00:00Panik. Akhirnya aku berlari menuju ujung jalan.
00:03Tempat cahaya lampu rumah warga mulai terlihat.
00:06Sosok itu ikut berjalan.
00:08Pelan.
00:10Satu langkah, lalu berhenti.
00:12Satu langkah lagi, lalu berhenti.
00:16Jarak antara aku dengan sosok itu tetap sama.
00:23Namaku Asep.
00:25Tentu saja itu bukan nama sebenarnya.
00:27Untuk menjaga privasi, aku memakai nama samaran dalam cerita ini.
00:32Kejadian ini berlangsung sekitar tahun 2021
00:36di sebuah desa kecil di Kabupaten Garut, Jawa Barat.
00:42Sebut saja namanya Desa Sukamukti.
00:45Desa tempatku tinggal sebenarnya cukup tenang.
00:49Rumah-rumah warga berdiri berdekatan dengan kebun, sawah, dan rumpun bambu.
00:55Kalau malam tiba, suasananya benar-benar sunyi.
01:00Yang terdengar biasanya hanya suara jangkrik, katak, dan sesekali gonggongan anjing.
01:08Di desa itu, ada jalan setapak yang menghubungkan permukiman warga dengan jalan raya utama.
01:15Jalannya sempit, hanya cukup dilewati satu orang atau sepeda motor kecil.
01:21Di sebelah kanan, ada kebun singkong.
01:24Di sebelah kiri, pohon-pohon bambu tumbuh rapat dan lebat.
01:29Warga sudah lama merasa jalan itu berbeda dari tempat lain,
01:33terutama setelah lewat pukul 10 malam.
01:37Orang-orang tua sering melarang anak muda melewatinya sendirian pada malam hari.
01:42Katanya, bertahun-tahun lalu ada seseorang yang meninggal secara misterius di dekat jalan tersebut.
01:49Sejak saat itu, beberapa warga mengaku pernah melihat sosok hitam berdiri di tengah jalan.
01:57Awalnya, aku tidak percaya.
01:59Menurutku, cerita seperti itu hanyalah cara orang tua menakut-nakuti anak-anak
02:04agar tidak keliuran malam-malam.
02:06Sampai suatu malam, aku mengalaminya sendiri.
02:11Waktu itu sekitar pukul 11 malam.
02:14Aku baru pulang dari rumah seorang teman yang tinggal cukup jauh dari rumahku.
02:19Biasanya aku pulang naik sepeda motor.
02:22Tetapi malam itu, motorku sedang dipinjam adikku.
02:26Karena merasa jaraknya tidak terlalu jauh,
02:29aku memilih berjalan kaki.
02:31Awalnya, aku melewati jalan raya.
02:34Namun, karena ingin cepat sampai,
02:37aku teringat jalan setapak yang bisa memangkas perjalanan hampir 15 menit.
02:42Aku sempat ragu.
02:44Tapi malam itu aku berpikir,
02:47ah, paling cuma cerita warga.
02:49Akhirnya, aku masuk ke jalan setapak tersebut.
02:53Saat baru masuk, semuanya masih terasa normal.
02:56Suara jangkrik terdengar dari kebun.
02:59Angin malam bertiup pelan.
03:01Daun-daun bambu saling bergesekan.
03:04Menimbulkan suara kresek, kresek.
03:07Aku berjalan sambil memakai lampu fonsel untuk menerangi jalan.
03:12Sekitar lima menit kemudian,
03:14suasana tiba-tiba terasa berubah.
03:17Angin yang tadi sejuk mendadak menjadi dingin.
03:20Suara jangkrik perlahan menghilang.
03:23Aku berhenti.
03:24Entah kenapa bulu kudutku langsung berdiri.
03:28Aku melihat ke depan, tidak ada apa-apa.
03:31Aku menoleh ke belakang.
03:33Jalan yang baru saja ku lewati juga kosong.
03:36Aku mencoba menenangkan diri.
03:39Mungkin aku cuma kecapean.
03:42Aku kembali berjalan.
03:44Baru beberapa langkah,
03:46terdengar suara ranting patah dari belakang.
03:48Krek!
03:50Aku langsung berhenti dan menoleh.
03:53Kosong!
03:54Tidak ada siapa-siapa.
03:56Aku berjalan lagi.
03:58Kali ini sedikit lebih cepat.
04:00Beberapa detik kemudian,
04:02suara itu terdengar sekali lagi.
04:04Krek!
04:05Aku menoleh.
04:07Dan saat itulah aku melihatnya.
04:10Di kejauhan,
04:11sekitar 20 meter di belakangku,
04:14berdiri seseorang.
04:15Tubuhnya tinggi.
04:17Sangat tinggi.
04:19Seluruh tubuhnya hitam.
04:21Seperti bayangan manusia yang berdiri di tengah gelap.
04:25Aku sempat mengira dia warga desa.
04:28Pak,
04:29panggilku.
04:30Sosok itu tidak menjawab.
04:32Dia hanya berdiri diam.
04:35Aku menunggu beberapa detik,
04:36lalu kembali berjalan.
04:39Anehnya,
04:40sosok itu ikut berjalan.
04:42Pelan.
04:43Satu langkah,
04:45lalu berhenti.
04:46Satu langkah lagi,
04:48lalu berhenti.
04:50Jarak antara aku dengan sosok itu tetap sama.
04:53Aku mulai merasa tidak nyaman.
04:56Ketika aku mempercepat langkah,
04:58dia juga melakukan hal yang sama.
05:01Panik.
05:01Akhirnya aku berlari menuju ujung jalan.
05:04Tempat cahaya lampu rumah warga mulai terlihat.
05:08Napas terasa semakin berat.
05:10Tinggal beberapa meter lagi sebelum sampai ke jalan raya,
05:14tiba-tiba suara langkah itu berhenti.
05:17Aku ikut berhenti.
05:19Suasana kembali hening.
05:21Lalu terdengar suara tepat di belakangku.
05:25Suara laki-laki.
05:27Berat,
05:28pelan,
05:29dan sangat dekat.
05:31Jangan lewat sini lagi.
05:34Aku langsung menoleh.
05:36Tidak ada siapa-siapa.
05:38Aku berlari sampai ke jalan raya
05:41dan baru berhenti setelah berada di tempat yang lebih ramai.
05:45Malam itu aku tidak menceritakan kejadian tersebut kepada siapapun.
05:50Keesokan paginya aku bertemu seorang tetangga tua bernama Pak Ujang.
05:54Anehnya begitu melihat wajahku,
05:57dia langsung bertanya.
05:59Kamu semalam lewat jalan setapak?
06:02Aku terdiam.
06:04Iya, Pak.
06:05Pak Ujang menghala napas.
06:07Kamu dengar suara langkah?
06:10Aku mengangguk.
06:11Wajahnya langsung berubah serius.
06:14Kalau begitu, kamu beruntung.
06:17Aku bingung.
06:18Beruntung bagaimana, Pak?
06:20Pak Ujang kemudian bercerita
06:22bahwa bertahun-tahun lalu
06:25memang ada seorang warga yang meninggal di sekitar jalan tersebut.
06:29Sejak saat itu,
06:30beberapa orang mengaku pernah melihat sosok hitam
06:34yang mengikuti orang-orang yang berjalan sendirian pada malam hari.
06:38Aku bertanya.
06:39Terus, kenapa dia bilang jangan lewat situ lagi?
06:43Pak Ujang terdiam cukup lama sebelum menjawab.
06:47Karena mungkin dia bukan sedang mengejar kamu.
06:51Aku menatapnya.
06:52Lalu, Pak Ujang melihat ke arah jalan setapak.
06:57Dia cuma ingin memastikan kamu keluar dari jalan itu.
07:01Sejak malam tersebut,
07:03aku tidak pernah lagi melewati jalan setapak itu setelah matahari terbenam.
07:08Sampai sekarang,
07:09aku masih ingat suara langkah itu.
07:12Duk.
07:13Duk.
07:14Duk.
07:15Kadang-kadang aku masih bertanya-tanya.
07:18Kalau sosok hitam itu memang ingin mencelakaiku,
07:22kenapa dia berhenti tepat ketika aku sampai di ujung jalan?
07:26Mungkin ada alasan lain.
07:28Atau mungkin malam itu ada sesuatu yang lebih menyeramkan sedang berjalan di belakangku.
07:35Sesuatu yang bahkan tidak diinginkan oleh sosok hitam itu sendiri.
07:45Sampai jumpa di video selanjutnya.