00:00Resafel itu adalah sesuatu yang memang niscaya dan itu akan terjadi pada siapapun.
00:06Pada Menteri Keuangan yang sejak awal dilantik misalnya, ekspektasinya cukup luar biasa.
00:12Mungkin menjawab pertanyaan publik, pertanyaan kita semua, tentu ini hak prerogatif Presiden.
00:17Tapi dari kacamata Anda, kenapa sekarang dilakukan resafel posisi Menteri Keuangan?
00:24Ya, saya kira memang banyak hal yang bisa menjelaskan.
00:27Pertama, resafel itu adalah sesuatu yang memang niscaya dan itu akan terjadi pada siapapun, termasuk para pembantu-pembantu Presiden.
00:37Yang kedua, tentu ini adalah menjelang dua tahun pemerintahan Pak Prabowo.
00:43Jadi, ketika ada hal-hal yang dianggap tidak maksimal, dianggap tidak perform, dianggap tidak sesuai dengan ekspektasi kinerjanya,
00:51maka sangat mungkin akan dilakukan pergantian.
00:54Dan pergantian ini terjadi pada Menteri Keuangan yang sejak awal dilantik misalnya, ekspektasinya cukup luar biasa.
01:01Karena kalau kita mau jujur, sebenarnya sejak awal Purbaya dilantik menjadi Minkiu,
01:06itu kan seakan-akan menjadi uasa yang cukup baru ya.
01:09Di tengah bagaimana harapan publik mampu meningkatkan misalnya soal pertumbuhan ekonomi,
01:15harapan terkait dengan perbaikan-perbaikan kinerja di bidang keuangan dan perbankan.
01:21Tapi kan dalam perjalanannya ternyata Pak Purbaya kinerja-kinerja dan dalam banyak hal itu kan tidak sesuai dengan harapan.
01:29Masih cukup jauh panggang dari api.
01:32Jadi variable ini yang kemudian bisa menjelaskan kenapa pada akhirnya Menteri Keuangan Pak Purbaya itu ya harus diganti gitu ya
01:40dengan posisinya diganti dengan Menteri Keuangan yang baru dan kita tahu bahwa Menteri Keuangan yang baru ini
01:47dulunya adalah sebagai Wakil Menteri.
01:50Jadi ini adalah sesuatu yang menurut saya sebenarnya sifatnya predictable.
01:54Karena biasanya kalau sudah menjelang momentum, satu tahun, dua tahun, tiga tahun dalam sebuah rezim pemerintahan,
02:03maka akan selalu terjadi soal rombak tergait dengan kebutuhan-kebutuhan.
02:07Bagaimana untuk melakukan akselerasi dan perbaikan kabinet, Pak?
02:11Jadi bagi saya sebenarnya tidak terlampau mengherankan jika pada akhirnya Purbaya merupakan salah satu Menteri yang kemudian diganti
02:18ya karena memang ekspektasi kinerjanya itu tidak sesuai dengan harapan.
02:23Karena kinerja di bidang ekonomi dan keuangan tentu saja kalau kita menjujur dalam banyak hal,
02:29selalu mendapatkan sorotan yang cukup tajam lah di tengah,
02:32gunjang-ganjing, upaya-upaya untuk terus melakukan perbaikan-perbaikan di bidang ekonomi.
02:39Oke, masih ke Mas Adi.
02:41Tadi selain juga harapan masih jauh dari panggang, mungkin setelah setahun menjabat,
02:46mungkin juga sebetulnya apa momentum yang Anda baca yang diharapkan oleh Presiden Prabowo, Mas?
02:52Ya kan sekarang kondisi ekonomi kita kan sedang struggle.
02:55Misalnya soal di tengah nilai tukar rupiah kita belum kuat sepenuhnya terhadap dolar.
03:03Itu kan butuh seorang Menteri Keuangan yang bisa memberikan kepastian bagaimana terjadi recovery terkait dengan nilai tukar.
03:10Termasuk juga soal pertumbuhan ekonomi yang kemudian pada prinsipnya itu juga akan semakin dirasakan oleh masyarakat.
03:17Kan saat ini seakan-akan kita itu menghadapi satu disparitas.
03:21Ada sesuatu yang sifatnya paradoks, satu sisi ada klaim bagaimana pertumbuhan ekonomi itu kan mulai kelihatan.
03:29Tapi pada saat yang bersamaan misalnya, akses terhadap lapangan pekerjaan dianggap semakin sulit.
03:36Termasuk juga soal adalah pemenuhan-pemenuhan kebutuhan terkait dengan daya beli masyarakat, itu kan dianggap semakin sulit.
03:43Jadi variable-variable ini yang sepertinya tentu saja menjadi sesuatu yang cukup serius.
03:49Bagaimana dibutuhkan seorang Menteri Keuangan yang baru itu in line dan yang paling penting mampu memberikan harapan-harapan bagaimana kondisi
03:58ekonomi,
03:59kondisi perbankan kita, kondisi keuangan di negara kita itu jauh lebih memberikan harapan-harapan yang sesuai dengan kebutuhan.
04:08Jadi ini yang menurut saya adalah sesuatu yang sebenarnya sifatnya kritikal, bahwa efektasi di bidang ekonomi, di bidang keuangan kita
04:18itu,
04:18pasti butuh semacam perbaikan-perbaikan yang signifikan, mesti dilakukan oleh Presiden.
04:24Tentu ini tidak terlepas karena kebutuhan untuk melakukan perbaikan, kondisi-kondisi yang mungkin jelang dua tahun ini harus ada.
04:32Semacam inovasi dan perbaikan-perbaikan, kinerja di bidang ekonomi, maka tidak boleh tidak,
04:39maka salah satunya Menteri Keuangan tentu mendapatkan evaluasi yang cukup signifikan, diganti dengan yang lainnya.
04:46Jadi kondisi ini yang menurut saya semacam mengukur bagaimana negara kita itu, terutama pemerintahan kali ini,
04:53jelang dua tahun memberikan sesuatu yang signifikan terkait dengan perbaikan di bidang ekonomi.
05:31Sampai jumpa di video selanjutnya.
05:32Langsung dari Smart TV kamu
05:34Cara installnya, buka Google Play Store di Smart TV kamu
05:38Cari Kompas TV melalui pencarian
05:41Pilih aplikasi, lalu install
05:44Selesai, kamu bisa menonton video pilihan editorial Kompas TV
05:49Download Kompas TV Apps di TV kamu sekarang juga
Komentar