Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
  • 2 hari yang lalu
JAKARTA, KOMPASTV - Kepala Basarnas mengungkap posisi KMP Virgo Transport 8 yang membawa 243 penumpang mengalami pergeseran sekitar 1,6 nautical mile dari titik sebelumnya.

Kapal ditemukan dalam kondisi terbalik di kedalaman sekitar 30 meter. Kondisi tersebut menjadi salah satu kendala dalam proses pencarian korban.

Basarnas berencana melakukan pencarian underwater dengan dukungan KRI Canopus yang diharapkan tiba di lokasi pada Senin pagi.

Pencarian akan menggunakan drone underwater, multibeam echosounder, serta ROV.

Hingga hari kedua operasi, dari total 243 penumpang, 114 korban telah ditemukan. Sebanyak 86 orang dievakuasi dalam kondisi selamat, sementara dua korban ditemukan meninggal dunia dan 129 lainnya masih dalam pencarian.

Produser: Yuilyana

Thumbnail Editor: Vila

Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/nasional/690712/kapal-virgo-transport-8-bergeser-1-6-mil-laut-basarnas-siapkan-pencarian-underwater
Transkrip
00:00Saya persilakan Kepala Basarnas untuk mengupdate kegiatan yang telah kita laksanakan.
00:06Waktu dan tempat kami persilakan. Silakan Pak Kaluasarnas.
00:09Terima kasih Bapak Uwamen.
00:12Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh.
00:15Selamat malam, salam sejahtera untuk kita semua.
00:20Yang kami hormati Bapak Uwamen Perhubungan RI.
00:26Yang kami hormati Bapak Gubernur.
00:30Bapak Kapolda dan Bapak Ibu yang mohon maaf tidak bisa saya sebutkan satu persatu.
00:37Teman-teman media yang kami hormati.
00:42Pertama-tama puji syukur kehadirat Allah SWT, Tuhan yang makuasa karena atas rahmat dan karunianya.
00:49Kita diberikan kondisi sehat, kita bisa bersama-sama bersinergi.
00:53Untuk melaksanakan operasi kemanusiaan yang menimpa kepada 243 warga yang menjadi manifest atau penumpang dari KMP Virgo Transport 8 Loskontak.
01:07Pada hari Minggu seperti yang disampaikan oleh Bapak Uwamen.
01:10Hari ini kita sudah memasuki hari kedua operasi yang dikoordinir dan juga dikendalikan oleh Badan Sar Nasional.
01:22Tentunya kami sekali lagi menyampaikan ungkapan duka yang mendalam atas musibah yang terjadi.
01:33Sehingga kita bersama-sama di sini melaksanakan operasi kemanusiaan.
01:40Saya ingin laporkan update perkembangan pelaksanaan operasi yang kita laksanakan hari ini.
01:48Bahwa hasil rapat koordinasi yang kami laksanakan dengan melibatkan seluruh unsur-unsur terlibat.
01:56Yang baru selesai kira-kira 30 menit yang lalu.
02:00Bahwa kita melaksanakan rapat evaluasi terhadap seluruh unsur.
02:04Baik unsur udara, unsur laut, dan juga seluruh unsur pendukung.
02:11Baik itu dari kementerian, lembaga, dan juga teman-teman khususnya yang terlibat dalam organisasi SAR.
02:19Begitu juga teman-teman yang dari unsur medis, dari rumah sakit terujukan,
02:25kemudian dari teman-teman dari kepolisian DVI, dan juga seluruh masyarakat yang ada di Banjarmasin ini.
02:36Di mana Bapak Gubernur langsung ikut di lapangan, dan juga teman-teman ikut terlibat.
02:47Jumlah korban dari 243 POB yang kita cari, sebanyak 114 korban sudah ditemukan.
03:02Kemudian 129 masih dalam pencarian.
03:07Dari 114 korban yang kita temukan, 86 sudah kita evakuasi dalam kondisi selamat,
03:21dan semuanya kita evakuasi di dermaga ini.
03:25Kemudian 2 korban kita evakuasi dalam kondisi meninggal dunia.
03:32Hari ini 1 korban telah diserah terimakan kepada pihak keluarga,
03:38dan 1 korban meninggal dunia sudah kita serahkan ke DVI Mabes Polri.
03:45Kemudian yang berikutnya saya laporkan bahwa pelaksanaan operasi pada hari ini,
03:55yang tadi pagi kita sampaikan bahwa kita merencanakan untuk melaksanakan operasi underwater,
04:02saya sampaikan bahwa karena kondisi cuaca yang tidak memungkinkan,
04:08sehingga teman-teman yang sudah kita siapkan, baik itu dari Kopaska, TNI AL,
04:15kemudian ada satu tim penyelam khusus juga disiapkan dari TNI AL,
04:21kemudian dari teman-teman Badan Sar Nasional,
04:23hari ini belum bisa kita turunkan karena memang kondisi cuaca.
04:28Kita merencanakan bahwa KRI Kanopus yang masih dalam perjalanan,
04:36mudah-mudahan besok pagi sudah sampai di lokasi,
04:39dan tahapan operasi yang akan kita laksanakan,
04:42kita akan melaksanakan pencarian underwater dengan menggunakan teknologi yang dimiliki oleh kapal Kanopus tersebut.
04:50mulai dari kita memanfaatkan drone underwater-nya,
04:55kemudian multi-beam ekosounder, dan juga ROV yang ada dalam kapal tersebut.
05:03Saya sampaikan posisi datum atau titik letak dari kapal Virgo Transport 8 ini ada pergeseran.
05:17Dari yang kemarin saya sampaikan, saat ini sudah bergeser kira-kira 1,6 nautical mile dalam kondisi terbalik.
05:27Artinya bahwa kapal ini di dalamnya masih ada sekat-sekat atau ruang-ruang kosong,
05:35sehingga memungkinkan kapal ini masih bisa bergeser melayang.
05:39Dan ini menjadi kesulitan yang kedua.
05:42Pada saat tadi saya sampaikan ada kesulitan terkait dengan kondisi cuaca,
05:46bahwa kemampuan manusia untuk menyelam ternyata harus mengikuti aturan-aturan yang ada.
05:52Nah begitu juga pada saat ada ruang-ruang di kapal yang kosong ini,
05:57kalau kita sampai memaksakan untuk masuk,
06:02apabila kita membuka misalkan salah satu sekat dari ruang kosong ini,
06:06di situ ada perubahan tekanan yang luar biasa tentunya ini akan sangat membahayakan.
06:11Sehingga ini juga menjadi bahan koordinasi kita,
06:16kita akan melaksanakan diskusi dan kita melibatkan personil-personil yang memang memiliki kemampuan,
06:25baik itu pengalaman atau pendidikan di kondisi-kondisi ini.
06:29Ini yang akan kita kembangkan.
06:30Bahkan kita berpikir bagaimana kita bisa merubah posisi dari tengkurupnya kapal ini untuk kita balik.
06:39Itu yang pertama.
06:40Kemudian yang kedua, sebenarnya kalau dalam kondisi seperti ini,
06:45dari teman-teman masukan dari TNI Angkatan Laut,
06:50malah kalau perlu tenggelam akan lebih baik kalau misalkan kapal itu diam.
06:53Karena memang posisi keberadaan kapal ini di kedalaman yang sebenarnya merupakan laut yang dangkal.
07:03Jadi kira-kira di 30 meter.
07:06Kemudian yang berikutnya juga kita sedang berpikir keras bagaimana bisa menarik kapal ini ke tempat yang lebih dangkal lagi.
07:15Sehingga dari situlah upaya-upaya yang menjadi pemikiran kita untuk rencana ke depan.
07:23Kemudian pelaksanaan operasi tetap kita maksimalkan di pencarian di permukaan air.
07:32Kita masih sangat berharap masih ditemukan korban-korban dalam kondisi selamat.
07:38Sehingga sektor operasi yang kita laksanakan masih tetap.
07:43Kalau hari ini kita melaksanakan dalam 6 sektor,
07:46kemungkinan kita akan bergeser besok dan nanti akan dikirimkan dari Sarmet yang dihasilkan dari Basarnas Command Center.
07:56Kemudian evakuasi yang dilaksanakan hari ini mungkin sedikit berubah dari yang kita rencanakan tadi pagi.
08:08Di mana saya sampaikan di sini kapal cahaya bahari yang mengangkut 22 korban selamat.
08:22Kapal tersebut adalah kapal kayu.
08:24Tadi pagi pada saat transfer dengan kapal yang akan mengangkut ke sini.
08:30Karena ombak yang terlalu besar tidak berani mendekat.
08:35Karena kejadian tadi pagi adanya ombak yang di atas normal.
08:40Pada saat kita transfer dua kapal kita ada yang sempat berbenturan sehingga harus dilaksanakan perawatan.
08:48Sehingga kita harus transfer dengan menggunakan kapal kecil ke kapal KRI Nala.
08:53Kemudian sehingga mengurangi kecepatan baru KRI Nala bergerak menuju ke sini dan karena memang besarnya kapal tersebut tidak mungkin untuk
09:04bisa bersandar di dermaga ini.
09:07Sehingga harus dilaksanakan transfer yang ulang kepada kapal Kalkumai milik juga TNI Angkatan Laut.
09:16Dan ini sekarang sedang proses transfer mudah-mudahan dalam tiga jam ke depan sudah akan tiba di sini.
09:22Kemudian yang berikutnya enam korban yang ada di Tegbud PCP atau Transkul Pasifik.
09:32Hari ini dua korban kita evakuasi yang pertama dengan menggunakan pesawat Basarnas Hotel Romeo 360-01.
09:44Kemudian satu korban kita evakuasi dengan menggunakan pesawat milik kepolisian.
09:54Jadi dari enam ini dua sudah kita evakuasi.
09:58Kemudian rencana empat korban yang masih berada di kapal tersebut kita rencanakan besok pagi kita evakuasi menggunakan udara.
10:08Kemudian berikutnya hari ini alhamdulillah unsur udara ada penambahan perkuatan.
10:17Hari ini kita melibatkan pesawat Boeing dari Makassar yang juga melakukan perbantuan dalam proses pencarian.
10:31Kemudian berikutnya
10:37Rencana kegiatan yang akan kita laksanakan besok
10:40Masih melanjutkan operasi yang kita laksanakan hari ini.
10:47Yaitu tadi saya sampaikan kita akan prioritaskan operasi di atas permukaan air.
10:54Kemudian dari teman-teman dibawa kendali seru yang dikoordinir oleh Dan Lanal.
11:04Dan juga disupervisi langsung oleh Pang Armada RI.
11:07Jadi nanti akan melaksanakan asesmen terhadap kondisi cuaca sehingga apakah memungkinkan unsur-unsur teman-teman
11:17menyiapkan untuk bisa beroperasi di underwater ini bisa diturunkan atau tidak.
11:23Sambil kita juga akan melaksanakan koordinasi ketat terkait dengan operasi-operasi lanjutan yang akan kita laksanakan.
11:30Tentunya operasi lanjutan sangat ketergantungan dengan informasi-informasi
11:38yang kita dapat dari semua tim yang terlibat dalam operasi-operasi lanjutan.
11:46Sarana-prasarana sampai ke unsur medis yang mengetahui persis terkait dengan bagaimana
12:00atau di dalam air. Jadi itu yang menjadi dasar kita.
12:06Kita akan melaksanakan koordinasi di bawah koordinasi Basarnas.
12:10Kita memanfaatkan seluruh potensi SAR atau gabungan tim SAR yang ada di tempat ini.
12:18Jadi itu yang bisa kami sampaikan.
12:20Kalau memang ada yang ingin ditanyakan saya persilakan untuk selanjutnya saya kembalikan ke Bapak Menteri.
12:28Demikian Bapak.
12:29Terima kasih Kepala Basarnas. Sebelum rekan-rekan media bisa mengajukan pertanyaan,
12:35telah hadir bersama kita Bapak Gubernur, mewakili pemerintah daerah Provinsi Kalimantan Selatan.
12:41Berkenan Pak Gubernur bisa memberikan sambutan.
12:47Terima kasih.
12:49Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh.
Komentar

Dianjurkan