00:00Saya persilakan Kepala Basarnas untuk mengupdate kegiatan yang telah kita laksanakan.
00:06Waktu dan tempat kami persilakan. Silakan Pak Kaluasarnas.
00:09Terima kasih Bapak Uwamen.
00:12Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh.
00:15Selamat malam, salam sejahtera untuk kita semua.
00:20Yang kami hormati Bapak Uwamen Perhubungan RI.
00:26Yang kami hormati Bapak Gubernur.
00:30Bapak Kapolda dan Bapak Ibu yang mohon maaf tidak bisa saya sebutkan satu persatu.
00:37Teman-teman media yang kami hormati.
00:42Pertama-tama puji syukur kehadirat Allah SWT, Tuhan yang makuasa karena atas rahmat dan karunianya.
00:49Kita diberikan kondisi sehat, kita bisa bersama-sama bersinergi.
00:53Untuk melaksanakan operasi kemanusiaan yang menimpa kepada 243 warga yang menjadi manifest atau penumpang dari KMP Virgo Transport 8 Loskontak.
01:07Pada hari Minggu seperti yang disampaikan oleh Bapak Uwamen.
01:10Hari ini kita sudah memasuki hari kedua operasi yang dikoordinir dan juga dikendalikan oleh Badan Sar Nasional.
01:22Tentunya kami sekali lagi menyampaikan ungkapan duka yang mendalam atas musibah yang terjadi.
01:33Sehingga kita bersama-sama di sini melaksanakan operasi kemanusiaan.
01:40Saya ingin laporkan update perkembangan pelaksanaan operasi yang kita laksanakan hari ini.
01:48Bahwa hasil rapat koordinasi yang kami laksanakan dengan melibatkan seluruh unsur-unsur terlibat.
01:56Yang baru selesai kira-kira 30 menit yang lalu.
02:00Bahwa kita melaksanakan rapat evaluasi terhadap seluruh unsur.
02:04Baik unsur udara, unsur laut, dan juga seluruh unsur pendukung.
02:11Baik itu dari kementerian, lembaga, dan juga teman-teman khususnya yang terlibat dalam organisasi SAR.
02:19Begitu juga teman-teman yang dari unsur medis, dari rumah sakit terujukan,
02:25kemudian dari teman-teman dari kepolisian DVI, dan juga seluruh masyarakat yang ada di Banjarmasin ini.
02:36Di mana Bapak Gubernur langsung ikut di lapangan, dan juga teman-teman ikut terlibat.
02:47Jumlah korban dari 243 POB yang kita cari, sebanyak 114 korban sudah ditemukan.
03:02Kemudian 129 masih dalam pencarian.
03:07Dari 114 korban yang kita temukan, 86 sudah kita evakuasi dalam kondisi selamat,
03:21dan semuanya kita evakuasi di dermaga ini.
03:25Kemudian 2 korban kita evakuasi dalam kondisi meninggal dunia.
03:32Hari ini 1 korban telah diserah terimakan kepada pihak keluarga,
03:38dan 1 korban meninggal dunia sudah kita serahkan ke DVI Mabes Polri.
03:45Kemudian yang berikutnya saya laporkan bahwa pelaksanaan operasi pada hari ini,
03:55yang tadi pagi kita sampaikan bahwa kita merencanakan untuk melaksanakan operasi underwater,
04:02saya sampaikan bahwa karena kondisi cuaca yang tidak memungkinkan,
04:08sehingga teman-teman yang sudah kita siapkan, baik itu dari Kopaska, TNI AL,
04:15kemudian ada satu tim penyelam khusus juga disiapkan dari TNI AL,
04:21kemudian dari teman-teman Badan Sar Nasional,
04:23hari ini belum bisa kita turunkan karena memang kondisi cuaca.
04:28Kita merencanakan bahwa KRI Kanopus yang masih dalam perjalanan,
04:36mudah-mudahan besok pagi sudah sampai di lokasi,
04:39dan tahapan operasi yang akan kita laksanakan,
04:42kita akan melaksanakan pencarian underwater dengan menggunakan teknologi yang dimiliki oleh kapal Kanopus tersebut.
04:50mulai dari kita memanfaatkan drone underwater-nya,
04:55kemudian multi-beam ekosounder, dan juga ROV yang ada dalam kapal tersebut.
05:03Saya sampaikan posisi datum atau titik letak dari kapal Virgo Transport 8 ini ada pergeseran.
05:17Dari yang kemarin saya sampaikan, saat ini sudah bergeser kira-kira 1,6 nautical mile dalam kondisi terbalik.
05:27Artinya bahwa kapal ini di dalamnya masih ada sekat-sekat atau ruang-ruang kosong,
05:35sehingga memungkinkan kapal ini masih bisa bergeser melayang.
05:39Dan ini menjadi kesulitan yang kedua.
05:42Pada saat tadi saya sampaikan ada kesulitan terkait dengan kondisi cuaca,
05:46bahwa kemampuan manusia untuk menyelam ternyata harus mengikuti aturan-aturan yang ada.
05:52Nah begitu juga pada saat ada ruang-ruang di kapal yang kosong ini,
05:57kalau kita sampai memaksakan untuk masuk,
06:02apabila kita membuka misalkan salah satu sekat dari ruang kosong ini,
06:06di situ ada perubahan tekanan yang luar biasa tentunya ini akan sangat membahayakan.
06:11Sehingga ini juga menjadi bahan koordinasi kita,
06:16kita akan melaksanakan diskusi dan kita melibatkan personil-personil yang memang memiliki kemampuan,
06:25baik itu pengalaman atau pendidikan di kondisi-kondisi ini.
06:29Ini yang akan kita kembangkan.
06:30Bahkan kita berpikir bagaimana kita bisa merubah posisi dari tengkurupnya kapal ini untuk kita balik.
06:39Itu yang pertama.
06:40Kemudian yang kedua, sebenarnya kalau dalam kondisi seperti ini,
06:45dari teman-teman masukan dari TNI Angkatan Laut,
06:50malah kalau perlu tenggelam akan lebih baik kalau misalkan kapal itu diam.
06:53Karena memang posisi keberadaan kapal ini di kedalaman yang sebenarnya merupakan laut yang dangkal.
07:03Jadi kira-kira di 30 meter.
07:06Kemudian yang berikutnya juga kita sedang berpikir keras bagaimana bisa menarik kapal ini ke tempat yang lebih dangkal lagi.
07:15Sehingga dari situlah upaya-upaya yang menjadi pemikiran kita untuk rencana ke depan.
07:23Kemudian pelaksanaan operasi tetap kita maksimalkan di pencarian di permukaan air.
07:32Kita masih sangat berharap masih ditemukan korban-korban dalam kondisi selamat.
07:38Sehingga sektor operasi yang kita laksanakan masih tetap.
07:43Kalau hari ini kita melaksanakan dalam 6 sektor,
07:46kemungkinan kita akan bergeser besok dan nanti akan dikirimkan dari Sarmet yang dihasilkan dari Basarnas Command Center.
07:56Kemudian evakuasi yang dilaksanakan hari ini mungkin sedikit berubah dari yang kita rencanakan tadi pagi.
08:08Di mana saya sampaikan di sini kapal cahaya bahari yang mengangkut 22 korban selamat.
08:22Kapal tersebut adalah kapal kayu.
08:24Tadi pagi pada saat transfer dengan kapal yang akan mengangkut ke sini.
08:30Karena ombak yang terlalu besar tidak berani mendekat.
08:35Karena kejadian tadi pagi adanya ombak yang di atas normal.
08:40Pada saat kita transfer dua kapal kita ada yang sempat berbenturan sehingga harus dilaksanakan perawatan.
08:48Sehingga kita harus transfer dengan menggunakan kapal kecil ke kapal KRI Nala.
08:53Kemudian sehingga mengurangi kecepatan baru KRI Nala bergerak menuju ke sini dan karena memang besarnya kapal tersebut tidak mungkin untuk
09:04bisa bersandar di dermaga ini.
09:07Sehingga harus dilaksanakan transfer yang ulang kepada kapal Kalkumai milik juga TNI Angkatan Laut.
09:16Dan ini sekarang sedang proses transfer mudah-mudahan dalam tiga jam ke depan sudah akan tiba di sini.
09:22Kemudian yang berikutnya enam korban yang ada di Tegbud PCP atau Transkul Pasifik.
09:32Hari ini dua korban kita evakuasi yang pertama dengan menggunakan pesawat Basarnas Hotel Romeo 360-01.
09:44Kemudian satu korban kita evakuasi dengan menggunakan pesawat milik kepolisian.
09:54Jadi dari enam ini dua sudah kita evakuasi.
09:58Kemudian rencana empat korban yang masih berada di kapal tersebut kita rencanakan besok pagi kita evakuasi menggunakan udara.
10:08Kemudian berikutnya hari ini alhamdulillah unsur udara ada penambahan perkuatan.
10:17Hari ini kita melibatkan pesawat Boeing dari Makassar yang juga melakukan perbantuan dalam proses pencarian.
10:31Kemudian berikutnya
10:37Rencana kegiatan yang akan kita laksanakan besok
10:40Masih melanjutkan operasi yang kita laksanakan hari ini.
10:47Yaitu tadi saya sampaikan kita akan prioritaskan operasi di atas permukaan air.
10:54Kemudian dari teman-teman dibawa kendali seru yang dikoordinir oleh Dan Lanal.
11:04Dan juga disupervisi langsung oleh Pang Armada RI.
11:07Jadi nanti akan melaksanakan asesmen terhadap kondisi cuaca sehingga apakah memungkinkan unsur-unsur teman-teman
11:17menyiapkan untuk bisa beroperasi di underwater ini bisa diturunkan atau tidak.
11:23Sambil kita juga akan melaksanakan koordinasi ketat terkait dengan operasi-operasi lanjutan yang akan kita laksanakan.
11:30Tentunya operasi lanjutan sangat ketergantungan dengan informasi-informasi
11:38yang kita dapat dari semua tim yang terlibat dalam operasi-operasi lanjutan.
11:46Sarana-prasarana sampai ke unsur medis yang mengetahui persis terkait dengan bagaimana
12:00atau di dalam air. Jadi itu yang menjadi dasar kita.
12:06Kita akan melaksanakan koordinasi di bawah koordinasi Basarnas.
12:10Kita memanfaatkan seluruh potensi SAR atau gabungan tim SAR yang ada di tempat ini.
12:18Jadi itu yang bisa kami sampaikan.
12:20Kalau memang ada yang ingin ditanyakan saya persilakan untuk selanjutnya saya kembalikan ke Bapak Menteri.
12:28Demikian Bapak.
12:29Terima kasih Kepala Basarnas. Sebelum rekan-rekan media bisa mengajukan pertanyaan,
12:35telah hadir bersama kita Bapak Gubernur, mewakili pemerintah daerah Provinsi Kalimantan Selatan.
12:41Berkenan Pak Gubernur bisa memberikan sambutan.
12:47Terima kasih.
12:49Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh.
Komentar