Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
#acehhoror #rumahangker #hororindonesia

Sebuah rumah tua di ujung desa Aceh telah kosong bertahun-tahun. Namun, warga masih sering mendengar suara orang mengaji dari dalam rumah itu setiap lewat tengah malam. Saat Fadli dan dua temannya mencoba mencari tahu kebenarannya, mereka mengalami kejadian yang tidak akan pernah mereka lupakan.

Siapkan diri anda. Matikan lampu...dan pasang Headset Anda!

Jangan lupa Klik Like dan Subscribe kalau kalian suka cerita ini.
Transkrip
00:08Mereka lalu mendekati pintu depan.
00:11Dan tepat ketika Fadli hendak menyentuh gagang pintu,
00:15suara mengaji itu tiba-tiba berhenti.
00:21Pernah nggak kalian mendengar suara orang mengaji dari sebuah rumah
00:25yang seharusnya sudah kosong dan tidak berpenghuni?
00:28Yang lebih menyeramkan lagi, suara itu terdengar setiap malam,
00:34tepat setelah lewat tengah malam.
00:37Cerita ini berasal dari sebuah desa kecil di Aceh.
00:41Pengalaman ini dialami oleh seorang pria bernama Fadli sekitar tahun 2018.
00:47Saat itu Fadli berusia 27 tahun dan baru kembali ke kampung halamannya
00:52setelah beberapa tahun bekerja di luar daerah.
00:55Desanya tidak terlalu besar.
00:58Rumah-rumah berdiri berjauhan,
01:00dipisahkan oleh kebun dan jalan tanah yang sepi saat malam hari.
01:04Di ujung desa terdapat sebuah rumah kayu tua yang sudah lama kosong.
01:09Menurut warga sekitar,
01:11pemilik rumah itu telah meninggal bertahun-tahun sebelumnya.
01:14Anak-anaknya pindah ke kota dan tidak pernah kembali untuk menempati rumah tersebut.
01:21Lambat laun bangunan itu mulai rusak di makan usia.
01:25Atapnya bocor di beberapa bagian.
01:28Dinding kayunya mulai menghitam.
01:30Rumput liar tumbuh tinggi hingga menutupi halaman depan.
01:34Karena sudah lama kosong,
01:37warga jarang mendekati rumah itu,
01:39apalagi saat malam.
01:41Awalnya Fadli menganggap semua cerita yang beredar
01:44hanya omongan biasa warga kampung.
01:47Sampai suatu malam,
01:48dia mengalaminya sendiri.
01:50Malam itu,
01:52sekitar pukul setengah satu dini hari,
01:55Fadli sedang duduk di teras rumah sambil memainkan ponselnya.
01:59Suasana desa sangat sunyi.
02:02Hanya terdengar suara jangkrik dari kebun
02:05dan sesekali suara angin yang melewati pepohonan.
02:09Tiba-tiba,
02:10dari arah ujung jalan terdengar suara seseorang sedang mengaji.
02:15Suaranya pelan,
02:17merdu,
02:17dan terdengar sangat jelas.
02:20Fadli sempat mengira ada warga yang sedang mengadakan pengajian malam.
02:25Tapi setelah diperhatikan,
02:28suara itu berasal dari rumah kosong di ujung desa.
02:31Dia langsung berdiri dan mencoba mendengarkan lebih jelas.
02:35Benar saja,
02:37suara lantunan ayat suci itu terdengar dari dalam rumah tua tersebut.
02:42Padahal,
02:43tidak mungkin ada orang di sana,
02:45karena sejak siang hari Fadli melihat sendiri rumah itu
02:48masih terkunci rapat.
02:50keesokan harinya dia menceritakan hal itu kepada beberapa warga.
02:54Anehnya,
02:55mereka tidak terlihat terkejut.
02:58Salah seorang tetua desa hanya tersenyum tipis.
03:01Lagi terdengar ya,
03:03katanya.
03:04Fadli langsung merinding.
03:07Ternyata bukan hanya dia yang pernah mendengar suara itu.
03:10Sudah banyak warga yang mengalaminya selama bertahun-tahun.
03:14Menurut cerita mereka,
03:17suara mengaji itu biasanya muncul setelah tengah malam,
03:20dan tidak setiap hari.
03:22Kadang seminggu sekali,
03:24kadang dua minggu sekali.
03:26Tidak ada yang tahu pasti kapan suara itu akan terdengar lagi.
03:31Karena penasaran,
03:32beberapa malam kemudian,
03:34Fadli dan dua temannya memutuskan untuk mendatangi rumah tersebut
03:37ketika suara itu muncul gengali.
03:40Sekitar pukul satu dini hari,
03:42suara mengaji itu terdengar lagi.
03:44Mereka bertiga berjalan pelan menyusuri jalan tanah menuju rumah tua itu.
03:50Semakin dekat mereka melangkah,
03:52semakin jelas suara bacaan Al-Quran tersebut.
03:56Suaranya terdengar seperti berasal dari ruang tengah rumah.
04:00Bulu kuduk Fadli mulai berdiri.
04:03Namun rasa penasaran membuat mereka terus maju.
04:06Saat tiba di halaman,
04:08mereka berhenti.
04:10Suara mengaji itu masih terdengar.
04:12Jelas sekali.
04:14Seolah ada seseorang yang sedang duduk di dalam rumah.
04:18Salah satu teman Fadli kemudian menyorotkan senter ke jendela yang sudah kusam.
04:23Tidak ada apa-apa.
04:25Gelap.
04:26Kosong.
04:27Mereka lalu mendekati pintu depan.
04:30Dan tepat ketika Fadli hendak menyentuh gagang pintu,
04:34suara mengaji itu tiba-tiba berhenti.
04:37Mendadak.
04:38Tidak perlahan.
04:40Tidak mengecil.
04:41Langsung hilang begitu saja.
04:44Suasana yang tadinya dipenuhi lantunan ayat suci,
04:48mendadak berubah menjadi sunyi total.
04:50Bahkan suara jangkrik yang sejak tadi terdengar pun seperti ikut menghilang.
04:56Mereka saling berpandangan.
04:58Tidak ada satupun yang berani berbicara.
05:01Beberapa detik kemudian terdengar suara langkah pelan dari dalam rumah.
05:06Krek.
05:07Krek.
05:08Krek.
05:09Seperti seseorang berjalan di atas lantai kayu tua.
05:13Padahal mereka tahu, rumah itu kosong.
05:16Langkah tersebut bergerak perlahan mendekati pintu.
05:20Semakin dekat, semakin jelas.
05:23Fadli merasakan dadanya mulai sesak.
05:26Dan saat suara langkah itu seolah sudah tepat di balik pintu,
05:30mereka bertiga langsung berlari meninggalkan halaman rumah tanpa menoleh sedikitpun.
05:45Kesokan harinya, Fadli kembali menemui tetua desa dan menceritakan semuanya.
05:51Orang tua itu hanya mengangguk pelan.
05:54Menurut cerita yang diwariskan warga lama,
05:56pemilik rumah tersebut semasa hidup dikenal sangat rajin mengaji.
06:01Hampir setiap malam, beliau menghabiskan waktu membaca Al-Quran di ruang tengah rumah itu.
06:06Tidak ada yang tahu apakah suara yang terdengar berasal dari sesuatu yang tidak bisa dijelaskan
06:12atau hanya kebetulan yang terus berulang selama bertahun-tahun.
06:17Tapi sejak malam itu,
06:19Fadli memilih untuk tidak pernah lagi mendekati rumah kosong tersebut.
06:24Karena, sampai sekarang,
06:27kadang-kadang saat lewat tengah malam,
06:29masih ada warga desa yang mengaku mendengar suara orang mengaji dari rumah yang sudah kosong bertahun-tahun.
06:46Terima kasih telah menonton!
Komentar

Dianjurkan