
01:01:24berlarut-larut
01:01:25karena gelap
01:01:27ini
01:01:28soal
01:01:29surat
01:01:30keterangan
01:01:31apa namanya itu
01:01:32lulus
01:01:33penyetaraan
01:01:33ya
01:01:33awalnya kan lulus
01:01:35ini
01:01:36ini sebetulnya
01:01:37bisa lebih parah
01:01:38dari kasus Pak Jokowi
01:01:40karena kasus Pak Jokowi itu
01:01:41ada fisiknya
01:01:43tapi diduga
01:01:43gak asli
01:01:44kan
01:01:44kalau ini
01:01:45bahkan fisiknya pun
01:01:46gak tau kita dimana
01:01:47kan kira-kira gitu ya
01:01:48nah itu pun
01:01:49mulai gelap-gelapan
01:01:50gak ada jawaban
01:01:52yang menunjukkan
01:01:52memberi sinyal
01:01:54misalnya Bung Freddy
01:01:55ada kok
01:01:55saya punya fisiknya
01:01:57ini bukti
01:01:58lulus SMA-nya
01:01:59misalnya begitu ya
01:02:00dari luar negeri
01:02:01dan gak ada
01:02:01sampai sekarang
01:02:02disini dulu
01:02:03pernah saya tanyakan
01:02:04video panjang
01:02:05dari Budi Ari itu
01:02:07ada gak
01:02:07juga disembunyikan
01:02:09lalu kok
01:02:11apa ya
01:02:12lingkungan
01:02:13Pak Jokowi ini
01:02:14kok senangnya
01:02:14gelap-gelapan
01:02:15lalu ketika panjang
01:02:17mereka persoalkan
01:02:18orang yang memperpanjangnya
01:02:19mestinya dari sini
01:02:21termasuk ijazah Gibran
01:02:22termasuk
01:02:23itu gak sederhana
01:02:24oke
01:02:26penyetaraan
01:02:27penyetaraan
01:02:28penyetaraan
01:02:29akan kira-kira ada dua
01:02:30itu yang harus dibawa
01:02:31satu
01:02:32bukti ijazah itu ada
01:02:34dari luar negeri
01:02:35yang kedua
01:02:36ijazah itu disetarakan
01:02:37dengan SMA
01:02:38di dalam negeri
01:02:39selesai perkara ini
01:02:40coba dijawab sama
01:02:41Bang Ade Keraguan
01:02:42selain dari ijazah Jokowi
01:02:44ternyata penyetaraan
01:02:45Wapres Gibran
01:02:46juga dipertanyakan nih
01:02:47Bang Denny yang lapor
01:02:48saya akan ditanya
01:02:50karena saya pendukung
01:02:52fanatiknya Pak Gibran
01:02:54jadi
01:02:55saya akan mengatakan
01:02:56persis seperti yang dikatakan
01:02:58saya sih gembira
01:03:00kalau di negara ini
01:03:01ada orang-orang
01:03:02seperti
01:03:03Bung Denny
01:03:04atau siapapun
01:03:05yang mempertanyakan
01:03:07sesuatu yang dianggap
01:03:08sebagai
01:03:08gak bener nih
01:03:09kita harus ajukan nih
01:03:11ke Mahkamah Konstitusi
01:03:13good
01:03:13lakukan aja
01:03:15dan saya sih percaya
01:03:17nanti juga akan dikatakan
01:03:19ada kok
01:03:20ya Bung Denny
01:03:21ini ada kok
01:03:21ini lulus kok dia
01:03:24karena sebetulnya
01:03:26yang jadi persoalan Anda
01:03:27adalah
01:03:27kenapa
01:03:29Kementerian Pendidikan
01:03:30dan Kebudayaan
01:03:31mengeluarkan surat
01:03:32yang menyatakan bahwa
01:03:33itu setara kan
01:03:34pendidikannya
01:03:35itu yang jadi
01:03:36pangkalnya kan
01:03:37tanpa dasar
01:03:39bukti pendidikannya
01:03:40ya menurut Anda
01:03:41begitu kan
01:03:42nah sekarang
01:03:43yang harus menjawab itu
01:03:44adalah
01:03:44Bukannya Gibran
01:03:45sebetulnya
01:03:46Kementerian Pendidikan
01:03:47harus bisa menjelaskan
01:03:48kenapa dulu
01:03:50mereka mengeluarkan
01:03:51surat itu
01:03:51nah
01:03:52kalau ternyata
01:03:53ada persoalan
01:03:54dengan itu
01:03:55barulah kemudian
01:03:56dipelajari
01:03:56bener gak sih
01:03:57Mas Gibran ini
01:03:59pernah lulus
01:04:00dari
01:04:00MDIS ya
01:04:02ini bukan
01:04:02ini
01:04:03tapi yang jadi pertanyaan
01:04:05juga
01:04:06yang jadi pertanyaan
01:04:07sebentar
01:04:08coba
01:04:09coba giliran saya dulu ya
01:04:10giliran saya
01:04:10langsung aja
01:04:11Bung Ade
01:04:13atau Bung Predi
01:04:13dibawa surat buktinya
01:04:15kenapa saya
01:04:16oke
01:04:17beratnya lagi
01:04:18baik
01:04:19bapak-bapak
01:04:19ini wapas kebaik
01:04:20menurut
01:04:21ade Armando
01:04:22let me go first
01:04:23Pak Ade
01:04:24pertanyaannya adalah
01:04:25kasus ijazah Jokowi
01:04:26berlarut-larut
01:04:26tak kunjung usai
01:04:27kini ditambah
01:04:28polimik ijazah Gibran
01:04:29apa implikasi politiknya
01:04:31siapa yang diuntungkan
01:04:33bola liar
01:04:33segala kembali
01:04:43Pak Fredi
01:04:45jadi apa
01:04:45menurut pandangan
01:04:46implikasi politiknya
01:04:47kepada
01:04:48Pak Jokowi
01:04:49maupun Gibran
01:04:50dengan ada
01:04:51fakta
01:04:52sidang
01:04:52penjaman nama baik
01:04:53dan fitnah
01:04:54lalu kemudian juga
01:04:55sudah ada soal
01:04:56dipersoalan juga
01:04:57penyetaraan ijazah
01:04:58Wapres Gibran
01:04:58ya pertama tadi
01:05:00Wapres Gibran dulu
01:05:02yang terdekat
01:05:02jadi kan
01:05:04hukum itu kan
01:05:05bukan mesin waktu
01:05:07tadi
01:05:09Bang Dini udah mengatakan
01:05:11ini baru ditemukan nih
01:05:12tiba-tiba
01:05:13masuk ke hukum
01:05:15tiba-tiba otomatis
01:05:16menyelesaikan persoalan
01:05:18gak begitu
01:05:19setahu saya
01:05:20logika berhukum itu
01:05:21gak seperti itu
01:05:22jadi
01:05:23gak bisa tiba-tiba
01:05:25katakanlah
01:05:26katakanlah
01:05:27yang dimauin
01:05:28beliau ini
01:05:31tidak jelas
01:05:33dasarnya itu
01:05:33atau tidak bisa
01:05:34ditunjukkan
01:05:35kan
01:05:35logika hukumnya
01:05:37gak bisa
01:05:37otomatis
01:05:38membatalkan
01:05:40ya
01:05:40makasih
01:05:41proses yang sudah
01:05:43ada sampai sekarang
01:05:44menjadi
01:05:44wakil presiden
01:05:46bahwa itu
01:05:47menjadi
01:05:48catatan
01:05:49merah
01:05:51catatan sejarah
01:05:52bagi republik ini
01:05:53iya
01:05:53tentu secara politik
01:05:55itu akan
01:05:56merugikan
01:05:56Gibran ke depannya
01:05:58itu sudah pasti
01:05:59dan menyangka
01:06:01tadi sebelumnya
01:06:01ternyataan Anda
01:06:02juga mengatakan
01:06:03ini sebagai alat politik
01:06:04yang digunakan
01:06:04termasuk oleh Bang Denny
01:06:05ya justru itu
01:06:06tentu itu
01:06:07akan merugikan
01:06:09Gibran karir politiknya
01:06:10ke depan
01:06:10tetapi kalau itu
01:06:11bisa menjawab
01:06:12ternyata menurut saya
01:06:14secara politik
01:06:14itu akan menguntungkan
01:06:15bagi Gibran
01:06:16ya
01:06:17dan para pendukung Gibran
01:06:19akan mengglorifikasi itu
01:06:20tentunya kan
01:06:21seperti itu
01:06:22kan begitu
01:06:22nah sama juga
01:06:23di kasus Pak Jokowi ini
01:06:26juga Pak Jokowi
01:06:26sudah menyatakan
01:06:27kan di dalam
01:06:28Tok Sodia itu
01:06:30juga politik
01:06:31kan jelas
01:06:32tentu
01:06:32menurut kami
01:06:34bagi kami juga
01:06:35kehadiran Pak Jokowi
01:06:36di persidangan itu
01:06:38itu adalah
01:06:38momentum
01:06:39baik secara hukum
01:06:40maupun momentum
01:06:41politik yang sangat baik
01:06:42yang menguntungkan
01:06:44beliau secara politik
01:06:45dua hal yang
01:06:46tengah
01:06:47enerjang keluarga Jokowi ini
01:06:49adalah
01:06:49bisa menghambat dia
01:06:50di tahun 2029
01:06:51nanti yang tadi
01:06:52Anda sampaikan
01:06:53bisa menghambat
01:06:54bisa malah
01:06:54makin
01:06:55coba saya ke Pak Bintor
01:06:56menurut Anda
01:06:57apa dampak politiknya
01:06:58dengan fakta
01:07:00persidangan Jokowi
01:07:01dan sekarang juga
01:07:02dipersoalkan
01:07:02pengetaraan
01:07:03ijasa
01:07:04ijasa dari
01:07:05Wafers Gibran
01:07:06saya
01:07:07kepinginnya gini
01:07:08karena supaya
01:07:09bangsa ini
01:07:09gak ribut lagi
01:07:11Jokowi minta maaf
01:07:12tarik mundur
01:07:14lah si Gibran itu
01:07:15suruh dia
01:07:16ambil
01:07:17paket C
01:07:18ambil SMA
01:07:202029
01:07:21gak ada orang
01:07:21yang bisa ngalahin dia
01:07:22dia punya syarat
01:07:24sudah penuh
01:07:262029
01:07:26ini kawan-kawan muda
01:07:27ini seumur dia
01:07:28jalan
01:07:29jadi Anda juga
01:07:30meragukan
01:07:31oh iya dong
01:07:32pasti meragukan
01:07:33masa
01:07:35selama ini
01:07:36semua orang harus
01:07:36pakai bawa
01:07:37dapat data
01:07:37SMA-nya
01:07:38kok dia gak
01:07:39menunjukkan SMA-nya
01:07:40pakai surat setara
01:07:41kita bikin aja
01:07:43surat setara
01:07:43kamu jadi apa
01:07:44profesor kau
01:07:45bikin aja bikin
01:07:46bisanya itu
01:07:46apanya susah
01:07:48ya kan
01:07:49rumah bapaknya
01:07:50presiden
01:07:51kementerian kan
01:07:52dia yang punya
01:07:53apa yang susah
01:07:54surat begitu
01:07:55keluar lah
01:07:56surat keterangan itu
01:07:58punya dua masalah
01:08:00masalah pertama
01:08:01tadi peraturan KPU
01:08:02nomor 19 tahun
01:08:032023
01:08:04yang mengecualikan dia
01:08:06untuk menunjukkan
01:08:07bukti telah tamat
01:08:08pendidikan SLTA
01:08:09itu resmi ya
01:08:10resmi peraturan KPU
01:08:12peraturan KPU-nya ini
01:08:14tiba-tiba muncul
01:08:15di peraturan KPU
01:08:16sebelumnya tidak ada
01:08:17kami cek
01:08:19KPU
01:08:20pernah
01:08:20mensosiasiskan
01:08:21ini tanggal 4 September
01:08:22ada uji publik
01:08:24draft peraturan KPU-nya
01:08:26itu gak ada
01:08:26itu 8.4.3
01:08:27tadi kami cek
01:08:29video dia
01:08:30konsultasi dengan
01:08:31DPR
01:08:31draft peraturan itu
01:08:32tidak dibahas
01:08:33ini 8.4.3
01:08:34jadi bagi kami
01:08:35ini pasal yang memang
01:08:36dalam tanda kutip
01:08:37problematik nih
01:08:38tiba-tiba muncul
01:08:39pasal problematik
01:08:40lanjutkan nanti
01:08:41Bang Neni
01:08:41kami bisa-kampir
01:08:41saudara tetap di
01:08:42bola liar
01:08:42sorry
01:08:50ya desa kemen
01:08:51akhir Bang Sang Aji
01:08:52pertanyaannya
01:08:52jadi menurut Anda
01:08:53simpulannya lebih baik
01:08:54buktikan dulu
01:08:55ijazahnya baru kita
01:08:56ngomongin
01:08:56pencemaran apa baik
01:08:58ijazah
01:08:59sorry
01:09:00sidang terkait dengan
01:09:02dakwaan
01:09:02jaksa penuntut
01:09:03terhadap Mas Roy
01:09:04itu kan akan
01:09:05masuk ke
01:09:05tahap selanjutnya
01:09:06dan kita belum tahu
01:09:07apakah ini akan
01:09:08masuk ke tahap
01:09:09pembuktian apa tidak
01:09:09karena perjalanan untuk
01:09:11sidang sampai ke
01:09:12tahap pembuktian
01:09:12masih perlu
01:09:14nota perlawanan
01:09:15kemudian tanggapan
01:09:16jaksa dan kemudian
01:09:17setelah itu
01:09:17pusuan selanjutnya
01:09:17tapi yang menarik
01:09:18justru di sidangnya
01:09:19butiva ya
01:09:20karena minggu
01:09:21sidang selanjutnya
01:09:22itu butiva sudah
01:09:23masuk kepada
01:09:23pembuktian
01:09:25material
01:09:25nah menariknya tadi
01:09:27adalah terkait dengan
01:09:27kehadiran Pak Jokowi
01:09:28menurut saya Pak Jokowi
01:09:30mutlak hadir dalam
01:09:31perkara ini
01:09:31karena apa
01:09:32karena Pak Jokowi
01:09:33yang membuka
01:09:34laporan kepolisian ini
01:09:35berdasarkan dakwaan
01:09:37jaksa tadi
01:09:37merasa dihina
01:09:38sehina-hinanya
01:09:39direndahkan
01:09:40serendah-rendahnya
01:09:41maka korban
01:09:42perlu menjelaskan itu
01:09:43kepada
01:09:43hakim
01:09:44kepada majelis hakim
01:09:45kepada jaksa penuntut umum
01:09:47dan juga
01:09:47kepada
01:09:48terdakwa dan kuasa hukumnya
01:09:50sehingga
01:09:52semua fakta itu
01:09:53akan terang-benerang
01:09:54justru menjadi absurd
01:09:56ketika Pak Jokowi
01:09:57tidak hadir
01:09:57itu pentingnya disitu
01:09:58baik
01:09:58jadi 8 Oktober
01:09:59nanti Pak Jokowi
01:10:00hadir atau tidak
01:10:00beliau dipastikan
01:10:02akan hadir
01:10:03sesuai panggilan
01:10:04atau agenda sidang
01:10:05ditetapkan jaksa ya
01:10:058 Oktober ini
01:10:07dugaan kita
01:10:08karena kemarin
01:10:09hakim itu
01:10:09menetapkan
01:10:10sidang pertama
01:10:11adalah mendengar
01:10:12tiga pelapor terlebih dahulu
01:10:14dan ditetapkan
01:10:14tanggal 1 Oktober
01:10:15dari situ kami
01:10:16menduga-duga
01:10:17kemungkinan dimudur
01:10:181 minggu
01:10:18dan 8 Oktober
01:10:19tapi saya pastikan
01:10:20presidat hakim
01:10:21menetapkan
01:10:21untuk memanggil Pak Jokowi
01:10:23beliau akan hadir
01:10:23karena kembali lagi
01:10:24beliau sangat
01:10:25concern dengan perkara ini
01:10:26beliau akan menceritakan
01:10:28semua fakta yang dialami
01:10:29termasuk memohon keadilan
01:10:30termasuk pemulihan
01:10:31nama baiknya
01:10:31dan ini juga menjadi
01:10:32sebuah lesson yang baik
01:10:34artinya gini
01:10:35selama ini banyak perkara
01:10:36banyak presiden
01:10:37wapres
01:10:38sekalipun yang berperkara
01:10:39tidak hadir
01:10:40tapi beliau mungkin
01:10:41pertama kali ini
01:10:42seorang presiden akan hadir
01:10:43duduk seperti rakyat biasa
01:10:44dan membuka keadilan
01:10:45dalam sebuah prinsip
01:10:46ini sesuatu yang perlu kita apresiasi
01:10:47kita tunggu
01:10:48kita tunggu
01:10:49kita tunggu
01:10:49kita tunggu
01:10:50kita ke Pak Binsar dulu
01:10:52Pak Binsar
01:10:53Pak Binsar
01:10:54jadi Bang Binsar saya bilang
01:10:55Pak Binsar
01:10:56Pak Binsar
01:10:58jadi sebenarnya
01:10:58siapa yang berwenang
01:10:59membuktikan
01:11:00soal kehasilan
01:11:00ataupun
01:11:01kepalsuan ijazah Jokowi
01:11:02hakim
01:11:04ya
01:11:04ini
01:11:05bukan siapa lagi
01:11:07yang berwenang
01:11:08ini nantikan
01:11:09di pengadilan
01:11:10secara terbuka
01:11:11untuk umum
01:11:11terjadilah
01:11:13pembuktian
01:11:15ijazah yang ditunggu-tunggu
01:11:17tetapi yang membuat saya
01:11:18tadi sedikit miris ya
01:11:19apa yang disampaikan oleh
01:11:21abang tadi
01:11:21ini ijazah
01:11:24yang itu
01:11:24Pak Bintur
01:11:27sempakan mengatakan
01:11:28ini yang diteliti ini
01:11:30bukan ijazah Pak
01:11:32Jokowi benaran
01:11:33tapi Joko Mulyono
01:11:35ini menurut versi
01:11:37Bapak mungkin ya
01:11:39karena tidak mungkin
01:11:41bodoh dong
01:11:42polisi
01:11:45dan
01:11:46sampai
01:11:48Jaksa membuat
01:11:49surat dakwaan
01:11:52pencemaran
01:11:53nama baik
01:11:53pasal
01:11:54433
01:11:55dan 434
01:11:56oke
01:11:574
01:11:57ya kan
01:11:58KUHAB
01:11:59nasional itu
01:12:00jadi
01:12:01kalau itu memang
01:12:02menjadi persoalan
01:12:04singkat aja Pak
01:12:05yuk
01:12:05ya
01:12:06jadi ijazah ini
01:12:07memang satu-satunya
01:12:08menjadi
01:12:09objek pemeriksaan
01:12:10nanti
01:12:11oke
01:12:12di persidangan
01:12:12terbuka untuk
01:12:14umum
01:12:15dan
01:12:16hakimlah
01:12:17seperti
01:12:17kita saksikan
01:12:18nanti di persidangan
01:12:19ya Pak
01:12:19terima kasih kepada
01:12:20saudara-saudara yang sudah
01:12:21hadir di studio
01:12:23ya teman-teman mahasiswa
01:12:24dengan demikian saya masih
01:12:25terima kasih
01:12:26sampai jumpa
01:12:27minggu depan
01:12:27di Pulau Liar
01:12:28sorry
01:12:44selamat menikmati
Komentar

Dianjurkan