00:00Selama hampir satu jam, kami terus mendengar keramaian di luar tenda.
00:04Kadang terdengar sangat dekat, kadang menjauh,
00:07seperti rombongan besar sedang berpindah tempat.
00:10Saat keluar tenda, udara terasa sangat dingin.
00:14Kabut tipis mulai turun di antara pepohonan.
00:17Ketika sedang berjalan beberapa meter dari tenda,
00:20saya mendengar sesuatu.
00:22Awalnya samar, seperti suara banyak orang sedang berbicara.
00:30Pernahkah kalian berada di tengah hutan yang benar-benar sepi,
00:34tapi justru mendengar suara puluhan orang sedang berbicara,
00:39tertawa, bahkan berjalan di antara pepohonan?
00:43Yang lebih mengerikan, saat kalian mencari sumber suara itu,
00:48ternyata tidak ada seorang pun di sana.
00:51Kisah ini merupakan pengalaman yang diceritakan oleh seorang pendaki
00:56asal Sulawesi Tengah pada tahun 2022.
01:01Nama saya Rian.
01:03Waktu itu usia saya 26 tahun.
01:06Saya berasal dari kota Palu,
01:08dan cukup sering mendaki gunung bersama tiga orang teman.
01:12Kami sudah beberapa kali menjelajahi jalur pendakian di Sulawesi Tengah.
01:17Jadi kami merasa cukup berpengalaman
01:20menghadapi kondisi hutan maupun cuaca di pegunungan.
01:24Pendakian yang paling tidak bisa saya lupakan
01:27terjadi sekitar pertengahan tahun 2022.
01:32Saat itu kami berencana mendaki salah satu gunung
01:35yang jalurnya masih cukup alami.
01:38Jalur tersebut melewati hutan lebat yang jarang dilewati pendaki
01:43karena sebagian besar orang memilih jalur yang lebih baru.
01:47Sebelum berangkat,
01:49seorang warga desa yang mengantar kami
01:51sampai gerbang pendakian sempat berpesan.
01:55Kalau nanti di atas dengar suara ramai dari dalam hutan,
01:59jangan dicari.
02:00Anggap saja tidak dengar.
02:02Kami hanya saling tertawa.
02:05Saya mengira itu hanya cerita turun-temurun
02:07yang biasa diceritakan kepada pendaki baru.
02:11Perjalanan hari pertama berjalan lancar.
02:14Cuaca cukup cerah.
02:16Burung masih terdengar bersahutan.
02:18Dan sesekali kami melihat bekas jejak babi hutan
02:21di tanah yang masih basah
02:23karena hujan malam sebelumnya.
02:26Menjelang sore,
02:27kami tiba di area datar
02:29yang biasa dipakai untuk mendirikan tenda.
02:32Setelah makan malam,
02:34kami memilih tidur lebih cepat
02:36karena besok masih harus menuju puncak.
02:38Sekitar pukul sembilan malam,
02:41hutan mulai terasa sangat sunyi.
02:44Bahkan suara serangga bun
02:46terdengar jauh lebih pelan dibanding biasanya.
02:49Saya terbangun sekitar pukul sebelas malam
02:52karena ingin buang air kecil.
02:54Saat keluar tenda,
02:56udara terasa sangat dingin.
02:58Kabut tipis mulai turun di antara pepohonan.
03:02Ketika sedang berjalan beberapa meter dari tenda,
03:05saya mendengar sesuatu.
03:06Awalnya samar,
03:08seperti suara banyak orang sedang berbicara.
03:12Saya berhenti.
03:13Semakin lama,
03:14suara itu semakin jelas.
03:16Bukan satu atau dua orang,
03:18melainkan seperti puluhan orang sedang berkumpul.
03:22Ada suara laki-laki,
03:24ada suara perempuan,
03:26bahkan terdengar seperti anak kecil yang tertawa.
03:29Yang membuat saya merinding,
03:31suara itu berasal dari arah hutan yang gelap.
03:34Padahal jalur pendakian sudah sepi.
03:37Tidak mungkin ada rombongan lain berkumpul malam-malam
03:40di tengah hutan tanpa cahaya.
03:42Saya segera kembali ke tenda.
03:44Ternyata teman saya,
03:46Doni,
03:47juga sudah terbangun.
03:48Dia langsung bertanya,
03:50Kau dengar juga kan?
03:52Saya hanya mengangguk.
03:54Tak lama kemudian,
03:55dua teman lainnya ikut keluar.
03:57Mereka juga mendengar suara yang sama.
04:00Kami berdiri tanpa bicara,
04:02mendengarkan.
04:03Suara itu seperti semakin dekat.
04:06Kadang terdengar seperti orang sedang mengobrol santai,
04:09lalu berubah menjadi suara langkah kaki yang sangat banyak.
04:13Seolah ada rombongan besar sedang berjalan mengelilingi lokasi kami.
04:18Anehnya,
04:19tidak ada cahaya senter,
04:21tidak ada lampu,
04:22tidak ada bayangan manusia,
04:24hanya suara.
04:26Salah satu teman saya hampir saja berjalan mendekati arah suara itu.
04:31Untung Doni langsung menarik tasnya.
04:33Jangan,
04:34ingat pesan warga tadi.
04:37Kami akhirnya masuk kembali ke dalam tenda,
04:39namun suara itu tidak berhenti.
04:42Selama hampir satu jam,
04:44kami terus mendengar keramaian di luar tenda.
04:47Kadang terdengar sangat dekat,
04:49kadang menjauh,
04:50seperti rombongan besar sedang berpindah tempat.
04:53Sekitar pukul satu dini hari,
04:56semua suara mendadak berhenti.
04:58Bukan perlahan,
04:59melainkan hilang seketika.
05:02Hutan kembali sunyi.
05:04Kesunyian yang terasa jauh
05:05lebih menyeramkan daripada suara ramai tadi.
05:09Esok paginya kami keluar tenda.
05:11Karena penasaran,
05:13kami memeriksa arah datangnya suara semalam.
05:16Tanah di sana masih lembab.
05:18Kalau benar ada puluhan orang lewat,
05:20pasti ada bekas jejak.
05:22Namun yang kami temukan,
05:24tidak ada satupun jejak kaki.
05:26Tidak ada ranting patah,
05:28tidak ada bekas api unggun,
05:30tidak ada sampah.
05:31Sama sekali tidak ada tanda
05:33bahwa semalam pernah ada manusia di sana.
05:36Kami melanjutkan perjalanan menuju puncak.
05:40Di tengah perjalanan,
05:41kami bertemu seorang porter lokal
05:43yang sedang turun gunung.
05:45Saat kami menceritakan kejadian semalam,
05:47wajah pria itu langsung berubah serius.
05:50Dia berkata pelan,
05:52Banyak pendaki pernah dengar begitu.
05:55Orang sini menyebutnya keramaian
05:57yang bukan untuk manusia.
05:59Kalau suara itu dipanggil atau diikuti,
06:02biasanya orang bisa tersesat
06:04meski jalurnya lurus.
06:06Saya hanya terdiam.
06:08Karena sepanjang malam,
06:09memang ada beberapa kali saya merasa
06:12seperti mendengar seseorang
06:13memanggil nama saya dari arah keramaian itu.
06:16Suara tersebut sangat mirip
06:18dengan suara kakak saya di rumah.
06:19Untungnya saya tidak pernah menjawab.
06:23Setelah turun gunung,
06:24kami kembali menemui warga desa
06:26yang sebelumnya mengantar kami.
06:28Sebelum kami sempat bercerita panjang,
06:31Bapak itu hanya tersenyum kecil
06:33lalu berkata,
06:34Kalian dengar keramaian itu ya?
06:37Kami saling berpandangan.
06:39Beliau mengatakan bahwa kejadian itu
06:41sudah lama dikenal oleh masyarakat sekitar.
06:44Tidak setiap pendaki mengalaminya.
06:46Namun jika suatu malam terdengar suara pasar,
06:49orang bercakap-cakap,
06:51anak-anak bermain,
06:53atau rombongan besar berjalan di tengah hutan
06:55padahal tidak ada siapa-siapa,
06:58pendaki diminta tetap diam di dalam tenda,
07:00dan jangan sekali-kali mencari asal suara.
07:04Karena menurut kepercayaan warga,
07:06keramaian itu bukan berasal dari dunia
07:08yang sama dengan manusia.
07:11Sampai hari ini,
07:12setiap kali mengingat malam itu
07:14bulu kuduk saya masih berdiri.
07:17Bukan karena kami melihat sosok menyeramkan,
07:19melainkan karena kami mendengar sesuatu
07:22yang terdengar sangat nyata.
07:24Namun ketika matahari terbit,
07:26tidak ada seorang pun yang pernah berada di sana.
07:36Sampai jumpa di video selanjutnya.
07:39Sampai jumpa di video selanjutnya.
07:40Sampai jumpa di video selanjutnya.
Komentar