00:00Kita beralih ke informasi selanjutnya saudara, kapal Italia Giuseppe Garibaldi tiba di Dermaga Tanjung Priok, Jakarta setelah melalui perjalanan dari
00:09Italia.
00:11Kapal ini akan jadi kapal induk ringan pertama Indonesia dengan nama Kapal Republik Indonesia KRI Sriwijaya.
00:22Kapal induk ringan Giuseppe Garibaldi berstatus kapal hibah dari Italia dengan panjang 180 meter dan lebar 30 meter.
00:33Kepala staf TNI Angkatan Laut Laksamana Muhammad Ali memastikan kapal ini siap layar dan mampu beroperasi optimal di wilayah maritim
00:43Indonesia.
00:43Kapal ini mampu beroperasi hingga 20 tahun mendatang.
00:55Kapal ini juga nantinya akan lebih kita gunakan untuk kepentingan OMSP atau operasi militer selain perang.
01:05Namun juga bisa digunakan untuk kepentingan militer untuk perang.
01:11Tapi kita fokuskan terutama untuk OMSP.
01:16Di mana negara kita ini banyak bencana alam ya, jadi kita sangat butuh kapal atau platform yang bisa membawa banyak
01:25helikopter.
01:26Karena dengan helikopter ini logistik akan bisa banyak di drop dengan cepat dan ke seluruh area-area yang remote yang
01:36daerah terpencil pun dengan helikopter bisa di drop.
01:40Kapal induk ringan pertama Indonesia, KRI Sriwijaya akan jadi pangkalan terapung untuk operasi udara dalam melaksanakan operasi militer perang dan
01:50operasi militer selain perang.
01:51Untuk melihat lebih dekat, jurnalis Kompas TV Jonah Hamonangan dan juru kamera Denny Yosua mewawancarai Kolonel Laut Muhammad Fuad Hassan
02:00yang akan jadi calon komandan pertama kapal induk ringan KRI Sriwijaya.
02:06Persis di belakang saya inilah kapal induk Italia Giuseppe Garibaldi yang rencananya akan menjadi milik TNI Katalot melalui skema hibah.
02:15Dan sekarang di samping saya sudah ada calon komandan KRI Sriwijaya 100 yaitu dengan Kolonel Laut, Pelaut Muhammad Fuad Hassan.
02:23Komandan apa kabar?
02:24Baik Mas, terima kasih.
02:26Selamat datang di tanah air dan beberapa waktu ke depan akan menjadi calon komandan di kapal induk pertama milik Indonesia
02:32ini. Luar biasa komandan.
02:33Komandan boleh cerita terkait dengan salah satu mungkin kehebatan dari kapal ini?
02:37Jadi kapal ini adalah kapal induk yang tentunya dari sejarah TNI maupun TNI Angkatan Laut ini adalah sejarah pertama kali
02:47kekuatan TNI, TNI Angkatan Laut didukung oleh kapal induk.
02:53Dan tentunya kapal induk itu memiliki kemampuan yang cukup berbeda dengan kapal-kapal lain.
02:58Yang paling signifikan membedakan adalah kapal ini memiliki kemampuan mengangkut pesawat udara yang lebih banyak.
03:07Jadi dapat melaksanakan operasi udara yang lebih masif, lebih besar.
03:14Yang didukung oleh flight deck.
03:16Flight deck yang cukup panjang.
03:19Jadi kapal ini panjang 180 meter.
03:21Flight deck 174 meter.
03:23Kami mampu memuat pesawat kurang lebih sekitar 14 pesawat heli ukuran medium maupun besar.
03:30Jadi bisa kita persiapkan 7 aircraft, 7 heli di flight deck.
03:36Dan kemudian kami juga memiliki hanggar untuk menyimpan heli kurang lebih sekitar 7 unit.
03:43Jadi kemampuan inilah yang membedakan dengan KRI lain.
03:47Untuk DSP-nya atau mungkin jumlah prajurit yang menempati pos khususnya di KRI ini?
03:53Kita rencanakan dari pihak TNI Angkatan Laut.
03:57Kita merencanakan nanti total kru itu adalah 400 orang.
04:00400 orang ini akan mengawahi 5 departemen.
04:05Satu yang unik dari kapal ini adalah kami memiliki departemen udara.
04:08Yang saya sampaikan tadi bahwa fungsi utama kapal ini adalah menyelenggarakan operasi udara.
04:12Operasi udara yang dimana kapal ini dapat berfungsi sebagai floating base.
04:18Pangkalan yang terapung yang dapat digerakkan ke posisi yang diinginkan dan kemudian melaksanakan operasi udara.
04:25Terima kasih banyak komandan sewaktunya.
04:27Sekali lagi selamat sudah sampai tanah air.
04:29Sukses menjadi komandan perdana khususnya kapal Indok KRI Sriwijaya.
04:32Terima kasih komandan.
04:34Demikian wawancara saya dengan calon komandan KRI Sriwijaya 100.
04:37Dan tadi sudah disampaikan bagaimana keunikan dari kapal ini adalah adanya jabatan kepala Departemen Udara.
04:44Dimana kalau kapal-kapalan lain ada KADEP, OPS, KADEP, NAF dan sebagainya.
04:48Ini adalah kepala Departemen Udara.
04:49Dikarenakan tugas asasinya adalah dalam rangka melakukan operasi udara.
04:54Itu saja yang menjadi suatu hal yang penting dan menjadi catatan khususnya dalam hal pengembangan khususnya bagaimana rancangan operasi TNI
05:01Angkatan Laut ke depan.
05:03Denny Yosua, Kompas TV, Jakarta.
Komentar