Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
  • 16 jam yang lalu
JAKARTA, KOMPAS.TV - Sidang pokok perkara Roy Suryo kembali menyoroti persoalan keaslian ijazah Joko Widodo.

Dalam diskusi, sejumlah narasumber berbeda pandangan mengenai posisi ijazah sebagai objek yang dipersoalkan dalam perkara dugaan pencemaran nama baik dan fitnah.

Hakim Tinggi PT Jakarta 20222025 Binsar Gultom menjelaskan bahwa pembuktian mengenai keaslian atau kepalsuan ijazah akan dilihat melalui fakta dan alat bukti yang dihadirkan dalam persidangan.

Sementara itu, Ray Rangkuti menilai objek yang dipersoalkan perlu diteliti terlebih dahulu sebelum masuk pada pembuktian unsur pencemaran nama baik.

Di sisi lain, kuasa hukum Jokowi dan Freddy Damanik menyampaikan pandangan berbeda mengenai tuduhan serta proses pemeriksaan dokumen yang menjadi bagian dari perkara Roy Suryo.

Produser: Prayogi Haro

Editor: Rizal

Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/video/691505/panas-debat-ray-projo-pdip-soal-ijazah-jokowi-harus-dibuktikan-di-sidang-roy-suryo
Transkrip
00:27Jangan lupa like, share, dan subscribe ya
00:30Sebenarnya segera drama, bagi saya kehadiran Pak Jokowi ke pengadilan itu ya mutlak
00:33Gak ada tawaran, kecuali entah itu karena pertimbangan hukum, entah itu karena pertimbangan moral
00:40Dua-duanya mewajibkan beliau untuk datang ke pengadilan
00:43Mutlak sekali saja datang atau menurut Anda perlu intens datangnya?
00:47Sebaiknya memang lebih baik, sering datang lebih baik
00:51Kan beliau sekarang sudah pergi kemana-mana, apakah kesulitannya datang ke pengadilan ini?
00:55Ini kan kasus yang melibatkan beliau untuk menunjukkan kepada publik bahwa beliau serius
01:02Dalam hal ini ya datanglah berulang-ulang, jangan cuma sekali gitu
01:06Itu satu
01:07Nah yang kedua, bagi saya agak menarik konstruksinya gitu
01:11Konstruksinya apa gitu
01:13Tadi kan misalnya Bung Ripai mengatakan sudah berulang kali dijelaskan dan juga Bung Ade
01:18Jasa ini asli
01:19Ya artinya sebetulnya secara sosial sudah selesai itu
01:24Nah masalahnya adalah pihak Pak Jokowi membawa kasus ini ke pengadilan
01:29Karena membawa kasus ini ke pengadilan maka pertimbangan asli atau tidak itu tidak bisa tidak
01:34Seperti tadi disebutkan oleh Pak Binsar
01:36Harus melalui putusan hukum
01:38Kalau ia melalui putusan hukum maka penjelasannya Andi, penjelasannya seini seini
01:44Harus nanti dibuktikan di pengadilan itu
01:46Semua orang bisa ngaku sekarang ijazah itu asli
01:49Tapi itu bukan pengakuan hukum
01:52Nah oleh karena itu pengakuan-pengakuan yang sebelumnya
01:55Entah dari siapapun yang menyatakan itu asli atau tidak asli
01:58Dianggap ya itu hanya wacana
02:00Karena sekarang sudah masuk ke pengadilan
02:03Pertanyaannya kenapa dibawa ke pengadilan?
02:05Kenapa tidak dibiarkan saja pengakuan-pengakuan itu mengalir untuk mengatakan bahwa
02:10Ijazah Pak Jokowi itu ada gitu
02:11Nah oleh karena itu saya kira setuju dengan Bung Deni yang mengatakan
02:16Karena ini sudah masuk ke wilayah hukum
02:19Maka langkah pertama untuk melihat
02:21Apakah betul ada unsur yang disebut dengan pencemaran nama baik
02:25Ada unsur yang disebut dengan fitnah
02:27Lihat dulu objeknya
02:30Objeknya ini benar-benar enggak asli atau palsu
02:33Sebab kalau kita enggak bisa membuktikan objeknya itu asli atau palsu
02:37Ya pengadilan ini sudah enggak relevan
02:39Misalnya kalau pengadilan ini mengatakan bahwa ini asli
02:43Ya sudah kita bisa bayangkan efek putusan pengadilan berikutnya
02:48Atau kalau pengadilan mengatakan bahwa
02:50Apa namanya itu ya
02:52Ijazah ini adalah palsu
02:54Ya sudah kita bisa mengatakan
02:55Bahwa Bung Roy dan seterusnya itu juga mungkin tidak akan dapat
02:58Sangsi atas apa yang mereka lakukan
03:01Nah ini semua karena sudah terlanjur masuk ke pengadilan
03:04Enggak bisa tidak
03:05Ya putusan pengadilan harus kita tunggu
03:07Dan konstruksinya menurut saya
03:09Harus dimulai dari objeknya dulu
03:11Di apa namanya disidangkan
03:14Dibuktikan dulu ijazahnya
03:15Dibuktikan dulu ijazahnya
03:17Saya agak terkujud tadi dengan pernyataan Bung Ripa
03:20Yang menyebut bahwa Jaksa sekarang menuntut soal
03:26Apa namanya tadi itu
03:30Poin yang terkait dengan pencemaran
03:32Pitnah
03:33Gitu loh kira-kira itu ya
03:35Terhadap Pak Jokowi
03:37Yang didasarkan pada pengakuan
03:40Bukan yang disaharkan pada pengakuan
03:43Ataupun kesimpulan Bung Roy Suryo
03:45Bahwa ia meyakini
03:4699,9 persen ijazah yang ia sedidiki ini adalah palsu
03:52Kan kira-kira gitu tuh
03:53Ini Bung Song Haji saya rifai
03:55Beda
03:57Jadi mungkin konstruksinya begini
03:59Bang Roy ya
04:02Jadi Jaksa
04:03Membangun konstruksi bahwa
04:06Disebut fitnah dan pencemaran
04:08Karena ijazah yang diunggah oleh Dian Sandi pada 1 April 2025
04:13Diteliti menggunakan metode ela
04:16Keluar hasil elanya bahwa
04:19Ini ijazah palsu
04:20Dan diakini oleh Mas Roy
04:21Berdasarkan metode penelitian ilmiahnya
04:2399,9 persen palsu
04:26Kemudian dikonstruksikan sebagai peristiwa fitur
04:28Saya justru kalau melihat itu
04:30Kok aneh ini
04:32Tuntutannya
04:33Sebab kalau itu yang diajukan oleh Kejaksaan
04:37Dasarnya apa Bung Roy itu disebut
04:39Misalnya melakukan fitnah
04:41Karena ia menyelidiki objek yang ada di publik
04:46Kan kira-kira begini
04:47Saya mengatakan bahwa ini adalah asli
04:50Kan kira-kira gitu
04:51Datang kawan ini
04:52Diteliti oleh dia
04:54Dia mengatakan berdasarkan data yang dikemukakan Rai Rangkuti itu
04:59Saya bisa mengatakan 99 persen
05:01Bahwa itu adalah
05:02Palsu
05:04Oh apa namanya
05:05Palsu
05:06Kan kira-kira gitu
05:07Datang ini
05:08Gue tersinggung kata dia
05:10Karena itu ijazah yang seperti ijazah saya kata dia
05:14Lah kalau begitu apa yang mau dipersoalkan
05:17Kan benar Roy Surya dia mau
05:18Apa namanya ini ya
05:20Meneliti
05:20Menganalisi objek yang diperlihatkan ke publik
05:23Apa yang membuat Pak Jokowi merasa tersinggung
05:27Kalau yang dianalisis itu bukan yang di tangan Pak Jokowi
05:31Kecuali
05:32Yang dianalisis itu adalah yang di tangan Pak Jokowi
05:35Pak Jokowi misalnya sudah memperlihatkan
05:38Ya kan
05:39Nih asli nih
05:40Pak Binsar ijazah saya
05:42Lalu berdasarkan itu kemudian
05:44Roy Surya melakukan penelitian
05:47Dan hasil penelitian itu yang dipegang Pak Jokowi itu adalah pasu
05:50Kata Roy Surya
05:51Oke
05:52Tapi kalau ini yang dijadikan
05:53Saya kira gak ada persoalan hukum
05:55Tidak ada persoalan hukum menurut Bang Rey
05:57Coba saya ke Bang Freddy
05:58Bang Freddy
05:58Kenapa waktu itu melakukan pelaporan
06:00Kenapa tidak buktikan dulu bahwa ijazahnya itu asli
06:03Kan udah
06:04Ya jadi
06:06Saya mulai juga dengan prinsip dasar ya
06:08Ya
06:09Setiap orang
06:11Bang Rey
06:13Boleh mengkritik
06:14Boleh meneliti
06:15Yang gak boleh itu
06:16Memfitnah
06:18Menuduh
06:19Ya
06:19Itu dulu Bang
06:20Dan mereka yasa
06:21Dan mereka yasa tentunya
06:23Memanipulasi
06:24Nah itu dulu
06:25Nah
06:26Jadi
06:28Justru
06:29Logikanya kebalik Bang
06:30Logikanya kebalik
06:32Ya
06:33Sudah
06:35Dokumen yang gak jelas
06:37Ya
06:38Yang Abang bilang tadi
06:39Dokumen yang gak jelas
06:41Tapi berani bilang
06:43Ijazah Pak Jokowi
06:44Palsu
06:45Masalahnya disitu
06:46Saya mau tanya
06:47Yang diteliti oleh
06:49Bung Roy itu adalah
06:51Ijazah atas nama Jokowi kan
06:53Oke
06:54Lalu
06:55Bung Roy mengatakan
06:56Kalau itu
06:57Ijazahnya
06:58Oh gak gitu
06:59Itu konstruksi
07:00Tadi yang dibangun oleh
07:01Jaksa yang sekarang
07:02Oh gak gitu Bang
07:03Iya
07:03Gak gini
07:04Kalau kita mau
07:05Sekarang begini
07:06Perdebatan kita kan sekarang
07:08Sudah karena ini sudah masuk ke perkaraan
07:09Dakwaan
07:10Kita harus berdasarkan dakwaan
07:11Dakwaan
07:12Dan berdasarkan dakwaan tadi yang saya sampaikan
07:14Jaksa mendakwa Mas Roy melakukan fitnah dan pencemaran
07:18Karena ada
07:19Ijazah yang diteliti
07:21Berdasarkan error level analisis
07:24Keluar hasil pernyataan Mas Roy bahwa palsu
07:27Berdasarkan apa?
07:29Dokumen yang diunggah
07:30Dian Sandi
07:30Jadi menariknya begini
07:33Kalau kita bicara fitnah dan pencemaran
07:34Unsur delik utama pencemaran itu kan adalah
07:37Menuduhkan sesuatu hal
07:39Sehingga menyerang kehormatan orang
07:42Untuk diketahui publik
07:44Sekarang yang diteliti adalah dokumen
07:46Apakah dokumen itu ada di dalamnya harkat dan martabat?
07:50Harkat dan martabat itu melekat kepada pribadi kodrati orang
07:53Bukan melekat pada dokumen
07:55Contoh saya ambil contoh sederhana
07:56Ada sertifikat tanah
07:58Ada nama orang
08:00Misalnya saya ambil contoh saja Bang Freddy
08:03Sertifikat tanah dengan nomor sekian atas nama Bang Freddy
08:05Saya analisi
08:07Saya analisi
08:08Saya foto
08:09Saya analisi
08:09Saya katakan bahwa ini sertifikat tanahnya palsu
08:12Apakah saya menyerang kehormatan dia?
08:14Bukan
08:15Karena yang saya teliti dan yang saya simpulkan
08:17Itu adalah analisa terhadap dokumen
08:20Apakah itu adalah masuk dalam unsur delik pasal pencemaran nama baik
08:24Nah
08:25Lebih dari situ
08:28Lebih dari situ
08:29Dakwan Jakarta Penuntut Umum ini terlalu dipaksakan
08:32Untuk mengakhiri polemik ini dengan
08:35Menyelidik dan itu ada
08:37Yang saya mengatakan
08:39Itu dakwan yang dimaknai oleh tim kuasa hukum
08:43Oke sah-sah saja
08:44Tetapi kami melihatnya adalah
08:48Bahwa dokumen yang katanya di analisa itu
08:54Diteliti itu
08:55Tetapi dia
08:58Mengatakan dengan dokumen yang dia teliti itu
09:00Mengatakan dijajah Jokowi palsu
09:02Ini harus dibedakan Bang
09:03Karena jasa itu menyebut nama Pak Jokowi
09:07Iya justru itu
09:08Itu loh kira-kira
09:09Pertanyaannya sebetulnya Bung Fredi
09:11Apakah itu Jokowi yang dimaksud
09:14Seperti yang dipoto sekarang ini
09:15Ini benar gak foto Pak Jokowi atau tidak?
09:18Yang di depan tuh?
09:19Ilustrasi
09:20Oh ilustrasi
09:21Ya kira-kira gitu loh
09:22Atau ya kita gak tahu
09:24Mungkin Jokowi yang lain
09:25Kenapa Pak Jokowi itu tersinggung?
09:28Saya tambahin ya
09:28Ini ceritanya biar clear nih
09:30Karena jangan sampai apa
09:31Bias
09:33Biar dulu
09:34Ini lanjutan logika
09:38Jadi gini
09:40Saya sepakat
09:41Kalau dilakukan ELA
09:42Lalu hasilnya ini misalnya palsu
09:44Itu clear
09:44Persoalannya adalah
09:45Kenapa masuk pasal 32 dan 35
09:47Karena ternyata setelah dilakukan pengujian
09:49Yang dilakukannya adalah rekayasa ELA ini
09:52Kalau dilakukan ELA secara benar
09:54Oleh ahli-ahli sudah diulang
09:55Sudah dilakukan pengelitian kembali
09:58Oleh pakar-pakar sekadar objektif
09:59Ternyata hasilnya itu
10:00Harusnya adalah identik
10:02Bukan palsu
10:03Jadi benar ya
10:04Ada sebuah ELA
10:05Digunakan oleh orang secara objektif
10:07Pakar-pakar
10:08Hasilnya dia identik
10:09Tapi kalau parahnya menjadi tidak identik
10:11Berarti ada sesuatu yang dirubah
10:12Respon sudah menjelaskan
10:14Dia melakukan adjustment-adjustment
10:15Dirubah sedemikian lupa
10:17Agar hasil outputnya keliru
10:19Nah ini harus dipertahun-jawabkan
10:20Kenapa?
10:21Ini semua menipu publik
10:22Menghipnotis publik
10:23Gua seolah-olah ijasa itu
10:24Bilik dul matno
10:25Ini kan ridikles
10:26Ijasa saya
10:28Foto-foto saya
10:28Pak Rifai
10:29Diuji secara teknologi
10:30Toh-toh milik dul matno
10:31Ini ada apa?
10:33Kita serahkan ke penyidik
10:34Penyidik melakukan pemeriksaan
10:36Dipanggil alih-alih
10:37Dari berbagai guru besar IT
10:38Ternyata diulang
10:39Penjelasan panggilan diulang oleh mereka
10:41Outputnya tidak sama
10:42Kenapa?
10:43Sudah dijawab juga oleh Roy
10:44Orang-anggilan salah satunya
10:45Yaitu dilakukan adjustment-adjustment
10:47Yang itu tidak bisa dibenarkan
10:48Dalam kegiatan digital forest
10:49Oke dan itu
10:49Kita hormati yang bijaksa akan membuktikan
10:52Jadi jangan bocoran-bocoran muncul
10:53Soal kedua saya mau menanggapi tadi yang dari
10:55Tapi sebentar
10:55Saya kembali dulu
10:57Tidak soal objek
10:58Soal objek ya
10:59Ini kan hanya
11:01Ijasa palsu
11:02Harusnya tidak masalah
11:03Loh
11:04Bukan soal objek
11:05Kan tadi dijelaskan
11:06Menyebutkan
11:07Dituduh Pak Jokowi
11:08Menggunakan ijasa palsu
11:09Untuk pilkada
11:10Pilpres
11:11Jadi digunakan
11:12Ada perbuatan
11:13Jadi bukan soal ijasa palsu
11:15Ada perbuatan Pak Jokowi
11:16Dituduh menggunakan
11:16Dan ini betul-betul mengganggu
11:18Persis polis
11:19Iya iya
11:19Tetap aja
11:21Tercelah dong
11:21Tetap aja objeknya adalah
11:23Soal ijasa palsu
11:25Jangan buat simpel
11:27Tetap aja objeknya adalah
11:29Dugaan ijasa palsu
11:31Dan oleh karena itu
11:32Kerangka logiknya
11:33Dimulai dari pembuktian itu dulu
11:35Di mana dibuktikan itu
11:37Ya di pengadilan yang sekarang
11:38Oke coba saya kehakim Binsar
11:40Pak Binsar
11:42Jadi sebenarnya harus dibuktikan dulu
11:44Ijasahnya asli
11:45Kalau anda jadi hakim
11:46Dibuktikan dulu ijasahnya
11:48Atau gimana caranya
11:49Supaya ini masalah yang berputar-putar
11:51Dari bola liat bertahun-tahun ini selesai
11:53Ya setelah perkembangannya
11:55Memang jadi seperti ini panjang
11:57Tak mungkin
12:00Ada fitnah
12:02Dan pencemaran nama baik
12:04Tanpa diteliti objeknya kan begitu
12:07Tapi kenyataan sekarang kan
12:10Objek ini terlambat
12:14Pemeriksaannya
12:16Hanya bisa nanti diketahui
12:18Setelah dalam pembuktian
12:20Kan sekarang ini
12:22Sebentar lagi masa pembuktian ya
12:23Semua ijasah
12:25Dari Pak Jokowi
12:27Akan dihadirkan di persidangan
12:29Lewat jaksa yang membuktikan
12:31Nanti hakimlah yang akan
12:35Mengkrokses
12:36Atau menganalisis semua
12:39Fakta-fakta yang terungkap di persidangan
12:42Termasuk dari hasil lab krim
12:43Ya dengan
12:47Identifikasi ya
12:50Kertas, tanda tangan
12:52Termasuk ijasa
12:53Rekan-rekan sejawatnya
12:56Dan itu semua nanti
12:57Setelah pengadilan
12:59Menyatakan itu
13:01Memang benar
13:03Asli
13:05Memang benar asli nih
13:07Bukan palsu
13:07Ya misalnya
13:09Asli
13:10Berarti masalahnya
13:12Pak Roy CS
13:14Masuk
13:15Pidana
13:17Pencemaran nama baik
13:18Dan fitnah
13:20Nah kemudian
13:22Apabila ini memang
13:2699,9%
13:29Ternyata
13:30Palsu
13:32Nah
13:33Berarti
13:34Roy CS
13:36Nanti disini
13:37Kemungkinan besar
13:39Tidak akan mendapat
13:40Hukuman
13:41Kan begitu
13:43Nah tapi perlu dicatat
13:44Karena beban pembuktian ini
13:47Adalah kepada
13:48Jaksa
13:49Jaksa
13:51Tidak mungkin
13:51Membuktikan surat dakwaannya itu
13:53Supaya
13:55Bebas
13:56Terdakwa
13:57Biasanya dia menuntut
13:59Makanya dia mencari
14:00Saksi-saksi
14:02Yang memberatkan
14:04Sedangkan
14:06Dan dihubungkan dengan
14:08Alat-alat bukti yang lain ya
14:09Seperti yang diatur dalam
14:10Pasal 235
14:11Uhab nasional
14:14Nah selanjutnya nanti
14:16Roy CS
14:16Itu sebenarnya
14:19Tidak terlalu banyak
14:19Mereka berkomen
14:20Dia
14:23Bisa berbicara nanti
14:25Lewat
14:26Saksi-saksi
14:27Yang meringankan
14:29Yang mendukung mereka
14:30Bahwa ini memang
14:32Benar-benar
14:32Palsu
15:02Karena ada ketentuan
15:03Nah yang menjadi persoalan
15:05Nah yang menjadi persoalan bagi kita
15:06Sering disini
15:07Saya kemarin
15:08Waktu di TV
15:09Nah
15:10Kali yang lain
15:10Saya persoalkan
15:11Memang
15:12Mengapa
15:13Untuk membuktikan
15:16Kesalahan
15:17Tifa CS
15:19Si Roy ini
15:49Harus dengan menggunakan
15:51Belum
15:53Dengan hati yang rendah
15:55Karena hal-hal itu
15:56Membuat hal yang memberatkan
15:58Kepada
15:59Hukumannya nanti
16:01Nah itu
16:02Tapi yang dikata itu
16:03Hanya untuk sekedar hiasan
16:05Tapi sayang sekali ya
16:06Surat dakwaan sudah
16:08Mencantumkan itu
16:09Pak Binsar
16:10Jadi kalau memang
16:10Beban pembuktiannya ada di Jaksa
16:12Bukankah nanti ini akan
16:13Cuma menyelesaikan
16:14Pencemaran nama baik
16:15Tapi bagaimana dengan
16:16Pembuktian ijazahnya
16:17Ini kan kalau misalnya
16:19Bebannya
16:19Diserahkan kepada Jaksa
16:21Maka yang diproses adalah
16:23Pencemaran nama baiknya
16:24Dan fitnahnya
16:25Dan fitnahnya
16:26Lalu bagaimana kita membuktikan
16:27Soal ijazahnya
16:28Yang dipersoalkan
16:29Oleh pihak Roy
16:30Nah untuk membuktikan itu nanti
16:33Tinggal hakim
16:35Karena ini sudah
16:36Saatnya memang
16:37Akan dilakukan
16:38Pemeriksaan
16:39Alat-alat bukti
16:42Ya
16:43Dan
16:43Dari hasil
16:46Pengamatan hakim
16:47Itulah nanti akan
16:50Diketahui
16:51Palsu atau tidak
16:53Palsu
16:54Ijazah itu
16:55Makanya
16:56Sekarang saatnya
16:57Di dalam pembuktian itu
16:59Dan waktunya nanti
17:00Pembuktian itu juga pun
17:01Harus hadir
17:03Pak Jokowi
17:04Pak Binsar
17:04Saya mau tanya
17:05Apakah itu artinya
17:06Hakim
17:07Secara logik
17:09Harus terlebih dahulu
17:11Memeriksa
17:11Keaslian
17:12Atau kepalsuan ijazah itu
17:14Harus sesuai aturan
17:15Persidangan
17:15Ya itu dia
17:16Tidak mungkin lagi
17:17Ya artinya
17:18Hakim
17:19Harus meminta
17:21Jaksa untuk
17:22Membawa
17:22Pol
17:24Apa namanya itu
17:24Ijazah atau
17:25Pisik ijazah asli itu
17:27Untuk diteliti
17:28Ya
17:28Keasliannya
17:29Betul sekali
17:30Ya
17:31Jadi nanti
17:32Prosedural
17:32Persidangan ya
17:33Sebagaimana mestinya
17:34Karena ini baru
17:35Pembacaan surat dakwaan
17:37Dan mungkin ada
17:38Eksepsi kemarin ya
17:39Tiga ya
17:40Apakah surat
17:41Apa
17:42Pengadilan
17:43Berwenang Mangadili
17:44Apakah surat
17:46Dakwaan itu
17:47Tidak dapat diterima
17:48Atau apakah surat
17:50Dakwaan dapat
17:52Dibatalkan
17:52Sesuai menurut pasal
17:54206
17:54Ayat 1
17:55Kuhab Nasional
17:57Jadi itulah
17:58Mungkin nanti
17:59Sidang berikutnya ya
18:00Pak
18:01Untuk jawabannya ya
18:02Oke baik
18:03Tapi saya sangat
18:06Menyesalkan
18:07Waktu itu
18:08Masanya
18:10Pak
18:10Ibu
18:11Ritifa
18:11Oke
18:13Ketika
18:14Disebut
18:15Di dalam
18:17Kutusan
18:19Eksepsi itu
18:23Terjadi
18:24Perbaikan
18:25Surat dakwaan
18:26Oleh
18:27Jaksa
18:28Pemintut Umum
18:28Kan
18:29Seharusnya
18:30Kalau diterima
18:32Ya
18:33Kalau diterima
18:34Itu
18:34Eksepsi
18:35Atau perlawanan
18:38Seharusnya
18:38Langsung
18:39Bisa melakukan
18:40Perlawanan
18:41Sesuai menurut pasal
18:42206
18:43Kepengadilan tinggi DKI
18:44Baik
18:45Nanti kita lanjutkan
18:45Soal itu Pak
18:46Pak Binsan
18:47Nanti kita lanjutkan
18:48Soal itu
18:48Sekarang saya coba ke Pak
18:49Bitor dulu
18:49Karena kita penasaran
18:50Untuk menjawab
18:51Pertanyaan Bang Adi tadi
18:52Nah jadi
18:53Kesaksian Anda
18:53Terkait dengan
18:54Ijasa Pak Jokowi
18:55Seperti apa
18:55Apakah memang
18:56Untuk kasus penjapan
18:57Nama baik ini
18:57Lagi di
18:58Jokowi
18:59Tidak punya ijasa
19:00Tidak punya ijasa
19:01Itu yang dilakukan
19:02Oleh
19:03Bonatua
19:04Mencari data
19:05Itu kemana-mana
19:06Tidak ditemukan
19:07Bayangkan itu
19:09Arsip nasional
19:10Itu arsip negara
19:11Yang harusnya
19:12Ada disini
19:13Ada disini
19:14Ada disini
19:14Semuanya gak ada
19:15Itu kerja
19:17Berbulan-bulan
19:18Yang dilakukan oleh
19:18Bonatua
19:19Tidak ditemukan
19:20Apa yang dibilang
19:22Mas Adi tadi
19:23Bahwa
19:24PDI pernah
19:25Menderima berkas
19:26Andi Wijayanto
19:28Diserahkan kepada
19:30KPU
19:31Dan hilang di KPU
19:33Dan hilang itu
19:34Di KPU nasional
19:35KPU DKI
19:36Artinya ada siapa
19:38Di belakang itu
19:39Menurut
19:41Berita
19:41Berita
19:42Sidangnya
19:43Berita sidangnya
19:45Bambang Tri
19:47Di Solo
19:48Berapa tahun yang lalu
19:50Jokowi tidak punya
19:51Ijasa
19:51Ini Jokowi yang
19:52Mulyano
19:53Ini Jokowi
19:54Mulyano
19:55Tapi kalau Jokowi
19:57Yang asli
19:57Jokowi Dodo
19:58Yang asli
19:58Dia punya
20:00Masuk UGM
20:01Dia punya
20:01Serjana Muda
20:02Jadi kalau kita
20:03Kuliah tahun 80an
20:04Kita itu punya
20:06Serjana Muda
20:06Punya
20:07Serjana
20:08Penuh
20:09Nah
20:10Yang penuh ini
20:12Yang
20:12Yang
20:12Yang
20:13Palsu
20:14Yang dilakukan oleh
20:15Jokowi Mulyano
20:16Karena
20:18Jokowi
20:18Dodo yang aslinya itu
20:20Hilang
20:21Hilang
20:22Dia hanya sampai
20:22Serjana Muda
20:23Yang memberi penjelasan itu
20:25Adalah
20:25Profesor
20:26Doktor
20:27Sofian Effendi
20:28Mantan Rektor
20:29Jadi yang diserahkan oleh
20:31PDIP saat itu
20:32Waktu pencalonan
20:34Sebagai presiden
20:35Itu yang mana
20:36Nah itu yang pegang
20:38Adalah Andi
20:38Jadi kita akan tanya Andi
20:40Karena kan yang tahu
20:41Andi
20:41Partai-partai gak tahu apa-apa
20:43Gak korusak sama sekali
20:44Andi itu kan partai
20:45Oke
20:45Jadi
20:45Ada tim
20:47Yang dibikin oleh
20:48Oleh
20:49Jokowi
20:50Tim itu
20:51Datang ke
20:52PDI Perjuangan
20:52Diterima oleh
20:53Sekretariat
20:54Dari Sekretariat
20:56Terus dibawa ke atas
20:57Di atas yang nerima
20:58Andi
20:58Nah
20:59Andi terus
21:00Mengutus
21:01Tim
21:02Untuk membawa itu
21:03Ke KPU
21:04Nah dibawalah ke KPU
21:06Lolos lagi
21:07KPU
21:08Nah tapi setelah
21:10Bonatwa
21:11Melacak tentang
21:12Administrasi negara
21:13Disini gak ada
21:14Disini gak ada
21:15Sampai yang di Solo
21:16Gak ada
21:16Nah yang di Solo itu
21:18Eko pada waktu ditanya
21:19Eko bilang
21:20Dia tidak melakukan
21:21Verifikasi
21:22Dia hanya akan melakukan
21:24Public Eko
21:25Ternyata itu juga gak
21:26Artinya barang itu
21:27Memang gak ada
21:28Nah jadi apa yang
21:30Diperdebatkan ini
21:31Barangnya gak ada
21:32Barang gak ada
21:33Tapi waktu itu
21:34Apakah memang
21:35PDIP tidak menyangka
21:36Bakalan ada
21:37Terjadi polemik ini
21:38Waktu pencalonan gak cek
21:39Asli apa
21:40Palsu
21:41Itu hanya orang tertentu
21:42Dengan alat tertentu
21:43Orang tertentu adalah
21:45Tim yang terbatas
21:47Tidak semua orang yang tahu
21:48Terus alat yang tadi itu
21:50Dibilang apa
21:51Yang punya
21:52Mabas Polri itu
21:54Mesin itu
21:55Nah itu
21:56Asli apa tidak
21:57Seperti orang punya
21:59Sertifikat
21:59Bung Bitor
22:00Mungkin perlu dipertegas dulu
22:01Yang tidak ada
22:03Di
22:03Administrasi KPU
22:05Dan lain-lain itu
22:06Pisik aslinya
22:08Atau
22:08Fotokopiannya
22:09Jadi gini
22:10Kalau asli
22:12Saya tiga kali
22:13Maju menjadi caleg
22:14Asli nih
22:16Kalau kita
22:17Mau
22:18Mencalonkan diri
22:19Aslinya kita potokopi
22:21Potokopi
22:21SD, SMP, SMA, Serjana
22:23Kita potokopi semua tuh
22:24Sepuluh, sepuluh, sepuluh, sepuluh
22:25Terus kita bawa
22:26Saya orang Palembang
22:28Saya bawa ke Palembang
22:28Bawa ke SD
22:29Bawa ke SMP
22:30Bawa ke SMA
22:31Gagalisir
22:31Gagalisir
22:33Aslinya di rumah
22:34Nah sekarang itu yang dipertahankan oleh Jokowi ini
22:38Bahwa dia akan datang membawa asli
22:40Nah kita tunggu nih aslinya
22:41Asli yang mana
22:42Kalau asli yang Serjana Muda
22:44Benar asli
22:45Tapi kalau yang dia bawa
22:47Dia cebarkan
22:48Itu yang Dian Sandi
22:49Nah itu pasti bikinan
22:50Bukan
22:51Jadi Jokowi
22:53Bukan mahasiswa UGM
22:55Jokowi
22:56Bukan Jokowi Dodo
22:57Kalau Jokowi Dodo
22:59Jadi yang diserahkan PDIP kemarin
23:02Yang Serjana Muda
23:03Nah itu jasanya
23:04Gak tau
23:05Enggak dong
23:05Yang tau kan cuma orang terbatas itu
23:07Gak semua orang tau
23:09Itu kan rahasia daripada si calon
23:11Diterima partai
23:12Partai yang namanya Andi
23:14Mengaku
23:15Dia bikin penjelasan kemarin
23:18Seminggu yang lalu lah
23:20Dia menjelaskan bahwa benar
23:22Dia menerima
23:23Dan dia sudah lihat
23:25Sudah baca dan sebagainya
23:26Terus diserahkan kepada tim
23:28Kalau soal itu ya
23:29Itu memungkinkan
23:31Bagi
23:32Apa namanya itu
23:34LO lah kita sebut ya
23:36Ya LO
23:36Dan KPU
23:37Kan cuma diserahkan
23:38Ya
23:39Legalisirnya
23:40KPU memeriksa legalisir macam-macam
23:42Secara administratif
23:43Ada
23:44Ya
23:44Kira-kira gitu
23:45Tapi
23:46Yang dilakukan oleh Bung Surya
23:48Itu lebih dari sekedar itu
23:49Ya
23:50Apa namanya itu
23:52Mencek ulang
23:53Keseluruh hat administrasi itu
23:55Dan menemukan
23:56Apanya yang istilahkan sekarang
23:57Tidak asli
23:58Nah jadi
23:58Boleh karena itu
23:59Kenapa bisa seperti itu
24:01Sebentar
24:01Kenapa bisa seperti itu
24:02Karena persyaratan
24:04Hanya membawa legalisir
24:06Ya
24:07Tidak membawa asli
24:08Ya
24:08Dan itu diterima KPU
24:09Tidak
24:10Nah
24:10Sekarang kita memperdebatkan
24:12Itu asli apa tidak
24:13Nah itu yang harus kita
24:14Tidak
24:14Tapi tadi yang menyakini bahwa
24:16Memang begitu
24:16Memang begitu
24:17Tidak punya
24:18Bang Prady
24:19Bang coba saya kasih
24:20Bang Prady dulu
24:21Silahkan nih jawab
24:21Karena gue nakan
24:22Ada yang kasa
24:23Ini kan pernah menjadi caleg kan
24:24Pernah
24:25Pernah
24:26Seperti yang saya ceritakan kan
24:28Tidak bawa asli kan
24:29Gini
24:29Tapi gak perlu SD SMP ya
24:32Ya
24:32Saya pakai SMA aja
24:33Ya
24:34SMA
24:35Saya ke sekolah saya yang lama
24:37Ya
24:38Agar itu dilegalisasi
24:39Ya gak bawa asli kan
24:40Gak bawa
24:41Oke
24:41Sama kan
24:41Sama dengan siapa
24:43Wartinya penjelasan itu sama
24:45Membawa legalisirnya saja
24:46Enggak tapi kembali ke soal
24:47Andi Wijayanto nih
24:48Iya
24:49Jadi
24:50Andi Wijayanto
24:51Itu
24:52Apakah dia kenal Jokowi
24:54Pak Betor ini punya teori besar nih
24:57Ada dua Jokowi
24:58Pasti
24:59Yang satu
25:00Teorinya banyak tadi
25:01Pasti
25:02Bukan teori yang terkenal dari beliau ini
25:04Ada dua Jokowi
25:06Iya
25:06Jokowi dan Jokowi Dodo
25:08Berbeda
25:09Jadi
25:10Ada orang namanya Jokowi
25:11Masuk UGM
25:12Jokowi Dodo
25:14Yang masuk UGM
25:15Yang Muliono yang mana
25:17Nanti disitu
25:17Ini sih Ken
25:19Ini ceritanya lengkap dulu dong
25:20Si Jokowi
25:23Lanjut
25:24Jokowi Dodo ini masuk UGM
25:27Ya
25:27Tapi Jokowi
25:29Jokowi Dodo yang akhirnya maju ke
25:31Pencalonan
25:33Dimulai dari wali kota Solo
25:35Terus jadi
25:36Jokowi Mulyono itu
25:37Apa namanya
25:38Jakarta
25:39Guglul Jakarta
25:40Jadi presiden
25:41Itu bukan Jokowi yang itu
25:42Nah itu makanya beda foto
25:44Foto yang serjana muda itu
25:46Foto yang berkuis
25:47Berkacamata
25:50Jokowi jadi presiden lain
25:52Jangan dilengkapi dulu
25:53Jangan dibantah dulu
25:54Jadi begitu ceritanya
25:57Si Andi Wijayanto
25:59Gak kenal kan
26:00Sama Jokowi Dodo itu
26:01Jadi
26:02Datanglah Jokowi Dodo itu
26:04Datang dari Solo
26:05Eh dari
26:06Dia udah jadi gubernur Jakarta
26:08Dia mau
26:09Joko yang mana yang datang
26:10Dia mau
26:12Gak tahu
26:12Yang menurut
26:14Kalau dalam pandangan saya sih
26:15Jokowi Dodo cuma satu
26:17Gak
26:17Ini kan tadi teorinya Beto
26:19Gak
26:19Teori Beto itu dua
26:20Dua
26:20Bahwa ada dua manusia
26:22Hidup bers
26:23Yang satu
26:24UGM satu di Jogja
26:26Saya gak ngerti gimana ceritanya
26:27Tapi Andi Wijayanto bilang
26:29Ya
26:30Datanglah tim
26:31Ya untuk
26:32Bilang
26:33Kita mau maju nih
26:34Jadi calon presiden
26:36Betul
26:36Ditunjuklah sebuah tim
26:38Tim itu saya lupa
26:39Apakah ketuanya
26:40Atau salah seorang anggotanya
26:41Adalah
26:42Andi Wijayanto
26:43Dia sekretaris
26:44Sekretaris
26:45Sekretaris
26:45Dia periksa
26:46Si yang namanya ijazah
26:48Itulah yang dia bawa ke UGM
26:51Bukan dia yang bawa
26:51Bukan dia yang bawa
26:52Jadi gini
26:53Ini ada stepnya di media
26:55Tidak mungkin
26:57Dari partai bawa ke UGM
26:58Dari UGM itu legalisirnya
27:01Jadi jangan dibalik-balik
27:02Gak usah
27:03Gak balik-balik
27:04Balik dong
27:05Masa Andi datang ke UGM
27:06Dia yang bilang sendiri
27:08Dia yang bilang sendiri
27:08Bukan
27:09Tugas
27:09Bentar saya baca
27:11Tugas untuk mengecek verifikasi itu
27:13Tugas KPU
27:14KPU punya anggaran
27:16KPU punya peraturan
27:17Mendapatkan berkas
27:18Daripada calon
27:19Untuk dibawa ke UGM
27:21Untuk dicocokkan
27:22Gak bisa
27:23Oke kita lanjutkan lagi
27:25Dan tetap
27:26Gak lama kami di bola liar
27:27Makin liar
27:35Makin liar
Komentar

Dianjurkan