Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
Soal 94 Warga Meninggal di Pengungsian NTT, BNPB: Bukan karena Reruntuhan Bangunan

Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) memberikan klarifikasi terkait tingginya angka kematian warga di lokasi pengungsian Nusa Tenggara Timur (NTT).

Pihak BNPB menegaskan bahwa 94 korban jiwa yang terdata meninggal dunia bukan disebabkan secara langsung oleh reruntuhan bangunan akibat bencana, melainkan faktor risiko kesehatan dan kondisi di area pengungsian.

Langkah penanganan medis dan pemenuhan kebutuhan dasar pengungsi terus ditingkatkan guna mencegah bertambahnya korban jiwa, khususnya bagi kelompok rentan seperti lansia dan anak-anak.

#BNPB #PengungsianNTT #NTT

Creative/Video Editor: Icha/Evan
===================================
Homepage: https://www.suara.com
Facebook Fan Page: https://www.facebook.com/suaradotcom
Instagram:https://www.instagram.com/suaradotcom/
Twitter: https://twitter.com/suaradotcom
Transkrip
00:00Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh
00:03Shalom, Om Swastiastu, Namo Buddhaya, Salam Kebajikan, dan Salam Sejatera untuk kita semua
00:10Rekan-rekan media dan seluruh masyarakat Indonesia yang kami hormati
00:14Pertama-tama atas nama BNPB, kami menyampaikan duka cita yang mendalam
00:19Atas wafatnya saudara-saudara kita pasca gempa bumi di Flores beberapa waktu yang lalu
00:25Doa terbaik kita panjatkan semoga almarhum dan alamahuma mendapatkan tempat terbaik di sisi Tuhan yang mahasiswa
00:35Dan keluarga yang ditinggalkan diberi ketabahan
00:39Bapak Ibu dan rekan-rekan media yang kami hormati
00:42Pada kesempatan ini kami ingin menyampaikan klarifikasi resmi terkait data sanggahan sementara
00:49Mengenai 94 korban jiwa pasca gempa
00:54Berdasarkan hasil verifikasi dan validasi terpadu
00:58Antara BNPB dengan Kementerian Kesehatan di tujuh kabupaten terdampak
01:03Kami meluruskan bahwa 94 warga tersebut tidak meninggal akibat trauma fisik langsung
01:11Atau reruntuhan bangunan akibat gempa bumi
01:16Data dari tim medis menunjukkan sebagian besar warga tersebut adalah kelompok klansia yang meninggal dunia
01:24Karena komplikasi penyakit kronis yang sudah diderita seperti stroke dan diabetes mellitus
01:31Proses penanganan medis telah dilaksanakan secara maksimal di berbagai fasilitas kesehatan dan pos kesehatan terpadu
01:40Kami juga ingin memastikan pelayanan dasar dan kesehatan bagi para penyintas tetap terlaksana optimal
01:49Sejak hari pertama, BNPB telah mengaktifkan pos dukungan logistik di Labuan Bajo dan Maumere
01:56Bantuan medis, obat-obatan termasuk peralatan lain yang dibutuhkan terus bergerak menjangkau pengungsi baik terpusat maupun mandiri
02:07Kami mohon maaf apabila dinamika informasi sebelumnya sempat menimbulkan kekhawatiran dan spekulasi tertentu di masyarakat
02:17Mari kita bersama memperkuat dukungan dan doa demi percepatan pemulihan saudara-saudara kita di Nusa Tenggara Timur
02:26Terima kasih telah menonton!
Komentar

Dianjurkan